Info Lokal InfoScope Gaya Hidup Infotainment Iptek Bisnis & UMKM Religi

Cozy Minimalism 2025! Minimalis Hangat Jadi Tren Desain Rumah Tahun Ini, Begini Rahasia Cozy Minimalism

Arya Kusuma • Selasa, 28 Oktober 2025 | 09:32 WIB

Koneksi Informasi Sehari-hari, Teman Update Setia
Koneksi Informasi Sehari-hari, Teman Update Setia

Balikpapan TV - Hai Cess! Minimalisme nggak lagi cuma soal ruang kosong dan warna putih doang. Tahun 2025, konsep “cozy minimalism” alias minimalis hangat jadi tren baru yang menyulap rumah simpel jadi ruang nyaman penuh karakter dan kepribadian. Bukan cuma gaya, tapi juga cara hidup yang seimbang antara kesederhanaan dan kenyamanan.

Kalau dulu minimalisme sering dianggap “dingin” dan steril, kini para desainer interior menghidupkannya kembali dengan sentuhan alami, tekstur lembut, dan cahaya yang menenangkan. Yuk, kita ulik lebih dalam bagaimana para ahli mendefinisikan tren cozy minimalism yang katanya “less is more, but warmer”.

Apa sih Cozy Minimalism Itu?

Menurut Jordana Ashkenazi, pendiri dan direktur desain Element One House, cozy minimalism adalah tentang keseimbangan. “Ini gaya bersih tapi tetap hangat dan berjiwa,” jelasnya. “Sekarang arahnya ke warm minimalism — warna bumi, kain taktil, dan pencahayaan berlapis. Saya suka memadukan kayu, batu, linen, dengan bouclé atau wol untuk kedalaman dan kenyamanan,” tambahnya.

Jadi, meskipun tampilannya minimal, nuansanya maksimal. Ruang terasa menenangkan, bergaya, dan personal dalam waktu bersamaan. Prinsipnya sederhana: sedikit barang, tapi setiap benda punya makna.

Bagaimana Cara Bikin Ruang Minimalis Tetap Nyaman?

Sheena Murphy, pendiri Studio Nune, punya resep jitu. “Gunakan campuran warna netral hangat dan banyak lapisan tekstur,” ujarnya. Kayu, linen, wol, logam, keramik, atau marmer — semua bisa berpadu asal seimbang.

Sheena menyebut kuncinya ada di variasi material dan tone. “Selama keseimbangan tonal dan campuran bahannya pas, hasilnya selalu indah,” ujarnya. Rumah yang menonjolkan tekstur justru terlihat segar dan relevan sepanjang waktu.

Baca Juga: Inspirasi Hunian Minimalis Bernilai Filosofis ala Seniman Italia, Ketika Alam, Seni, dan Desain Menyatu di Satu Rumah!

Boleh Warna, Asal Punya Jiwa

Minimalisme tak lagi identik dengan putih dan beige. “Beige bukan satu-satunya warna minimalis,” kata Sheena sambil tertawa. Menurutnya, palet warna seperti kuning lumpur, hijau zaitun, merah bata, jingga sienna, pink lembut, hingga kuning butterscotch bisa tetap terlihat minimal asal diaplikasikan dengan benar.

Kuncinya: color drenching! Warnai dinding, plafon, dan kusen dengan satu tone agar tampak harmonis. “Ini bikin ruang terasa hangat tapi tetap tenang,” tambahnya. Untuk ruang tamu, cukup kombinasikan warna itu dengan bentuk furnitur sederhana dan tekstil sewarna.

Interior cozy minimalism 2025 dengan warna bumi, tekstur linen, dan pencahayaan lembut menciptakan suasana hangat nan elegan.
Interior cozy minimalism 2025 dengan warna bumi, tekstur linen, dan pencahayaan lembut menciptakan suasana hangat nan elegan.

Minimalis Juga Perlu Decluttering, Tapi yang Bermakna

Prinsip minimalis tetap berlaku: hidup sederhana, barang secukupnya. Tapi, 2025 punya pendekatan baru — declutter dengan hati. Bukan sekadar buang barang, tapi kurasi benda yang punya nilai.

Monika Puccio dari Sofa Club menyarankan, “Jaga permukaan tetap bersih tapi tetap berkarakter. Misalnya, cukup satu vas keramik, lampu artistik, atau tumpukan buku favorit.” Artinya, ruangan tetap lega tapi tidak kehilangan “jiwa”.

Pencahayaan Jadi Kunci Kehangatan

Lampu bukan sekadar penerang, tapi pembentuk suasana. “Gunakan lampu meja, dinding, dan lilin untuk menciptakan kehangatan,” saran Jordana Ashkenazi. Ia juga menambahkan elemen aroma dan tekstur agar ruangan terasa lebih hidup.

Intinya, pencahayaan bukan hanya soal fungsi — tapi soal rasa. Cahaya lembut di sudut ruangan bisa mengubah mood seketika.

Sentuhan Personal, Titik Terhangat dari Minimalisme

Rumah minimalis bisa tetap punya karakter, asal berani menonjolkan sentuhan personal. “Pilih furnitur melengkung, bentuk organik, dan detail pahatan,” ujar Jordana. Ia juga menyarankan menambah benda-benda dari perjalanan atau karya tangan yang punya makna khusus.

“Penyimpanan tersembunyi bantu ruangan tetap tenang dan rapi,” tambahnya. Jadi, setiap elemen punya peran: memperindah, tapi tetap fungsional.

Cozy minimalism bukan sekadar tren, tapi cara baru memaknai kenyamanan dalam kesederhanaan. Ruang yang lapang, warna yang hangat, cahaya yang lembut — semuanya berpadu membentuk atmosfer damai tanpa kehilangan gaya.
Simak terus informasi menarik lainnya hanya di Balikpapan Tv teman update setia, "Bukan Sekadar Info Biasa!"

 

FAQ

Apa perbedaan cozy minimalism dan minimalism klasik?
Cozy minimalism menekankan keseimbangan antara ruang kosong dan elemen hangat seperti warna bumi, tekstur lembut, dan pencahayaan lembut.

Warna apa yang cocok untuk gaya cozy minimalism?
Selain putih dan beige, warna seperti olive green, terracotta, dusty pink, dan butterscotch kuning cocok digunakan.

Apakah cozy minimalism cocok untuk rumah kecil?
Sangat cocok! Prinsipnya justru membuat ruang terasa lega tapi tetap hangat dan nyaman.

 

DISKLAIMER
Artikel ini menggunakan bantuan AI secara terbatas dalam menganalisa struktur artikel untuk menghasilkan tulisan bebas typo dan kalimat tidak efektif, menghindari pengulangan kata dan paralelisme yang tidak tepat berdasarkan pedoman umum ejaan bahasa Indonesia (PUEBI). Artikel ini telah melalui verifikasi dan validasi ketat oleh Manusia (Redaksi). Teknologi AI digunakan semata-mata sebagai alat bantu produktivitas dan efisiensi kerja redaksi — bukan sebagai pengganti peran jurnalis manusia.

Dari Warna Bumi hingga Cahaya Lembut, Ini Ciri Gaya Minimalis Modern
Dari Warna Bumi hingga Cahaya Lembut, Ini Ciri Gaya Minimalis Modern

Editor : Arya Kusuma
#tren warna bumi #Desain Interior 2025 #rumah minimalis hangat #cozy minimalism