Ikhtisar: Pemkab Penajam Paser Utara menjadwalkan pelantikan pejabat eselon IIB dengan rotasi 35 jabatan. Sejumlah kepala dinas bergeser posisi, sebagian dikukuhkan, dan empat jabatan strategis sementara masih kosong.
Balikpapan TV - Hai Cess! Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara menjadwalkan pelantikan sejumlah pejabat pimpinan tinggi pratama atau eselon IIB pada Jumat (13/3/2026) sekitar pukul 14.30 Wita di Aula Lantai I Kantor Bupati. Agenda ini mencakup rotasi, pergeseran jabatan, hingga pengukuhan posisi lama bagi sejumlah pejabat daerah.
Dokumen yang beredar menunjukkan sedikitnya 35 posisi mengalami perubahan. Ada yang berpindah instansi, ada juga yang tetap berada pada jabatan lama melalui proses pengukuhan. Mau tahu siapa saja yang bergeser posisi dan siapa yang tetap? Simak sampai tuntas Cess, biar pahamlah ikam perkembangan struktur pejabat di Penajam Paser Utara.
Siapa saja pejabat yang mengalami pergeseran jabatan di lingkungan sekretariat daerah?
Perubahan jabatan terlihat cukup jelas di jajaran sekretariat daerah. Beberapa pejabat senior mendapat amanah posisi baru yang masih berkaitan dengan bidang strategis pemerintahan daerah.
Sodikin, S.Pd, MM yang sebelumnya menjabat Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan kini dipercaya sebagai Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM. Posisi yang ditinggalkannya diisi Hadi Saputro, SE, MT yang sebelumnya memimpin Badan Pendapatan Daerah.
Sementara itu, Nicko Herlambang, ST, M.Si tetap dikukuhkan sebagai Asisten I Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat. Jabatan Asisten III Administrasi Umum kini dipercayakan kepada Chairur Rozikin, S.Sos, MM yang menggantikan Ainie, SE, MM.
Ainie sendiri bergeser posisi menjadi Kepala Dinas Sosial. Pergeseran ini menunjukkan perubahan struktur di lingkup pimpinan daerah yang berkaitan dengan pelayanan publik dan administrasi pemerintahan.
Bagaimana rotasi jabatan kepala dinas dalam mutasi pejabat Pemkab PPU ini?
Rotasi jabatan juga menyasar sejumlah kepala dinas penting di lingkungan Pemkab Penajam Paser Utara. Beberapa pejabat berpindah instansi dengan bidang kerja yang berbeda.
Margono Hadisutanto, S.STP., M.I.Kom yang sebelumnya memimpin Dinas KUKM Perindag kini mengisi posisi Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan.
Drs. H. Alimuddin, M.AP berpindah dari Kepala Dinas Perhubungan menjadi Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik. Sementara Dr. Tur Wahyu Sutrisno, M.Si yang sebelumnya menjabat Kepala Bapelitbang kini dipercaya memimpin Badan Pendapatan Daerah.
Perubahan juga terjadi pada jabatan Kepala BKPSDM yang kini diisi Khairudin, S.S, M.M setelah sebelumnya memimpin Diskominfo. Posisi Kepala Diskominfo kemudian diamanahkan kepada Marjani, S.Sos, M.Si.
Perubahan apa saja yang terjadi pada dinas teknis dan sektor pelayanan publik?
Selain sektor administrasi dan perencanaan, rotasi juga menyentuh sejumlah dinas teknis yang berkaitan langsung dengan layanan masyarakat.
Agus, S.Pd yang sebelumnya menjabat Kepala Kesbangpol kini dipercaya sebagai Kepala Dinas Perhubungan. Posisi Kesbangpol kemudian diisi Drs. Andi Singkerru, M.AP yang sebelumnya memimpin Disdikpora.
Di sektor lingkungan dan kebudayaan juga terjadi pertukaran jabatan. Safwana, SE, MM kini menjabat Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata setelah sebelumnya memimpin Dinas Lingkungan Hidup.
Sementara itu Muhammad Sukadi K, SP, MM yang sebelumnya Kepala BPBD dipercaya memimpin Dinas Lingkungan Hidup. Jabatan Kepala BPBD kemudian diisi oleh Nurlaila, S.H, M.H.
Nah, perubahan ini menunjukkan bahwa pergeseran pejabat menyentuh banyak sektor pemerintahan daerah. Pahamlah ikam, struktur organisasi pemerintahan memang sering mengalami penyesuaian.
Apakah ada pejabat yang bertukar posisi di sektor pertanian, perikanan, dan arsip daerah?
Mutasi ini juga memperlihatkan adanya pertukaran jabatan di sektor pengelolaan sumber daya dan administrasi daerah.
Rozihan Asward, SP kini menjabat Kepala Dinas Pertanian setelah sebelumnya memimpin Dinas Perikanan. Posisi Kepala Dinas Perikanan kemudian diisi Ir. Andi Trasodiharto, M.Si yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Pertanian.
