Info Lokal InfoScope Gaya Hidup Infotainment Iptek Bisnis & UMKM Religi

DIY Sarung Bekas Jadi Barang Rumah Estetik dan Multifungsi

Keyla Editha Febrina • Jumat, 22 Mei 2026 | 10:47 WIB
Sarung bekas diubah menjadi tote bag estetik dan dekorasi rumah multifungsi yang hemat biaya
Sarung bekas diubah menjadi tote bag estetik dan dekorasi rumah multifungsi yang hemat biaya

Topik: DIY Kreatif dari Sarung Bekas Jadi Barang Fungsional dan Estetik Rumah
Durasi Baca: 7 Menit

Ikhtisar: Sarung bekas ternyata masih punya nilai guna tinggi. Dari tas belanja sampai cover bantal, kain lama ini bisa diubah jadi barang rumah yang fungsional, hemat biaya, dan menarik dipakai sehari-hari.

 

Balikpapan TV - Hai Ces! Sarung lama yang numpuk di lemari sering dianggap kain sisa yang kadada manfaat lagi. Padahal, motif dan bahannya masih layak dipakai untuk banyak kebutuhan rumah tangga modern. Bukan cuma soal hemat pengeluaran, DIY dari sarung bekas juga mulai dilirik karena mendukung gaya hidup minim limbah dan barang multifungsi.

Penasaran kenapa banyak orang mulai melirik kain lama jadi barang pakai harian? Simak sampai habis karena beberapa ide ini ternyata simpel dibuat, murah, dan hasilnya kada malu dipakai di rumah maupun luar rumah, Ces!

Baca Juga: Tren Hobbycation 2026 Ubah Cara Orang Liburan Tanpa Tekanan dan Agenda Padat

Kenapa Sarung Bekas Masih Layak Dipakai Ulang?

Sarung punya karakter kain yang kuat dan lentur. Itu sebabnya banyak pengrajin rumahan memanfaatkan bahan ini untuk produk harian yang tahan lama. Motif kotak atau coraknya juga masih cocok dipadukan dengan konsep rumah minimalis sampai gaya rustic.

Di beberapa pasar kreatif Indonesia tahun 2025, produk daur ulang kain mulai naik peminat karena dianggap punya sentuhan personal. Barang buatan tangan terasa unik. Kadada yang benar-benar sama persis.

Menurut William McDonough, arsitek dan pakar desain berkelanjutan asal Amerika Serikat, konsep penggunaan ulang material rumah tangga bisa mengurangi limbah tekstil yang terus meningkat setiap tahun. Dalam berbagai wawancaranya tentang desain berkelanjutan, ia menekankan bahwa barang lama sebaiknya dipakai ulang dengan fungsi baru, bukan langsung dibuang.

Nah, pola pikir itu mulai banyak diterapkan juga di rumah-rumah modern. Kada harus mahal pang untuk bikin rumah terasa hangat dan kreatif.

Proses membuat cover bantal dari kain sarung lama dengan gaya rumah minimalis modern
Proses membuat cover bantal dari kain sarung lama dengan gaya rumah minimalis modern

Apa Saja Ide DIY dari Sarung Bekas yang Paling Mudah Dibuat?

Banyak ide sederhana yang bisa langsung dicoba tanpa alat jahit profesional. Bahkan beberapa hanya perlu gunting, tali, dan lem kain.

1. Tas belanja kain lipat
Sarung bekas bisa dipotong jadi tote bag ukuran sedang. Bahannya cenderung kuat menahan barang harian seperti sayur, botol minum, atau laptop ringan. Estimasi modal tambahan seperti tali dan benang sekitar Rp15 ribu sampai Rp35 ribu.

2. Sarung bantal sofa
Motif sarung lama justru sering terlihat estetik saat dipadukan dengan sofa warna netral. Banyak rumah minimalis memakai konsep campuran kain tradisional dan furnitur modern agar ruangan terasa hidup.

3. Tempat laundry gantung
Sarung berbahan tebal cocok dijadikan kantong laundry gantung. Tinggal tambahkan ring besi kecil dan gantungan kayu. Praktis untuk kamar kos atau ruang sempit.

4. Alas piknik atau karpet santai
Sarung yang masih utuh bisa dilapis busa tipis supaya nyaman dipakai duduk santai. Cocok dibawa ke pantai atau taman kota sore hari bersama kawalan ikam.

Bagaimana Cara Membuat DIY Tetap Rapi dan Kada Terlihat Murahan?

