Durasi Baca: 8 menit
Ikhtisar: Sudut dekat jendela bisa diubah menjadi reading nook yang nyaman dengan kursi yang tepat, pencahayaan terkontrol, penyimpanan praktis, dan sentuhan dekorasi yang membuat betah.
Balikpapan TV – Hai Ces! Punya sudut kosong di dekat jendela yang selama ini cuma jadi tempat menaruh barang? Jangan buru-buru dianggap sebagai area sisa. Dengan penataan sederhana, bagian rumah tersebut bisa berubah menjadi reading nook, atau sudut membaca yang nyaman untuk menikmati buku, minum kopi, hingga mengambil jeda dari rutinitas.
Keuntungan utama area dekat jendela adalah akses terhadap cahaya alami dan pemandangan luar. Namun, bukan berarti kursi tinggal diletakkan menghadap kaca lalu selesai. Posisi duduk, arah cahaya, sirkulasi, kenyamanan, sampai lampu malam tetap perlu dipikirkan supaya sudut baca benar-benar sering digunakan.
Kenapa Dekat Jendela Cocok untuk Reading Nook?
Jendela memberi keuntungan yang sulit digantikan lampu buatan: cahaya alami pada siang hari sekaligus hubungan visual dengan ruang luar.
Penelitian mengenai pemanfaatan cahaya alami pada meja baca menunjukkan bahwa pencahayaan dan tata letak bukaan berpengaruh terhadap kenyamanan visual ruang baca.
Tetapi cahaya alami tetap perlu dikendalikan. Cahaya yang terlalu kuat atau menimbulkan pantulan pada halaman buku justru dapat mengganggu kenyamanan mata. Kajian mengenai visual comfort juga menjelaskan bahwa terlalu sedikit maupun terlalu banyak cahaya dapat menimbulkan ketidaknyamanan visual, terutama ketika terjadi kontras tajam atau glare.
Jadi, tujuan reading nook bukan sekadar mencari tempat yang paling terang. Yang dicari adalah cahaya yang cukup, tidak menyilaukan, dan nyaman digunakan dalam waktu lama.
Mulai dari Kursi, Bukan Dekorasi
Kesalahan yang cukup mudah terjadi ketika membuat reading nook adalah terlalu fokus pada tampilan. Kursi lucu, karpet cantik, bantal dekoratif, lalu baru memikirkan apakah tempat duduknya nyaman.
Padahal, kursi merupakan pusat dari sudut membaca.
Untuk ruang yang cukup luas, armchair dengan sandaran punggung dapat menjadi pilihan praktis. Kalau area sangat terbatas, bangku built-in di bawah jendela bisa dimanfaatkan sekaligus sebagai tempat penyimpanan.
Desainer interior Joyce Downing Pickens menyarankan bangku sekitar 19 inci dari lantai dengan bantalan sekitar 3–4 inci untuk menciptakan posisi duduk yang lebih rileks.
Namun, ukuran tersebut bukan aturan mutlak untuk semua rumah. Tinggi tubuh pengguna, bentuk kursi, ketebalan bantalan, dan cara duduk tetap perlu dipertimbangkan.
Yang lebih penting, sebelum membeli furnitur, coba duduk terlebih dahulu. Buka buku, sandarkan punggung, lalu rasakan apakah posisi tersebut masih nyaman setelah beberapa menit.
Atur Posisi Duduk agar Cahaya Tidak Menyilaukan
Setelah kursi dipilih, perhatikan arah datangnya cahaya.
Jika sinar matahari langsung masuk ke halaman buku atau mengenai mata, gunakan tirai tipis, blind, atau sheer curtain untuk menyaring intensitas cahaya. Dengan begitu, jendela tetap memberikan pencahayaan alami tanpa membuat area membaca terasa terlalu silau.
Posisi kursi juga tidak harus selalu tepat menghadap jendela. Sedikit memiringkannya dapat membuat sudut terasa lebih dinamis sekaligus membantu menghindari pantulan cahaya.
