Benda Dekorasi Berjumlah Ganjil Lebih Sering Dipilih Desainer Interior, Ternyata Ada Alasannya

Nasya Syafira • Dipublikasikan Rabu, 22 Juli 2026 | 21:25 WIB
Tiga vas dekoratif dengan tinggi berbeda ditata di atas meja untuk menciptakan komposisi visual yang seimbang. (BTV/AI)
Tiga vas dekoratif dengan tinggi berbeda ditata di atas meja untuk menciptakan komposisi visual yang seimbang. (BTV/AI)

Durasi: 7 Menit

Topik: Mengungkap alasan penggunaan dekorasi berjumlah ganjil dalam penataan interior modern.

Ikhtisar: Artikel ini membahas alasan psikologis, estetika, dan prinsip desain yang membuat kelompok dekorasi berjumlah ganjil lebih sering dipilih untuk menciptakan ruangan yang terasa hidup dan seimbang.

 

Balikpapan TV - Hai Ces! Banyak desainer interior sengaja menata vas, lilin, tanaman hias, atau pajangan dalam jumlah ganjil karena dinilai menciptakan komposisi visual yang lebih dinamis dibanding susunan genap. Prinsip ini telah lama digunakan dalam dunia desain interior, fotografi, hingga seni rupa untuk mengarahkan perhatian mata secara alami.

Pernah melihat meja ruang tamu berisi tiga vas atau lima lilin? Rupanya itu bukan kebetulan. Ada ilmu desain yang bekerja di baliknya. Menarik, Ces!

Mengapa Angka Ganjil Lebih Nyaman Dilihat Mata?

Jumlah dekorasi ternyata memengaruhi cara otak memproses sebuah ruangan. Psikologi visual menunjukkan bahwa kelompok benda berjumlah ganjil cenderung menghasilkan komposisi yang terasa lebih alami karena mata tidak langsung membagi perhatian menjadi dua sisi yang sama.

Prinsip ini dikenal luas dalam desain sebagai Rule of Odds. Aturan tersebut menyebutkan bahwa kelompok berisi tiga, lima, atau tujuh objek biasanya menciptakan fokus visual yang lebih kuat dibanding dua atau empat benda.

Menurut Emily Henderson, desainer interior dan penulis buku Styled, susunan ganjil membuat mata terus bergerak mengamati setiap objek sehingga tampilan ruangan terasa lebih hidup daripada komposisi yang terlalu simetris.

Desainer sering memanfaatkan prinsip ini pada meja kopi, rak dinding, kabinet televisi, hingga meja makan karena hasil akhirnya terlihat lebih santai tanpa kehilangan keseimbangan.

Baca Juga: Inspirasi Home Decor 2026, Rumah Minimalis Nyaman dengan Furnitur Pintar dan Ruang Serbaguna

Bagaimana Cara Menerapkan Rule of Odds di Rumah?

Aturan ini bukan berarti semua dekorasi harus berjumlah ganjil. Prinsip tersebut lebih tepat digunakan pada kelompok benda yang ingin dijadikan titik perhatian.

1. Tiga vas dengan tinggi berbeda

Susunan tiga vas menjadi contoh paling populer. Gunakan satu vas tinggi, satu sedang, dan satu pendek agar tercipta variasi ketinggian yang membuat komposisi tampak alami.

Perbedaan ukuran membantu mata berpindah secara bertahap dari satu objek ke objek lainnya sehingga dekorasi terasa memiliki ritme.

2. Lima bingkai foto di dinding

Alih-alih memasang empat bingkai membentuk kotak, banyak desainer memilih lima bingkai dengan susunan tidak sepenuhnya simetris.

Teknik ini membuat dinding terlihat lebih dinamis tanpa kehilangan kesan rapi.

3. Tiga lilin dekoratif

Lilin dengan tinggi berbeda sering dijadikan dekorasi meja makan atau meja konsol.

Perbedaan proporsi menciptakan kedalaman visual yang sulit diperoleh jika semua lilin memiliki ukuran identik.

4. Tiga tanaman berkarakter berbeda

Menggabungkan tanaman berdaun lebar, sedang, dan menjuntai dapat menghasilkan tampilan yang lebih menarik.

Tekstur yang berbeda memberi kontras tanpa membuat ruangan terasa penuh.

5. Tiga benda dengan material berbeda

Keramik, kaca, dan kayu dapat disusun menjadi satu kelompok dekorasi.

Walaupun bentuknya sederhana, variasi material membuat komposisi tampak kaya tanpa harus menambah banyak aksesori.

