Bikin Sudut Rumah Lebih Cantik! 6 Inspirasi Lampion Kertas DIY dengan Cahaya Hangat

Wenny Anastasya • Dipublikasikan Kamis, 17 September 2026 | 15:15 WIB
Lampion kertas sederhana dengan cahaya LED hangat menghiasi sudut rumah, menciptakan suasana nyaman dan menarik (BTV/AI)
Lampion kertas sederhana dengan cahaya LED hangat menghiasi sudut rumah, menciptakan suasana nyaman dan menarik (BTV/AI)

Durasi Baca: 8 menit

Ikhtisar: Trik membuat lampion kertas sederhana menggunakan bahan terjangkau, teknik lipatan, dan lampu LED agar dekorasi rumah lebih hangat.

 

Balikpapan TV - Hai Ces! Lampion kertas dapat dibuat sendiri menggunakan bahan sederhana untuk menghadirkan dekorasi bercahaya di kamar, ruang keluarga, teras, atau sudut rumah.

Kerajinan ini menarik karena bentuk, warna, ukuran, dan pola dapat disesuaikan dengan karakter ruangan. Namun, penggunaan kertas sebagai penutup lampu membutuhkan perhatian khusus agar dekorasi tetap rapi dan aman.

Apa saja bahan yang perlu disiapkan?

Untuk membuat lampion sederhana, pilih kertas yang cukup kuat tetapi masih mudah dilipat dan dipotong. Kertas origami, kertas kado tipis, atau kertas dekorasi dapat digunakan sesuai desain. Bahan dasarnya tidak harus mahal. Yang lebih penting adalah ukuran lembaran konsisten sehingga bentuk lampion tidak miring ketika dirangkai.

Kebutuhan Jumlah Estimasi Harga Total
Kertas origami/dekorasi 4–8 lembar Rp1.000–Rp3.000 Rp4.000–Rp24.000
Lem kertas 1 buah Rp3.000–Rp8.000 Rp3.000–Rp8.000
Gunting 1 buah Rp5.000–Rp15.000 Rp5.000–Rp15.000
Benang/tali 1 meter Rp2.000–Rp5.000 Rp2.000–Rp5.000
Lampu LED baterai 1 buah Rp5.000–Rp20.000 Rp5.000–Rp20.000
Estimasi total     Rp19.000–Rp72.000

Harga merupakan kisaran kebutuhan DIY dan dapat berbeda berdasarkan jenis bahan, merek, serta tempat pembelian. Martha Stewart juga menunjukkan bahwa kertas merupakan material yang fleksibel untuk berbagai kerajinan karena dapat dipotong, dilubangi, dilipat, diwarnai, dan dibentuk menjadi desain tiga dimensi.

Bagaimana cara membuat lampion kertas sederhana?

Model paling mudah menggunakan teknik lipatan dan potongan simetris.

1. Siapkan kertas

Gunakan beberapa lembar dengan ukuran sama. Untuk pemula, ukuran sekitar 20 × 20 cm cukup mudah ditangani. Pilih warna yang sesuai dengan ruangan. Putih menghasilkan cahaya lembut, sedangkan merah, kuning, hijau, atau biru dapat menciptakan karakter dekorasi yang berbeda.

2. Buat pola lipatan

Lipat kertas menjadi dua bagian secara memanjang. Tekan garis lipatan menggunakan jari agar terbentuk rapi. Buka kembali kertas sebelum membuat beberapa garis lipatan tambahan sebagai panduan.

3. Buat potongan memanjang

Gunakan gunting untuk membuat beberapa potongan sejajar dari sisi yang sudah ditentukan. Jangan memotong sampai ujung agar bagian tepi tetap menyatu. Jarak antarpotongan sebaiknya relatif sama. Potongan terlalu rapat dapat membuat kertas mudah robek, sedangkan potongan terlalu lebar membuat efek cahaya kurang menarik.

4. Bentuk menjadi tabung

Buka kertas lalu lengkungkan kedua sisi hingga bertemu. Rekatkan bagian tepinya menggunakan lem atau selotip dua sisi. Tekan sambungan beberapa saat sampai melekat.

5. Tambahkan bagian atas dan bawah

Gunakan potongan kertas tambahan sebagai pegangan atau bingkai. Lubangi bagian atas jika lampion ingin digantung. Pastikan tali terpasang pada bagian yang kuat agar lampion tidak mudah jatuh.