Untuk rumah di kawasan dengan cuaca panas seperti Balikpapan, pengendalian cahaya juga dapat membantu membuat sudut dekat jendela terasa lebih nyaman pada waktu tertentu. Tirai yang dapat dibuka-tutup memberikan fleksibilitas tanpa harus menghilangkan fungsi jendela sebagai sumber cahaya dan pandangan.
Jangan Lupakan Lampu untuk Membaca Malam Hari
Reading nook yang hanya nyaman pada siang hari belum benar-benar selesai.
Ketika sore berubah menjadi malam, cahaya dari jendela berkurang sehingga diperlukan lampu baca tersendiri. Sumber cahaya sebaiknya diarahkan ke halaman buku, bukan langsung ke mata.
Optometrist dan profesor College of Optometry James E. Bailey menjelaskan pentingnya mengarahkan area membaca agar memanfaatkan cahaya alami dan menghindari cahaya langsung dari jendela. Ia juga menyarankan pencahayaan terarah untuk area membaca karena dapat membantu mengurangi glare.
Untuk rumah modern, lampu lantai dengan kepala yang bisa diarahkan, wall lamp adjustable, atau lampu meja dengan kap yang menyembunyikan sumber cahaya bisa menjadi pilihan.
Gunakan pula pencahayaan sekitar yang cukup. Jangan membuat halaman buku sangat terang sementara seluruh ruangan gelap. Perbedaan kontras yang terlalu tajam dapat membuat mata harus terus beradaptasi.
Tambahkan Meja Kecil agar Semuanya dalam Jangkauan
Reading nook akan terasa lebih praktis jika ada permukaan kecil di dekat kursi.
Meja samping tidak perlu besar. Ukuran yang cukup untuk menaruh segelas air, kopi, lampu kecil, ponsel, atau buku yang sedang dibaca sudah memadai.
Jika ruang terbatas, gunakan meja bundar kecil atau floating shelf yang dipasang di dinding. Pilihan tersebut membuat area lantai tetap lapang sehingga reading nook tidak terasa sesak.
Kuncinya adalah menjaga barang yang paling sering digunakan tetap berada dalam jangkauan tangan. Dengan begitu, pengguna tidak harus sering bangun hanya untuk mengambil sesuatu.
Buku Sebaiknya Dekat, tetapi Jangan Membuat Area Penuh
Rak buku bisa menjadi bagian menarik dari reading nook, tetapi jangan merasa harus memenuhi seluruh dinding dengan buku.
Untuk ruang kecil, satu rak vertikal di samping kursi sudah cukup. Alternatif lain adalah rak ambalan, kabinet rendah di bawah jendela, atau laci penyimpanan di bawah bangku.
Penataan vertikal juga membantu memanfaatkan dinding tanpa mengambil banyak area lantai.
Kalau koleksi buku cukup banyak, pilih hanya sebagian yang paling sering dibaca untuk ditempatkan di sekitar reading nook. Sisanya dapat disimpan di tempat lain.
Dengan cara ini, sudut membaca tetap terasa ringan dan tidak berubah menjadi ruang penyimpanan yang kebetulan memiliki kursi.
Baca Juga: Halaman Belakang Terasa Magis? Coba 5 Dekorasi Fairy Garden Ini
Bikin Lebih Nyaman dengan Tekstil
Setelah kebutuhan utama selesai, barulah masuk ke bagian dekorasi.
Karpet kecil dapat membantu membedakan reading nook dari area ruangan lainnya. Tambahkan cushion dengan ukuran berbeda untuk menopang punggung atau tangan. Selimut tipis juga dapat diletakkan di sisi kursi agar mudah diambil saat diperlukan.
Untuk tampilan yang natural, gunakan kombinasi linen, katun, kayu, rotan, atau warna-warna netral seperti cream, beige, warm greige, dan cokelat muda.
Jangan terlalu banyak motif. Reading nook idealnya terasa tenang, sehingga dekorasi tidak perlu bersaing dengan aktivitas utama, yaitu membaca.
