Realme P4s Lite Resmi Masuk India, Bawa Baterai 7.000mAh tetapi Masih 4G

Arya Kusuma • Dipublikasikan Rabu, 7 Oktober 2026 | 09:27 WIB
Realme P4s Lite dengan visual baterai berkapasitas besar dan layar 120Hz, menggambarkan fokus smartphone terbaru realme di pasar India.
Realme P4s Lite dengan visual baterai berkapasitas besar dan layar 120Hz, menggambarkan fokus smartphone terbaru realme di pasar India.

Durasi Baca: 7–8 menit

Ikhtisar: Realme kembali memperluas keluarga P4 di India lewat realme P4s Lite. Smartphone ini membawa baterai 7.000mAh, layar LCD 120Hz, chipset Unisoc T7250, kamera 13MP, serta penyimpanan hingga 128GB. Harga mulai ₹16.499. Menariknya, realme memilih mempertahankan 4G dan layar HD+ ketimbang mengejar 5G atau panel AMOLED. Di situlah cerita P4s Lite sebenarnya berada: bukan soal punya spesifikasi paling lengkap, melainkan soal fitur mana yang dianggap paling penting bagi pengguna.

 

Balikpapantv.id - Hai Ces! Pasar smartphone India belum juga kehabisan model baru. Pada 5 Oktober 2026, realme kembali menambah anggota keluarga P4 melalui realme P4s Lite, sebuah smartphone yang tampaknya punya prioritas cukup jelas: baterai besar dan pemakaian panjang. 

P4s Lite membawa baterai berkapasitas 7.000mAh, layar 6,75 inci dengan refresh rate hingga 120Hz, chipset Unisoc T7250, RAM 4GB, serta pilihan penyimpanan 64GB dan 128GB.

Harganya dimulai dari ₹16.499 untuk konfigurasi 4GB+64GB, sedangkan varian 4GB+128GB dibanderol ₹18.499. Penjualan pertama dijadwalkan mulai 8 Oktober 2026 di India.

Ada satu hal yang membuat perangkat ini menarik untuk dibicarakan lebih jauh.

Di tengah pasar yang semakin ramai dengan smartphone 5G, kamera beresolusi tinggi, layar AMOLED, dan pengisian daya puluhan watt, P4s Lite justru mengambil jalur yang lebih sederhana.

Baterainya besar. Layarnya cepat. Tetapi jaringan selulernya masih 4G dan panelnya masih HD+.

Itu bukan sekadar daftar spesifikasi. Itu adalah pilihan strategi.

realme P4s Lite Menambah Ramai Keluarga P4

P4s Lite bukan perangkat yang berdiri sendirian.

Realme sebelumnya sudah memperluas keluarga P4 dengan beberapa model yang bermain di rentang harga dan spesifikasi berbeda. P4s Lite hadir sebagai salah satu anggota dengan posisi lebih rendah, sementara P4s 5G berada di kelas yang lebih tinggi. 

Reviewer Gadgets 360 Dhruv Raghav, yang mengulas realme P4s 5G, menggambarkan pendekatan realme terhadap lini produknya dengan kalimat:

“The brand has managed to carpet-bomb different price brackets.”

Dalam konteks keluarga P4, penilaian tersebut menggambarkan strategi realme yang semakin banyak mengisi berbagai rentang harga dengan model berbeda.

P4s Lite memperlihatkan pola tersebut dengan cukup jelas.

Perangkat ini bukan penerus langsung P4s 5G dalam arti menaikkan semua spesifikasi. Justru sebaliknya. Realme mengambil sejumlah fitur yang dianggap penting, kemudian menekan beberapa bagian lain untuk mencapai posisi harga yang lebih rendah.

Hasilnya adalah smartphone yang lebih mudah dipahami jika dilihat dari prioritas penggunaan, bukan dari perlombaan spesifikasi.

Baca Juga: Samsung Galaxy A08 untuk UMKM: Saat HP Rp3 Jutaan Menjadi Kantor Saku Digital

Baterai 7.000mAh Menjadi Cerita Terbesar

Bagian paling mencolok dari P4s Lite tentu baterainya.

Realme membekali smartphone ini dengan baterai 7.000mAh, dengan kapasitas tipikal 7.000mAh dan kapasitas terukur 6.820mAh. Pengisian dayanya mendukung hingga 15W, termasuk kompatibilitas 15W USB Power Delivery. Perangkat juga mendukung wired reverse charging. 

Realme mengklaim baterai tersebut mampu mempertahankan lebih dari 80 persen kapasitas setelah enam tahun berdasarkan simulasi laboratorium perusahaan.

Namun, angka ini perlu dibaca dengan konteks.