Kunci utamanya ada di potongan dan kombinasi warna. Banyak orang gagal karena memakai terlalu banyak motif dalam satu barang. Akhirnya terlihat penuh dan kurang nyaman dipandang.

Pilih satu warna dominan dari sarung lama. Setelah itu padukan dengan bahan polos seperti hitam, krem, atau cokelat muda. Cara ini bikin hasil DIY terlihat bersih dan modern.

Rina Marlina, 34 tahun, warga Balikpapan Selatan, mengaku mulai memakai kain sarung lama untuk dekorasi rumah sejak awal 2025. “Awalnya cuma iseng bikin cover kursi kecil. Ternyata tamu malah sering nanya beli di mana,” katanya sambil tertawa.

Kadapapa pang kalau jahitannya belum sempurna di awal. Yang penting rapi dan nyaman dipakai sehari-hari, nah itu sudah...!

Berapa Estimasi Biaya dan Untung Membuat DIY Sarung Bekas?

DIY dari sarung bekas termasuk hemat dibanding membeli barang baru. Satu sarung lama biasanya bisa diubah jadi dua sampai tiga barang kecil sekaligus.

Kalau membuat tote bag misalnya, biaya tambahan rata-rata hanya:

Totalnya masih jauh di bawah harga tas kain handmade yang kini dijual mulai Rp75 ribu sampai Rp200 ribu di marketplace lokal tahun 2026.

Selain hemat, keuntungan lain ada pada pengurangan limbah rumah tangga. Kain yang masih bagus kada langsung berakhir di tempat sampah. Rumah juga terasa lebih personal karena barang dibuat sendiri.

Apa Kesalahan yang Sering Terjadi Saat Membuat DIY Sarung Bekas?

Kesalahan paling sering adalah memakai kain yang sudah terlalu tipis. Hasilnya cepat robek dan bentuk barang mudah berubah.

Ada juga yang langsung mencuci dengan deterjen keras setelah selesai dijahit. Padahal beberapa kain sarung tradisional mudah pudar warna kalau dicuci sembarangan.

1. Hindari kain berlubang di bagian tengah
Bagian ini biasanya menerima tekanan paling besar saat dipakai ulang.

2. Jangan campur terlalu banyak motif
Motif ramai bertemu motif ramai bikin hasil akhir terasa sesak dipandang.

3. Ukur sebelum memotong
Kesalahan ukuran sering bikin kain terbuang percuma. Ukur dua kali, potong sekali.

DIY bagus itu bukan soal mahal alatnya. Tapi soal teliti dan konsisten mengerjakan detail kecil. Pahamlah ikam, Ces.

Poin Penting:

Baca Juga: 7 Tren Craft dan DIY 2026 yang Ramai Dicoba Pekerja Kreatif

Insight: DIY dari sarung bekas bukan cuma tren hemat pengeluaran rumah tangga. Ada nilai emosional yang sering luput dilihat. Banyak kain lama menyimpan cerita keluarga, hadiah orang tua, atau kenangan tertentu. Saat diubah jadi barang baru, ada rasa akrab yang muncul di rumah. Itu yang bikin DIY kain terasa berbeda dibanding produk pabrik. Bubuhan kreatif di Balikpapan mulai banyak memadukan konsep hemat, estetik, dan ramah lingkungan dalam kehidupan harian. Sederhana, tapi terasa hidup pang.

Bagikan jua artikel ini ke kawalan ikam supaya makin banyak yang mulai memanfaatkan barang lama jadi karya berguna di rumah.

Update ide kreatif rumah dan inspirasi harian cuma di Balikpapan Tv teman update setia, bukan sekadar info biasa!

FAQ

  1. Apakah semua sarung bekas bisa dipakai untuk DIY?
    Kada. Pilih kain yang masih kuat, kada tipis, dan warna belum terlalu pudar.
  2. DIY sarung bekas cocok untuk rumah minimalis?
    Cocok, terutama kalau dipadukan dengan warna netral dan desain sederhana.
  3. Apakah harus punya mesin jahit?
    Kada harus. Banyak DIY sederhana bisa dibuat manual memakai lem kain dan jahitan tangan.
  4. Berapa lama membuat tote bag dari sarung bekas?
    Sekitar 1 sampai 2 jam tergantung ukuran dan detail tambahan.
  5. Apa keuntungan utama DIY sarung bekas?
    Hemat biaya, mengurangi limbah kain, dan hasilnya bisa disesuaikan kebutuhan rumah.
my ride-or-die for updates
my ride-or-die for updates
Editor : Arya Kusuma
#DIY sarung bekas #tas belanja kain #dekorasi rumah minimalis