Tikus Sering Muncul di Rumah? 6 Cara Mengusir Tikus Pakai Bahan Alami dari Dapur yang Mudah Dicoba
Keyla Editha Febrina• Selasa, 3 Maret 2026 | 09:18 WIB
Tikus rumah di dapur dekat rak makanan yang sering menjadi sumber gangguan di rumah.
Ikhtisar:Tikus sering masuk rumah karena makanan dan tempat berlindung. Beberapa bahan alami seperti peppermint, bawang putih, dan cuka diketahui membantu mengusir tikus tanpa bahan kimia berbahaya.
Balikpapan TV - Hai Cess! Gangguan tikus di rumah bukan masalah kecil. Hewan pengerat ini sering muncul di dapur, gudang, bahkan plafon rumah. Selain merusak makanan, tikus juga dikenal sebagai pembawa penyakit.
Menurut laporan World Health Organization (WHO), tikus dapat membawa berbagai patogen yang berpotensi menularkan penyakit melalui urin, kotoran, atau gigitan. Di kawasan tropis seperti Indonesia, populasi tikus rumah mudah berkembang karena ketersediaan makanan dan tempat persembunyian.
Di banyak rumah perkotaan, masalah tikus sering muncul dari hal sederhana. Sisa makanan di dapur. Celah ventilasi. Atau gudang yang jarang dibersihkan.
Nah, ada cara yang sering dipakai masyarakat tanpa racun kimia. Bahan alami dari dapur ternyata bisa membantu mengusir tikus dari rumah.
Penasaran bahan apa saja yang sering digunakan? Baca terus sampai habis Cess.
Kenapa Tikus Sering Masuk ke Rumah Tanpa Disadari?
Tikus pada dasarnya mencari tiga hal utama: makanan, air, dan tempat berlindung. Rumah yang memiliki sisa makanan terbuka atau celah bangunan kecil sering menjadi target.
Tikus mampu masuk melalui lubang berdiameter sekitar 2 cm. Bahkan retakan kecil di dinding atau celah pintu bisa menjadi jalur masuk.
Menurut Robert Corrigan, ahli rodent control dari Amerika Serikat dan penulis buku Rodent Control: A Practical Guide for Pest Management Professionals, tikus memiliki indra penciuman yang sangat tajam.
“Tikus sangat sensitif terhadap aroma tertentu. Beberapa bau kuat dapat mengganggu sistem penciumannya sehingga mereka menghindari area tersebut,” jelas Robert Corrigan.
Inilah alasan beberapa bahan alami dapat membantu mengusir tikus.
Pahamlah ikam. Bukan sekadar kebetulan.
Kesalahan Apa yang Sering Terjadi Saat Mengusir Tikus di Rumah?
Banyak orang langsung menggunakan racun tikus. Cara ini memang terlihat cepat, tetapi sering menimbulkan masalah baru.
Contohnya tikus mati di plafon atau dinding rumah. Bau menyengat bisa bertahan berhari-hari.
Kesalahan lain yang sering terjadi antara lain:
Menyimpan makanan tanpa wadah tertutup
Membiarkan sampah dapur semalaman
Menutup lubang tikus tanpa membersihkan sumber makanan
Menggunakan racun tanpa pengendalian lingkungan
Padahal pendekatan pengendalian tikus yang efektif biasanya dimulai dari kebersihan rumah dan penggunaan metode alami.
Nah, kadapapa pang jika memulai dari bahan dapur yang mudah ditemukan.
Sisa makanan di meja dapur yang dapat menarik tikus masuk rumah.
Bahan Alami Apa Saja yang Bisa Digunakan Mengusir Tikus?
Beberapa bahan alami dikenal memiliki aroma kuat yang mengganggu penciuman tikus.
1.Daun Peppermint
Peppermint memiliki aroma mentol kuat yang tidak disukai tikus. Banyak penelitian pengendalian hama mencatat bahwa tikus cenderung menghindari area dengan bau peppermint yang tajam.
Cara penggunaannya cukup sederhana. Teteskan minyak peppermint pada kapas lalu letakkan di area yang sering dilewati tikus, seperti sudut dapur, bawah lemari, atau dekat ventilasi.
Aroma ini membuat tikus enggan kembali ke area tersebut.
2.Bawang Putih
Bawang putih memiliki senyawa sulfur yang aromanya cukup menyengat bagi hewan pengerat.
Potongan bawang putih dapat diletakkan di jalur yang sering dilalui tikus. Cara ini sering dipakai di dapur rumah karena bahan mudah ditemukan.
3.Cuka Dapur
Cuka memiliki aroma asam yang cukup kuat. Campuran cuka dan air bisa disemprotkan pada area yang sering menjadi jalur tikus.
Selain membantu mengusir tikus, cairan ini juga membantu membersihkan permukaan dapur.
4.Cabai Bubuk
Aroma pedas cabai bisa mengganggu sistem pernapasan tikus.
Taburkan sedikit bubuk cabai di sudut-sudut tertentu seperti belakang lemari atau dekat lubang tikus.
