Jangan Salah Baca! Skor TKA SMA 200–800, SD dan SMP Tetap 0–100

Riafandi • Dipublikasikan Rabu, 23 September 2026 | 12:06 WIB
Skor TKA SMA memakai rentang 200–800, dengan predikat istimewa mulai 725 serta kategori capaian kemampuan. (YUNI/RADAR SAMPIT)
Skor TKA SMA memakai rentang 200–800, dengan predikat istimewa mulai 725 serta kategori capaian kemampuan. (YUNI/RADAR SAMPIT)

Durasi Baca: 5 Menit

Ikhtisar: Skor TKA SMA/SMK menggunakan rentang 200–800, berbeda dari SD dan SMP yang memakai rentang 0–100. Pendaftaran 2026 masih dibuka hingga 27 September.

Balikpapan TV – Hai Ces! Peserta Tes Kemampuan Akademik atau TKA jenjang SMA sederajat bakal menemukan sistem skor yang berbeda dibandingkan peserta SD dan SMP.Untuk jenjang SD/MI dan SMP/MTs sederajat, hasil TKA dilaporkan dengan rentang nilai 0 sampai 100.

“Hasil TKA untuk jenjang SD/MI/sederajat dan SMP/MTs/sederajat dilaporkan dalam rentang nilai 0 (nol) sampai dengan 100 (seratus) dengan pembulatan 2 (dua) angka di belakang koma,” demikian bunyi Kepmendikdasmen Nomor 56 Tahun 2026.

Sementara untuk jenjang SMA/MA sederajat serta SMK/MAK, hasil TKA dilaporkan menggunakan rentang 200 sampai 800. Ketentuan ini tercantum dalam Kepmendikdasmen Nomor 56 Tahun 2026 tentang Pedoman Penyelenggaraan TKA dan Asesmen Nasional. Dokumen tersebut juga tersedia pada laman resmi Pusat Asesmen Pendidikan Kemendikdasmen.

Jadi nah, kalau melihat angka hasil TKA SMA mencapai ratusan, bukan berarti nilainya bisa langsung dibandingkan dengan skor TKA SD atau SMP. Skala penilaiannya memang berbeda.

Batas Predikat Istimewa Juga Tidak Sama

Perbedaan skala tersebut juga membuat batas predikat istimewa berbeda pada setiap jenjang.

Untuk peserta TKA SD/MI dan SMP/MTs sederajat, predikat istimewa diberikan apabila memperoleh nilai 95,00 atau lebih pada masing-masing mata uji.

Sementara untuk jenjang SMA/MA sederajat dan SMK/MAK, batas predikat istimewa berada pada 725,00 atau lebih pada masing-masing mata uji.

Artinya, angka 725 pada TKA SMA tidak dapat diperlakukan seperti angka 725 pada skala 0–100. Angka tersebut berada dalam sistem penilaian khusus untuk pendidikan menengah.

Selain skor numerik, hasil TKA juga dikelompokkan berdasarkan kategori capaian kemampuan, yakni baik, memadai, dan kurang.

Bagaimana Skor TKA Dihitung?

Proses penskoran TKA dilakukan melalui beberapa tahapan.

Dimulai dari analisis respons atau jawaban peserta pada seluruh mata uji, kemudian dilakukan penilaian untuk setiap mata uji.

“Hasil TKA untuk jenjang SMA/MA/sederajat dan SMK/MAK dilaporkan dalam rentang nilai 200 (dua ratus) sampai dengan 800 (delapan ratus) dengan pembulatan 2 (dua) angka di belakang koma,” tulis aturan tersebut.

Setelah itu, nilai dari masing-masing mata uji digabungkan menjadi skor peserta.

Kemendikdasmen menjelaskan bahwa TKA merupakan asesmen yang dirancang untuk memberikan informasi mengenai capaian akademik murid secara objektif dan terstandar.

Untuk jenjang SMA/MA/SMK, mata uji TKA terdiri dari Bahasa Indonesia, Matematika, Bahasa Inggris, serta dua mata pelajaran pilihan.

Baca Juga: Pemkot Tarakan Verifikasi 9.389 Peserta BPJS Kesehatan yang Tak Dibiayai Pemprov Kaltara

Siapa yang Bisa Mengikuti TKA?

TKA dapat diikuti murid kelas akhir pada jenjang pendidikan dasar hingga menengah dari jalur formal, nonformal, maupun informal sesuai ketentuan.

Untuk jenjang pendidikan menengah, peserta mencakup murid kelas 12 SMA/MA sederajat, kelas 12 SMK/MAK program tiga tahun, serta kelas 13 SMK program empat tahun.

Peserta dari program Paket C/PKPPS Ulya juga termasuk dalam ketentuan peserta TKA.

