Durasi Baca: 6 Menit
Ikhtisar: Tecno Pova 8 Pro membawa AMOLED 144Hz, Dimensity 7400 Ultimate, kamera OIS, baterai 6500mAh, serta fitur Live Matrix.
Balikpapan TV - Hai Ces! Seri Pova dari Tecno selama beberapa tahun dikenal sebagai salah satu pilihan menarik bagi pengguna yang mencari HP dengan spesifikasi cukup lengkap dan harga relatif terjangkau.
Namun, karakter tersebut mulai berubah pada Tecno Pova 8 Pro 5G. Dalam video hands-on yang menjadi sumber artikel ini, perangkat tersebut diperkirakan masuk kisaran harga Rp5,5 juta hingga Rp5,999 juta.
Harga tersebut masih berupa bocoran saat video dibuat, sehingga belum dapat dianggap sebagai harga resmi.
Kenaikan ini membuat Pova 8 Pro harus menghadapi persaingan yang berbeda. Jika sebelumnya seri Pova banyak bermain di kisaran Rp2–3 jutaan, kini perangkat tersebut mulai bersinggungan dengan HP kelas menengah yang menawarkan fitur lebih beragam
Baca Juga: Balikpapan Ubah Taman Kota Jadi Ruang Literasi Anak, Cara Baru Kurangi Ketergantungan Gadget.
Harga Naik, Persaingan Pova Ikut Berubah
Salah satu perhatian utama pada Pova 8 Pro adalah perubahan harga.
Dalam video, harga perangkat disebut berpotensi berada di angka sekitar Rp5,5 juta sampai Rp5,999 juta. Angka tersebut hampir dua kali lipat dibanding generasi Pova sebelumnya yang masih berada di kisaran harga lebih rendah.
Kondisi ini membuat Pova 8 Pro tidak bisa hanya mengandalkan label gaming.
Pasalnya, di kisaran harga tersebut sudah tersedia sejumlah perangkat lain yang menawarkan kombinasi performa, kamera, desain, dan fitur yang cukup kuat.
Salah satu pembanding yang beberapa kali disebut dalam video adalah Tecno Camon 50 Pro.
Camon 50 Pro dinilai masih menarik karena sudah lebih lama berada di pasar dan stok komponennya dapat membuat harganya relatif bertahan.
Karena itu, pertanyaan besarnya bukan lagi sekadar apakah Pova 8 Pro bagus, tetapi apakah fitur tambahannya cukup untuk membenarkan kenaikan harga tersebut.
Desain Gaming dengan LED Live Matrix
Dari sisi desain, Tecno tetap mempertahankan karakter Pova yang berbeda dari kebanyakan HP kelas menengah.
Bagian belakang Pova 8 Pro menggunakan pola dan ornamen bernuansa gaming. Salah satu fitur yang paling mudah dikenali adalah Live Matrix, yaitu area LED berbasis titik yang dapat menampilkan berbagai animasi dan informasi.
Pengguna dapat menggunakan Live Matrix untuk menampilkan animasi, notifikasi, efek ketika bermain game, musik, charging, hingga sejumlah fungsi lainnya.
Fitur tersebut juga dapat dikustomisasi.
Dalam video, Live Matrix bahkan dicoba untuk membuat pola sendiri menggunakan titik-titik LED.
Konsepnya mengingatkan pada pendekatan desain yang pernah digunakan sejumlah smartphone dengan lampu LED di bagian belakang. Bedanya, Tecno mengemasnya sebagai bagian dari identitas Pova 8 Pro.
Penyimpanan 256GB dan RAM 8GB
Untuk konfigurasi memori, Pova 8 Pro yang dibahas menggunakan RAM 8GB dan penyimpanan internal 256GB.
Dalam video disebutkan bahwa varian tersebut hanya tersedia dengan kombinasi tersebut, tanpa pilihan 128GB, 512GB, maupun RAM 12GB atau 16GB.
Chipset yang digunakan adalah MediaTek Dimensity 7400 Ultimate.
Tecno juga menyertakan P1 Graphic Chip, yang diposisikan untuk membantu proses interpolasi frame pada gaming sehingga permainan dapat terlihat lebih mulus.
Namun, Dimensity 7400 Ultimate sendiri bukan chipset yang secara eksklusif digunakan pada smartphone gaming. Chipset serupa juga dapat ditemukan pada perangkat yang tidak secara khusus menyasar gamer.
