Pemkab HSU Siapkan SEPEDA, Sistem Digital untuk Percepat Evaluasi Kinerja Daerah

Riafandi • Dipublikasikan Rabu, 23 September 2026 | 09:42 WIB
Pemkab HSU siapkan SEPEDA untuk menyatukan pelaporan, mempercepat evaluasi, dan memperkuat tata kelola berbasis data. (Foto: Pemkab HSU)
Pemkab HSU siapkan SEPEDA untuk menyatukan pelaporan, mempercepat evaluasi, dan memperkuat tata kelola berbasis data. (Foto: Pemkab HSU)

Durasi Baca: 5 menit

Ikhtisar: Pemkab Hulu Sungai Utara menyiapkan SEPEDA untuk menyatukan pelaporan, mempercepat evaluasi, dan memperkuat tata kelola berbasis data.

 

Balikpapan TV – Hai Ces! Pelaporan pemerintahan yang masih tersebar di berbagai perangkat daerah menjadi tantangan dalam memantau perkembangan program dan mengevaluasi kinerja. Kondisi ini mendorong Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Utara atau Pemkab HSU menyiapkan inovasi digital bernama SEPEDA.

SEPEDA merupakan singkatan dari Sistem Pelaporan Daerah Terintegrasi. Sistem ini digagas Asisten I Setda HSU, Drs Khairussalim, sebagai proyek perubahan dalam Pendidikan Kepemimpinan Nasional atau PKN Tingkat II Angkatan XVIII Tahun 2026.

Melalui sistem tersebut, proses pelaporan di lingkungan Pemkab HSU diarahkan agar lebih tertib, cepat, terdokumentasi, serta mudah dipantau oleh pihak terkait.

Baca Juga: Sekda Baru HST Siapkan Evaluasi Anggaran, Bedah Rumah 1.000 Unit Tetap Dikawal

SEPEDA Dirancang Satukan Proses Pelaporan

Selama ini, pelaporan antarpihak masih menghadapi sejumlah kendala. Data dan dokumen pendukung dapat tersebar di berbagai perangkat daerah, sementara format laporan yang digunakan belum tentu seragam.

Koordinasi dan penyampaian dokumen pun membutuhkan waktu. Situasi tersebut berpotensi memperlambat proses verifikasi, evaluasi, hingga tindak lanjut terhadap laporan.

SEPEDA dikembangkan dengan semangat “Satu Data, Satu Sistem, Percepatan Kinerja Daerah.”

Sistem ini tidak hanya berfungsi sebagai tempat memasukkan laporan. SEPEDA dirancang untuk mengintegrasikan proses pelaporan sejak penginputan data, pengunggahan dokumen pendukung, verifikasi, pemantauan, evaluasi, hingga tindak lanjut.

“SEPEDA tidak hanya menjadi sarana pelaporan, tetapi juga mendorong perubahan cara kerja menjadi lebih terintegrasi, terdokumentasi, dan mudah dipantau,” jelas Khairussalim, sebagaimana dikutip dalam laporan Radar Banjarmasin.

Dengan pola kerja tersebut, setiap perangkat daerah diharapkan dapat menyampaikan data dan laporan melalui alur yang lebih terstruktur. Dokumen pendukung juga dapat tersimpan dalam satu sistem sehingga proses pemeriksaan menjadi lebih terarah.

Dashboard Monitoring Percepat Pemantauan

Salah satu fitur penting dalam SEPEDA adalah dashboard monitoring. Fasilitas ini memungkinkan perkembangan pelaporan dipantau tanpa harus menunggu koordinasi manual yang dilakukan berulang kali.

Melalui dashboard tersebut, informasi mengenai status pelaporan dari perangkat daerah dapat diketahui dengan lebih cepat. Pimpinan juga diharapkan memperoleh gambaran perkembangan kinerja sebagai bahan monitoring dan evaluasi.

Selain pemantauan, SEPEDA menyediakan ruang untuk mempercepat tindak lanjut ketika ditemukan kekurangan atau koreksi dalam laporan.

