Durasi Baca: 5 Menit
Ikhtisar:
Sekda HST Pajaruddin menyiapkan evaluasi anggaran, mencari dukungan pendanaan, dan mengawal pelayanan publik di tengah efisiensi fiskal.
Balikpapan TV – Hai Ces! Sekretaris Daerah Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) yang baru dilantik, Pajaruddin, langsung menyiapkan langkah untuk menjaga program kerja Bupati HST Samsul Rizal di tengah kebijakan efisiensi anggaran dan berkurangnya transfer dari pemerintah pusat.
Pajaruddin menegaskan, seluruh program dan kegiatan perangkat daerah harus tetap mengacu pada visi dan misi kepala daerah periode 2025–2029.
Karena itu, pengawalan terhadap kinerja seluruh satuan kerja perangkat daerah atau SKPD menjadi salah satu fokus setelah dirinya dipercaya menduduki jabatan Sekda HST.
“Kami akan memastikan percepatan pencapaian visi-misi kepala daerah. Seluruh program dan kegiatan SKPD akan kami kawal agar tetap sesuai dengan arah RPJMD,” katanya, Selasa (22/9/2026).
Program SKPD Bakal Dievaluasi
Keterbatasan anggaran membuat Pemkab HST perlu melihat kembali program dan kegiatan yang telah disusun.
Evaluasi akan dilakukan untuk menentukan program mana yang masih memungkinkan dirasionalisasi sebagai bagian dari langkah efisiensi. Tujuannya, penghematan anggaran tetap dilakukan tanpa mengganggu target pembangunan daerah.
“Kami akan mengevaluasi program kegiatan, termasuk melihat mana yang masih bisa dirasionalisasi dalam rangka efisiensi,” ujarnya.
Namun, tidak semua program menjadi bagian dari rasionalisasi. Salah satu program yang tetap mendapat perhatian adalah bedah rumah sebanyak 1.000 unit setiap tahun.
Program tersebut disebut tetap berjalan sebagai bagian dari upaya mendukung kesejahteraan masyarakat.
Baca Juga: Salah Paham Berujung Perkelahian, Juru Parkir Banjarmasin Sempat Tak Sadarkan Diri
Cari Sumber Pendanaan dari Pusat dan Provinsi
Selain melakukan evaluasi dan rasionalisasi anggaran, Pemkab HST juga menyiapkan strategi dengan mencari dukungan pembiayaan dari pemerintah di tingkat lebih tinggi.
Pajaruddin menyebut pemerintah daerah akan mengupayakan dukungan dari pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan.
Pendanaan tambahan akan diupayakan terutama untuk program dan kegiatan yang memungkinkan mendapatkan dukungan pembiayaan dari kedua level pemerintahan tersebut.
“Kami akan mengupayakan dukungan dari pemerintah pusat maupun Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, terutama untuk kegiatan yang memungkinkan mendapat dukungan pendanaan,” jelasnya.
Langkah ini menjadi salah satu strategi Pemkab HST untuk menjaga keberlanjutan program pembangunan ketika ruang fiskal daerah mengalami keterbatasan.
Pelayanan Publik Ikut Jadi Fokus
Selain persoalan anggaran dan pembangunan, Pajaruddin juga menempatkan pelayanan publik sebagai perhatian setelah menjabat Sekda HST.
SKPD yang bersentuhan langsung dengan masyarakat akan didorong untuk meningkatkan kualitas layanan.
Menurutnya, perbaikan pelayanan perlu dilakukan secara berkelanjutan sehingga masyarakat mendapatkan pelayanan yang semakin baik dari pemerintah daerah.
“Kami ingin meningkatkan seluruh pelayanan publik di Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah. Setiap SKPD yang menjalankan pelayanan publik akan kami dorong untuk terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” pungkasnya.
Dengan demikian, strategi yang disiapkan Sekda HST mencakup tiga jalur utama: mengevaluasi dan merasionalisasi program, mencari dukungan pendanaan dari pusat maupun provinsi, serta memperkuat pelayanan publik.
Poin Penting
-
Pajaruddin baru dilantik sebagai Sekda Kabupaten Hulu Sungai Tengah.
-
Ia akan mengawal program kerja Bupati HST Samsul Rizal.
-
Program SKPD akan dievaluasi di tengah keterbatasan anggaran.
-
Rasionalisasi dilakukan terhadap kegiatan yang masih memungkinkan diefisienkan.
-
Program bedah rumah 1.000 unit per tahun disebut tetap menjadi prioritas.
-
Pemkab HST akan mengupayakan dukungan pendanaan dari pemerintah pusat dan Pemprov Kalsel.
-
Peningkatan pelayanan publik menjadi salah satu fokus Sekda HST.
Insight Redaksi
Kondisi fiskal yang terbatas membuat pemerintah daerah perlu menentukan bagaimana program pembangunan tetap berjalan dengan sumber daya yang tersedia.
Dari strategi yang disampaikan Pajaruddin, efisiensi diarahkan melalui evaluasi program, sementara pembiayaan alternatif diupayakan dari pemerintah pusat dan provinsi.
Di saat yang sama, pelayanan publik tetap ditempatkan sebagai perhatian karena SKPD menjadi titik langsung interaksi pemerintah dengan masyarakat.
Artinya, tantangan Sekda baru bukan hanya menjaga agar anggaran lebih efisien, tetapi juga memastikan program yang dianggap prioritas tetap memiliki ruang untuk berjalan.
Bagikan informasi ini ke bubuhan yang ingin mengikuti perkembangan kebijakan dan pembangunan daerah di Kalimantan Selatan, Ces.
Ikuti info terbaru hanya di Balikpapan TV, teman update setia, bukan sekadar info biasa!
Baca Juga: BPBD Catat 55 Kebakaran Lahan di Banjarmasin, Pembakaran Sampah Jadi Sorotan
FAQ
1. Siapa Sekda Kabupaten Hulu Sungai Tengah yang baru?
Sekda HST yang baru dilantik adalah Pajaruddin.
2. Apa fokus Pajaruddin sebagai Sekda HST?
Salah satu fokusnya adalah mengawal program dan kegiatan SKPD agar tetap sesuai dengan visi-misi kepala daerah dan arah RPJMD.
3. Mengapa program SKPD akan dievaluasi?
Evaluasi dilakukan karena pemerintah daerah menghadapi keterbatasan anggaran dan perlu melakukan efisiensi.
4. Apa bentuk efisiensi yang akan dilakukan?
Pemkab HST akan melihat program dan kegiatan yang masih memungkinkan untuk dirasionalisasi.
5. Apakah program bedah rumah tetap berjalan?
Dalam keterangan Pajaruddin, program bedah rumah sebanyak 1.000 unit setiap tahun tetap menjadi perhatian dan dipastikan berjalan.
6. Dari mana Pemkab HST akan mencari dukungan pendanaan?
Dukungan pendanaan akan diupayakan dari pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan.
Sumber Informasi: Artikel ini sudah tayang sebelumnya di Media "Radar Banjarmasin" Berjudul"Transfer Pusat Berkurang, Ini Strategi Pejabat Baru Sekda HST Selamatkan Program Prioritas Bupati",oleh penulis Jamaluddin Radar Banjarmasin. Di-update kembali dengan angle dan style balikpapantv.id.
Editor : Arya Kusuma
Sumber : Radar Banjarmasin