Artinya, karakter gaming Pova 8 Pro lebih banyak dibangun melalui kombinasi chipset, sistem pendinginan, fitur software, dan desain perangkat.
Kamera Utama 50MP dengan OIS
Pova 8 Pro menggunakan sensor kamera utama Sony Lytia 700C 50MP yang dilengkapi OIS.
Dalam pengujian video, kamera utama dinilai mampu menghasilkan foto dengan detail yang baik, warna yang terlihat natural, dan performa yang masih cukup terang ketika digunakan pada kondisi indoor hingga malam.
OIS juga membantu mengurangi efek guncangan ketika mengambil gambar.
Sementara itu, kamera ultrawide menggunakan sensor 8MP.
Perbedaan kualitas antara kamera utama dan ultrawide masih terlihat. Detail dari kamera ultrawide disebut lebih halus dan hasilnya cenderung lebih gelap.
Hal tersebut dinilai cukup umum pada smartphone kelas menengah.
Baca Juga: Samsung Galaxy A Series vs S Series: Mana yang Lebih Cocok untuk Kebutuhanmu?
Kamera Depan Bisa Rekam 4K 30 FPS
Untuk kamera depan, Pova 8 Pro mendukung perekaman video hingga 4K 30 FPS.
Dalam pengujian, hasil video masih terlihat sedikit bergoyang meskipun tersedia sistem stabilisasi.
Kamera depan juga mengalami sedikit crop ketika menggunakan resolusi tersebut sehingga bidang pandangnya menjadi lebih sempit.
Meski begitu, kualitas gambar dan ketajamannya tetap dinilai cukup baik untuk kelas perangkat ini.
AMOLED 1.5K 144Hz Jadi Salah Satu Peningkatan Terbesar
Peningkatan yang cukup signifikan dibanding Pova 8 standar terdapat pada layar.
Pova 8 Pro menggunakan panel AMOLED berukuran 6,78 inci dengan resolusi 1.5K dan refresh rate 144Hz.
Perangkat ini juga menggunakan Corning Gorilla Glass 7i.
Dalam pengujian, layar Pova 8 Pro dianggap jauh lebih menarik dibandingkan Pova 8 versi standar yang masih menggunakan panel IPS.
Brightness juga disebut cukup baik ketika digunakan di bawah sinar matahari.
Dengan refresh rate 144Hz, navigasi antarmuka dan animasi dapat terasa lebih responsif, sementara panel AMOLED memberikan kontras yang lebih tinggi.
Fitur Lengkap untuk HP Kelas Menengah
Pova 8 Pro juga membawa berbagai fitur tambahan yang membuat paketnya cukup lengkap.
Beberapa di antaranya adalah:
-
NFC
-
IR Blaster
-
Gyroscope
-
Fingerprint dalam layar
-
Dual SIM
-
Speaker stereo
-
IP68/IP69K
-
USB Type-C
Fingerprint dalam layar juga mendapatkan perhatian karena respons getarannya terasa lebih tegas ketika jari ditempelkan.
Namun, perangkat ini tidak menyediakan slot microSD. Tray yang tersedia digunakan untuk dua kartu SIM.
Pova 8 Pro juga belum memiliki wireless charging.
Live Matrix Jadi Fitur Paling Unik
Live Matrix menjadi salah satu fitur yang paling banyak dieksplorasi dalam video.
Selain animasi bawaan, pengguna dapat memilih berbagai mode seperti Fun, Custom, Light, Flip to Flash, Start Game, dan Music.
Pengguna bahkan dapat membuat desain sendiri.
Ada pula fitur interaktif seperti lucky number yang dapat memilih angka secara acak ketika perangkat digoyangkan.
Dari sisi fungsi, fitur ini memang lebih dekat dengan gimmick atau personalisasi dibanding fitur wajib.
Namun, kehadirannya memberikan identitas yang lebih kuat pada Pova 8 Pro.
Dalam video juga disebutkan bahwa beberapa fungsi Live Matrix masih berpotensi dikembangkan melalui pembaruan software.
Tombol Ekstra Bisa Jadi Shortcut
Selain LED di bagian belakang, Tecno menyediakan tombol tambahan yang dapat dikustomisasi.
Tombol tersebut dapat digunakan untuk membuka kamera melalui long press, memulai perekaman, menjalankan aplikasi tertentu, melakukan mute, hingga screen recording.
