Durasi Baca: 5 menit
Ikhtisar: ASUS ExpertBook Ultra hadir untuk profesional Kalimantan dengan pemrosesan AI lokal, performa tinggi, keamanan, dan mobilitas.
Balikpapan TV - Hai Ces! ASUS memperkenalkan ExpertBook Ultra sebagai laptop bisnis premium untuk profesional dan eksekutif, dengan kemampuan AI yang dapat diproses langsung di perangkat.
Buat pekerja yang sering berpindah tempat, laptop bukan cuma soal ringan dibawa. Kemampuan mengolah pekerjaan tanpa selalu bergantung internet juga mulai jadi pertimbangan penting, Ces!
Kenapa ASUS membawa ExpertBook Ultra ke pasar profesional Kalimantan?
ASUS melihat kebutuhan perangkat bisnis di Kalimantan ikut berkembang, terutama bagi profesional yang membutuhkan kombinasi mobilitas, performa, keamanan data, dan kemampuan AI.
Perangkat tersebut diperkenalkan dalam kegiatan ASUS di Pontianak, Kalimantan Barat, pada 3 September 2026. Sekitar 150 awak media dari Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Utara, dan Kalimantan Timur hadir dalam kegiatan tersebut.
Kehadiran peserta dari berbagai wilayah Kalimantan membuat pengenalan ExpertBook Ultra tidak sekadar menjadi agenda peluncuran produk. ASUS juga memperlihatkan kemampuan perangkat melalui sesi pengalaman produk dan pengujian durabilitas.
Bagi pasar profesional, pendekatan tersebut menarik karena kebutuhan perangkat kerja kini semakin dekat dengan aktivitas yang menuntut mobilitas tinggi.
Apa yang membuat kemampuan AI ExpertBook Ultra berbeda?
Salah satu fokus utama ExpertBook Ultra adalah pemrosesan AI langsung pada perangkat atau on-device. ASUS membekali perangkat dengan prosesor hingga Intel Core Ultra X9 Series 3 dan NPU dengan kemampuan hingga 50 TOPS.
ASUS menjelaskan kemampuan tersebut mendukung penggunaan agentic AI, termasuk pemrosesan tugas AI tanpa selalu mengandalkan layanan berbasis cloud. Kemampuan komputasi platformnya juga disebut dapat mencapai hingga 180 TOPS.
Dalam materi video Balikpapan TV, Head of Corporate Communication ASUS Indonesia Muhammad Firman menjelaskan bahwa AI generatif dapat dijalankan secara luring.
“Melakukan AI generatif secara offline.”
Firman juga menyebut perangkat dapat terhubung dengan layanan AI berbasis akun pengguna, sehingga pemanfaatannya tidak terbatas pada pemrosesan lokal.
Konsep ini memberi pilihan bagi pengguna: tugas tertentu dapat dikerjakan langsung melalui perangkat, sementara kebutuhan yang membutuhkan layanan cloud tetap dapat menggunakan koneksi daring.
ASUS sendiri secara resmi menempatkan ExpertBook Ultra sebagai perangkat Copilot+ PC dengan NPU hingga 50 TOPS.
Baca Juga: 210 Tangga Demokrasi IKN, Perjalanan Memahami Istana Wapres dari Perspektif Baru
Seberapa ringan laptop bisnis ini untuk pekerja dengan mobilitas tinggi?
ExpertBook Ultra dirancang untuk pengguna yang tidak selalu bekerja dari satu meja.
Bobot perangkat dimulai dari 0,99 kilogram dengan ketebalan sekitar 10,9 milimeter. ASUS menggunakan konstruksi magnesium-aluminium dengan teknologi Nano Ceramic untuk menjaga perangkat tetap ringan sekaligus memiliki ketahanan tinggi.
Untuk kebutuhan kerja profesional, perangkat juga memiliki layar Tandem OLED 14 inci beresolusi 3K. Tingkat kecerahan HDR-nya dapat mencapai 1.400 nits, sementara layar mendukung sentuhan dan lapisan anti-silau.
Baterainya berkapasitas 70 Wh dan ASUS mengklaim daya tahan hingga 26 jam, dengan pengisian hingga 50 persen dalam waktu sekitar 30 menit.
Kombinasi tersebut membuat perangkat diarahkan kepada pekerja yang membutuhkan performa tinggi tanpa harus membawa laptop berukuran besar.
Bagaimana dengan keamanan untuk kebutuhan perusahaan?
Kemampuan AI bukan satu-satunya fokus ExpertBook Ultra. ASUS juga menempatkan keamanan perangkat sebagai bagian penting untuk penggunaan bisnis.
ExpertBook Ultra membawa ASUS ExpertGuardian yang dirancang memberikan perlindungan berlapis pada firmware dan mengikuti standar NIST SP 800-193. Sistem ini ditujukan untuk membantu menjaga perangkat dari ancaman terhadap firmware serta mendukung keberlangsungan operasional perusahaan.
