Mooncake Festival 2026 Digelar di Singkawang, Tradisi dan Ekonomi Kreatif Dipadukan

Riafandi • Dipublikasikan Kamis, 24 September 2026 | 19:29 WIB
Singkawang Mooncake Festival 2026 lestarikan tradisi, dorong pariwisata, dan buka peluang ekonomi kreatif lokal.  (MC Singkawang)
Singkawang Mooncake Festival 2026 lestarikan tradisi, dorong pariwisata, dan buka peluang ekonomi kreatif lokal. (MC Singkawang)

Durasi Baca: 5 Menit

Ikhtisar: Singkawang Mooncake Festival 2026 memadukan pelestarian tradisi, pertunjukan budaya, pariwisata, dan peluang ekonomi bagi pelaku usaha lokal.

 

Balikpapan TV – Hai Ces! Singkawang kembali menghadirkan ruang bagi pelestarian budaya melalui Singkawang Mooncake Festival 2026.Festival yang berlangsung pada 21 hingga 27 September 2026 ini tidak hanya menjadi perayaan tradisi kue bulan atau Mooncake, tetapi juga diarahkan untuk memperkuat pariwisata dan ekonomi kreatif di Kota Singkawang.

Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie menyebut festival menjadi momentum untuk memperkenalkan, merawat, sekaligus mengembangkan tradisi Mooncake kepada masyarakat.

“Ini merupakan momentum yang sangat baik untuk memperkenalkan, merawat, dan mengembangkan tradisi budaya Mooncake di tengah masyarakat,” kata Tjhai Chui Mie.

Menurutnya, tradisi budaya dapat berjalan beriringan dengan pengembangan pariwisata ketika dikemas dalam kegiatan yang menarik dan terbuka bagi masyarakat luas.

Dengan konsep tersebut, festival diharapkan dapat menjadi pintu masuk bagi generasi muda dan wisatawan untuk mengenal tradisi yang menjadi bagian dari kekayaan budaya Singkawang.

Baca Juga: Pemkot Tarakan Verifikasi 9.389 Peserta BPJS Kesehatan yang Tak Dibiayai Pemprov Kaltara

Generasi Muda dan Wisatawan Jadi Bagian Penting

Pengemasan tradisi melalui festival menjadi salah satu cara agar budaya tidak hanya dikenal dalam lingkungan masyarakat yang menjalaninya.

Tjhai Chui Mie mengatakan kegiatan yang menarik dan dapat dinikmati berbagai kalangan memberi kesempatan lebih besar bagi tradisi untuk dikenal generasi muda, wisatawan, maupun masyarakat dari luar Singkawang.

“Ketika sebuah tradisi dikemas menjadi sebuah kegiatan yang menarik, terbuka, dan dapat dinikmati oleh masyarakat luas, maka tradisi tersebut memiliki kesempatan yang lebih besar untuk dikenal oleh generasi muda, wisatawan, dan masyarakat dari luar Kota Singkawang,” ujarnya.

Karena itu, rangkaian festival tidak hanya berisi pertunjukan budaya, tetapi juga menghadirkan aktivitas yang lebih beragam.

Pelaku Ekonomi Kreatif Ikut Didorong

Festival budaya juga diarahkan agar memberikan manfaat bagi pelaku ekonomi kreatif dan usaha lokal.

Pemerintah Kota Singkawang mendorong pelaku usaha memanfaatkan kegiatan tersebut untuk mempromosikan produk, memperluas pasar, serta mendapatkan peluang ekonomi dari aktivitas pariwisata.

Wisatawan yang datang pun diharapkan tidak hanya menjadi penonton.

Mereka didorong untuk mengenal kuliner dan produk kreatif lokal, sekaligus membawa pengalaman tentang keberagaman budaya Singkawang ketika kembali ke daerah asal.

Nah, di sinilah festival budaya punya fungsi yang lebih luas. Tradisi tetap menjadi bagian utama, sementara aktivitas wisata dan ekonomi kreatif ikut bergerak di sekitarnya.

Sepekan Penuh Atraksi Budaya

Singkawang Mooncake Festival 2026 digelar selama sepekan, mulai 21 hingga 27 September 2026.