Fitur ini disebut one tap button, tetapi dalam praktik yang dibahas pada video, opsi shortcut masih terbatas karena belum tersedia kombinasi tindakan seperti double tap dengan fungsi berbeda.
Menurut pengujian, potensi fitur tersebut sebenarnya masih bisa dikembangkan agar lebih fleksibel.
Speaker Stereo Masih Standar
Pova 8 Pro menggunakan sistem speaker stereo.
Hasil pengujian menunjukkan volume yang cukup ramai dengan bass yang terasa.
Namun, kejernihan suara dinilai belum terlalu istimewa.
Dalam penilaian video, kualitas speaker berada di kisaran 7,5/10, sehingga masih tergolong baik untuk penggunaan sehari-hari tetapi belum menjadi keunggulan utama perangkat.
Performa Dimensity 7400 Masih Aman
Untuk performa, Dimensity 7400 Ultimate menghasilkan skor AnTuTu yang disebut berada di kisaran 800 ribu hingga 900 ribu.
Konfigurasi RAM 8GB dan storage 256GB juga dinilai berada di titik tengah untuk kelas perangkatnya.
Pada pengujian gaming, perangkat dapat mencapai sekitar 120 FPS pada game tertentu, meskipun terdapat sedikit penurunan frame rate sebelum kembali naik.
Dengan tambahan P1 Graphic Chip, Tecno berusaha memberikan pengalaman gaming yang lebih mulus.
Genshin Impact di 35–45 FPS
Pengujian kemudian dilanjutkan menggunakan Genshin Impact.
Pova 8 Pro mampu menjalankan game tersebut di kisaran 35–45 FPS dalam pengujian video.
Selama bermain sekitar 30 menit, performanya disebut cukup konsisten untuk eksplorasi.
Suhu perangkat setelah penggunaan intensif juga berada di sekitar 42 derajat Celsius.
Salah satu faktor yang mendukung performa tersebut adalah sistem pendinginan yang menggunakan 5K Vapor Chamber.
Dibandingkan Camon 50 Pro yang menggunakan chipset serupa, Pova 8 Pro dinilai memiliki sedikit keunggulan dari sisi gaming karena sistem pendinginannya.
Namun, perbedaannya tidak dianggap terlalu jauh.
Baterai 6.500mAh dengan Pengisian 45W
Pova 8 Pro memiliki baterai berkapasitas 6.500mAh dengan pengisian cepat 45W.
Kapasitas ini tergolong besar, meskipun masih berada di bawah Pova 8 standar yang disebut memiliki baterai 8.000mAh.
Kapasitas baterai tersebut juga berpengaruh terhadap bobot perangkat.
Dalam video, Pova 8 Pro disebut memiliki bobot sekitar 200 gram, sehingga masih berada dalam kategori yang cukup umum untuk smartphone dengan baterai besar.
Desain Tipis, tetapi Tetap Terasa Kaku
Tecno mencantumkan ketebalan sekitar 7,39 mm.
Namun, sensasi ketika digenggam tidak terasa setipis beberapa HP lain.
Hal tersebut dipengaruhi oleh desain frame yang lebih kaku dengan sudut yang tidak terlalu melengkung.
Secara visual, desain ini memang memperkuat karakter gaming Pova 8 Pro, tetapi konsekuensinya ergonomi terasa sedikit berbeda dibandingkan perangkat dengan sisi yang lebih melengkung.
Apakah Pova 8 Pro Masih Menarik?
Kesimpulan dalam video menyebut Pova 8 Pro tetap mempertahankan karakter Pova sebagai smartphone all-rounder.
Perangkat ini memiliki desain unik, layar AMOLED 144Hz, kamera utama 50MP OIS, baterai besar, performa gaming yang cukup kuat, serta fitur seperti NFC, IR Blaster, dan Live Matrix.
Namun, persoalan terbesarnya adalah harga.
Ketika Pova berada di kisaran Rp3 jutaan, kombinasi tersebut terlihat sangat menarik karena pesaingnya lebih sedikit.
Kini, dengan potensi harga mendekati Rp6 juta, Pova 8 Pro harus bersaing dengan lebih banyak perangkat.
Dalam video, beberapa alternatif yang disebut antara lain Tecno Camon 50 Pro, Infinix Note 60 Pro, Samsung Galaxy A57, dan Redmi Note 15 Pro.