Namun penggunaan harus hati-hati agar tidak menyebar ke makanan.
5.Kulit Jeruk
Kulit jeruk mengandung minyak alami yang memiliki aroma sitrus kuat. Tikus cenderung menghindari aroma ini.
Letakkan potongan kulit jeruk di area dapur atau gudang.
Selain membantu mengusir tikus, aroma ruangan juga terasa segar.
6.Daun Salam Kering
Beberapa rumah tangga menggunakan daun salam kering sebagai pengusir tikus alami.
Daun ini memiliki aroma khas yang sering mengganggu penciuman tikus sehingga mereka menjauh dari area tersebut.
Bahan alami seperti peppermint, bawang putih, dan cuka sebagai pengusir tikus.
Berapa Biaya Mengusir Tikus dengan Bahan Alami di Rumah?
Metode alami umumnya jauh lebih murah dibanding pest control profesional.
Perkiraan harga bahan dapur di Indonesia tahun 2026:
Minyak peppermint: sekitar Rp20.000 – Rp40.000 per botol kecil
Bawang putih: Rp35.000 – Rp45.000 per kilogram
Cuka dapur: Rp7.000 – Rp12.000 per botol
Cabai bubuk: Rp10.000 – Rp20.000 per kemasan kecil
Jeruk segar: Rp5.000 – Rp10.000 per buah
Sebagian bahan bahkan sudah tersedia di dapur rumah.
Lubang kecil pada dinding rumah yang menjadi jalur masuk tikus.
Hal Apa yang Sering Terlewat Saat Mengusir Tikus dari Rumah?
Banyak rumah mencoba berbagai cara tetapi melupakan faktor lingkungan.
Beberapa hal ini sering luput diperhatikan:
1. Celah kecil pada ventilasi rumah 2. Sisa makanan di meja dapur 3. Tumpukan kardus di gudang 4. Saluran air yang terbuka
Tikus biasanya kembali jika sumber makanan masih tersedia.
Langkah Praktis Agar Tikus Tidak Datang Lagi
Pendekatan paling efektif adalah menggabungkan bahan alami dan kebersihan rumah.
● Tutup semua celah kecil di dinding atau ventilasi
● Simpan makanan dalam wadah tertutup
● Bersihkan dapur setiap selesai memasak
● Buang sampah dapur setiap hari
● Letakkan bahan alami pengusir tikus di area rawan
Kebiasaan sederhana ini sering menjadi kunci utama pengendalian tikus di rumah.
Poin Penting dari Artikel
Tikus masuk rumah karena makanan dan tempat berlindung.
Aroma kuat seperti peppermint dapat mengganggu penciuman tikus.
Bahan dapur seperti bawang putih dan cuka dapat digunakan sebagai pengusir alami.
Menjaga kebersihan rumah penting untuk mencegah tikus kembali.
Menutup celah bangunan membantu mengurangi jalur masuk tikus.
Insight:Di banyak rumah perkotaan Indonesia, masalah tikus sering muncul dari kebiasaan dapur yang terlihat sepele. Sisa nasi, remah makanan, atau tempat sampah terbuka sering menjadi undangan bagi tikus. Metode bahan alami sebenarnya bukan sekadar trik rumah tangga. Pendekatan ini memanfaatkan aroma yang mengganggu sistem penciuman tikus. Kombinasi kebersihan rumah dan bahan alami sering menjadi strategi yang lebih aman dibanding racun. Nah, kalau dapur mulai sering dikunjungi tikus, cek dulu lingkungan rumah. Biasanya dari situ pang sumber masalahnya. Pahamlah ikam.
Bagikan artikel ini ke bubuhan ikam supaya makin banyak rumah yang bebas gangguan tikus Cess.
Simak terus informasi menarik lainnya hanya di Balikpapan Tv teman update setia, “Bukan Sekadar Info Biasa!”
FAQ
Apakah bahan alami benar-benar bisa mengusir tikus? Beberapa bahan alami memiliki aroma kuat yang tidak disukai tikus sehingga mereka cenderung menghindari area tersebut.
Apakah minyak peppermint aman digunakan di rumah? Minyak peppermint aman digunakan dalam jumlah kecil dan biasanya ditempatkan pada kapas di area tertentu.
Kenapa tikus sering muncul di dapur? Dapur menyediakan makanan dan tempat persembunyian yang menarik bagi tikus.
DISCLAIMER Artikel ini menggunakan bantuan AI secara terbatas untuk menghasilkan tulisan bebas typo dan kalimat tidak efektif. Artikel ini telah melalui verifikasi dan validasi ketat oleh Manusia (Redaksi). Gambar dapat saja dihasilkan AI di artikel ini hanya sebagai ilustrasi pendukung yang membantu pembaca memahami konteks informasi bukan sebagai bukti realistis. Teknologi AI digunakan semata-mata sebagai alat bantu produktivitas dan efisiensi kerja redaksi — bukan sebagai pengganti peran jurnalis manusia.