Itu bukan jaminan setiap pengguna akan mendapatkan kondisi baterai yang sama setelah enam tahun. Realme sendiri menjelaskan bahwa klaim tersebut berasal dari simulasi laboratorium dengan pola pengisian dan pemakaian tertentu. Kondisi jaringan, suhu, pola penggunaan, jumlah siklus pengisian, hingga perangkat lunak dapat membuat hasil nyata berbeda. 

Realme juga mencantumkan hasil pengujian internal berupa hingga 26,8 jam pemutaran video online dan 8,47 jam bermain Free Fire MAX pada 60 FPS. Lagi-lagi, angka tersebut merupakan hasil pengujian realme Lab, bukan pengujian independen. 

Ada keuntungan lain yang cukup praktis.

Dengan baterai sebesar itu, P4s Lite bahkan dapat digunakan sebagai sumber daya untuk perangkat lain melalui reverse charging. Realme menyebut fungsi tersebut bekerja melalui USB OTG dengan kabel USB-C ke USB-C yang sesuai. 

Jadi, baterai besar di sini bukan sekadar angka untuk brosur.

Ia memang menjadi identitas utama perangkat.

Baca Juga: Huawei Watch GT 7 Pro: Ketika Smartwatch Mulai Serius Membaca Tubuh dan Menemani Aktivitas Outdoor

Layar 120Hz, tetapi Bukan AMOLED

Di bagian layar, realme mengambil keputusan yang berbeda.

P4s Lite memakai panel LCD 6,75 inci dengan resolusi 1570 × 720 piksel atau HD+. Refresh rate-nya mencapai 120Hz, sementara touch sampling rate maksimum mencapai 240Hz. Tingkat kecerahan HBM yang dicantumkan realme mencapai 900 nits. 

Secara pengalaman, 120Hz dapat membuat perpindahan menu, scrolling media sosial, dan animasi antarmuka terasa lebih mulus dibanding panel dengan refresh rate lebih rendah.

Tetapi ada komprominya.

Resolusi HD+ pada ukuran layar 6,75 inci tidak memberikan tingkat ketajaman yang sama dengan panel Full HD+ atau AMOLED pada kelas smartphone yang lebih tinggi.

Jadi, P4s Lite bukan perangkat yang mengejar:

“layar paling tajam.”

Realme lebih memilih:

“layar besar dan terasa mulus.”

Perbedaan ini penting karena spesifikasi 120Hz sering terdengar lebih menarik ketika berdiri sendirian. Padahal kualitas pengalaman layar ditentukan banyak hal, mulai resolusi, jenis panel, tingkat kecerahan, reproduksi warna, hingga konsumsi daya.

Dalam kasus P4s Lite, 120Hz adalah salah satu cara membuat perangkat murah terasa lebih modern tanpa harus menggunakan panel yang lebih mahal.

Baca Juga: REDMI Note 17 Pro 5G: Baterai Monster, Tapi Kamera dan Performa Jadi Tebusan?

Unisoc T7250 Jadi Mesin di Baliknya

Untuk dapur pacu, P4s Lite menggunakan Unisoc T7250, prosesor octa-core dengan GPU Mali-G57 pada 850MHz.

Konfigurasinya dipasangkan dengan 4GB LPDDR4X RAM dan penyimpanan UFS 2.2 sebesar 64GB atau 128GB. Penyimpanan juga masih dapat diperluas menggunakan kartu memori.

Realme mencantumkan skor AnTuTu V11 sekitar 421.058 pada halaman produknya. Angka tersebut tetap harus dibaca sebagai hasil pengujian produsen, bukan patokan mutlak untuk semua kondisi penggunaan. 

Karakter perangkat ini menjadi semakin jelas.

P4s Lite tidak sedang mencoba menjadi smartphone gaming kelas atas.

Target yang lebih masuk akal adalah penggunaan harian seperti:

Realme juga menyatakan P4s Lite telah melewati pengujian 36-Month Fluency Protection di laboratoriumnya. Namun, perusahaan menegaskan pengujian tersebut bukan jaminan perangkat akan bebas lag dalam semua kondisi. 

Ini penting karena angka benchmark dan klaim kelancaran bukan pengganti pengalaman penggunaan nyata.

Kamera 13MP: Fungsional, Bukan Senjata Utama

Kamera belakang P4s Lite menggunakan sensor 13MP dengan autofocus, sementara kamera depan beresolusi 5MP. Kamera belakang mendukung perekaman video hingga 1080p 30fps. 

Realme juga memberikan sejumlah fitur berbasis perangkat lunak, termasuk mode portrait, night mode, Google Lens, serta mode HI-RES.

Menariknya, halaman resmi realme menyebut kamera 13MP tersebut dapat menghasilkan foto 50MP melalui upscaling berbasis algoritma, bukan sensor kamera native 50MP.

Karena itu, angka “50MP” sebaiknya tidak disalahartikan sebagai kamera 50MP sungguhan.