Karena perangkat-perangkat tersebut sudah lebih lama beredar, harganya berpotensi lebih menarik selama stok masih tersedia.
Pova 8 Pro Bisa Lebih Menarik Seiring Waktu
Ada kemungkinan posisi Pova 8 Pro berubah ketika harga perangkat pesaing ikut mengalami kenaikan atau stok model lama mulai menipis.
Strategi membeli HP generasi sebelumnya selama stok masih tersedia memang dapat memberikan nilai lebih tinggi.
Jika pilihan tersebut mulai habis, Pova 8 Pro bisa menjadi lebih menonjol di kelas harganya.
Namun untuk kondisi ketika video dibuat, kesimpulannya cukup jelas: Pova 8 Pro bukan HP yang buruk, tetapi belum menjadi pilihan paling spesial di sekitar Rp6 juta.
Ada Edisi Khusus Tonino Lamborghini
Tecno juga menyiapkan edisi khusus Pova 8 Pro yang berkolaborasi dengan Tonino Lamborghini.
Dalam video disebutkan selisih harga edisi tersebut tidak sampai Rp500 ribu dari versi reguler.
Namun, unit edisi khusus tersebut tidak dibuka dalam video ini dan pembahasannya sengaja disimpan untuk kesempatan berikutnya.
Poin Penting
-
Pova 8 Pro berpotensi berada di kisaran harga Rp5,5–5,999 juta berdasarkan bocoran dalam video.
-
Menggunakan MediaTek Dimensity 7400 Ultimate dan P1 Graphic Chip.
-
RAM 8GB dan storage 256GB.
-
Layar AMOLED 6,78 inci 1.5K dengan refresh rate 144Hz.
-
Kamera utama Sony Lytia 700C 50MP dengan OIS.
-
Kamera ultrawide 8MP.
-
Kamera depan mendukung video 4K 30 FPS.
-
Baterai berkapasitas 6.500mAh dengan pengisian 45W.
-
Mendukung NFC, IR Blaster, gyroscope, fingerprint dalam layar dan dual SIM.
-
Memiliki Live Matrix berbasis LED untuk animasi dan personalisasi.
-
Sistem pendinginan menggunakan 5K Vapor Chamber.
-
Pengujian Genshin Impact berada di kisaran 35–45 FPS.
-
Suhu setelah pengujian gaming disebut sekitar 42°C.
-
Belum mendukung wireless charging dan microSD.
Insight Redaksi
Pova 8 Pro menunjukkan dilema HP gaming saat harga komponen makin tinggi: fitur bertambah, tetapi kelas harganya ikut naik. Live Matrix dan sistem pendinginan memberi identitas kuat, namun persaingan Rp6 jutaan jauh lebih padat. Jadi, kalau ikam mencari HP aman dan lengkap, Pova menarik, tapi kada otomatis paling unggul.
Perkembangan teknologi smartphone terus menghadirkan pilihan baru dengan fitur dan performa yang semakin beragam. Namun, spesifikasi dan harga tetap perlu dipertimbangkan sebelum menentukan pilihan.
Ikuti info teknologi terbaru hanya di Balikpapan TV, teman update setia, bukan sekadar info biasa, Ces!
FAQ
1. Apa chipset Tecno Pova 8 Pro?
Pova 8 Pro menggunakan MediaTek Dimensity 7400 Ultimate dan dilengkapi P1 Graphic Chip untuk mendukung pengalaman gaming.
2. Berapa RAM dan storage Pova 8 Pro?
Unit yang dibahas menggunakan RAM 8GB dan penyimpanan internal 256GB.
3. Berapa refresh rate layar Pova 8 Pro?
Pova 8 Pro menggunakan layar AMOLED 6,78 inci dengan refresh rate hingga 144Hz dan resolusi 1.5K.
4. Berapa kapasitas baterai Pova 8 Pro?
Pova 8 Pro memiliki baterai 6.500mAh dan mendukung pengisian cepat 45W.
5. Apakah Pova 8 Pro memiliki OIS?
Ya. Kamera utama 50MP dengan sensor Sony Lytia 700C dilengkapi OIS.
6. Apakah Pova 8 Pro memiliki NFC?
Ya, Pova 8 Pro mendukung NFC.
Editor : Arya Kusuma