Info Lokal InfoScope Gaya Hidup Infotainment Iptek Bisnis & UMKM Religi

Ternyata ada Senjata Sumpit, yang Belum Tahu Nih Cerita Lengkap Senjata Tradisional Kaltim!

AdminBTV • Jumat, 11 Juli 2025 | 16:20 WIB
Lima senjata tradisional khas Kalimantan Timur, mulai dari Mandau hingga Sumpit, simbol keberanian dan tradisi Dayak, wajib disimak Cess!
Lima senjata tradisional khas Kalimantan Timur, mulai dari Mandau hingga Sumpit, simbol keberanian dan tradisi Dayak, wajib disimak Cess!

Balikpapantv.id - Hai Cess! Siapa bilang warisan budaya cuma soal pakaian atau tarian? Kalimantan Timur juga punya sederet senjata tradisional yang bukan cuma keren, tapi juga penuh makna. Mulai dari Mandau yang legendaris sampai Sumpit yang unik. Yuk, kita bongkar satu-satu cerita di balik senjata khas suku Dayak ini!

1. Mandau: Simbol Keberanian Leluhur Dayak

Memang Beda!
Memang Beda!

Mandau adalah pedang pendek khas suku Dayak. Bilahnya lebar, sedikit melengkung, dan dihiasi ukiran khas. Yang bikin tambah menarik, bagian hulu Mandau dibuat dari tanduk rusa atau kepala burung enggang emas. Selain buat bertarung, Mandau juga tampil gagah dalam upacara adat kayak Gawai Kenyalang. Nggak cuma senjata, Mandau jadi simbol kehormatan dan keberanian di suku Dayak.

2. Tombak: Senjata Berburu dan Bertempur

Tombak Dayak punya ujung tajam dari besi, bisa menjangkau target dari jarak jauh. Panjangnya antara 2-3 meter. Selain buat berburu, tombak juga tampil di upacara adat sebagai simbol kekuatan. Di medan hutan Kalimantan Timur, senjata ini ampuh buat menghadapi hewan buas ataupun dalam duel antar pejuang. Nggak heran kalau Tombak disebut simbol kekuatan sejati.

3. Bujak: Senjata Berat dengan Racun Mematikan

Bujak berbeda dari keris atau parang. Senjata ini punya gagang kayu keras dan mata besi, panjangnya sekitar 3 meter. Dulu digunakan dalam pertempuran jarak dekat. Yang bikin ngeri, ujung bujak sering dibubuhi racun getah pohon buat memperkuat daya mematikan. Bujak memang jadi senjata bela diri sekaligus alat pertahanan hidup di belantara Kalimantan.

4. Parang: Serbaguna, Dari Bertani Hingga Bertarung

Parang di Kalimantan Timur nggak sekadar alat potong kayu atau bambu, tapi juga jadi senjata andalan. Terbuat dari logam dengan gagang kayu kuat, Parang punya berbagai ukuran sesuai fungsi. Selain buat bertahan diri, Parang juga jadi alat berburu dan simbol keberanian. Sejak zaman nenek moyang Dayak, Parang tetap eksis hingga kini.

5. Sumpit: Panah Bambu Berkecepatan Tinggi

Sumpit Dayak bukan sumpit makan, tapi senjata berburu. Panjangnya sekitar 1 meter, dibuat dari bambu. Digunakan buat menembakkan peluru kecil atau anak panah yang disebut 'damak'. Saat berburu babi hutan atau burung, sumpit jadi senjata andalan karena akurasi dan kecepatannya. Cara pakainya pun unik, cukup genggam batang sumpit dan dorong anak panah dengan kuat — hewan buruan dijamin sulit kabur.

Senjata-senjata tradisional Kalimantan Timur ini nggak cuma soal kekuatan fisik, tapi juga kaya nilai budaya. Mulai dari fungsi berburu, bertarung, hingga simbol status sosial dan keberanian. Setiap ukiran dan bentuknya punya cerita tersendiri.

Kalau kamu penasaran, beberapa senjata ini masih bisa ditemui di festival adat atau rumah adat Dayak di Kalimantan Timur. Jadi, kapan lagi bisa lihat langsung warisan budaya yang melegenda ini?

Simak terus informasi menarik lainnya hanya di Balikpapantv.id, 'Bukan Sekedar Berita Biasa!'

(maelani)

Editor : Arya Kusuma
#bujak senjata adat #mandau suku Dayak #senjata tradisional Kalimantan Timur #tombak Kalimantan Timur #sumpit Dayak