6. Masukkan sumber cahaya

Gunakan lampu LED berbaterai, bukan lilin terbuka. Lampion kertas dari Martha Stewart juga dapat dipadukan dengan sumber cahaya untuk menghasilkan efek dekoratif, sementara desain lampion vellum mereka menggunakan votive yang dioperasikan baterai.

Lampion kertas sederhana menghadirkan cahaya hangat dengan pola lipatan menarik untuk mempercantik sudut rumah. (BTV/AI)
Lampion kertas sederhana menghadirkan cahaya hangat dengan pola lipatan menarik untuk mempercantik sudut rumah. (BTV/AI)

Bagaimana membuat lampion terlihat lebih menarik?

Bentuk dasar dapat dikembangkan menjadi berbagai gaya tanpa mengubah konstruksi utama.

Buat lubang kecil berbentuk lingkaran, segitiga, atau bintang pada permukaan kertas. Ketika LED dinyalakan, cahaya akan keluar melalui pola tersebut. Gunakan pensil untuk menggambar pola terlebih dahulu agar jaraknya konsisten.

Potong kertas tambahan menjadi bentuk kelopak lalu tempelkan pada bagian luar lampion. Untuk hasil lebih ringan, gunakan beberapa lapisan kecil daripada satu ornamen besar.

Gunakan dua atau tiga warna yang memiliki hubungan tonal. Warna terang dapat ditempatkan di bagian tengah, sementara warna lebih gelap digunakan pada bagian luar. Teknik ini membuat lampion terlihat lebih berdimensi ketika terkena cahaya.

Jika ruangan sudah memiliki banyak dekorasi, gunakan kertas putih, krem, atau warna netral dengan pola sederhana. Hasilnya lebih mudah dipadukan dengan kamar tidur, ruang kerja, atau ruang keluarga.

Baca Juga: Organizer Meja 15 Cm, Cara Susun Alat Berdasarkan Ukuran Biar Cepat Dicari

Bagaimana menghindari lampion mudah rusak?

Masalah paling umum pada lampion kertas adalah sambungan terbuka, kertas robek, dan bentuk yang tidak simetris. Ada beberapa cara sederhana untuk menguranginya:

  1. Gunakan lem secukupnya. Terlalu banyak lem dapat membuat kertas lembek dan berubah bentuk.
  2. Jangan menarik kertas terlalu kuat. Bagian potongan merupakan area yang lebih rentan robek.
  3. Perkuat titik gantung. Jika lampion digantung, tempelkan lapisan kertas tambahan di bagian yang menjadi tempat tali.
  4. Jauhkan dari kelembapan. Kertas dapat melengkung atau melemah ketika terkena air.
Lampion kertas sederhana dengan lipatan rapi dan cahaya LED menghadirkan suasana hangat untuk dekorasi rumah (BTV/AI)
Lampion kertas sederhana dengan lipatan rapi dan cahaya LED menghadirkan suasana hangat untuk dekorasi rumah (BTV/AI)

Kenapa lampu LED lebih aman untuk lampion kertas?

Ini bagian yang jangan dilewatkan. Kertas merupakan material yang mudah terbakar sehingga sumber panas terbuka tidak cocok digunakan sebagai pilihan utama di dalam lampion. National Fire Protection Association (NFPA) menyarankan penggunaan lilin tanpa api dan menekankan agar dekorasi dijauhkan dari sumber panas serta api terbuka. NFPA juga mencatat bahwa lebih dari 800 kebakaran rumah yang dilaporkan setiap tahun melibatkan dekorasi sebagai benda pertama yang terbakar, berdasarkan data yang dicantumkan dalam lembar keselamatan mereka.

Untuk lampion DIY berbahan kertas, pilihan praktisnya adalah LED berbaterai dengan panas rendah. Jangan menempatkan lampu pijar panas di ruang tertutup yang sangat dekat dengan kertas. Jika menggunakan produk pencahayaan tertentu, ikuti batas penggunaan dari produsennya.

Baca Juga: Suka Bikin Aksesori? 7 Hobi Ini Bisa Dikembangkan Jadi Usaha Keciln

Apakah lampion bisa dibuat dari bahan bekas?

Bisa. Kertas bekas yang masih bersih dapat digunakan untuk bagian dekoratif, sedangkan kardus tipis dapat dimanfaatkan sebagai penguat pada bagian tertentu. Namun, bahan bekas perlu diperiksa terlebih dahulu. Hindari kertas yang terlalu rapuh, berminyak, basah, atau memiliki lapisan yang mudah terkelupas.

