Durasi Baca: 5 Menit
Topik: Klarifikasi Delapan Mitos Kesehatan Populer Berdasarkan Penjelasan Dokter
Ikhtisar: Artikel ini membahas sejumlah anggapan kesehatan yang sering dipercaya masyarakat serta penjelasan medis mengenai fakta, risiko, dan batasan ilmiahnya.
Balikpapan TV - Hai Ces! Delapan mitos kesehatan yang sering dipercaya masyarakat, mulai dari mandi setelah olahraga hingga mie instan penyebab usus buntu, mendapat penjelasan langsung dari dr. Tirta Mandira Hudhi, M.B.A.
Masih banyak anggapan lama yang dipercaya tanpa dicek lagi. Simak sampai habis, siapa tahu ada kebiasaan sehari-hari yang selama ini keliru dipahami, nah baca terus Ces!
Baca Juga: Minuman Health Semakin Diminati, Ini Cara Memilih yang Tepat
Apa benar mandi saat berkeringat menyebabkan masuk angin?
Tidak. Mandi setelah berolahraga dinyatakan aman selama menggunakan air biasa atau air hangat dan bukan air dengan suhu ekstrem.
Keringat diproduksi tubuh untuk membantu menurunkan suhu inti setelah aktivitas fisik. Jika suhu tubuh masih tinggi, seseorang bahkan masih dapat berkeringat meski sudah mandi.
dr. Tirta Mandira Hudhi, M.B.A., dokter dan content creator, menjelaskan:
"Keringat itu dikeluarkan melalui dua kelenjar apokrin sama ikrin keringat itu dikeluarkan setelah olahraga dalam hal untuk menurunkan suhu inti tubuh... Apakah setelah mandi kita langsung masuk angin? Enggak, enggak akan masuk angin."
Olahraga sambil kehujanan juga disebut tidak otomatis membuat seseorang mengalami masuk angin.
Apakah telur berlebihan bisa memicu bisulan?
Tidak ada hubungan langsung antara konsumsi telur dan munculnya bisul.
Bisul merupakan infeksi bakteri pada folikel rambut yang dapat dipicu kebersihan kulit yang kurang baik atau adanya komedo yang mengalami peradangan.
dr. Tirta Mandira Hudhi, M.B.A. mengatakan:
"Bisul itu kayak folikulitis itu adalah infeksi karena adanya komedo-komedo atau higienitas kulitmu tuh enggak bersih sehingga menjadi infeksi bakteri di situ... Jadi bisul itu karena infeksi bakteri bukan karena telur."
Kemunculan bisul setelah mengonsumsi telur dinilai hanya kebetulan terjadi pada waktu yang bersamaan.
Baca Juga: Anak Muda Urban Indonesia Picu Tren Konsultasi Kesehatan Digital
Benarkah nasi dingin lebih sehat dibanding nasi panas?
Penelitian mengenai nasi dingin masih menyisakan ruang diskusi. Sejumlah jurnal menyebut nasi dingin lebih sulit dipecah oleh enzim amilase dibanding nasi panas.
Namun, dampaknya terhadap kenaikan gula darah masih belum dapat disebut signifikan. Karena itu, statusnya masih dianggap abu-abu.
Sebagian dokter penyakit dalam menyarankan mengurangi nasi putih dan mempertimbangkan pilihan lain seperti nasi merah atau oat.
Tips sederhana memilih sumber karbohidrat:
- Batasi konsumsi nasi putih berlebihan.
- Pertimbangkan nasi merah atau oat sebagai alternatif.
- Sesuaikan pola makan dengan kondisi kesehatan masing-masing.
Apakah aturan makanan jatuh lima detik memang aman?
Tidak. Bakteri dapat menempel pada makanan dalam waktu sangat singkat.
Lingkungan sekitar, termasuk tangan manusia, mengandung berbagai bakteri dan virus. Sistem imun membantu tubuh menghadapi paparan tersebut, tetapi risikonya meningkat saat daya tahan tubuh menurun.
dr. Tirta Mandira Hudhi, M.B.A. menjelaskan:
"Bukan hanya 5 detik, satu detik aja tuh bakteri banyak. Jadi tanpa kamu tahu telapak tanganmu aja ini isinya bakteri atau virus. Kenapa kamu tidak terinfeksi? karena kamu memiliki sistem pertahanan tubuh namanya imunitas."
Makanan yang jatuh ke lantai berpotensi menyebabkan gangguan pencernaan, termasuk diare.
Baca Juga: Health Mata Sehat Hadapi Laptop Seharian Tanpa Cepat Lelah
Mengapa alkohol membuat tidur tetapi tubuh tidak segar?
Alkohol memang dapat membuat seseorang tertidur, tetapi efeknya berasal dari penurunan kesadaran, bukan proses tidur yang berkualitas.
