Pelayanan Publik Dievaluasi, Dinsos P3AKB Sanggau Libatkan Masyarakat hingga Akademisi

Riafandi • Dipublikasikan Jumat, 18 September 2026 | 16:41 WIB
Dinsos P3AKB Sanggau gelar forum publik untuk mengevaluasi pelayanan sosial dan menjaring aspirasi masyarakat. (IST)
Dinsos P3AKB Sanggau gelar forum publik untuk mengevaluasi pelayanan sosial dan menjaring aspirasi masyarakat. (IST)

Durasi Baca: 5 Menit

Ikhtisar: Dinsos P3AKB Sanggau menggelar Forum Konsultasi Publik dengan melibatkan enam kelompok untuk memperbaiki pelayanan sosial.

 

Balikpapan TV – Hai Ces! Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (Dinsos P3AKB) Kabupaten Sanggau membuka ruang evaluasi pelayanan publik melalui Forum Konsultasi Publik (FKP).

Kegiatan yang berlangsung di aula Dinsos P3AKB Sanggau, Rabu (16/9), tersebut menjadi wadah untuk mendengarkan langsung aspirasi dan kebutuhan dari berbagai kelompok masyarakat serta pemangku kepentingan.

Kepala Dinsos P3AKB Kabupaten Sanggau, Ginting, mengatakan forum tersebut diarahkan untuk meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus menyelaraskan standar pelayanan di lingkungan instansinya.

“Dalam FKP ini, kami mengundang para pemangku kepentingan guna menjaring aspirasi, masukan, dan saran perbaikan dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan di Dinsos P3AKB Sanggau,” kata Ginting usai membuka kegiatan FKP.

Baca Juga: Kue Jorong-Jorong Khas Pontianak: Bahan dan Cara Membuatnya

Pelayanan Sosial Bersentuhan Langsung dengan Masyarakat

Menurut Ginting, pelayanan sosial, perlindungan perempuan dan anak, serta keluarga berencana merupakan urusan wajib pemerintah daerah.

Layanan tersebut dinilai memiliki keterkaitan langsung dengan kesejahteraan masyarakat. Karena itu, keberlanjutan program membutuhkan keterlibatan masyarakat, dunia usaha, dan pemangku kepentingan lainnya.

Pelibatan berbagai pihak diperlukan agar kebijakan yang dijalankan tidak hanya berjalan secara administratif, tetapi juga sesuai kebutuhan masyarakat dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Forum Konsultasi Publik ini menjadi wadah resmi untuk menjaring aspirasi, masukan, dan evaluasi bersama sebelum program ditetapkan atau dilanjutkan,” ungkapnya.

Enam Kelompok Diajak Duduk Bersama

FKP tahun ini melibatkan enam kelompok sasaran. Mereka terdiri dari tokoh masyarakat dan tokoh adat, perwakilan kecamatan, organisasi perempuan, penerima manfaat, organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, serta akademisi.

Komposisi tersebut membuat pembahasan pelayanan tidak hanya datang dari internal pemerintah. Penerima manfaat dan unsur masyarakat juga memiliki ruang untuk menyampaikan kebutuhan serta masukan terhadap layanan yang mereka terima.

Dalam forum tersebut, Dinsos P3AKB Sanggau menyampaikan tiga agenda utama. Pertama, memaparkan capaian dan rencana program secara transparan.

Kedua, menjaring aspirasi sekaligus kebutuhan riil masyarakat Sanggau. Ketiga, menyepakati langkah yang diperlukan untuk meningkatkan mutu pelayanan publik.

 “Dalam pertemuan ini, kami menyampaikan tiga hal, yakni capaian dan rencana program secara transparan, menjaring aspirasi serta kebutuhan riil masyarakat Sanggau, dan menyepakati langkah perbaikan mutu pelayanan publik,” terangnya.

Baca Juga: Mie Tiaw Pontianak, Kwetiau Goreng dengan Jejak Budaya Tionghoa

Poin Penting

Insight Redaksi

Forum konsultasi publik menjadi penting ketika pelayanan pemerintah bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat. Dengan melibatkan penerima manfaat dan kelompok di luar pemerintahan, evaluasi layanan dapat memperoleh masukan dari lebih banyak sudut pandang.

Di Sanggau, FKP Dinsos P3AKB tidak hanya membahas capaian program, tetapi juga membuka ruang untuk menyelaraskan kebijakan dengan kebutuhan riil masyarakat. Hasil dari proses tersebut akan menjadi bagian penting dalam menentukan langkah perbaikan pelayanan berikutnya.

Bagikan informasi ini kepada bubuhan yang ingin tahu bagaimana pemerintah membuka ruang masukan untuk perbaikan pelayanan publik.

Ikuti info terbaru hanya di Balikpapan TV, teman update setia, bukan sekadar info biasa!

Nah Ces, pelayanan publik yang baik bukan cuma soal program berjalan, tapi juga bagaimana suara masyarakat ikut didengar.

FAQ

1. Apa kegiatan yang digelar Dinsos P3AKB Sanggau?

Dinsos P3AKB Kabupaten Sanggau menggelar Forum Konsultasi Publik atau FKP.

2. Kapan FKP Dinsos P3AKB Sanggau dilaksanakan?

Kegiatan tersebut berlangsung pada Rabu, 16 September, di aula Dinsos P3AKB Sanggau.

3. Apa tujuan Forum Konsultasi Publik tersebut?

FKP bertujuan meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus menyelaraskan standar pelayanan di lingkungan Dinsos P3AKB Sanggau.

4. Siapa saja yang dilibatkan dalam FKP?

Ada enam kelompok yang dilibatkan, yaitu tokoh masyarakat dan tokoh adat, perwakilan kecamatan, organisasi perempuan, penerima manfaat, OPD terkait, serta akademisi.

5. Apa saja yang dibahas dalam forum?

Ada tiga agenda utama, yakni menyampaikan capaian dan rencana program secara transparan, menjaring aspirasi serta kebutuhan masyarakat, dan menyepakati langkah perbaikan mutu pelayanan publik.

6. Mengapa masyarakat dilibatkan dalam forum tersebut?

Pelibatan masyarakat diperlukan untuk memberikan aspirasi, masukan, dan evaluasi agar program yang dijalankan dapat lebih sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Sumber Informasi: Artikel ini sudah tayang sebelumnya di Media "Pontianak Post" Berjudul"Dinsos P3AKB Sanggau Gelar FKP, Enam Kelompok Diajak Bahas Perbaikan Pelayanan Publik",oleh penulis Agung Rajali Saputra Di-update kembali dengan angle dan style balikpapantv.id.

my ride-or-die for updates
my ride-or-die for updates

 

Editor : Arya Kusuma
Sumber : Pontianak Post
Dinsos P3AKB sanggau pelayanan publik Forum Konsultasi Publik