Balikpapantv.id - Hai Cess! Baru selesai dicor, Jalan Menteng 1 di Sampit, Kalimantan Tengah, langsung bikin heboh warga. Proyek semenisasi senilai Rp1,5 miliar ini memunculkan retakan di beberapa titik, memicu keresahan masyarakat. Lurah Sawahan, Abdul Kholiq, sampai turun tangan mendesak Pemprov Kalteng untuk segera melakukan uji kualitas beton.
Kapan mulai dikerjakan? Siapa yang bertanggung jawab? Mengapa bisa muncul retakan? Semua jadi pertanyaan yang ramai dibicarakan warga. Proyek jalan ini dibangun untuk mempermudah akses warga, tapi kondisi yang baru saja diaspal semen malah menimbulkan kekhawatiran soal ketahanan. Nah, berikut ulasan lengkapnya buat kamu.
Uji Kualitas Beton Jadi Sorotan, Warga Harap Jalan Tahan Lama
Lurah Sawahan, Abdul Kholiq, menegaskan pentingnya uji kualitas beton di Jalan Menteng 1. Warga mengeluhkan keretakan yang sudah terlihat jelas.
”Saya sudah cek ke lokasi, kerusakan itu memang ada. Saya tidak terlalu paham teknis cor atau beton, tetapi sejauh yang saya lihat, sudah sewajarnya pihak terkait melakukan uji kualitas terhadap hasil pekerjaan cor/beton jalan tersebut,” ujarnya.
Anggaran Rp1,5 Miliar Jadi Taruhan untuk Infrastruktur Warga
Pengerjaan Jalan Menteng 1 dibiayai APBD Provinsi Kalteng, dengan total anggaran sekitar Rp1,5 miliar. Panjang jalan yang disemenisasi mencapai 700 meter.
Kholiq menekankan, proyek ini harus serius karena anggaran pembangunan tidak mudah didapatkan. Jalan harus tahan lama, bukan hanya sementara, agar tak perlu usulan ulang.
Kontraktor Mulai Perbaikan, Retakan Jalan Dibongkar Ulang
Kontraktor pelaksana, Irwanti dari CV Yulia, mengonfirmasi perbaikan sudah dilakukan. Titik retak dibongkar dengan mesin bobok beton lalu dicor ulang.
Menurutnya, pekerjaan proyek belum selesai. Jalan akan dilapisi aspal setelah semenisasi tuntas, dan serah terima kepada pemerintah juga belum dilakukan.
Warga Berharap Ada Langkah Tegas Agar Proyek Tak Sia-Sia
Kholiq menegaskan, jika kualitas beton tidak sesuai, maka pihak terkait wajib ambil tindakan tegas. Anggaran tak boleh terbuang sia-sia.
”Kalau memang kualitasnya tidak sesuai, sudah sewajarnya pihak terkait mengambil langkah tegas. Kami berharap jangan sampai anggaran yang dikeluarkan untuk peningkatan jalan tersebut sia-sia,” tegasnya.
Tips Singkat: Cara Warga Ikut Awasi Proyek Infrastruktur di Daerah
-
Dokumentasikan bila ada kerusakan proyek yang baru selesai.
-
Laporkan segera ke pemerintah setempat atau dinas terkait.
-
Ikut musyawarah atau forum warga agar aspirasi lebih terdengar.
Proyek jalan bukan hanya soal cor dan aspal, tapi juga soal kepercayaan warga pada penggunaan anggaran publik. Yuk, ikut awasi bersama demi kualitas infrastruktur yang benar-benar tahan lama. Jangan lupa bagikan artikel ini biar makin banyak yang peduli.
Simak terus informasi menarik lainnya hanya di Balikpapantv.id, 'Bukan Sekedar Berita Biasa!' (Alya)
Sumber : radarsampit.com, balikpapantv.id