6. Tiga warna dalam satu kelompok dekorasi

Desainer juga sering membatasi palet warna.

Sebagai contoh, kombinasi putih, kayu natural, dan hijau tanaman sudah cukup menghasilkan titik fokus yang elegan tanpa mengganggu keseluruhan interior.

Rak ruang tamu menampilkan kelompok dekorasi berjumlah ganjil dengan perpaduan material kayu, keramik, dan tanaman. (BTV/AI)
Rak ruang tamu menampilkan kelompok dekorasi berjumlah ganjil dengan perpaduan material kayu, keramik, dan tanaman. (BTV/AI)

Kapan Jumlah Genap Justru Menjadi Pilihan Terbaik?

Rule of Odds bukan aturan mutlak. Pada beberapa kondisi, jumlah genap justru memberikan hasil yang lebih sesuai. Area yang membutuhkan kesan formal, seperti ruang makan bergaya klasik atau lobi hotel, sering menggunakan pasangan lampu meja, dua kursi identik, atau dua pot tanaman besar.

Komposisi simetris memberikan rasa stabil, tenang, dan resmi.Karena itu, desainer interior biasanya mengombinasikan kedua pendekatan tersebut. Furnitur utama dibuat simetris, sedangkan dekorasi kecil disusun menggunakan jumlah ganjil agar ruangan tetap memiliki karakter.

Menurut Francis D.K. Ching, arsitek dan penulis Architecture: Form, Space, and Order, keseimbangan visual tidak selalu diperoleh melalui kesamaan mutlak. Variasi yang terukur justru membantu membentuk ruang yang lebih menarik tanpa kehilangan harmoni.

Apakah Terlalu Banyak Dekorasi Ganjil Selalu Terlihat Indah?

Tidak selalu. Kesalahan yang cukup sering terjadi adalah menambahkan terlalu banyak kelompok dekorasi sehingga setiap sudut ruangan memiliki tiga atau lima benda sekaligus.

Akibatnya, perhatian mata kehilangan titik fokus. Alih-alih terasa nyaman, ruangan justru tampak ramai dan melelahkan secara visual.

Desainer biasanya membatasi satu hingga tiga area utama sebagai pusat perhatian. Setelah itu, bagian lain dibiarkan lebih sederhana agar tercipta ruang bernapas.

Seorang penghuni apartemen di Balikpapan, Dian Prasetyo (31), mengaku baru merasakan perubahan setelah mengurangi jumlah pajangan di rak televisinya.

"Saya mengganti enam pajangan kecil menjadi tiga benda dengan ukuran berbeda. Ruangan langsung terasa lebih rapi meski tidak membeli dekorasi baru," ujarnya.

Pendekatan tersebut menunjukkan bahwa mempercantik rumah tidak selalu membutuhkan anggaran besar. Kadang, perubahan komposisi justru memberi dampak yang jauh lebih terasa dibanding menambah aksesori baru.

Baca Juga: Sering Langsung Menyalakan Kipas Setelah Mengepel? Kebiasaan Ini Bisa Membuat Lantai Cepat Kusam, Ini Penjelasannya

Mengapa Prinsip Ini Banyak Digunakan pada Interior Modern?

Popularitas dekorasi berjumlah ganjil bukan sekadar mengikuti tren media sosial. Prinsip ini telah lama digunakan dalam seni lukis, fotografi, desain produk, hingga interior karena mampu menciptakan keseimbangan visual yang terasa alami.

Saat tiga benda ditempatkan dalam satu kelompok, mata cenderung bergerak membentuk pola segitiga. Pola tersebut membuat perhatian berpindah secara lembut tanpa berhenti hanya pada satu objek.

Berbeda dengan dua benda identik yang langsung menciptakan garis lurus dan simetri, tiga objek menghadirkan variasi yang membuat ruang terlihat hidup. Efek inilah yang sering dimanfaatkan desainer ketika ingin menciptakan suasana santai namun tetap elegan.

Dalam interior bergaya Scandinavian, Japandi, hingga Contemporary, prinsip ini hampir selalu hadir, meski sering tidak disadari penghuni rumah.

Meja kopi bergaya minimalis menggunakan tiga aksesori dekoratif sebagai titik fokus ruangan. (BTV/AI)
Meja kopi bergaya minimalis menggunakan tiga aksesori dekoratif sebagai titik fokus ruangan. (BTV/AI)

Apa Kesalahan yang Sering Terjadi Saat Menerapkan Rule of Odds?

