Durasi Baca: 6 Menit
Ikhtisar: Xiaomi 18 Pro Series membawa chipset Snapdragon terbaru, layar belakang lebih pintar, Privacy Display, baterai besar, serta fitur AI di HyperOS 4.
Balikpapan TV - Hai Ces! Xiaomi kembali membawa sejumlah teknologi baru melalui Xiaomi 18 Pro Series. Bukan cuma mengandalkan chipset Snapdragon terbaru, seri ini juga mendapatkan berbagai fitur yang membuat pengalaman menggunakan smartphone terasa berbeda.
Salah satu yang paling menarik adalah layar belakang yang kini tidak sekadar digunakan untuk menampilkan jam atau melihat preview kamera. Xiaomi mulai memanfaatkannya sebagai bagian dari fitur AI dan personalisasi.
Selain itu, ada Privacy Display yang dapat membuat area tertentu pada layar lebih redup, bahkan disebut mampu mendeteksi ketika ada orang lain yang melihat layar dari samping.
Desain Xiaomi 18 Pro Series Tidak Berubah Drastis
Secara umum, desain Xiaomi 18 Pro dan 18 Pro Max masih mempertahankan bahasa desain generasi sebelumnya.
Perubahannya memang tidak terlalu drastis, tetapi ada sejumlah detail yang cukup mudah ditemukan jika diperhatikan.
Logo Leica kini digeser sedikit ke kanan sehingga terpisah dari kamera ultrawide dan lampu flash.
Bagian kamera belakang juga dibuat sejajar dengan layar belakang. Dengan desain yang lebih rata, area layar belakang menjadi lebih leluasa digunakan untuk melakukan swipe maupun berbagai fungsi lainnya.
Di sisi lain, permukaan yang lebih menyatu dengan kamera juga membuat pengguna perlu lebih sering memperhatikan kebersihan area tersebut.
Baca Juga: Apple Watch Ultra 2 Punya Banyak Sensor Kesehatan, Ini Fungsi Nyata dan Batasannya
Ada Tombol AI Key
Xiaomi menambahkan tombol bernama AI Key pada bagian samping perangkat.
Tekan sekali dapat digunakan untuk mengambil screenshot dari tampilan yang sedang dibuka. Informasi dari screenshot tersebut kemudian dapat diolah dan disimpan ke dalam catatan.
Sementara itu, menekan tombol lebih lama dapat digunakan sebagai shortcut untuk sejumlah fungsi yang bisa disesuaikan.
Beberapa fungsi yang disebut antara lain mengaktifkan atau menonaktifkan Privacy Display, merekam voice note, hingga mematikan suara perangkat.
Layar Belakang Makin Fungsional
Xiaomi 18 Pro Max memiliki layar utama berukuran 6,9 inci dan layar belakang 2,9 inci. Sementara Xiaomi 18 Pro membawa layar utama 6,4 inci dengan layar belakang 2,7 inci.
Layar belakang tersebut kini tidak hanya berfungsi untuk menampilkan informasi sederhana.
Xiaomi mengembangkannya menjadi bagian dari pengalaman personalisasi dan AI. Pengguna dapat membuat wallpaper tertentu, termasuk menggabungkan dua foto atau membuat tampilan dengan objek yang disukai.
Layar tersebut juga disebut dapat digunakan untuk berinteraksi dengan AI dalam menjalankan sejumlah perintah, seperti mengganti lagu maupun memasang alarm.
Namun, ketersediaan fitur AI tersebut pada versi global belum dipastikan karena fitur perangkat lunak dapat berbeda berdasarkan wilayah dan bahasa.
Bezel Layar di Bawah 1 Milimeter
Salah satu bagian yang cukup mencolok dari spesifikasi layar adalah bezel yang sangat tipis.
Dalam materi peluncuran yang dibahas, bezel layar utama disebut berada di angka 0,99 milimeter. Bezel pada layar belakang juga dibuat semakin tipis, yakni sekitar 1,22 milimeter.
Untuk frame, Xiaomi menggunakan aluminium alloy.
Pilihan material bagian belakang disebut berbeda berdasarkan varian warna, dengan penggunaan fiber glass maupun glass.
Ada pula warna Stery River Blue yang menjadi salah satu warna yang ditonjolkan. Warna tersebut menggunakan nuansa biru gelap dengan efek glitter yang disebut terinspirasi dari langit malam.
Xiaomi 18 Pro Max Pakai Snapdragon Terbaru
Dari sisi performa, Xiaomi 18 Pro Max menggunakan chipset yang dalam materi sumber disebut sebagai Snapdragon 8 Elite Extreme Gen 6.
Chipset tersebut disebut dibuat dengan proses fabrikasi 2 nm dan memiliki clock speed hingga 5 GHz.
Materi yang dibahas juga menyebut peningkatan performa GPU hingga 35 persen, sementara konsumsi daya GPU dapat turun hingga 40 persen.
Selain itu, konsumsi daya chipset secara keseluruhan disebut dapat turun hingga 37 persen.
