Info Lokal InfoScope Gaya Hidup Infotainment Iptek Bisnis & UMKM Religi

Taman Rumah Sering Kebanjiran? 6 Tanaman Air yang Bisa Bertahan Terendam dan Bikin Halaman Tetap Hijau

Vanessa Erranyta • Kamis, 5 Maret 2026 | 10:56 WIB

Taman rumah dengan tanaman tahan genangan air yang tetap tumbuh hijau saat musim hujan.
Taman rumah dengan tanaman tahan genangan air yang tetap tumbuh hijau saat musim hujan.

Ikhtisar: Beberapa tanaman memiliki kemampuan bertahan saat terendam air dalam waktu tertentu. Memilih jenis tanaman yang tepat membantu taman rumah tetap hijau saat musim hujan dan genangan sering terjadi.

Balikpapan TV - Hai Cess! Curah hujan tinggi di banyak wilayah Indonesia sering memicu genangan di halaman rumah. Kondisi ini bukan cuma terjadi di kota besar, tapi juga di kawasan pesisir dan permukiman padat yang sistem drainasenya belum optimal.

Bagi pemilik rumah, taman sering jadi korban pertama. Tanaman yang biasa ditanam di halaman sering cepat layu saat akarnya terendam air terlalu lama. Padahal, ada beberapa jenis tanaman yang secara alami mampu beradaptasi dengan tanah basah bahkan genangan air.

Menariknya, konsep taman tahan genangan mulai banyak dipakai dalam desain lanskap modern. Prinsipnya sederhana: memilih tanaman yang mampu bertahan di kondisi tanah lembap atau tergenang.

Nah, supaya taman rumah kada cepat rusak saat musim hujan datang, simak sampai tuntan Cess.

Mengapa Ada Tanaman yang Bisa Bertahan Saat Terendam Air?

Beberapa tanaman memiliki sistem akar yang mampu bertahan di lingkungan dengan kadar air tinggi. Jenis tanaman ini biasanya berasal dari habitat rawa, tepian sungai, atau lahan basah.

Tanaman tersebut memiliki jaringan akar khusus yang membantu pertukaran oksigen meskipun tanah dalam kondisi basah. Dengan kata lain, akarnya tidak mudah “kehabisan napas”.

Menurut Nigel Dunnett, profesor hortikultura lanskap dari University of Sheffield, tanaman yang berasal dari ekosistem basah memiliki kemampuan adaptasi unik.

Ia menjelaskan bahwa tanaman dari habitat lahan basah memiliki struktur akar yang mampu bertahan dalam kondisi oksigen rendah akibat genangan air.

Artinya, jika halaman rumah sering tergenang, memilih tanaman dari kategori ini merupakan langkah paling masuk akal.

Nah, merancang taman tahan hujan itu kada sekadar soal estetika pang. Tapi juga soal memahami karakter tanaman. Pahamlah ikam.

Ilustrasi tanaman air yang mampu bertahan di tanah basah atau tergenang.
Ilustrasi tanaman air yang mampu bertahan di tanah basah atau tergenang.

Kesalahan Apa yang Sering Terjadi Saat Menanam di Area Rawan Banjir?

Banyak orang memilih tanaman hanya karena tampilannya menarik. Padahal kondisi tanah di setiap rumah berbeda.

Kesalahan paling sering adalah menanam tanaman hias yang membutuhkan tanah kering di area yang drainasenya buruk. Akibatnya tanaman cepat menguning lalu mati.

Ada juga yang mengira semua tanaman bisa bertahan jika ditanam di pot besar. Padahal genangan air tetap bisa membuat akar busuk jika jenis tanaman tidak sesuai.

Rekomendasinya sederhana. Sebelum menanam, perhatikan dulu kondisi tanah di halaman.

Jika setelah hujan air bertahan lebih dari beberapa jam, berarti tanah memiliki drainase rendah. Dalam kondisi ini, tanaman tahan genangan menjadi pilihan paling realistis.

Nah, asal tanam tanpa memperhatikan kondisi lahan, nah itu sudah… tanaman mahal pun bisa mati.

Contoh kesalahan memilih tanaman taman di area yang sering terkena genangan air.
Contoh kesalahan memilih tanaman taman di area yang sering terkena genangan air.

Baca Juga: Teras Luas Tapi Terasa Kosong? Coba Ide Taman Mini dengan Kursi Rotan akan Sulap Teras Jadi Ruang Nongkrong Nyaman,

6 Tanaman yang Cocok untuk Taman Rawan Genangan

  1. Teratai (Nymphaea)
    Teratai merupakan tanaman air yang sudah lama dikenal di taman tropis. Tanaman ini justru tumbuh optimal di air yang tenang. Daunnya mengapung di permukaan dan bunganya menjadi daya tarik visual taman. Teratai cocok ditempatkan di kolam atau area cekungan halaman yang sering terisi air setelah hujan.

  2. Papirus (Cyperus papyrus)
    Tanaman ini terkenal sebagai tanaman rawa dengan batang tinggi dan bentuk daun unik menyerupai payung. Papirus mampu tumbuh di tanah basah bahkan di tepi kolam. Selain tahan genangan, tampilannya juga memberi nuansa taman tropis alami.

  3. Canna lily
    Tanaman berbunga cerah ini sering dipakai dalam desain lanskap karena tahan terhadap tanah lembap. Daunnya lebar dengan warna hijau atau kemerahan. Canna lily mampu bertahan di tanah yang sering tergenang sementara waktu.