Tanaman Bisa Menambah Suasana Segar
Satu tanaman di dekat reading nook dapat memberikan sentuhan alami tanpa membuat sudut terlihat penuh.
Pilih tanaman berdasarkan kondisi cahaya di dekat jendela. Jangan hanya memilih tanaman karena bentuknya bagus. Perhatikan apakah lokasi tersebut mendapatkan cahaya langsung, cahaya terang tidak langsung, atau justru relatif teduh.
Pot berukuran kecil di atas meja samping juga dapat digunakan. Kalau area cukup luas, satu tanaman lantai bisa menjadi elemen visual yang mengisi sudut kosong.
Namun, sisakan ruang untuk membuka tirai dan membersihkan kaca. Tanaman seharusnya membantu suasana, bukan menghalangi fungsi jendela.
Buat Reading Nook Terasa Sedikit “Tersembunyi”
Ada alasan mengapa reading nook sering terasa lebih menarik ketika ditempatkan di sudut.
Desainer interior Alison Giese menjelaskan bahwa reading nook terasa natural ketika menciptakan kesan seperti berada di tempat yang sedikit “tucked in” atau terselip dan terlindungi.
Efek tersebut tidak harus dibuat melalui renovasi besar.
Rak buku di satu sisi kursi, tirai ringan, tanaman, atau posisi furnitur yang membatasi area secara visual sudah dapat menciptakan kesan lebih privat.
Prinsipnya sederhana: reading nook sebaiknya terasa sebagai ruang kecil yang sengaja dibuat untuk berhenti sejenak, bukan sekadar kursi yang kebetulan diletakkan dekat jendela.
Kalau Rumah Kecil, Manfaatkan Furnitur Multifungsi
Tidak punya ruang khusus untuk membaca? Tidak masalah.
Bangku dekat jendela dapat dibuat dengan laci penyimpanan di bawahnya. Kursi berlengan bisa ditempatkan di sudut ruang keluarga dan dipasangkan dengan meja kecil. Bahkan sudut kamar tidur yang sebelumnya kosong dapat dijadikan area baca dengan satu kursi dan lampu lantai.
Furnitur multifungsi membuat satu area memiliki lebih dari satu kegunaan tanpa membutuhkan ruangan baru.
Konsep ini juga cocok untuk rumah dengan lahan terbatas karena reading nook tidak harus berdiri sebagai ruang terpisah.
Baca Juga: Bikin Kamar Naik Kelas! 5 Inspirasi Dekorasi LED Neon dengan Simbol Bulan, Hati, dan Planet
Estimasi Kebutuhan Reading Nook Sederhana
Biaya tentu bergantung pada jenis furnitur dan material yang dipilih. Untuk gambaran awal, kebutuhan bisa disusun seperti berikut:
| Kebutuhan | Jumlah | Estimasi Harga | Total |
|---|---|---|---|
| Kursi baca/armchair | 1 | Rp700.000–Rp2.000.000 | Rp700.000–Rp2.000.000 |
| Lampu baca | 1 | Rp200.000–Rp700.000 | Rp200.000–Rp700.000 |
| Meja samping | 1 | Rp200.000–Rp600.000 | Rp200.000–Rp600.000 |
| Karpet kecil | 1 | Rp250.000–Rp700.000 | Rp250.000–Rp700.000 |
| Cushion | 2 | Rp75.000–Rp200.000 | Rp150.000–Rp400.000 |
| Tanaman dan pot | 1 | Rp100.000–Rp300.000 | Rp100.000–Rp300.000 |
Perkiraan total: sekitar Rp1,6 juta–Rp4,7 juta, tergantung material, merek, ukuran, dan apakah beberapa barang sudah tersedia di rumah.
Angka tersebut merupakan estimasi perencanaan, bukan harga pasar tetap.
