Balikpapan TV - Hai Cess! Memilih lantai rumah ternyata tidak selalu harus keramik. Ada beberapa jenis lantai alternatif yang sudah lama dikenal dan dipakai banyak orang karena karakter, tampilan, serta kenyamanannya berbeda-beda. Dari yang berbahan batu alam sampai penutup lantai berbasis tekstil, semua punya kelebihan dan catatan perawatan masing-masing.
Kalau ikam lagi mikir mau ganti suasana rumah atau sekadar ingin tahu opsi lantai selain keramik, baca terus artikel ini sampai habis Cess! Di sini, Balikpapan TV merangkum jenis lantai rumah non-keramik berdasarkan informasi yang ada, singkat, padat, dan langsung ke inti supaya mudah dipahami.
Baca Juga: Pilih Karpet yang Tepat Sesuai Desain Interior Rumahmu, Disini Panduannya Cess!
Apa keunggulan lantai granit untuk hunian rumah?
Lantai granit dikenal sebagai salah satu pilihan favorit selain keramik karena terbuat dari batuan alami, mirip dengan marmer. Kesan pertama yang terasa adalah permukaannya yang adem saat dipijak. Selain itu, granit juga terkenal tahan gores dan anti noda, sehingga banyak dipilih untuk area rumah yang sering dilalui.
Meski hadir dalam beragam pilihan warna, granit punya catatan penting soal biaya. Harganya relatif lebih mahal dibanding beberapa jenis lantai lain, sehingga perlu pertimbangan matang sebelum dipasang. Di sisi lain, jika terkena air, permukaan granit bisa menjadi licin dan harus rutin dibersihkan agar tetap aman digunakan.
Tips singkat sebelum memilih lantai granit:
1. Perhatikan area pemasangan agar tidak sering terkena air.
2. Pastikan perawatan rutin supaya permukaan tetap bersih dan aman.
Mengapa lantai plester atau semen makin dilirik?
Lantai plester atau lantai semen belakangan ini terlihat trendi dan sering digunakan untuk menciptakan kesan sederhana namun modern. Tampilan yang apa adanya justru menjadi daya tarik tersendiri, terutama bagi pemilik rumah yang menyukai nuansa minimalis.
Namun, di balik tampilannya yang sederhana, lantai semen membutuhkan perhatian ekstra. Permukaannya mudah terkena noda dan bisa mengalami retakan jika tidak dirawat dengan benar. Karena itu, pemilik rumah perlu konsisten melakukan perawatan agar lantai tetap awet dan tidak cepat rusak.
Nah’ itu sudah, pilihan lantai boleh sederhana, tapi urusan perawatan tetap harus dipikirkan pahamlah ikam.
Baca Juga: Atap Rumah Asbes Murah Tapi Berisiko, Ini Fakta Kesehatan yang Perlu Diketahui
Bagaimana karakter lantai parket dari kayu?
Lantai parket terbuat dari potongan kayu yang disusun secara geometris, memberikan efek dekoratif yang khas. Dibandingkan lantai kayu biasa, parket dinilai lebih stabil karena setiap serpihan kayu saling mengunci satu sama lain, sehingga kecil kemungkinan bergeser.
Kelebihan ini membuat lantai parket terasa rapi dan nyaman digunakan. Namun, ada keterbatasan yang perlu diperhatikan. Lantai parket tidak tahan terhadap kelembapan dan air. Jika terkena air secara terus-menerus, kualitasnya bisa menurun dan merusak tampilan lantai itu sendiri.
Apa daya tarik lantai marmer dan karpet?
Lantai marmer sering dianggap sebagai simbol kemewahan. Dengan tampilan yang elegan dan modern, interior rumah bisa terlihat lebih bernilai. Bahkan, hunian yang menggunakan marmer berpotensi memiliki nilai jual lebih tinggi di masa depan. Meski begitu, marmer memiliki harga yang tinggi dan goresan kecil bisa terlihat jelas, sehingga perawatan rutin menjadi keharusan.
Sementara itu, lantai karpet menawarkan kepraktisan dari sisi visual. Pilihan warna, pola, dan teksturnya beragam, serta pemasangannya tidak seribet ubin. Namun, karpet mudah menyerap debu, tungau, dan jamur. Oleh karena itu, kebersihan harus dijaga setiap hari agar tidak memicu alergi di dalam rumah.
Ikhtisar
Beragam jenis lantai selain keramik hadir dengan karakter yang berbeda, mulai dari granit yang adem dan kuat, lantai semen yang sederhana, parket kayu yang dekoratif, marmer yang elegan, hingga karpet yang praktis secara visual. Setiap pilihan punya kelebihan sekaligus catatan perawatan yang perlu diperhatikan sebelum dipasang di rumah.
Bagikan jua artikel ini ke bubuhan ikam supaya makin banyak yang paham soal pilihan lantai rumah, Cess!
Simak terus informasi menarik lainnya hanya di Balikpapan Tv teman update setia, "Bukan Sekadar Info Biasa!"
FAQ
Apa alternatif lantai rumah selain keramik yang paling populer?
Beberapa yang sering digunakan adalah granit, lantai semen, parket, marmer, dan karpet.
Apakah semua lantai non-keramik butuh perawatan khusus?
Iya, setiap jenis lantai memiliki karakter berbeda dan membutuhkan perawatan sesuai bahannya.
Apakah lantai selain keramik cocok untuk semua ruangan?
Kecocokannya tergantung kondisi ruangan, terutama tingkat kelembapan dan aktivitas di area tersebut.
DISCLAIMER
Artikel ini menggunakan bantuan AI secara terbatas untuk menghasilkan tulisan bebas typo dan kalimat tidak efektif. Artikel ini telah melalui verifikasi dan validasi ketat oleh Manusia (Redaksi). Gambar dapat saja dihasilkan AI di artikel ini hanya sebagai ilustrasi pendukung yang membantu pembaca memahami konteks informasi bukan sebagai bukti realistis. Teknologi AI digunakan semata-mata sebagai alat bantu produktivitas dan efisiensi kerja redaksi — bukan sebagai pengganti peran jurnalis manusia.
-BAYU-