Dengan begitu, proses pelaporan tidak berhenti pada pengumpulan dokumen. Setiap temuan dapat diteruskan ke tahap perbaikan agar kualitas data dan laporan semakin baik.

Baca Juga: Pundut Nasi Silver Spoon Banjarmasin, Nasi Kukus 2 Jam yang Tetap Dicari

Pelaporan Diarahkan Jadi Dasar Evaluasi

Pemkab HSU berharap SEPEDA mampu mengubah cara pandang terhadap pelaporan pemerintahan. Laporan tidak lagi sekadar dianggap sebagai kewajiban administratif, tetapi menjadi bagian penting dalam pengelolaan data dan pengukuran capaian kinerja.

Sistem pelaporan yang terintegrasi juga diharapkan dapat memperkuat koordinasi ant perangkat daerah. Data yang lebih terpusat dapat membantu proses evaluasi berjalan lebih cepat dan terarah.

Ke depan, SEPEDA diarahkan agar tidak berhenti sebagai proyek perubahan dalam kegiatan PKN. Inovasi ini diharapkan dapat berlanjut menjadi bagian dari mekanisme kerja Pemkab HSU.

Jika dapat diterapkan secara berkelanjutan, SEPEDA berpotensi mendukung tata kelola pemerintahan yang lebih cepat, akurat, transparan, dan berbasis data.

Namun, keberhasilan sistem tersebut tetap bergantung pada konsistensi penggunaan, kelengkapan data, serta koordinasi seluruh perangkat daerah yang terlibat.

Poin Penting

Insight Redaksi

Digitalisasi pelaporan bukan hanya soal memindahkan dokumen ke dalam aplikasi. Nilai pentingnya terletak pada bagaimana data dapat digunakan untuk mempercepat evaluasi, memperjelas tindak lanjut, dan membantu pimpinan mengambil keputusan.

SEPEDA menjadi langkah awal Pemkab HSU dalam membangun pola kerja yang lebih terintegrasi. Tantangan berikutnya adalah memastikan setiap perangkat daerah menggunakan sistem secara konsisten dan mengisi data secara akurat.

Ikuti info terbaru hanya di Balikpapan TV, teman update setia, bukan sekadar info biasa!

FAQ

1. Apa itu SEPEDA HSU?

SEPEDA adalah Sistem Pelaporan Daerah Terintegrasi yang disiapkan Pemkab Hulu Sungai Utara untuk menyatukan proses pelaporan pemerintahan.

2. Siapa penggagas SEPEDA?

SEPEDA digagas Asisten I Setda HSU, Drs Khairussalim, sebagai proyek perubahan dalam Pendidikan Kepemimpinan Nasional Tingkat II Angkatan XVIII Tahun 2026.

3. Apa tujuan utama SEPEDA?

Tujuan utamanya adalah membuat proses pelaporan lebih tertib, cepat, terdokumentasi, mudah dipantau, dan mendukung tata kelola berbasis data.

4. Fitur apa saja yang tersedia dalam SEPEDA?

Fitur yang dirancang meliputi penginputan data, pengunggahan bukti pendukung, verifikasi, dashboard monitoring, evaluasi, serta tindak lanjut atas hasil koreksi.

5. Apa manfaat dashboard monitoring?

Dashboard monitoring membantu melihat perkembangan pelaporan perangkat daerah tanpa harus menunggu koordinasi manual secara berulang.

6. Apakah SEPEDA hanya digunakan untuk mengumpulkan laporan?

Tidak. SEPEDA juga dirancang untuk mendukung verifikasi, evaluasi, pemantauan, dan tindak lanjut terhadap laporan yang disampaikan

Sumber Informasi: Artikel ini sudah tayang sebelumnya di Media "Radar Banjarmasin" Berjudul"SEPEDA Pangkas Pelaporan yang Tersebar, Pemkab HSU Dorong Tata Kelola Berbasis Data",oleh penulis M Akbar Radar Banjarmasin. Di-update kembali dengan angle dan style balikpapantv.id.

my ride-or-die for updates
my ride-or-die for updates

 

Editor : Arya Kusuma
Sumber : Radar Banjarmasin
sepeda digitalisasi pelaporan pemerintahan daerah HSU