Saat bangun, sebagian orang justru mengalami pusing, lemas, atau rasa tidak nyaman. Efek tersebut disamakan dengan kondisi setelah mendapat obat bius.
Karena mempengaruhi kesadaran, orang yang baru mengonsumsi alkohol disarankan tidak mengemudikan kendaraan dan menggunakan transportasi lain yang aman.
Mengapa penderita diabetes mengantuk setelah makan nasi?
Kondisi ini berkaitan dengan tingginya kadar gula dalam darah yang sulit masuk ke organ tubuh untuk digunakan sebagai energi.
Akibatnya, meskipun gula darah meningkat, organ tubuh termasuk otak tetap kekurangan pasokan energi. Rasa lemas dan mengantuk pun dapat muncul.
dr. Tirta Mandira Hudhi, M.B.A. menyampaikan:
"Orang diabet tuh kasaran analoginya adalah gulanya itu tinggi, gula tinggi ini harusnya disalurkan ke organ tubuh supaya organ tubuh ini bisa mendapatkan gula... faktanya gulanya itu di darah doang muter-muter terus tidak bisa disalurkan ke organ-organ yang membutuhkan energi... jadinya ngantuk terutama otak."
Penggunaan obat diabetes juga perlu diawasi dokter agar kadar gula tidak turun terlalu rendah.
Apakah mie instan menyebabkan usus buntu dan orang dewasa bisa cacingan?
Mie instan tidak menyebabkan usus buntu. Risiko yang lebih sering dikaitkan dengan konsumsi berlebihan adalah obesitas, hipertensi, serta asupan natrium yang tinggi.
"Makan mie instan terlalu banyak itu gizinya itu minimal jadi karena kalorinya tinggi justru meningkatkan obesitas... bumbunya ini kan natriumnya tinggi. Nah kalau kamu makan natrium terlalu tinggi terus-terusan dalam waktu yang lama bisa meningkatkan resiko hipernatremi dan hipertensi."
Sementara itu, cacingan dapat terjadi pada semua kelompok usia. Konsumsi makanan yang tidak matang, kebiasaan berjalan tanpa alas kaki, hingga kurang menjaga kebersihan tangan dapat meningkatkan risikonya.
Anak-anak memang lebih sering mengalami cacingan karena aktivitas bermain di luar dan kebiasaan memasukkan benda ke mulut, tetapi orang dewasa tetap dapat terinfeksi.
Baca Juga: Cara Membangun Healthy Relationship dengan Komunikasi dan Kepercayaan
Poin Penting:
- Mandi setelah olahraga tidak menyebabkan masuk angin.
- Bisul terjadi akibat infeksi bakteri, bukan karena telur.
- Nasi dingin masih diteliti terkait pengaruhnya terhadap gula darah.
- Makanan jatuh satu detik pun dapat terpapar bakteri.
- Alkohol menurunkan kesadaran, bukan meningkatkan kualitas tidur.
- Mie instan tidak memicu usus buntu, tetapi natriumnya tinggi.
Insight redaksi: Banyak mitos kesehatan bertahan karena diwariskan dari lingkungan sekitar dan jarang dikaji kembali. Penjelasan dr. Tirta menunjukkan bahwa kebiasaan sehari-hari sebaiknya dinilai berdasarkan mekanisme tubuh, bukan sekadar pengalaman pribadi. Warga Balikpapan yang aktif bekerja di lapangan atau sering berolahraga perlu memilah informasi kesehatan dengan cermat. Fakta medis penting. Namun memahami batas penelitian juga sama pentingnya. Cari sumber terpercaya, diskusikan dengan tenaga kesehatan, lalu terapkan yang paling sesuai. Pahami dulu, baru ikut tren, nah itu sudah. Bagikan artikel ini ke bubuhan ikam supaya makin banyak yang memahami informasi kesehatan dengan tepat.
Masih percaya mitos kesehatan lama tanpa cek ulang sumbernya? Ikuti terus informasi menarik dan edukatif hanya di Balikpapan Tv teman update setia, bukan sekadar info biasa!
FAQ
1. Apakah mandi setelah olahraga aman dilakukan?
Ya. Mandi dengan air biasa atau air hangat dinilai aman.
2. Apakah telur menjadi penyebab bisul?
Tidak. Bisul disebabkan infeksi bakteri pada kulit.
3. Apakah nasi dingin pasti lebih sehat?
Belum dapat dipastikan karena penelitian masih berlangsung.
4. Apakah makanan jatuh lima detik masih aman dimakan?
Tidak selalu. Bakteri dapat menempel dalam waktu sangat cepat.
5. Apakah orang dewasa dapat mengalami cacingan?
Ya. Cacingan dapat terjadi pada semua usia.