Ikhtisar: Wabup Kilat meminta peserta Tour Holyland membawa pulang nilai iman, persaudaraan, dan kebaikan untuk Bulungan.
BALIKPAPAN TV - Hai, Ces! Perjalanan ke Holyland bukan sekadar soal mengunjungi tempat-tempat suci dan bersejarah. Bagi Wakil Bupati Bulungan Kilat, A.Md., perjalanan tersebut seharusnya menjadi ruang untuk memperkuat iman, mempererat persaudaraan, sekaligus membawa pulang nilai-nilai kebaikan.
Pesan itu disampaikan Kilat saat melepas rombongan peserta Tour Holyland di Pendopo Rumah Jabatan Wakil Bupati Bulungan, Sabtu (12/9/2026). Rombongan dijadwalkan melakukan perjalanan ke Yerusalem pada 14–24 September 2026.
Baca Juga: Dari Ulap Doyo ke Australia, BIFF 2026 Dorong Ekraf Kaltim Naik Kelas
Bukan Sekadar Perjalanan Religi
Kilat mengingatkan peserta agar tidak memandang perjalanan ke Tanah Suci hanya sebagai wisata religi.
Tempat-tempat yang dikunjungi memiliki nilai sejarah dan spiritual yang dapat menjadi ruang untuk melakukan refleksi diri, memperbanyak doa, mensyukuri kehidupan, serta semakin mendekatkan diri kepada Tuhan.
“Jangan hanya membawa pulang foto dan cerita perjalanan. Bawalah pulang nilai-nilai kebaikan, persaudaraan dan keteladanan,” pesan Kilat.
Menurutnya, pengalaman selama berada di Holyland diharapkan tidak berhenti sebagai kenangan pribadi. Nilai yang diperoleh selama perjalanan dapat diterapkan setelah peserta kembali ke Bulungan, termasuk melalui sikap yang lebih rendah hati, bijaksana, penuh kasih, dan peduli terhadap sesama.
Perjalanan ini juga berkaitan dengan nilai-nilai iman Kristiani. Pemerintah Kabupaten Bulungan menyebut rombongan akan mengunjungi sejumlah tempat yang memiliki sejarah dan makna spiritual penting dalam perjalanan iman umat Kristiani.
Kilat Titip Doa untuk Bulungan
Ada satu pesan lain yang turut dititipkan Kilat kepada para peserta: jangan lupa mendoakan Kabupaten Bulungan selama berada di Tanah Suci.
Ia berharap Bulungan senantiasa diberikan keamanan, kedamaian, kesehatan, keberkahan, pembangunan yang lancar, serta masyarakat yang semakin sejahtera.
“Doakan Kabupaten Bulungan agar selalu aman dan damai, pembangunan berjalan lancar, serta masyarakat kita semakin sejahtera,” ujarnya.
Bagi peserta, perjalanan tersebut sekaligus menjadi kesempatan untuk membawa nama keluarga, gereja, dan daerah dalam rangkaian perjalanan rohani mereka.
Kesehatan dan Kebersamaan Tetap Jadi Bekal
Kilat juga mengingatkan bahwa perjalanan yang panjang membutuhkan kesiapan fisik dan mental. Karena itu, kesehatan peserta menjadi bagian penting yang tidak boleh diabaikan.
Ia meminta seluruh anggota rombongan menjaga kekompakan dan saling membantu apabila ada peserta yang membutuhkan bantuan.
Perbedaan usia, latar belakang, maupun kondisi masing-masing peserta, menurutnya, tidak seharusnya menjadi penghalang untuk membangun rasa persaudaraan.
Pesan serupa juga disampaikan Pemkab Bulungan. Peserta diminta menjaga kesehatan, kekompakan, dan kebersamaan selama menjalani rangkaian ibadah serta ziarah.
Kilat berharap seluruh rombongan berangkat dengan niat baik, menjalani perjalanan dengan penuh rasa syukur, lalu kembali ke Bulungan dengan pengalaman yang memperkuat iman dan mendorong mereka untuk menebarkan kebaikan di tengah keluarga maupun masyarakat.
Baca Juga: Keselamatan Siswa Jadi Prioritas, MPLS Sekolah Rakyat Tarakan Masih Menunggu
Poin Penting
- Wabup Bulungan Kilat melepas rombongan Tour Holyland pada Sabtu (12/9/2026).
- Perjalanan ke Yerusalem dijadwalkan berlangsung 14–24 September 2026.
- Peserta diminta memaknai perjalanan sebagai bagian dari penguatan iman, bukan sekadar wisata religi.
- Kilat menitipkan doa untuk keamanan, kedamaian, pembangunan, dan kesejahteraan Bulungan.
- Peserta juga diminta menjaga kesehatan, kekompakan, dan saling membantu selama perjalanan.
Insight Redaksi
Perjalanan religi memiliki makna yang lebih panjang ketika pengalaman selama berada di tempat-tempat bersejarah tidak berhenti sebagai kenangan. Pesan Kilat menempatkan perjalanan tersebut sebagai kesempatan untuk membawa nilai iman dan persaudaraan kembali ke kehidupan sehari-hari di Bulungan.
Jika informasi ini terasa bermanfaat, bagikan kepada keluarga atau kerabat yang membutuhkan informasi seputar kegiatan masyarakat dan pemerintah daerah di Bulungan.
Perjalanan boleh berakhir ketika rombongan kembali ke tanah air. Tetapi nilai yang dibawa pulang justru diharapkan menjadi awal dari kebaikan berikutnya.
FAQ
1. Siapa yang melepas rombongan Tour Holyland?
Wakil Bupati Bulungan Kilat, A.Md.
2. Kapan rombongan berangkat ke Yerusalem?
Rombongan dijadwalkan melakukan perjalanan ke Yerusalem pada 14–24 September 2026.
3. Apa pesan utama Wabup Kilat kepada peserta?
Ia meminta peserta menjadikan perjalanan sebagai momentum memperkuat iman, mempererat persaudaraan, menjaga kesehatan, dan membawa pulang nilai-nilai kebaikan.
4. Apa doa yang dititipkan Kilat untuk Bulungan?
Ia meminta peserta mendoakan agar Bulungan selalu aman dan damai, pembangunan berjalan lancar, serta masyarakat semakin sejahtera.
Sumber Informasi
Radar Tarakan, 17 September 2026. Informasi pelengkap mengenai jadwal perjalanan dan pesan Wabup Kilat merujuk pada Pemerintah Kabupaten Bulungan.