Tips Membawa Uang Tunai Saat Bepergian, Cara Sederhana yang Bisa Mengurangi Risiko Kehilangan

kholiefatul Jannah • Dipublikasikan Jumat, 24 Juli 2026 | 12:40 WIB
Membagi uang tunai di beberapa tempat membantu perjalanan lebih aman, nyaman, dan minim risiko kehilangan. (BTV/Ai)
Membagi uang tunai di beberapa tempat membantu perjalanan lebih aman, nyaman, dan minim risiko kehilangan. (BTV/Ai)

Durasi Baca: 6 Menit

Topik: Strategi sederhana menyimpan uang tunai agar perjalanan tetap aman dan nyaman

Ikhtisar: Membagi uang tunai ke beberapa lokasi penyimpanan membantu mengurangi risiko kehilangan seluruh dana saat bepergian sekaligus memudahkan pengelolaan pengeluaran harian.

 

Balikpapan TV - Hai Ces! Membawa seluruh uang tunai dalam satu dompet masih menjadi kebiasaan banyak orang saat bepergian. Padahal, cara sederhana seperti membagi uang ke beberapa tempat dapat mengurangi risiko kehilangan seluruh dana apabila dompet tertinggal, rusak, atau menjadi sasaran pencurian.

Perjalanan yang tenang sering dimulai dari kebiasaan kecil. Simak cara menyimpan uang dengan lebih cerdas supaya perjalanan tetap nyaman sampai tujuan, Ces!

Mengapa Uang Tunai Sebaiknya Tidak Disimpan di Satu Tempat?

Saat seluruh uang berada di dalam satu dompet, satu kesalahan kecil bisa berdampak besar. Dompet yang jatuh atau hilang berarti seluruh dana perjalanan ikut lenyap.

Banyak pakar keamanan perjalanan menyarankan konsep risk distribution atau penyebaran risiko. Prinsipnya sederhana, yaitu tidak menempatkan seluruh aset penting pada satu lokasi.

Cara ini juga diterapkan oleh banyak pelancong berpengalaman, terutama ketika mengunjungi daerah yang belum sepenuhnya mendukung pembayaran digital.

6 Tempat Aman Menyimpan Uang Tunai Saat Bepergian

Membagi uang bukan berarti menyembunyikannya secara berlebihan. Tujuannya agar tetap mudah diakses sekaligus aman ketika terjadi hal yang tidak diinginkan.

1. Dompet utama untuk kebutuhan harian

Simpan uang secukupnya untuk makan, transportasi, dan pengeluaran kecil selama satu hari.

Dengan begitu, dompet tidak berisi seluruh dana perjalanan.

Dompet utama cukup berisi kebutuhan harian agar dana perjalanan tetap lebih aman dan terkendali. (BTV/Ai)
Dompet utama cukup berisi kebutuhan harian agar dana perjalanan tetap lebih aman dan terkendali. (BTV/Ai)

2. Dompet cadangan kecil

Dompet tipis bisa disimpan di tas berbeda sebagai dana darurat.

Isi dengan pecahan sedang sehingga tetap berguna jika dompet utama hilang.

Dompet cadangan berisi dana darurat membantu menghadapi situasi tak terduga selama perjalanan. (BTV/Ai)
Dompet cadangan berisi dana darurat membantu menghadapi situasi tak terduga selama perjalanan. (BTV/Ai)

3. Kantong tersembunyi pada tas

Beberapa tas memiliki kompartemen rahasia yang cukup aman untuk menyimpan sebagian uang.

Lokasi ini tidak mudah terlihat saat tas dibuka.

Dompet cadangan menyimpan dana darurat agar perjalanan tetap aman saat menghadapi kondisi tak terduga. (BTV/Ai)
Dompet cadangan menyimpan dana darurat agar perjalanan tetap aman saat menghadapi kondisi tak terduga. (BTV/Ai)

 

4. Kantong dalam jaket

Jika menggunakan jaket, manfaatkan kantong bagian dalam yang memiliki resleting.

Lokasi ini cukup aman selama tetap tertutup rapat.

