Balikpapantv.id - Hai Cess! Balikpapan kembali bikin gebrakan di dunia olahraga nasional, nih! Kali ini bukan di stadion, tapi di lintasan sepeda ekstrem yang bakal menguji adrenalin dan stamina.
Yup, dua atlet muda dari ISSI Balikpapan resmi turun di Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Sepeda 2025 yang digelar di Yogyakarta, 17 sampai 20 Juli. Gimana keseruannya dan siapa aja jagoan kita? Cus, simak sampai habis ya!
Balikpapan Siap Unjuk Gigi di Kejurnas Sepeda 2025
Ajang bergengsi Kejurnas Sepeda 2025 kali ini jadi panggung besar buat kota Balikpapan untuk kembali unjuk gigi. Ikatan Sport Sepeda Indonesia (ISSI) Balikpapan resmi mengirimkan dua atlet muda andalan yang siap bersaing di kelas XCO (Cross Country Olympic) kategori youth usia 14–16 tahun.
Mereka adalah Aimar Al Qahtani Bachdim dan Luh Putu Bianca Nurwasita—dua nama yang nggak asing lagi di arena balap sepeda remaja Kalimantan Timur.
Target Emas, Gak Main-Main Cess!
Ketua Pengkot ISSI Balikpapan, Bambang Prasetiyo, menyebutkan bahwa mereka datang ke Kejurnas dengan target yang jelas.
"Target kami adalah emas, karena kalau bisa meraih emas sekaligus bisa menambah poin mereka di kelas nasional,” ujarnya. Ini bukan sekadar ikut meramaikan, tapi benar-benar membawa semangat juang dan harapan besar buat nama Balikpapan.
Persiapan Matang Meski Lawan Berat
Walau persaingan diprediksi sangat ketat, persiapan para atlet Balikpapan disebut cukup solid. Latihan rutin dilakukan, plus mereka juga sudah beberapa kali ikut kejuaraan lokal Kaltim dan berhasil nangkring di tiga besar.
Di kategori putra, ancaman terbesar datang dari tim Jawa Timur, sementara sektor putri diprediksi akan panas karena kehadiran tim tangguh dari Jawa Barat.
Sekaligus Tes Kesiapan Menuju PON 2028
Kejurnas ini bukan cuma soal medali dan gengsi, tapi juga sebagai ajang pemanasan untuk event-event besar berikutnya. “Alasan kami memaksakan diri untuk mengikuti Kejurnas ini karena kami akan melihat kesiapan para atlet dari daerah lain untuk event PON 2028.
Sekaligus untuk persiapan Pra Porprov dan Porprov,” tambah Bambang. Strategi jangka panjang pun udah mulai disusun nih, Cess!
Rencana Awalnya Enam, Tapi Hanya Dua yang Berangkat
Menariknya, ISSI Balikpapan awalnya ingin mengirimkan total enam atlet. Tapi sayangnya, cuma dua yang berangkat karena kendala biaya.
“Tiga dari empat atlet yang tidak diikutkan, bahkan pernah meraih juara pada Kejurnas di Batam tahun lalu,” kata Bambang. Duh, sayang banget ya. Tapi ini juga jadi pengingat betapa pentingnya dukungan finansial dalam dunia olahraga.
Biaya Mandiri, Tapi Semangat Tetap Membara
Yang bikin salut, keberangkatan dua atlet ini pakai biaya mandiri tanpa bantuan dari pemerintah daerah. Yup, mereka nggak menyerah sama keadaan! Bahkan, biaya sebagian besar ditanggung oleh seorang sosok penting bernama Bapak Malvin Ardento. “Kami mengucapkan banyak terima kasih,” tutup Bambang.
Dukungan Komunitas Jadi Kunci Semangat
Meski terbatas, semangat dari komunitas sepeda dan warga Balikpapan tetap jadi bahan bakar utama buat para atlet muda ini. Komunitas, pelatih, keluarga, dan donatur bersatu padu buat wujudkan mimpi anak-anak muda Balikpapan. Semangat kolektif ini yang bikin perjalanan mereka makin inspiratif.
Ayo Dukung Aimar dan Bianca!
Aimar dan Bianca bukan cuma mewakili ISSI Balikpapan, tapi juga harapan seluruh warga kota buat menunjukkan bahwa anak muda Balikpapan bisa bersaing secara nasional.
Ini saatnya kita beri dukungan penuh, bukan cuma dengan tepuk tangan, tapi juga dengan menyebarkan semangat positif lewat media sosial dan lingkungan sekitar.
Balikpapan, Kamu Bisa!
Dari keterbatasan anggaran, semangat komunitas, sampai tekad juara yang membara, perjalanan Aimar dan Bianca di Kejurnas 2025 adalah kisah nyata tentang kegigihan. Jangan anggap remeh usaha mereka, Cess!
Yuk kita terus dukung, doakan, dan sebarkan semangat ini ke lebih banyak orang. Share artikel ini biar makin banyak yang tahu perjuangan mereka!
Simak terus informasi menarik lainnya hanya di Balikpapantv.id, 'Bukan Sekedar Berita Biasa!'