Pria 48 Tahun Ditemukan Tewas Tertimpa Motor di Dusun Lape Sanggau, Polisi Masih Selidiki

Riafandi • Dipublikasikan Rabu, 30 September 2026 | 22:33 WIB
Pria 48 tahun ditemukan meninggal tertimpa sepeda motor dekat jembatan roboh di Sanggau. (IST)
Pria 48 tahun ditemukan meninggal tertimpa sepeda motor dekat jembatan roboh di Sanggau. (IST)

Durasi Baca: 6 Menit

Ikhtisar: Pria 48 tahun ditemukan meninggal tertimpa sepeda motor di Dusun Lape Sanggau. Polisi masih mendalami penyebab kejadian.

 

Balikpapan TV - Hai Ces! Seorang pria berinisial PA (48) ditemukan meninggal dunia dalam posisi telungkup dan tertimpa sepeda motor di jalan gang Dusun Lape, Desa Lape, Kecamatan Kapuas, Kabupaten Sanggau, Senin (28/9/2026) pagi.

Korban ditemukan di sekitar jembatan yang telah terputus atau roboh. Polisi menduga korban mengalami kecelakaan saat mengendarai sepeda motor, tetapi penyebab pasti kematiannya masih dalam penyelidikan.

Sepeda motor bernomor polisi KB 3109 DL ditemukan berada di atas tubuh korban. Polisi juga menemukan luka pada bagian kepala yang diduga berkaitan dengan benturan keras di permukaan jalan.

Korban Ditemukan Warga Menuju Warung

Informasi mengenai penemuan korban diterima Polsek Kapuas sekitar pukul 08.32 WIB. Personel Polsek Kapuas bersama Pamapta III Polres Sanggau, Unit Inafis, dan Satuan Lalu Lintas kemudian mendatangi lokasi.

Korban pertama kali ditemukan HT (50), warga yang saat itu berjalan kaki menuju warung.

Saat melintas di sekitar jembatan yang telah roboh, HT melihat seseorang tergeletak dalam posisi telungkup. Sebuah sepeda motor terlihat berada di atas tubuh korban.

HT kemudian memberitahukan penemuan tersebut kepada warga sekitar dan melaporkannya kepada Polsek Kapuas.

Kepala Wilayah Dusun Lape, Ades, menerangkan lokasi tersebut merupakan jalan gang yang menghubungkan RT 003 dengan RT 005. Kondisi jembatan yang terputus kemudian turut diperiksa untuk membantu mengetahui rangkaian kejadian.

Baca Juga: Masuk 12 Besar Desa Cantik, Limbu Sedulun Dapat Apresiasi Babinsa Sesayap

Polisi Temukan Luka di Bagian Kepala

Polisi langsung mengamankan tempat kejadian perkara (TKP), memeriksa kondisi korban, serta mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi.

Pemeriksaan awal dilakukan Unit Inafis Polres Sanggau bersama petugas medis Puskesmas Pembantu Desa Lape. Dari pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Namun, petugas menemukan luka pada bagian kepala. Luka tersebut diduga berkaitan dengan benturan keras pada permukaan jalan beton.

Temuan itu menjadi salah satu bahan bagi polisi untuk mendalami kemungkinan korban mengalami kecelakaan.

Kapolsek Kapuas Iptu Marianus mengatakan penyebab pasti kematian belum dapat disimpulkan.

“Untuk penyebab pasti meninggalnya korban, kami masih melakukan pendalaman berdasarkan hasil pemeriksaan TKP, keterangan saksi, keluarga, dan pihak medis.”

Motor Diduga Menimpa Korban Setelah Terjatuh

Berdasarkan pemeriksaan awal, polisi menduga PA terjatuh ketika mengendarai sepeda motor di sekitar jalan gang tersebut.

Korban kemudian diduga mengalami benturan pada bagian kepala sebelum sepeda motor yang dikendarainya menimpa tubuhnya.

Meski demikian, dugaan tersebut belum menjadi kesimpulan akhir. Polisi masih mencocokkan kondisi di lokasi dengan keterangan saksi dan informasi dari keluarga korban.

Keberadaan jembatan yang terputus juga menjadi salah satu kondisi fisik yang diperiksa. Namun, polisi belum memastikan korban terjatuh akibat jembatan tersebut.