Kantong dalam jaket dengan resleting membantu menyimpan uang tunai lebih aman selama perjalanan. (BTV/Ai)
Kantong dalam jaket dengan resleting membantu menyimpan uang tunai lebih aman selama perjalanan. (BTV/Ai)

Berapa Banyak Uang yang Sebaiknya Dibagi?

Pembagian uang sebaiknya disesuaikan dengan kebutuhan perjalanan.

Sebagai contoh, sekitar 20–30 persen dapat berada di dompet utama untuk pengeluaran harian.

Sebagian lainnya dapat dibagi ke dompet cadangan, tas, atau tempat penyimpanan lain. Pola ini membuat kerugian menjadi jauh lebih kecil apabila salah satu lokasi penyimpanan bermasalah.

Baca Juga: Mengapa Stopkontak Terasa Longgar? Ini 6 Penyebab dan Cara Mengatasi Stopkontak Agar Awet Tidak Cepat Longgar

Kesalahan yang Masih Sering Terjadi

Masih banyak orang membawa seluruh uang dalam satu dompet bersama kartu identitas, kartu ATM, dan kartu kredit.

Ketika dompet hilang, proses pemulihan menjadi jauh lebih rumit karena seluruh dokumen penting ikut hilang.

Kesalahan lain adalah membuka dompet berisi uang dalam jumlah besar di tempat ramai. Kebiasaan ini dapat menarik perhatian orang yang berniat melakukan tindak kejahatan.

Tips Tambahan Agar Uang Tunai Tetap Aman

Selain membagi lokasi penyimpanan, beberapa kebiasaan sederhana juga membantu meningkatkan keamanan.

1. Gunakan pecahan kecil untuk transaksi sehari-hari.

2. Pisahkan uang transportasi dari uang belanja.

3. Hindari menghitung uang di keramaian.

4. Simpan nomor layanan pemblokiran kartu secara terpisah.

5. Tetap manfaatkan pembayaran digital jika tersedia untuk mengurangi jumlah uang tunai yang dibawa.

Ahli keamanan perjalanan umumnya menilai bahwa kombinasi pembayaran digital dan uang tunai cadangan menjadi pilihan paling praktis dalam berbagai kondisi perjalanan.

Baca Juga: Sering Langsung Menyalakan Kipas Setelah Mengepel? Kebiasaan Ini Bisa Membuat Lantai Cepat Kusam, Ini Penjelasannya

Poin Penting:

Insight Redaksi: Kebiasaan sederhana sering kali memberi perlindungan terbesar saat bepergian. Membagi uang ke beberapa tempat memang terlihat sepele, tetapi langkah ini dapat mengurangi kepanikan ketika terjadi kehilangan. Kada perlu cara rumit, cukup disiplin sejak sebelum berangkat. Kebiasaan kecil seperti ini layak diterapkan dalam perjalanan dekat maupun jauh. Bagikan jua informasi ini ke bubuhan ikam supaya makin banyak yang bepergian dengan persiapan matang, Ces!

Mau perjalanan terasa lebih tenang tanpa khawatir kehilangan seluruh uang? Ikuti terus berbagai tips praktis hanya di Balikpapan TV, teman update setia, bukan sekadar info biasa!

 

FAQ

1. Apakah semua uang harus dibagi ke beberapa tempat?
Ya, pembagian membantu mengurangi risiko kehilangan seluruh dana sekaligus.

2. Berapa uang yang sebaiknya ada di dompet utama?
Cukup untuk kebutuhan satu hari agar kerugian tetap terbatas jika dompet hilang.

3. Apakah koper aman untuk menyimpan uang?
Bisa digunakan untuk dana cadangan, tetapi bukan seluruh uang perjalanan.

4. Apakah masih perlu membawa uang tunai jika ada pembayaran digital?
Masih perlu, karena tidak semua tempat menerima pembayaran non-tunai.

5. Apa tempat penyimpanan yang paling aman?
Tidak ada satu tempat yang paling aman. Yang paling efektif adalah membagi uang ke beberapa lokasi berbeda sesuai kebutuhan perjalanan.

my ride-or-die for updates
my ride-or-die for updates

 

Editor : Arya Kusuma
uang tunai tempat wisata wisatawan