Pemanfaatan kertas sebagai bahan dekorasi juga dapat dikembangkan menjadi kerajinan bernilai jual. Kompas mencatat bahwa limbah kertas dapat dimanfaatkan untuk membuat kap lampu melalui pola potongan dan tempelan pada permukaan lampu.

Lampion kertas sederhana dengan cahaya LED hangat menghiasi sudut rumah, menghadirkan suasana nyaman dan kreatif. (BTV/AI)
Lampion kertas sederhana dengan cahaya LED hangat menghiasi sudut rumah, menghadirkan suasana nyaman dan kreatif. (BTV/AI)

Kesalahan apa yang sering terjadi saat membuat lampion?

  1. Potongan tidak sama panjang.
    Hasil akhirnya terlihat miring. Buat garis panduan sebelum menggunting.
  2. Kertas terlalu tipis.
    Kertas yang terlalu rapuh lebih mudah sobek pada bagian lipatan.
  3. Sambungan tidak diperkuat.
    Bagian yang direkatkan menjadi titik paling mudah terbuka ketika lampion dibentuk.
  4. Lampion terlalu dekat dengan sumber panas.
    Jangan menempatkan dekorasi kertas dekat kompor, lilin, lampu panas, atau sumber api.
  5. Terlalu banyak ornamen.
    Dekorasi tambahan yang berlebihan dapat membuat bentuk dasar kehilangan karakter.
  6. Tidak menguji konstruksi sebelum digantung.
    Coba angkat lampion menggunakan talinya terlebih dahulu untuk memastikan sambungan cukup kuat.

Baca Juga: Membuat Rak Piring Aluminium di Atas Kitchen Sink untuk Dapur Sederhana yang Hemat Ruang

Trik membuat lampion dalam ukuran berbeda

Ukuran dapat disesuaikan dengan tempat pemasangan, Untuk meja, gunakan lampion kecil sekitar 10–15 cm, Untuk sudut kamar, ukuran 15–25 cm dapat menjadi pilihan yang lebih terlihat, Untuk dekorasi acara, beberapa lampion dengan ukuran berbeda dapat disusun bertingkat atau berjajar. Jangan hanya memperbesar ukuran kertas tanpa memperkuat struktur. Lampion yang lebih besar membutuhkan sambungan dan titik gantung yang lebih kuat.

Poin Penting

Insight Redaksi

Lampion DIY bisa jadi proyek kecil yang hasilnya langsung terasa di ruangan. Kada perlu membeli dekorasi mahal kalau ikam bisa mengubah kertas sederhana menjadi cahaya yang punya karakter sendiri. Coba mulai dari satu lampion, lalu lihat pola dan warna mana yang paling cocok dengan sudut rumah.

Kalau sudah berhasil membuat satu, jangan buru-buru berhenti. Buat beberapa ukuran berbeda, susun berjajar, lalu padukan dengan dekorasi yang sudah ada. Bagikan artikel ini kepada kawalan yang suka DIY supaya ide sederhana ini bisa dicoba bersama. Balikpapan TV teman update setia, bukan sekadar info biasa!

FAQ

1. Kertas apa yang cocok untuk membuat lampion?

Kertas origami, kertas dekorasi, atau kertas dengan ketebalan sedang dapat digunakan selama mudah dilipat dan tidak terlalu rapuh.

2. Apakah lampion kertas boleh menggunakan lilin?

Sebaiknya jangan. Untuk lampion berbahan kertas, gunakan lampu LED berbaterai dan hindari api terbuka karena dapat meningkatkan risiko kebakaran.

3. Berapa ukuran lampion yang cocok untuk pemula?

Ukuran sekitar 15–25 cm relatif mudah dibuat dan cukup fleksibel untuk dekorasi meja maupun ruangan.

4. Apakah lampion bisa dibuat dari kertas bekas?

Bisa selama kertas masih bersih, kering, tidak rapuh, dan cukup kuat untuk dibentuk.

5. Bagaimana agar lampion tidak mudah robek?

Buat potongan dengan jarak yang cukup, jangan menarik kertas secara berlebihan, dan perkuat bagian sambungan menggunakan lapisan kertas tambahan.

6. Apakah lampion dapat digunakan di luar ruangan?

Bisa untuk penggunaan sementara jika terlindung dari hujan dan kelembapan. Untuk penggunaan luar ruangan, pastikan sumber listrik dan lampunya memang memiliki rating yang sesuai.

my ride-or-die for updates
my ride-or-die for updates

 

Editor : Arya Kusuma
Lampion DIY Kerajinan Kertas Dekorasi rumah diy