Untuk performa sintetis, skor AnTuTu versi 11 yang disebut dalam materi dapat mencapai sekitar 5,01 juta.
Baterai 8.500 mAh
Kapasitas baterai menjadi salah satu bagian yang cukup besar pada Xiaomi 18 Pro Max.
Perangkat ini membawa baterai 8.500 mAh dengan dukungan pengisian cepat 100W melalui kabel dan 50W secara nirkabel.
Sementara untuk kamera, konfigurasi yang disebut terdiri dari kamera utama 200 MP, kamera telefoto 200 MP dengan 3,2x optical zoom, kamera ultrawide 50 MP, dan kamera depan 50 MP.
Kamera belakangnya juga menggunakan teknologi Leica.
Spesifikasi lainnya mencakup dukungan 5G, NFC, tiga speaker stereo, sertifikasi IP68, USB 3.2 Gen 1, serta HyperOS 4 berbasis Android 17 sesuai materi yang dibahas.
Xiaomi 18 Pro Punya Baterai 7.000 mAh
Xiaomi 18 Pro memiliki sejumlah perbedaan dibandingkan versi Pro Max.
Selain ukuran bodinya yang lebih compact, chipset yang digunakan juga berbeda. Versi Pro menggunakan Snapdragon 8 Elite Gen 6 tanpa embel-embel Extreme seperti pada Pro Max.
Area pendinginnya juga lebih kecil.
Untuk baterai, Xiaomi 18 Pro membawa kapasitas 7.000 mAh atau terpaut 1.500 mAh dari Pro Max.
Kamera utama sama-sama memiliki resolusi 200 MP, tetapi teknologi dan sensor yang digunakan berbeda. Materi sumber menyebut Pro Max menggunakan Light Hunter 960L, sedangkan versi Pro menggunakan Light Hunter 960.
Jumlah speaker juga berbeda. Xiaomi 18 Pro memiliki dua speaker stereo, sedangkan Pro Max membawa tiga speaker.
Baca Juga: Xiaomi 18 Pro Series Bawa Baterai 8.500 mAh dan Layar Belakang 120Hz
Privacy Display Bisa Mendeteksi Orang Mengintip
Privacy Display menjadi salah satu fitur yang paling menarik pada seri ini.
Konsep dasarnya adalah membuat tampilan layar menjadi lebih sulit dilihat dari samping. Namun, penerapannya pada Xiaomi disebut lebih fleksibel karena dapat digunakan pada seluruh layar maupun bagian tertentu.
Fitur tersebut dapat diterapkan pada aplikasi atau notifikasi tertentu, termasuk ketika menggunakan split screen dan floating window.
Floating window bahkan dapat dipindahkan dan diubah ukurannya. Dengan begitu, pengguna dapat memanfaatkannya untuk menutupi area tertentu pada layar.
Yang lebih menarik, Xiaomi menyebut Privacy Display dapat mendeteksi ketika ada orang lain yang melihat layar.
Ketika sistem mendeteksi wajah lain, perangkat dapat memberikan pengingat melalui Hyper Island atau memberikan getaran sehingga pengguna mengetahui adanya orang lain yang sedang melihat layar.
Fitur ini memang menarik untuk kondisi ketika pengguna sedang membuka informasi pribadi di tempat umum. Namun, mekanisme deteksi tersebut juga membuat pengguna perlu memperhatikan bagaimana kamera dan sistem perangkat digunakan untuk mendeteksi wajah di sekitar.
AI Assist Bantu Cari Spot Foto
HyperOS 4 juga membawa sejumlah fitur AI.
Salah satunya adalah AI Assist untuk membantu pengguna menemukan referensi pengambilan foto.
Ketika berada di suatu lokasi, perangkat disebut dapat memberikan referensi foto yang pernah diambil di sekitar area tersebut sekaligus memberikan rute menuju spot yang dimaksud.
AI juga dapat memberikan rekomendasi komposisi dan angle foto yang dianggap lebih sesuai.
Bahkan tersedia rekomendasi pose yang bisa diikuti pengguna.
Layar Belakang Jadi AI Companion
Perubahan paling menarik justru terdapat pada layar belakang.
Xiaomi mulai menjadikannya sebagai semacam AI companion, bukan hanya layar tambahan untuk menampilkan informasi.
Pengguna dapat membuat wallpaper menggunakan dua foto berbeda, termasuk dengan hewan peliharaan atau tampilan 3D.
Materi sumber juga menyebut adanya kemampuan membuat tampilan seolah-olah pengguna sedang berfoto bersama idola atau karakter animasi.
Selain personalisasi, layar belakang juga dapat digunakan untuk berinteraksi dengan AI dalam menjalankan perintah tertentu.
Namun, sekali lagi, seluruh fitur AI tersebut belum tentu tersedia pada versi global karena ketersediaannya dapat bergantung pada region dan bahasa.
Harga Xiaomi 18 Pro Series di China
Untuk pasar China, Xiaomi 18 Pro disebut tersedia dalam beberapa pilihan warna seperti hitam, putih, pink, dan biru.
