Pasar Sepinggan Pascakebakaran Ditata, Kios Sementara Mulai Disiapkan Pemkot

istikhomah • Dipublikasikan Kamis, 27 Agustus 2026 | 10:15 WIB
Penataan kawasan Pasar Sepinggan Balikpapan pascakebakaran untuk pemulihan aktivitas pedagang.
Penataan kawasan Pasar Sepinggan Balikpapan pascakebakaran untuk pemulihan aktivitas pedagang.
Durasi Baca: 4 menit

Ikhtisar: Pemkot Balikpapan menata Pasar Sepinggan pascakebakaran dengan 119 petak prioritas, kios sementara, perbaikan drainase, pedestrian, dan aturan penempatan pedagang baru.

 

Balikpapan TV - Hai Ces! Pemerintah Kota Balikpapan mulai menata kembali Pasar Sepinggan setelah kebakaran, dengan 119 petak menjadi prioritas pemulihan agar aktivitas perdagangan kembali berjalan.

Penataan ini bukan sekadar membangun lapak pengganti. Pemerintah juga harus memastikan fasilitas sementara terbagi adil supaya pedagang terdampak dapat kembali mencari nafkah.

Baca Juga: Bandara Sepinggan Balikpapan Normal Saat Kabut Asap Ganggu Tiga Bandara Kalimantan

Kios sementara disiapkan untuk pedagang terdampak

Pemerintah Kota Balikpapan menggunakan anggaran biaya tidak terduga atau BTT untuk membangun kios sementara. Fasilitas tersebut disiapkan agar kegiatan ekonomi pedagang tetap berlangsung selama masa pemulihan.

Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud menegaskan pedagang yang sebelumnya aktif berjualan menjadi prioritas penempatan tempat penampungan sementara. Pemerintah juga mengingatkan agar fasilitas tersebut tidak dikuasai pihak tertentu.

“Dengan anggaran dari biaya tidak terduga (BTT), kita buatkan kios-kios sementara sehingga aktivitas perekonomian tetap berjalan. Ini penting karena menyangkut kebutuhan masyarakat,” kata Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud di Balikpapan, Selasa.

Kebijakan pembagian ini muncul setelah terdapat keberatan dari sebagian pedagang yang sebelumnya memiliki lebih dari satu lapak. Keterbatasan jumlah kios membuat pemerintah memilih pembagian secara proporsional.

Sebanyak 119 petak masuk prioritas penanganan

Kebakaran sebelumnya berdampak terhadap sekitar 250 petak pedagang di kawasan Pasar Sepinggan. Dari jumlah tersebut, pemerintah memprioritaskan penanganan terhadap 119 petak.

Rinciannya terdiri atas 97 petak yang akan dibangun baru dan 22 petak pada bangunan utama yang diperbaiki. Penataan ini menjadi bagian penting dalam memulihkan kegiatan perdagangan di kawasan pasar.

“Jumlah fasilitas yang disediakan pemerintah harus dibagi kepada pedagang terdampak lainnya. Kita harus sama-sama, saling menutupi, sama-sama mencari makan,” ujar Rahmad.

Dinas Perdagangan Kota Balikpapan telah memulai penataan lahan sekaligus melakukan konsolidasi data pedagang. Proyek TPS dijadwalkan berlangsung 90 hari kalender, mulai 15 Agustus hingga 14 November 2026.

Bangunan semi-permanen menyesuaikan kondisi anggaran

Kios yang disiapkan pemerintah menggunakan konsep semi-permanen. Pilihan tersebut menyesuaikan kebutuhan pedagang sekaligus kondisi anggaran daerah yang sedang menghadapi kebijakan efisiensi.

Kepala Dinas Perdagangan Balikpapan Haemusri Umar mengatakan pedagang menginginkan fasilitas yang tidak sekadar memenuhi standar dasar. Pemerintah kemudian menyesuaikannya dengan kemampuan pembiayaan daerah.

“Pedagang menginginkan bangunan yang tidak sekadar standar, tetapi sifatnya semi-permanen. Namun karena kita juga mengalami efisiensi dan alokasi dana cukup terbatas, maka pemerintah membantu dalam bentuk semi-permanen,” jelas Haemusri Umar.