Murid berkebutuhan khusus juga dapat mengikuti TKA sesuai persyaratan yang ditetapkan. Laman resmi TKA Kemendikdasmen menyebut murid dengan kebutuhan khusus dapat mengikuti TKA, kecuali murid yang memiliki hambatan intelektual.

Pendaftaran TKA SMA Masih Dibuka

Bagi murid SMA, MA, SMK, dan sederajat yang akan mengikuti TKA 2026, pendaftaran berlangsung 27 Juli sampai 27 September 2026.

Berdasarkan jadwal terbaru Kemendikdasmen, simulasi berlangsung 21–27 September 2026, kemudian gladi bersih dijadwalkan 5–18 Oktober.

Pelaksanaan utama TKA berlangsung bertahap pada 26 Oktober hingga 8 November 2026. Pelaksanaan susulan dijadwalkan 16–29 November 2026, sedangkan pengumuman hasil dijadwalkan 23 Desember 2026.

Kemendikdasmen juga menegaskan TKA bersifat tidak wajib, gratis, dan bukan penentu kelulusan. Hasilnya dapat dimanfaatkan sebagai validator nilai rapor dalam proses SNBP.

Jadi, bubuhan yang masih dalam tahap pendaftaran, jangan sampai melewatkan batas waktunya. Pastikan data peserta dan proses administrasi sudah diselesaikan sesuai ketentuan sekolah.

Poin Penting

  • TKA SD/MI dan SMP/MTs menggunakan rentang skor 0–100.

  • TKA SMA/MA dan SMK/MAK menggunakan rentang skor 200–800.

  • Predikat istimewa SD-SMP dimulai dari 95,00.

  • Predikat istimewa SMA-SMK dimulai dari 725,00.

  • TKA SMA/SMK mencakup Bahasa Indonesia, Matematika, Bahasa Inggris, dan dua mata pelajaran pilihan.

  • Pendaftaran TKA SMA/SMK 2026 berlangsung 27 Juli–27 September 2026.

  • Pelaksanaan utama dijadwalkan 26 Oktober–8 November 2026.

  • TKA bukan penentu kelulusan.

Baca Juga: Misteri Hilangnya Selebgram Sampit Terungkap, Kronologi Dibacakan di PN Palangka Raya

Insight Redaksi

Perbedaan skala skor TKA penting dipahami agar peserta dan orang tua tidak salah membaca hasil asesmen.

Angka 200–800 pada jenjang SMA/SMK merupakan rentang penilaian yang memang berbeda dari skala 0–100 pada SD dan SMP. Karena itu, perbandingan skor antarjenjang secara langsung tidak tepat.

Di sisi lain, TKA dirancang sebagai asesmen terstandar untuk memberikan informasi capaian akademik murid. Hasilnya juga dapat dimanfaatkan dalam konteks tertentu, termasuk sebagai salah satu informasi dalam proses seleksi akademik.

Untuk peserta SMA/SMK tahun 2026, perhatian saat ini juga tertuju pada batas pendaftaran yang berakhir 27 September. Setelah itu, rangkaian simulasi, gladi bersih, hingga pelaksanaan utama akan berjalan sesuai jadwal nasional.

Ikuti info terbaru hanya di Balikpapan TV, teman update setia, bukan sekadar info biasa!

FAQ

1. Berapa rentang skor TKA SMA?

TKA SMA/MA sederajat dan SMK/MAK menggunakan rentang skor 200 sampai 800.

2. Berapa rentang skor TKA SD dan SMP?

TKA SD/MI dan SMP/MTs sederajat menggunakan rentang skor 0 sampai 100.

3. Berapa skor untuk mendapatkan predikat istimewa?

Untuk SD dan SMP, predikat istimewa diberikan mulai nilai 95,00. Untuk SMA dan SMK, batasnya mulai 725,00 pada masing-masing mata uji.

4. Apakah skor 725 TKA SMA sama dengan 725 pada skala 0–100?

Tidak. Skor 725 merupakan bagian dari rentang penilaian khusus TKA jenjang SMA/SMK yang berada pada skala 200–800.

5. Apa saja mata pelajaran TKA SMA?

Mata uji terdiri dari Bahasa Indonesia, Matematika, Bahasa Inggris, dan dua mata pelajaran pilihan.

Sumber Informasi: Artikel ini sudah tayang sebelumnya di Media "Radar Sampit" Berjudul"Penilaian Skor Hasil TKA SMA Sederajat Berubah, Berbeda dengan Skor SD - SMP",oleh penulis Slamet Harmoko. Di-update kembali dengan angle dan style balikpapantv.id.

my ride-or-die for updates
my ride-or-die for updates

 

Editor : Arya Kusuma
Sumber : Radar Sampit
sma pendidikan kemendikdasmen tka