Info Lokal InfoScope Gaya Hidup Infotainment Iptek Bisnis & UMKM Religi

Karang Gigi dan Dampaknya pada Kesehatan Mulut yang Sering Terabaikan

AdminBTV • Minggu, 18 Januari 2026 | 08:26 WIB

Ilustrasi gigi dengan plak dan karang gigi, menggambarkan pentingnya perawatan gigi rutin agar tetap sehat.
Ilustrasi gigi dengan plak dan karang gigi, menggambarkan pentingnya perawatan gigi rutin agar tetap sehat.

Balikpapan TV - Hai Cess! Karang gigi sering dianggap sepele, padahal dampaknya bisa merambat ke mana-mana. Mulai dari bau mulut, gusi bermasalah, sampai risiko gigi berlubang. Karang gigi terbentuk dari plak yang menumpuk dan mengeras di bawah garis gusi akibat sisa makanan berpati dan manis yang tidak dibersihkan dengan tepat.

Kalau ikam merasa gigi sering terasa kasar atau napas kurang segar, artikel ini patut disimak sampai tuntas. Kita bakal bahas cara membersihkan karang gigi sendiri berdasarkan informasi medis yang ada, langkah pencegahan yang bisa dilakukan di rumah, serta kapan harus ke dokter gigi. Ikuti terus sampai akhir, pahamlah ikam, biar gigi tetap terawat Cess!.

Apa sebenarnya karang gigi dan kenapa bisa terbentuk?

Karang gigi adalah lapisan keras yang muncul dari plak gigi yang tidak dibersihkan secara optimal. Plak sendiri merupakan lapisan lengket hasil kombinasi bakteri dan sisa makanan manis maupun berpati. Setiap kali ikam makan atau minum, bakteri ini menghasilkan asam.

Asam tersebut perlahan merusak email gigi. Saat plak dibiarkan terlalu lama, ia akan mengeras dan berubah menjadi karang gigi. Kondisi ini membuat risiko gigi berlubang dan gangguan gusi meningkat.

Masalahnya, karang gigi tidak bisa hilang sendiri. Perlu kebiasaan perawatan yang konsisten agar penumpukannya tidak makin tebal, nah’ itu sudah, poin pentingnya.

Karang gigi adalah lapisan keras yang muncul dari plak gigi yang tidak dibersihkan secara optimal.
Karang gigi adalah lapisan keras yang muncul dari plak gigi yang tidak dibersihkan secara optimal.

Bagaimana cara menyikat gigi yang tepat untuk mencegah karang?

Menyikat gigi adalah langkah dasar yang wajib dilakukan minimal dua kali sehari selama dua menit. Gunakan sikat gigi kecil berbulu lembut agar seluruh area mulut, termasuk geraham belakang, bisa terjangkau.

Sikat gigi elektrik juga disebut lebih efektif dalam membantu membersihkan plak dibandingkan sikat manual. Selain itu, pemilihan pasta gigi tidak kalah penting.

Gunakan pasta gigi yang mengandung fluoride dan triclosan karena diformulasikan untuk mengontrol pembentukan karang gigi. Penelitian menunjukkan kandungan ini efektif membersihkan plak dan menahan penebalan karang gigi, pahamlah ikam.

Sikat gigi elektrik juga disebut lebih efektif dalam membantu membersihkan plak dibandingkan sikat manual.
Sikat gigi elektrik juga disebut lebih efektif dalam membantu membersihkan plak dibandingkan sikat manual.

Kenapa benang gigi dan obat kumur itu penting?

Menyikat gigi saja belum cukup. Sela-sela gigi sering menjadi tempat favorit plak menumpuk. Di sinilah peran benang gigi atau dental floss, termasuk metode water flossing.

Gunakan benang gigi minimal sekali sehari untuk membersihkan kotoran yang tidak terjangkau sikat. Plak tidak akan hilang tanpa usaha ekstra, jadi kebiasaan ini penting.

Obat kumur antiseptik juga membantu. Kandungan seperti cetylpyridium, chlorhexidine, dan minyak atsiri mampu melawan bakteri penyebab plak serta menahan pembentukan karang gigi jika digunakan secara rutin.

Baca Juga: Dari Balikpapan ke IKN, Presiden Terima Laporan Progres Pembangunan, Apa Saja Agenda Prabowo Saat Kunjungan Perdana ke IKN?

Apa saja langkah tambahan yang bisa dilakukan di rumah?

Selain perawatan langsung pada gigi, ada beberapa langkah pendukung yang bisa dilakukan. Konsumsi suplemen dengan kandungan zinc, kurkumin, atau teh hijau diketahui membantu mengurangi plak gigi.

Jika sedang di luar dan tidak sempat menyikat gigi, permen karet bebas gula bisa jadi solusi sementara. Mengunyah permen karet membantu menekan bakteri penyebab plak.

Konsumsi suplemen dengan kandungan zinc, kurkumin, atau teh hijau diketahui membantu mengurangi plak gigi.
Konsumsi suplemen dengan kandungan zinc, kurkumin, atau teh hijau diketahui membantu mengurangi plak gigi.

Tips singkat yang bisa ikam terapkan:
1. Sikat gigi setiap selesai makan, termasuk saat ngemil.
2. Batasi konsumsi makanan dan minuman manis.
3. Sediakan permen karet bebas gula saat acara penting.

Namun perlu diingat, pembersihan karang gigi paling optimal tetap dilakukan oleh dokter gigi dengan alat khusus.

Ikhtisar
Karang gigi berasal dari plak yang mengeras akibat sisa makanan dan bakteri. Menyikat gigi dengan teknik dan produk tepat, membersihkan sela gigi, menggunakan obat kumur, serta menjaga pola konsumsi membantu menahan penumpukan karang. Meski begitu, pembersihan menyeluruh tetap perlu dilakukan oleh dokter gigi secara berkala.

Bagikan jua artikel ini ke bubuhan dan kekawalan ikam supaya makin banyak yang paham pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut Cess!.
Simak terus informasi menarik lainnya hanya di Balikpapan Tv teman update setia, “Bukan Sekadar Info Biasa!”(NUR SIFA ARIANI)

FAQ
Apakah karang gigi bisa hilang hanya dengan menyikat gigi?
Karang gigi yang sudah mengeras tidak bisa hilang sepenuhnya tanpa alat khusus dokter gigi.

Seberapa sering sebaiknya menggunakan benang gigi?
Minimal satu kali sehari untuk membersihkan sela gigi dari plak.

Kapan perlu ke dokter gigi untuk karang gigi?
Saat karang gigi sudah tebal atau hampir menutupi permukaan gigi, segera periksakan.

DISCLAIMER
Artikel ini menggunakan bantuan AI secara terbatas untuk menghasilkan tulisan bebas typo dan kalimat tidak efektif. Artikel ini telah melalui verifikasi dan validasi ketat oleh Manusia (Redaksi). Gambar dapat saja dihasilkan AI di artikel ini hanya sebagai ilustrasi pendukung yang membantu pembaca memahami konteks informasi bukan sebagai bukti realistis. Teknologi AI digunakan semata-mata sebagai alat bantu produktivitas dan efisiensi kerja redaksi — bukan sebagai pengganti peran jurnalis manusia.

Koneksi Informasi Sehari-hari, Teman Update Setia
Koneksi Informasi Sehari-hari, Teman Update Setia

Editor : Arya Kusuma
#plak gigi kesehatan gigi #Karang Gigi #benang gigi #dokter gigi