Untuk P4s Lite, kamera lebih tepat ditempatkan sebagai fitur pendukung.

Prioritas desainnya tetap terlihat pada baterai, layar besar, dan efisiensi biaya.

Tidak Ada 5G dan NFC

Inilah bagian yang mungkin paling menarik bagi calon pembeli.

realme P4s Lite tidak mendukung 5G.

Spesifikasi resmi realme mencantumkan jaringan GSM, 3G, dan LTE, tetapi 5G NR tidak didukung. NFC juga tidak tersedia. 

Sebagai gantinya, perangkat tetap menawarkan Wi-Fi 5, Bluetooth 5.2, GPS, USB Type-C, dual SIM, serta jack audio 3,5mm.

Keputusan mempertahankan 4G bisa terlihat aneh di 2026, terutama ketika banyak smartphone baru sudah menggunakan 5G.

Namun, dari sudut pandang harga, keputusan tersebut masuk akal.

Modem 5G, kamera yang lebih kompleks, panel layar lebih mahal, dan sistem pengisian cepat yang lebih tinggi semuanya membutuhkan biaya. Dengan tidak mengejar seluruh fitur tersebut, realme bisa mengalokasikan lebih banyak ruang spesifikasi untuk baterai 7.000mAh.

Dengan kata lain, P4s Lite bukan smartphone yang kekurangan fitur secara kebetulan. Sebagian komprominya tampaknya memang dibuat untuk menjaga fokus produk.

Bodinya Besar, Tetapi Beratnya Masih 215 Gram

Baterai 7.000mAh tentu membutuhkan ruang.

P4s Lite memiliki dimensi sekitar 166,5 × 78,2 × 9 milimeter dengan bobot sekitar 215 gram. Pilihan warnanya adalah Moonlight Silver dan Nebula Black.

Bobot tersebut masih tergolong masuk akal untuk smartphone dengan baterai sebesar itu, tetapi pengguna yang terbiasa dengan perangkat tipis dan ringan tetap akan merasakan perbedaannya.

Realme juga memberikan rating IP64 untuk perlindungan terhadap debu dan percikan air serta menyebut perangkat telah menjalani pengujian ketahanan benturan berstandar MIL-STD 810H. 

Namun, IP64 bukan berarti smartphone aman dicemplungkan ke air.

Rating tersebut memberikan perlindungan terhadap debu dan percikan air dalam kondisi pengujian tertentu. Realme sendiri mengingatkan bahwa kemampuan tersebut dapat berkurang akibat pemakaian sehari-hari. 

Harga realme P4s Lite Mulai ₹16.499

Untuk pasar India, harga P4s Lite adalah:

Varian Harga India
4GB + 64GB ₹16.499
4GB + 128GB ₹18.499

Penjualan pertama dijadwalkan mulai 8 Oktober 2026 melalui kanal resmi realme di India.

Realme Store India juga mencantumkan penawaran bank hingga ₹2.500, tergantung ketentuan promosi yang berlaku. 

Untuk pembaca Indonesia, harga rupee tersebut jangan langsung dianggap sebagai harga Indonesia. Sampai ada informasi resmi mengenai peluncuran di Indonesia, perangkat ini sebaiknya disebut sebagai produk yang tersedia di pasar India.

Kalau Masuk Indonesia, Siapa yang Cocok?

Di sinilah P4s Lite menjadi lebih menarik daripada sekadar daftar spesifikasi.

Bayangkan pengguna yang sehari-harinya lebih sering membutuhkan smartphone untuk komunikasi, navigasi, streaming, media sosial, pekerjaan ringan, dan aktivitas panjang di luar ruangan.

Bagi tipe pengguna seperti itu, baterai 7.000mAh bisa lebih terasa manfaatnya dibanding kamera 108MP atau layar AMOLED.

Untuk pekerja lapangan atau pengemudi Ojol, misalnya, daya tahan baterai dapat menjadi faktor yang lebih praktis karena smartphone terus digunakan untuk navigasi, komunikasi, dan aplikasi kerja.

Tetapi ada catatan.

Jika kebutuhan utama adalah jaringan 5G, fotografi serius, gaming berat, NFC untuk kebutuhan tertentu, atau pengalaman layar dengan kontras AMOLED, P4s Lite bukan pilihan yang paling lengkap.

Jadi pertanyaannya bukan:

“Apakah P4s Lite bagus?”

Pertanyaan yang lebih tepat:

“Apakah prioritas P4s Lite cocok dengan kebutuhan pengguna?”

Jawabannya akan sangat bergantung pada kebutuhan tersebut.

P4s Lite Menunjukkan Arah yang Menarik

Kemunculan P4s Lite juga memberi gambaran kecil tentang cara produsen smartphone bermain di kelas harga terjangkau.