Lokasinya berada di kawasan Vihara Tri Dharma Bumi Raya Singkawang, Jalan Sejahtera, Kelurahan Melayu, Kecamatan Singkawang Barat.

Beragam kegiatan disiapkan untuk memeriahkan festival.

Di antaranya kompetisi Chinese Dance, storytelling, pertunjukan musik tradisional, wayang gantung, lomba makan kue bulan, hiburan musik, Moon Cake Run, hingga fashion Hanfu.

Rangkaian kegiatan tersebut memadukan unsur tradisi dengan pertunjukan dan aktivitas kreatif yang lebih atraktif.

“Perpaduan tradisi, seni pertunjukan, dan aktivitas kreatif itu menjadi bagian dari upaya Singkawang menghadirkan festival budaya yang terbuka dan atraktif,” katanya.

Baca Juga: Jorong-Jorong, Kue Tradisional Pontianak yang Lembut dan Gurih

Budaya dan Pariwisata Berjalan Bersama

Singkawang Mooncake Festival 2026 memperlihatkan bagaimana sebuah tradisi dapat dikemas dalam kegiatan yang menyasar masyarakat luas.

Bukan hanya soal perayaan, festival juga menjadi ruang pertemuan antara budaya, seni, wisatawan, dan pelaku usaha lokal.

Bagi Singkawang, kegiatan semacam ini dapat menjadi bagian dari upaya memperkenalkan kekayaan budaya kota kepada pengunjung sekaligus membuka ruang bagi ekonomi kreatif untuk berkembang.

Namun, keberlanjutan festival budaya juga membutuhkan konsistensi dalam menjaga nilai tradisi agar kemasan wisata tetap sejalan dengan karakter budaya yang ingin diperkenalkan.

Poin Penting

Insight Redaksi

Festival budaya punya dua tantangan sekaligus: membuat tradisi tetap relevan bagi generasi baru dan memastikan pengembangannya tidak kehilangan akar budayanya.

Singkawang Mooncake Festival 2026 mencoba mempertemukan kedua kebutuhan tersebut melalui pertunjukan, aktivitas kreatif, pariwisata, dan ruang bagi pelaku usaha lokal.

Jika dikelola berkelanjutan, festival seperti ini bukan hanya menjadi agenda tahunan, tetapi juga dapat menjadi ruang interaksi budaya sekaligus memperkenalkan produk dan kreativitas masyarakat kepada wisatawan.

Ikuti info terbaru hanya di Balikpapan TV, teman update setia, bukan sekadar info biasa!

FAQ

1. Apa itu Singkawang Mooncake Festival 2026?

Singkawang Mooncake Festival 2026 merupakan festival yang memadukan pelestarian tradisi Mooncake dengan seni, pariwisata, dan ekonomi kreatif.

2. Kapan festival digelar?

Festival berlangsung selama sepekan, mulai 21 hingga 27 September 2026.

3. Di mana lokasi festival?

Kegiatan berlangsung di kawasan Vihara Tri Dharma Bumi Raya Singkawang, Jalan Sejahtera, Kelurahan Melayu, Kecamatan Singkawang Barat.

4. Apa tujuan utama festival?

Festival menjadi ruang untuk memperkenalkan, merawat, dan mengembangkan tradisi Mooncake sekaligus mendukung pariwisata dan ekonomi kreatif.

5. Siapa yang didorong terlibat dalam festival?

Selain masyarakat dan wisatawan, pelaku ekonomi kreatif serta usaha lokal didorong untuk terlibat dan mempromosikan produk mereka.

6. Apa saja kegiatan yang ada di festival?

Kegiatannya antara lain Chinese Dance, storytelling, musik tradisional, wayang gantung, lomba makan kue bulan, hiburan musik, Moon Cake Run, dan fashion Hanfu.

Sumber Informasi: Artikel ini sudah tayang sebelumnya di Media "Pontianak Post" Berjudul"Singkawang Mooncake Festival 2026 Padukan Pelestarian Budaya dan Ekonomi Kreatif",oleh penulis Uray Ronald. Di-update kembali dengan angle dan style balikpapantv.id.

my ride-or-die for updates
my ride-or-die for updates

 

Editor : Arya Kusuma
Sumber : Pontianak Post
Mooncake Festival budaya singkawang ekonomi kreatif