Xiaomi 18 Pro dengan konfigurasi 12GB + 256GB disebut dibanderol 5.999 yuan. Sementara Xiaomi 18 Pro Max memiliki harga awal sekitar 1.000 yuan lebih tinggi berdasarkan materi yang dibahas.
Ada pula special edition transparan dengan aksen merah.
Edisi tersebut tersedia pada konfigurasi 16GB + 1TB. Versi khusus ini juga dibundel dengan aksesori Pocket Guitar.
Aksesori tersebut bukan sekadar phone holder, melainkan perangkat yang dapat digunakan untuk memainkan gitar dengan senar serta pengaturan nada, chord, dan volume.
Harga Pocket Guitar dalam materi sumber disebut sekitar 99 yuan setelah diskon.
Perlu dicatat, seluruh konversi rupiah tersebut merupakan perkiraan berdasarkan harga China. Jika masuk Indonesia, harga bisa berbeda.
Apakah Xiaomi 18 Pro Series Masuk Indonesia?
Kabar mengenai kehadiran Xiaomi 18 Pro Series di Indonesia masih belum menjadi pengumuman resmi dari Xiaomi berdasarkan materi yang digunakan.
Dalam video disebutkan terdapat dua nomor model yang muncul di database Kementerian Perindustrian dengan nilai TKDN 37,84 persen.
Namun, keterkaitan kedua nomor model tersebut dengan Xiaomi 18 Pro dan 18 Pro Max masih berupa dugaan dan belum dikonfirmasi Xiaomi.
Karena itu, informasi mengenai versi Indonesia, harga, konfigurasi, serta fitur yang akan dibawa masih perlu menunggu pengumuman resmi.
Poin Penting
-
Xiaomi 18 Pro Series membawa layar belakang yang lebih fungsional.
-
Xiaomi 18 Pro Max menggunakan baterai 8.500 mAh dan charging 100W wired serta 50W wireless.
-
Xiaomi 18 Pro membawa baterai 7.000 mAh.
-
Pro Max menggunakan Snapdragon 8 Elite Extreme Gen 6, sedangkan Pro menggunakan Snapdragon 8 Elite Gen 6 sesuai materi sumber.
-
Privacy Display dapat diterapkan pada area tertentu dan disebut mampu mendeteksi orang yang mengintip.
-
HyperOS 4 membawa sejumlah fitur AI untuk fotografi dan personalisasi.
-
Layar belakang dapat digunakan sebagai bagian dari fitur AI dan wallpaper interaktif.
-
Harga yang dibahas merupakan harga pasar China sehingga belum dapat dijadikan patokan harga Indonesia.
-
Kabar mengenai masuknya Xiaomi 18 Pro Series ke Indonesia masih belum dikonfirmasi secara resmi.
Insight Redaksi
Xiaomi 18 Pro Series tidak hanya mengejar performa lewat chipset dan baterai besar. Layar belakang, Privacy Display, AI fotografi, serta berbagai fungsi HyperOS menunjukkan upaya Xiaomi menjadikan perangkat ini lebih interaktif. Namun, fitur dan spesifikasi versi global tetap perlu ditunggu karena belum tentu sama dengan versi China.
Kalau ikam tertarik, jangan cuma lihat chipset dan baterainya, cek juga fitur global yang benar-benar tersedia sebelum memutuskan membeli, nah.
Untuk pasar Indonesia, paling aman menunggu pengumuman resmi mengenai spesifikasi, harga, garansi, dan ketersediaan fiturnya.
FAQ
1. Berapa kapasitas baterai Xiaomi 18 Pro Max?
Xiaomi 18 Pro Max disebut membawa baterai 8.500 mAh.
2. Berapa kapasitas baterai Xiaomi 18 Pro?
Xiaomi 18 Pro membawa baterai 7.000 mAh berdasarkan materi sumber.
3. Apa fungsi Privacy Display?
Privacy Display membuat tampilan tertentu pada layar menjadi lebih redup sehingga lebih sulit dilihat dari samping. Fitur ini juga disebut dapat mendeteksi orang lain yang sedang melihat layar.
4. Apa fungsi AI Key?
AI Key dapat digunakan untuk mengambil screenshot dan mengolah informasinya. Tekanan panjang dapat digunakan sebagai shortcut untuk beberapa fungsi yang dapat disesuaikan.
5. Apa perbedaan Xiaomi 18 Pro dan Pro Max?
Perbedaannya mencakup ukuran, chipset, kapasitas baterai, sistem pendingin, sensor kamera utama, serta jumlah speaker.
6. Berapa harga Xiaomi 18 Pro di China?
Xiaomi 18 Pro dengan konfigurasi 12GB + 256GB disebut memiliki harga 5.999 yuan dalam materi sumber.
7. Apakah Xiaomi 18 Pro Series sudah resmi masuk Indonesia?
Belum ada konfirmasi resmi yang disebut dalam materi sumber. Informasi mengenai dua nomor model dengan TKDN 37,84 persen masih berupa dugaan keterkaitan dengan seri tersebut
.
Editor : Arya Kusuma