Tidak semua perangkat harus menang dalam semua kategori.

Realme memilih satu kartu yang sangat jelas: endurance.

Baterai 7.000mAh menjadi pusat cerita. Layar 120Hz membuat pengalaman harian terasa lebih modern. Penyimpanan masih bisa diperluas. Jack 3,5mm tetap tersedia. IP64 menambah ketahanan dasar.

Sebaliknya, pengguna harus menerima 4G, LCD HD+, kamera 13MP, RAM 4GB, dan pengisian 15W.

Itulah komprominya.

Dan justru kompromi tersebut yang membuat P4s Lite lebih mudah dipahami.

BTV tidak akan menyebutnya sebagai “HP murah terbaik” karena belum ada pengujian independen yang cukup untuk membuat klaim sebesar itu. Tetapi dari spesifikasi dan positioning resminya, P4s Lite terlihat jelas menyasar pengguna yang lebih memilih baterai tahan lama daripada spesifikasi yang serba tinggi.

Buat pengguna yang hidupnya sering berakhir dengan notifikasi baterai 10 persen sebelum sore, konsep ini mungkin terasa cukup masuk akal.

Poin Penting

Insight Redaksi

realme P4s Lite bukan tentang seberapa banyak spesifikasi yang bisa dimasukkan ke dalam satu smartphone. Justru sebaliknya, perangkat ini menunjukkan bahwa produsen masih bisa menjual sebuah gagasan yang sangat sederhana: ponsel yang tidak cepat meminta charger.

Baterai 7.000mAh memang menjadi daya tarik utama, tetapi pembeli harus memahami harga yang dibayar untuk mendapatkannya. Layar masih HD+, pengisian hanya 15W, kamera tergolong sederhana, dan konektivitas berhenti di 4G.

Jadi, P4s Lite paling menarik ketika dilihat sebagai smartphone endurance, bukan sebagai smartphone serba bisa.

Jika suatu saat perangkat ini masuk Indonesia dengan harga yang kompetitif, daya tahan baterai bisa menjadi alasan yang cukup kuat bagi pengguna yang menghabiskan sebagian besar hari bersama smartphone.

Sementara untuk pengguna yang mengejar 5G, kamera, gaming, atau layar premium, ada banyak bagian yang membuat P4s Lite terasa seperti kompromi.

Dan mungkin itu memang tujuannya.

Penutup

Keluarga realme P4 kini semakin ramai. P4s Lite datang bukan untuk memenangkan semua perlombaan, tetapi untuk mengambil satu jalur yang cukup jelas: baterai besar, layar mulus, harga lebih terjangkau, lalu memangkas fitur yang dianggap tidak terlalu penting.

Bagi sebagian orang, 7.000mAh mungkin cuma angka di lembar spesifikasi.

Bagi pengguna yang setiap sore sibuk mencari colokan, angka itu bisa punya arti yang jauh lebih nyata.

Kalau nanti realme membawa P4s Lite ke Indonesia, pertanyaan berikutnya bukan lagi sekadar berapa harganya. Yang lebih menarik adalah seberapa kompetitif kombinasi baterai 7.000mAh, layar 120Hz, dan 4G tersebut ketika berhadapan dengan smartphone lain di pasar Indonesia.

Itu cerita berikutnya, Ces.

FAQ

Apakah realme P4s Lite sudah mendukung 5G?
Tidak. Spesifikasi resmi realme menyebut P4s Lite hanya mendukung jaringan hingga 4G LTE dan tidak mendukung 5G NR. 

Berapa kapasitas baterai realme P4s Lite?
Kapasitas tipikalnya 7.000mAh, sedangkan kapasitas terukurnya 6.820mAh. 

Apakah realme P4s Lite mendukung fast charging?
Mendukung pengisian hingga 15W dan kompatibel dengan 15W USB Power Delivery. 

Apakah layarnya AMOLED?
Tidak. P4s Lite menggunakan panel LCD 6,75 inci dengan resolusi HD+ dan refresh rate hingga 120Hz. 

Apakah realme P4s Lite punya NFC?
Tidak. Spesifikasi resmi mencantumkan NFC sebagai tidak didukung. 

Berapa harga realme P4s Lite?
Harga India mulai ₹16.499 untuk 4GB+64GB dan ₹18.499 untuk 4GB+128GB. 

Apakah realme P4s Lite sudah resmi dijual di Indonesia?
Belum ada informasi resmi yang menunjukkan peluncuran Indonesia dalam sumber yang digunakan untuk artikel ini. Perangkat yang terverifikasi saat ini adalah versi pasar India.

Sumber Informasi

my ride-or-die for updates
my ride-or-die for updates

 

Editor : Arya Kusuma
16:9 ideal 1200 × 675 piksel