Kesalahan yang Sebaiknya Dihindari
1. Memilih kursi hanya karena tampilannya bagus
Kursi yang cantik belum tentu nyaman untuk membaca lama. Prioritaskan sandaran, posisi duduk, dan ukuran yang sesuai dengan tubuh.
2. Membiarkan cahaya matahari langsung mengenai buku
Cahaya berlebihan dapat menimbulkan glare. Gunakan tirai atau ubah sedikit posisi kursi jika diperlukan.
3. Tidak menyediakan lampu malam
Reading nook yang hanya mengandalkan cahaya jendela akan kehilangan fungsi ketika hari mulai gelap.
4. Memenuhi sudut dengan terlalu banyak dekorasi
Terlalu banyak barang membuat area sulit dibersihkan dan mengurangi kesan tenang.
5. Melupakan sirkulasi
Jangan sampai kursi, meja, atau tanaman menghalangi jalur orang berjalan atau akses membuka jendela.
6. Tidak memperhatikan panas dari jendela
Area yang menerima sinar matahari langsung bisa terasa lebih panas. Tirai, ventilasi, dan pemilihan waktu penggunaan perlu dipertimbangkan.
Baca Juga: Kamar Ala Harry Potter: 8 Ide Home Decor Magis yang Bikin Kamar Terasa Seperti Hogwarts
Poin Penting
-
Pilih lokasi dekat jendela yang mendapatkan cahaya alami tetapi tidak menyilaukan.
-
Utamakan kursi yang nyaman sebelum memikirkan dekorasi.
-
Gunakan tirai atau blind untuk mengontrol cahaya matahari langsung.
-
Tambahkan lampu baca yang menerangi halaman tanpa menyilaukan mata.
-
Letakkan meja kecil agar barang penting mudah dijangkau.
-
Gunakan rak vertikal atau penyimpanan bawah bangku untuk menghemat ruang.
-
Tambahkan tekstil dan tanaman secukupnya agar suasana terasa hangat.
-
Pastikan reading nook tidak mengganggu sirkulasi dan fungsi jendela.
Insight Redaksi
Reading nook tidak harus mewah untuk terasa istimewa. Di rumah dengan ruang terbatas, justru penataan sederhana yang menentukan apakah sudut tersebut benar-benar dipakai atau hanya bagus difoto. Kuncinya: cahaya, duduk nyaman, barang dekat, dan suasana tenang. Jadi, jangan sampai sudut kosong cuma jadi tempat numpuk barang, nah.
Kalau sudah menemukan sudut jendela yang pas, tidak perlu langsung renovasi besar. Pindahkan satu kursi yang nyaman, tambahkan lampu baca, rapikan barang di sekitarnya, lalu lihat bagaimana ruang tersebut terasa. Kadang rumah ikam cuma butuh satu sudut kecil yang ditata dengan niat.
Bagikan artikel ini ke keluarga atau teman yang punya sudut kosong dekat jendela dan ingin mengubahnya menjadi tempat baca yang nyaman.
FAQ
1. Apa itu reading nook?
Reading nook adalah area kecil yang sengaja ditata sebagai tempat membaca dan bersantai, biasanya dilengkapi tempat duduk nyaman, pencahayaan, dan penyimpanan buku.
2. Apakah reading nook harus berada di dekat jendela?
Tidak. Namun, dekat jendela memberikan akses cahaya alami dan pemandangan luar yang dapat mendukung kenyamanan ruang baca.
3. Kursi seperti apa yang cocok untuk reading nook?
Armchair, window seat, chaise longue, atau bangku dengan bantalan dapat digunakan selama memberikan posisi duduk dan sandaran yang nyaman.
4. Apakah reading nook membutuhkan lampu khusus?
Sebaiknya tersedia lampu baca untuk digunakan ketika cahaya alami berkurang, terutama pada sore dan malam hari.
5. Bagaimana membuat reading nook di rumah kecil?
Gunakan satu kursi, meja samping kecil, lampu baca, dan rak vertikal atau penyimpanan multifungsi agar area tetap lapang.
Editor : Arya Kusuma