Penataan juga diarahkan agar kawasan pasar lebih nyaman setelah aktivitas perdagangan kembali berjalan. Pemerintah memasukkan perbaikan drainase dan penataan pedestrian jalan dalam pekerjaan pemulihan.

Syarat penerima TPS diperketat

Pemkot Balikpapan menetapkan sejumlah persyaratan bagi pedagang yang akan memperoleh petak TPS. Pedagang wajib memiliki surat izin pemanfaatan tempat usaha atau SIPTB yang masih berlaku.

Selain itu, calon penerima harus masih aktif berjualan dan telah melunasi kewajiban retribusi. Pedagang yang masih memiliki tunggakan diminta menyelesaikan kewajibannya sebelum proses penempatan dilakukan.

Persyaratan tersebut membuat pembagian kios dapat mengacu pada data pedagang yang lebih tertib. Bagi pedagang terdampak, kejelasan data menjadi bagian penting dalam proses pemulihan usaha.

Baca Juga: Soroti Fenomena LGBTQ Ormas di Tarakan Minta DPRD Gelar RDP dan Buat Aturan

Penataan pasar mencakup lingkungan sekitar

Pemulihan Pasar Sepinggan tidak berhenti pada pembangunan kembali petak perdagangan. Perbaikan drainase menjadi perhatian agar fasilitas pasar memiliki lingkungan yang lebih layak.

Penataan pedestrian juga masuk dalam pekerjaan yang disiapkan pemerintah. Langkah ini menunjukkan pemulihan kawasan diarahkan mencakup fasilitas pendukung, bukan hanya tempat berdagang.

Bagi aktivitas ekonomi lokal, ketersediaan tempat berjualan menjadi kebutuhan utama setelah kebakaran. Karena itu, pembagian kios secara proporsional menjadi bagian penting dalam menjaga kesempatan usaha pedagang terdampak.

Poin Penting

Insight Redaksi

Pemulihan Pasar Sepinggan bukan cuma perkara membangun lapak, tetapi memastikan kesempatan berdagang terbagi adil. Angka 119 petak menunjukkan pemerintah harus cermat mengelola kebutuhan yang terbatas. Kada boleh ada pihak menguasai fasilitas sementara ketika pedagang lain masih menunggu ruang usaha.

Fasilitas sementara sebaiknya ditempatkan berdasarkan data yang terbuka dan mudah diperiksa, supaya prosesnya kada menimbulkan polemik baru.

Bagikan info ini ke bubuhan ikam supaya makin paham perkembangan penataan Pasar Sepinggan.

Mau terus mengikuti kabar Balikpapan yang dekat dengan kehidupan sehari-hari? Simak informasi terbaru hanya di Balikpapan TV, teman update setia, bukan sekadar info biasa!

FAQ

1. Berapa petak yang menjadi prioritas penanganan?

Pemerintah memprioritaskan 119 petak dari sekitar 250 petak yang terdampak kebakaran.

2. Kapan pembangunan TPS Pasar Sepinggan berlangsung?

Pembangunan dijadwalkan selama 90 hari kalender, mulai 15 Agustus hingga 14 November 2026.

3. Apa saja syarat mendapatkan petak TPS?

Pedagang wajib memiliki SIPTB aktif, masih berjualan, dan telah melunasi kewajiban retribusi.

4. Apakah seluruh petak terdampak langsung dibangun kembali?

Penanganan tahap ini diprioritaskan untuk 119 petak, terdiri dari 97 petak baru dan 22 petak yang diperbaiki.

Sumber Informasi: Artikel ini mengacu pada informasi resmi yang disampaikan Pemerintah Kota Balikpapan mengenai penataan Pasar Sepinggan pascakebakaran. Artikel disusun ulang secara orisinal dengan gaya jurnalistik Balikpapantv.id.

my ride-or-die for updates
my ride-or-die for updates
Editor : Arya Kusuma
Pasar Sepinggan balikpapan pemkot balikpapan kebakaran pasar