Perubahan juga terjadi di bidang perpustakaan dan perdagangan. Muh Yusuf Basra, ST, MT yang sebelumnya memimpin Dinas Perpustakaan dan Arsip kini menjabat Kepala Dinas KUKM Perindag.
Fatmawati, ST, M.T, M.H kemudian dipercaya memimpin Dinas Perpustakaan dan Arsip. Sementara Amrullah, SE, MT menjabat sebagai Kepala Dinas Penanaman Modal dan PTSP.
Pertukaran jabatan seperti ini sering terjadi dalam sistem pemerintahan daerah untuk menyesuaikan kebutuhan organisasi.
Baca Juga: 6 Tanaman Wangi Malam yang Bikin Taman Hidup Setelah Matahari Turun
Pejabat mana saja yang tetap berada pada posisi jabatan lama?
Selain rotasi jabatan, sejumlah pejabat juga dikukuhkan kembali pada posisi yang sama. Artinya mereka tetap memegang tanggung jawab jabatan lama.
Beberapa pejabat yang tetap berada pada posisinya antara lain Suhardi, S.IP.MM sebagai Sekretaris DPRD, Budi Santoso, AP sebagai Inspektur Daerah, serta Tita Deritayati, S.Sos, MM sebagai Kepala DPMPD.
Drs. Fernando tetap menjabat Kepala Dinas Penanggulangan Kebakaran. Mulyono, S.P, M.T tetap memimpin Dinas Ketahanan Pangan.
Selain itu Waluyo, S.Sos masih menjabat Kepala Disdukcapil, Muhajir, S.Kom memimpin BKAD, Bagenda Ali, SE, MH tetap memimpin Satpol PP, serta Ir. Riviana Noor, MT tetap menjabat Kepala DPUPR.
Namun ada empat posisi kepala dinas yang masih kosong dan sementara diisi pelaksana tugas, yaitu Kepala Dinas PUPR, Kepala Bapelitbang, Kepala Disdikpora, serta Kepala Dinas Kesehatan.
Poin Penting dari Rotasi Jabatan Pemkab PPU
1. Pelantikan pejabat dijadwalkan Jumat 13 Maret 2026 pukul 14.30 Wita di Aula Kantor Bupati PPU.
2. Rotasi jabatan menyasar sekitar 35 posisi pejabat eselon IIB.
3. Sejumlah kepala dinas berpindah instansi dalam struktur pemerintahan daerah.
4. Beberapa pejabat tetap berada pada jabatan lama melalui pengukuhan.
5. Empat posisi kepala dinas sementara masih kosong dan akan diisi pelaksana tugas.
Insight: Rotasi jabatan di pemerintahan daerah sering dianggap rutinitas birokrasi. Padahal dampaknya terasa langsung pada arah kebijakan daerah. Pergeseran posisi pejabat menentukan siapa yang mengelola sektor penting, dari ekonomi sampai pelayanan publik. Di Penajam Paser Utara, perubahan ini juga menunjukkan penyesuaian struktur organisasi. Nah, bubuhan ikam yang mengikuti perkembangan daerah pasti paham, pergerakan pejabat seperti ini biasanya menjadi penanda fase baru dalam manajemen pemerintahan daerah.
Bagikan artikel ini ke bubuhan ikam supaya makin banyak yang paham perkembangan struktur pemerintahan daerah di Penajam Paser Utara Cess!
Simak terus informasi menarik lainnya hanya di Balikpapan Tv teman update setia, 'Bukan Sekadar Info Biasa!'
FAQ
1. Kapan pelantikan pejabat Pemkab Penajam Paser Utara dilaksanakan?
Pelantikan dijadwalkan pada Jumat 13 Maret 2026 sekitar pukul 14.30 Wita di Aula Lantai I Kantor Bupati Penajam Paser Utara.
2. Berapa jumlah jabatan yang mengalami perubahan dalam mutasi ini?
Dokumen yang beredar menunjukkan sekitar 35 posisi pejabat mengalami rotasi, pergeseran jabatan, maupun pengukuhan.
3. Apakah semua pejabat mengalami pergantian posisi?
Tidak. Sejumlah pejabat tetap berada pada jabatan lama melalui proses pengukuhan.
4. Apakah ada jabatan yang masih kosong setelah mutasi ini?
Ya. Empat posisi kepala dinas masih kosong dan sementara diisi pelaksana tugas.
DISCLAIMER
Artikel ini menggunakan bantuan AI secara terbatas untuk menghasilkan tulisan bebas typo dan kalimat tidak efektif. Artikel ini telah melalui verifikasi dan validasi ketat oleh Manusia (Redaksi). Gambar dapat saja dihasilkan AI di artikel ini hanya sebagai ilustrasi pendukung yang membantu pembaca memahami konteks informasi bukan sebagai bukti realistis. Teknologi AI digunakan semata-mata sebagai alat bantu produktivitas dan efisiensi kerja redaksi — bukan sebagai pengganti peran jurnalis manusia.