Banyak orang memahami bahwa angka ganjil terlihat menarik, tetapi lupa bahwa ukuran, warna, dan jarak antarobjek juga memiliki peran yang sama pentingnya.

Kesalahan pertama adalah memilih benda dengan ukuran persis sama. Tiga vas yang identik justru membuat komposisi kehilangan karakter karena mata tidak menemukan titik dominan. Kesalahan berikutnya adalah menggunakan warna yang seluruhnya berbeda.

Terlalu banyak warna kuat dalam satu kelompok dekorasi membuat perhatian mata terpecah. Desainer biasanya membatasi satu warna dominan, satu warna pendukung, dan satu aksen agar tampilannya tetap harmonis.

Jarak antarobjek juga sering diabaikan. Apabila terlalu rapat, dekorasi tampak seperti satu benda besar. Sebaliknya, bila terlalu berjauhan, hubungan visual antarobjek menjadi hilang sehingga Rule of Odds tidak lagi bekerja secara efektif.

Emily Henderson menyarankan agar setiap kelompok dekorasi memiliki satu objek utama sebagai titik perhatian, kemudian didukung benda berukuran sedang dan kecil untuk membangun keseimbangan.

Tips Menggunakan Dekorasi Berjumlah Ganjil Tanpa Membeli Barang Baru

Tidak semua perubahan membutuhkan anggaran tambahan. Banyak dekorasi yang sudah ada di rumah dapat ditata ulang menggunakan prinsip sederhana ini.

1. Kelompokkan tiga benda dengan tinggi berbeda pada meja tamu agar terbentuk variasi visual.

2. Padukan material berbeda, misalnya keramik, kaca, dan kayu, supaya tekstur ruangan terasa lebih kaya.

3. Sisakan ruang kosong di sekitar dekorasi. Area kosong membantu setiap objek lebih mudah menjadi pusat perhatian.

4. Gunakan tanaman hidup sebagai salah satu elemen dalam kelompok dekorasi untuk memberikan kesan segar sekaligus melembutkan tampilan furnitur.

5. Lakukan evaluasi dari jarak sekitar dua hingga tiga meter. Cara ini membantu melihat apakah komposisi sudah seimbang atau masih terasa berat di salah satu sisi.

Pendekatan sederhana tersebut sering menghasilkan perubahan yang cukup besar tanpa perlu mengganti furnitur maupun melakukan renovasi.

Poin Penting:

Baca Juga: Bayangan Matahari Bisa Jadi Dekorasi Rumah Tanpa Menambah Furnitur

Insight Redaksi: Banyak penghuni rumah menganggap dekorasi selalu berkaitan dengan membeli barang baru. Padahal, yang sering membuat ruangan terasa berbeda justru cara menyusunnya. Rule of Odds menunjukkan bahwa perubahan kecil mampu menghasilkan dampak visual yang besar tanpa menguras anggaran. Kada harus mengikuti semua tren interior. Memahami prinsip dasarnya justru membuat setiap sudut rumah terasa lebih nyaman dan memiliki karakter sendiri, Ces.

Bagikan artikel ini ke bubuhan ikam agar semakin banyak yang mengetahui bahwa tiga benda kecil di atas meja ternyata memiliki dasar desain yang dipakai para profesional.

Masih banyak trik home decor yang terlihat sederhana, tetapi menyimpan ilmu desain yang jarang dibahas. Ikuti terus informasi inspiratif hanya di Balikpapan TV, teman update setia, bukan sekadar info biasa!

FAQ

1. Mengapa desainer interior sering memilih dekorasi berjumlah ganjil?
Karena jumlah ganjil menciptakan komposisi visual yang lebih dinamis dan alami sehingga mata lebih nyaman mengamatinya.

2. Apa yang dimaksud Rule of Odds?
Rule of Odds adalah prinsip desain yang menyarankan penggunaan tiga, lima, atau tujuh objek dalam satu kelompok dekorasi.

3. Apakah semua dekorasi harus berjumlah ganjil?
Tidak. Jumlah genap tetap sesuai untuk ruang yang mengutamakan simetri dan kesan formal.

4. Apa kesalahan paling umum saat menerapkan Rule of Odds?
Menggunakan benda berukuran sama, warna terlalu banyak, atau jarak antarobjek yang tidak proporsional.

5. Apakah Rule of Odds memerlukan biaya tambahan?
Tidak. Prinsip ini dapat diterapkan hanya dengan menata ulang dekorasi yang sudah dimiliki.

my ride-or-die for updates
my ride-or-die for updates
Editor : Arya Kusuma
Rule of Odds balikpapan Emily Henderson