Ada sejumlah hal yang masih perlu diketahui, termasuk waktu korban melintas, kondisi penerangan ketika kejadian, posisi sepeda motor sebelum terjatuh, serta kondisi jalan di sekitar jembatan.

Polisi Kumpulkan Keterangan Keluarga

Selain melakukan pemeriksaan di lokasi, polisi juga menelusuri aktivitas terakhir korban sebelum ditemukan meninggal dunia.

Sejumlah saksi dimintai keterangan, di antaranya SY, HT, dan LJU (40). Keterangan mereka digunakan untuk membantu menyusun kronologi sejak korban meninggalkan rumah hingga ditemukan di lokasi.

Polisi juga mencocokkan keterangan para saksi dengan hasil pemeriksaan TKP serta informasi dari pihak keluarga dan medis.

Setelah pemeriksaan awal selesai, jenazah PA diserahkan kepada keluarga untuk dibawa ke rumah duka.

Kapolsek Kapuas mengimbau masyarakat tidak membuat kesimpulan sendiri mengenai penyebab kematian sebelum proses pemeriksaan selesai.

“Kami juga mengimbau masyarakat untuk tidak membuat kesimpulan sendiri dan menyerahkan proses penanganannya kepada petugas.”

Baca Juga: Ce Hun Tiau Pontianak Bukan Sekadar Es Campur, Ada Jejak Budaya Tionghoa di Baliknya

Poin Penting

Insight Redaksi

Kasus ini menunjukkan pentingnya menunggu hasil pemeriksaan sebelum menghubungkan kondisi jembatan dengan penyebab kematian korban.

Jembatan yang terputus memang berada di sekitar lokasi penemuan. Namun, berdasarkan materi pemeriksaan yang disampaikan kepolisian, belum ada kepastian bahwa kondisi tersebut menjadi penyebab korban terjatuh.

Polisi masih perlu menyusun rangkaian kejadian berdasarkan kondisi TKP, posisi kendaraan, keterangan saksi, informasi keluarga, serta hasil pemeriksaan medis.

Karena itu, informasi mengenai penyebab kematian PA masih berada dalam tahap pendalaman. Kesimpulan akhir menjadi kewenangan petugas setelah seluruh pemeriksaan selesai.

Informasi warga bisa jadi awal pengungkapan sebuah peristiwa, tapi kabar yang terverifikasi tetap yang utama. Ikuti info terbaru hanya di Balikpapan TV, teman update setia, bukan sekadar info biasa!

FAQ

1. Siapa korban dalam kejadian di Dusun Lape?

Korban merupakan pria berinisial PA yang berusia 48 tahun.

2. Di mana korban ditemukan?

PA ditemukan di jalan gang Dusun Lape, Desa Lape, Kecamatan Kapuas, Kabupaten Sanggau, di sekitar jembatan yang telah terputus.

3. Bagaimana kondisi korban saat ditemukan?

Korban ditemukan dalam posisi telungkup dengan sepeda motor bernomor polisi KB 3109 DL berada di atas tubuhnya.

4. Apakah polisi sudah mengetahui penyebab kematian korban?

Belum. Polisi masih mendalami penyebab pasti kematian berdasarkan pemeriksaan TKP, keterangan saksi, keluarga, dan pihak medis.

5. Apakah jembatan yang rusak dipastikan menjadi penyebab kecelakaan?

Belum. Polisi masih memeriksa kondisi jembatan dan belum memastikan korban terjatuh karena jembatan tersebut.

6. Apakah ditemukan tanda kekerasan pada tubuh korban?

Berdasarkan pemeriksaan awal, polisi tidak menemukan tanda-tanda kekerasan. Petugas menemukan luka di bagian kepala yang diduga berkaitan dengan benturan keras pada permukaan jalan.

Sumber Informasi: Artikel ini sudah tayang sebelumnya di Media "Pontianak Post" Berjudul"Tertimpa Motor Sendiri, Pria Sanggau Ditemukan Tewas di Jembatan Rusak",oleh penulis Aristono Edi Kiswantoro. Di-update kembali dengan angle dan style balikpapantv.id.

my ride-or-die for updates
my ride-or-die for updates

 

Editor : Arya Kusuma
Sumber : Pontianak Post
Polsek Kapuas Peristiwa sanggau kecelakaan