  4. Paku air
    Jenis tanaman paku tertentu tumbuh baik di area lembap. Tanaman ini sering digunakan sebagai penutup tanah di taman yang sering basah. Selain membantu menjaga kelembapan tanah, tampilannya juga memberi kesan alami.

  5. Talas hias (Colocasia)
    Daun talas besar dan dramatis sering dipakai dalam desain taman tropis. Tanaman ini berasal dari habitat lembap sehingga cukup toleran terhadap tanah basah.

  6. Bambu air
    Bambu air sering dipakai dalam taman minimalis modern. Tanaman ini dapat tumbuh baik di pot berisi air maupun tanah lembap.

Jika disusun dengan tepat, kombinasi tanaman ini bisa membuat taman terlihat alami meski sering terkena genangan.

Kadapapa pang kalau halaman sering basah. Yang penting tanaman yang dipilih sesuai kondisi.

Berapa Ukuran Area dan Estimasi Biaya Membuat Taman Tahan Genangan?

Ukuran taman tidak harus luas. Bahkan area sekitar 2–3 meter persegi sudah cukup untuk membuat taman tahan genangan sederhana.

Beberapa kisaran biaya taman rumah:

• Bibit tanaman hias tahan air sekitar Rp25.000 – Rp80.000 per tanaman
• Pot atau wadah tanaman air sekitar Rp50.000 – Rp150.000
• Tanah taman dan kompos sekitar Rp30.000 – Rp70.000 per karung
• Batu hias taman sekitar Rp20.000 – Rp40.000 per kilogram

Total biaya awal membuat taman kecil tahan genangan biasanya berkisar antara Rp300.000 hingga Rp800.000 tergantung jenis tanaman dan desain.

Biaya ini relatif terjangkau dibanding mengganti tanaman mati setiap musim hujan.

Risiko yang Sering Diabaikan Saat Membuat Taman Basah

• Drainase halaman buruk sehingga air menggenang terlalu lama
• Tanaman dipilih hanya karena tampilan tanpa melihat karakter habitat
• Tanah terlalu padat sehingga akar sulit bernapas
• Genangan air memicu pertumbuhan lumut berlebihan
• Pot tanaman tidak memiliki saluran air

Tips singkat: kombinasikan tanaman tahan air dengan material taman seperti batu koral atau pasir agar air cepat meresap.

Bagaimana Cara Membuat Taman Tetap Menarik Meski Area Basah?

1 Pilih tanaman yang berasal dari habitat rawa atau tepi sungai
2 Kombinasikan tanaman tinggi dan rendah untuk variasi visual
3 Tambahkan batu alam agar taman terlihat natural
4 Gunakan pot besar untuk tanaman tertentu
5 Sisakan jalur pijakan agar halaman tetap mudah diakses
6 Rawat tanaman secara rutin dengan memangkas daun tua

Dengan konsep ini, taman tetap terlihat rapi meskipun kondisi tanah sering lembap.

Poin Penting yang Perlu Diingat

1 Tanaman dari habitat rawa memiliki ketahanan terhadap genangan air
2 Memilih tanaman sesuai kondisi tanah jauh lebih penting daripada sekadar estetika
3 Taman tahan genangan dapat dibuat di lahan kecil
4 Biaya pembuatan taman relatif terjangkau
5 Kombinasi tanaman dan material taman membantu menjaga tampilan tetap menarik

Insight: Taman rumah sering dianggap sekadar elemen dekorasi. Padahal dalam desain lanskap modern, taman bisa berfungsi sebagai bagian dari sistem pengelolaan air hujan. Tanaman yang mampu hidup di tanah basah membantu menyerap air sekaligus menjaga keseimbangan ekosistem kecil di halaman rumah. Di kota dengan curah hujan tinggi seperti banyak wilayah Indonesia, pendekatan ini justru semakin relevan. Nah, merancang taman yang adaptif terhadap cuaca itu sebenarnya langkah cerdas. Bukan cuma indah dipandang, tapi juga fungsional. Pahamlah ikam.

Bagikan artikel ini ke bubuhan ikam supaya makin banyak yang paham cara memilih tanaman taman yang tepat Cess.

Simak terus informasi menarik lainnya hanya di Balikpapan Tv teman update setia, 'Bukan Sekadar Info Biasa!'

FAQ

Apakah semua tanaman akan mati jika terendam air?
Tidak. Beberapa tanaman dari habitat rawa atau lahan basah memiliki sistem akar yang mampu bertahan dalam kondisi tanah tergenang.

Berapa lama tanaman tahan genangan bisa bertahan di air?
Tergantung jenisnya. Beberapa tanaman air bahkan tumbuh optimal jika akarnya berada di dalam air.

Apakah taman tahan genangan cocok untuk halaman kecil?
Cocok. Dengan pemilihan tanaman dan desain yang tepat, taman kecil tetap bisa terlihat hijau meski sering terkena genangan.

DISCLAIMER
Artikel ini menggunakan bantuan AI secara terbatas untuk menghasilkan tulisan bebas typo dan kalimat tidak efektif. Artikel ini telah melalui verifikasi dan validasi ketat oleh Manusia (Redaksi). Gambar dapat saja dihasilkan AI di artikel ini hanya sebagai ilustrasi pendukung yang membantu pembaca memahami konteks informasi bukan sebagai bukti realistis. Teknologi AI digunakan semata-mata sebagai alat bantu produktivitas dan efisiensi kerja redaksi — bukan sebagai pengganti peran jurnalis manusia.

Koneksi Informasi Terkini
Koneksi Informasi Terkini

Editor : Arya Kusuma
#Nigel Dunnett #desain lanskap #tanaman air #taman rumah #Tanaman tahan banjir