Info Lokal InfoScope Gaya Hidup Infotainment Iptek Bisnis & UMKM Religi

Fakta Menarik Gula Merah di Kalimantan Timur! Ternyata Disini Daerah Penghasil Terbesarnya!

AdminBTV • Jumat, 11 Juli 2025 | 13:17 WIB
Potret pengrajin gula merah Kalimantan Timur tengah mencetak gula aren dari nira pohon aren. Produk unggulan lokal penuh cita rasa tradisional, yuk cek Cess!
Potret pengrajin gula merah Kalimantan Timur tengah mencetak gula aren dari nira pohon aren. Produk unggulan lokal penuh cita rasa tradisional, yuk cek Cess!

Balikpapantv.id - Hai Cess! Kalau dengar Kalimantan Timur, apa yang langsung terlintas di kepala? Tambang batu bara? Atau minyak dan gas? Eits, ternyata Kaltim nggak cuma soal itu aja, lho!

Di balik hutan-hutan tropisnya yang subur, ada potensi manis yang diam-diam jadi andalan ekonomi masyarakat desa. Yup, apalagi kalau bukan gula merah dari pohon aren. Mau tahu daerah mana aja penghasil utamanya? Yuk, kita kupas tuntas!

Penyinggahan & Mook Manaar Bulatn: Sentra Gula Merah Kualitas Premium

Di Kabupaten Kutai Barat, ada dua kecamatan yang dikenal sebagai penghasil gula merah andalan: Penyinggahan dan Mook Manaar Bulatn. Kedua daerah ini memang punya potensi besar karena banyak ditumbuhi pohon aren.

Gula merah dari sini nggak cuma soal manis-manisan biasa, Cess. Rasanya khas, aromanya kuat, teksturnya padat, dan pastinya lebih alami karena diolah tradisional. Pemerintah daerah setempat juga ikut ngedukung lho, lewat program pengadaan bibit aren genjah yang dikenal cepat panen.

Baca Juga: Senam Ronggeng Disasar Jadi Kegiatan Rutin Sekolah dan Masyarakat PPU, Lestarikan Budaya Lewat Gerakan Seru!

Longkali, Paser: Bukan Cuma Gula, Tapi Jahe Arennya Juga Laris!

Kalau ngomongin gula merah di Kalimantan Timur, nggak lengkap tanpa nyebut Kecamatan Longkali di Kabupaten Paser. Selain gula aren, daerah ini juga populer sama olahan turunannya yaitu jahe aren.

Bahkan, produk dari sini punya nilai jual tinggi dan bisa ngasih omzet hingga jutaan rupiah. Cocok banget jadi usaha rumahan sekaligus penggerak ekonomi desa. Gula merah dan jahe aren produksi Longkali punya cita rasa khas yang nggak kalah saing dengan daerah lain di Indonesia.

Baca Juga: Warga Sibuk Siaga Hujan di Balikpapan Utara, Tapi Cuaca Malah Ngebet Cerah?

Bukan Cuma di Dua Daerah, Kaltim Punya Potensi Gula Merah di Banyak Tempat

Kabar baiknya, potensi manis ini nggak cuma ada di Kutai Barat dan Paser, Cess. Masih banyak daerah di Kalimantan Timur yang punya perkebunan aren dan bisa jadi sentra gula merah ke depannya.

Sayangnya, belum semuanya tergarap maksimal. Tapi dengan dukungan pemerintah dan makin tingginya permintaan pasar akan gula merah alami, peluang ini pasti bisa terus dikembangkan.

Baca Juga: Fasilitas Negara di IKN Dibuka Gratis: Langkah Bijak atau Gimmick?

Bedanya Gula Merah di Kaltim: Gula Aren Lebih Populer daripada Gula Tebu

Oh ya, penting juga nih kamu tahu — di Kalimantan Timur, sebutan gula merah lebih sering merujuk ke gula aren, bukan gula dari tebu. Bahan bakunya diambil dari nira pohon aren (Arenga pinnata) yang disadap langsung dari tandan bunganya.

Prosesnya masih tradisional dan butuh keahlian khusus. Mulai dari menyadap, menyaring, sampai memanaskan nira jadi gula cetak yang aromanya harum banget. Nggak heran kalau gula aren Kaltim ini jadi favorit buat campuran kuliner dan minuman tradisional.

Baca Juga: Rumah Minimalis 2 Kamar, Bukan Batasan Impian! Ini Cara Cerdas Maksimalkan Setiap Sudutnya

Peran Penting Gula Merah Buat Ekonomi Lokal

Selain jadi produk unggulan desa, gula merah juga punya peran penting buat perekonomian masyarakat sekitar. Banyak keluarga di Penyinggahan, Mook Manaar Bulatn, dan Longkali yang menggantungkan hidup dari usaha ini.

Omzetnya lumayan lho, Cess! Bayangin, dari sadapan nira harian aja bisa menghasilkan puluhan hingga ratusan kilogram gula merah. Harganya stabil dan selalu dicari, apalagi jelang bulan puasa dan lebaran.

Pemerintah Daerah Aktif Dorong Produk Gula Merah Kaltim

Nggak tinggal diam, pemerintah daerah juga rajin mendukung pengembangan industri gula aren ini. Mulai dari pelatihan teknik penyadapan modern, penyediaan bibit unggul, sampai program pembinaan UMKM berbasis gula merah.

Di Kutai Barat, program bibit aren genjah jadi salah satu strategi andalan karena lebih cepat panen dan produktivitasnya tinggi. Hal kayak gini nih yang bikin sektor pertanian dan perkebunan Kaltim makin prospektif ke depannya.

Baca Juga: Kalimantan Timur Juara Batu Bara! Intip Fakta Mengejutkan di Balik Tambang Raksasa Ini

Potensi Wisata Agro Gula Aren di Kalimantan Timur

Kalau diolah lebih serius, sentra gula merah ini sebenarnya punya potensi jadi destinasi wisata agro. Wisatawan bisa belajar langsung cara menyadap nira, bikin gula aren, sampai nyobain minuman segar dari air nira.

Bisa sekalian bantu promosi produk lokal dan jadi sumber penghasilan tambahan buat warga. Wisata edukasi sekaligus belanja produk asli desa, pasti seru tuh Cess!

Kenapa Harus Gula Aren? Ini Kelebihannya Dibanding Gula Pasir

Selain rasanya yang legit alami, gula aren juga lebih sehat dibanding gula pasir pabrikan. Mengandung mineral alami dari pohon aren, indeks glikemiknya lebih rendah, dan cocok buat campuran minuman tradisional kayak es dawet, cendol, atau kopi tubruk.

Itu sebabnya, permintaan gula aren alami terus naik, apalagi di pasar-pasar tradisional, pasar modern, sampai online marketplace. Gula merah Kalimantan Timur bisa jadi alternatif manis yang sehat buat konsumsi sehari-hari.

Nah Cess, makin menarik kan cerita soal potensi manis dari Kalimantan Timur ini? Ternyata, di balik hijaunya hutan Kaltim, tersimpan peluang usaha lokal yang menjanjikan. Jangan lupa share artikel ini ke teman dan keluarga, biar makin banyak yang tau soal potensi keren di daerah kita. Simak terus informasi menarik lainnya hanya di Balikpapantv.id, 'Bukan Sekedar Berita Biasa!'

(maelani)

Memang Beda!
Memang Beda!

Editor : Arya Kusuma
#produksi gula aren tradisional #gula merah Longkali Paser #sentra gula merah Kalimantan Timur #potensi gula merah Kaltim #gula aren Kutai Barat