ASUS juga menyebut perangkat telah melewati standar ketahanan MIL-STD 810H. Artinya, aspek durabilitas menjadi bagian dari rancangan perangkat yang memang ditujukan untuk penggunaan profesional.
Bagi pekerja yang banyak berpindah lokasi, kombinasi ketahanan fisik dan keamanan menjadi lebih relevan daripada sekadar mengejar spesifikasi prosesor.
Baca Juga: Kawasan Yudikatif IKN Capai 14 Persen, Gedung MA, MK, KY hingga Plaza Keadilan Dibangun
Seberapa tinggi posisi ExpertBook Ultra dibanding laptop bisnis lain?
ASUS menempatkan ExpertBook Ultra di kelas flagship dan membandingkannya dengan sejumlah laptop bisnis premium, termasuk Lenovo ThinkPad X1 Carbon Gen 13 Aura Edition, Dell Latitude 7450 Premium, HP EliteBook Ultra G1i AI 14, serta MacBook Air M4 13 inci.
Perbandingan yang ditonjolkan ASUS mencakup layar Tandem OLED, touchpad haptic, daya tahan baterai, kemampuan grafis Intel Arc, dan fitur AI.
Namun, klaim keunggulan tersebut tetap merupakan posisi yang disampaikan ASUS. Pembaca yang hendak memilih perangkat bisnis tetap perlu melihat kebutuhan kerja, sistem operasi, aplikasi yang digunakan, konfigurasi memori, serta anggaran perusahaan.
Dari sisi harga, ASUS Indonesia mencantumkan ExpertBook Ultra dengan harga mulai sekitar Rp34,99 juta pada halaman produknya, sementara sejumlah konfigurasi yang dipasarkan di Indonesia berada pada kisaran lebih tinggi sesuai spesifikasi.
Dengan rentang tersebut, perangkat ini memang lebih diarahkan kepada kebutuhan profesional dan korporasi dibanding pengguna laptop harian dengan kebutuhan komputasi dasar.
Apa arti kehadiran AI lokal bagi profesional di Kalimantan?
Perubahan paling menarik bukan sekadar munculnya laptop baru, melainkan semakin dekatnya kemampuan AI dengan perangkat kerja sehari-hari.
Pemrosesan lokal memungkinkan sebagian fungsi AI berjalan langsung pada perangkat. Bagi profesional, pendekatan ini dapat menjadi pilihan ketika pekerjaan membutuhkan pemrosesan cepat dan tidak selalu ideal bergantung pada koneksi internet.
ASUS juga telah mengembangkan ekosistem AI untuk perangkat bisnisnya. Pada portofolio 2026, perusahaan memperkenalkan ASUS MyExpert sebagai platform yang mendukung rapat, pembuatan konten, dan pengelolaan alur kerja.
Kehadiran produk semacam ExpertBook Ultra di kawasan Kalimantan memperlihatkan bahwa kebutuhan perangkat kerja berbasis AI tidak lagi hanya menjadi pembahasan pasar teknologi di kota-kota besar.
Bagi profesional di Balikpapan, Samarinda, hingga kawasan IKN, perangkat dengan kemampuan AI lokal dapat menjadi salah satu opsi ketika kebutuhan kerja semakin menuntut mobilitas, keamanan, dan pemrosesan data yang lebih fleksibel.
Baca Juga: 3.000 Peserta Ramaikan Merdeka Night Run di IKN, Lari Malam Sekaligus Kenalkan Nusantara
Poin Penting:
-
ASUS ExpertBook Ultra ditujukan untuk profesional dan kebutuhan bisnis kelas premium.
-
Prosesor hingga Intel Core Ultra X9 Series 3 memiliki NPU hingga 50 TOPS.
-
Sejumlah fungsi AI dapat diproses langsung di perangkat tanpa selalu bergantung pada cloud.
-
Bobot perangkat mulai 0,99 kilogram dengan layar Tandem OLED 3K 14 inci.
-
ASUS menempatkan keamanan dan ketahanan sebagai bagian utama perangkat bisnis.
-
ExpertBook Ultra diperkenalkan kepada sekitar 150 awak media dari lima provinsi di Kalimantan.
Insight Redaksi
Perkembangan laptop AI di Kalimantan menarik karena kebutuhan teknologi mulai bergerak mengikuti aktivitas bisnis yang semakin mobile. Untuk profesional di Balikpapan dan wilayah penyangga IKN, kemampuan AI lokal dapat menjadi nilai tambah, tetapi pemilihan perangkat tetap sebaiknya disesuaikan dengan jenis pekerjaan, kebutuhan keamanan, aplikasi, dan anggaran.
FAQ
1. Apa itu ASUS ExpertBook Ultra?
ASUS ExpertBook Ultra merupakan laptop bisnis premium yang dirancang untuk profesional dengan fokus pada performa, mobilitas, keamanan, dan kemampuan AI.
2. Apakah AI pada ExpertBook Ultra bisa berjalan tanpa internet?
Sejumlah fungsi AI dapat diproses secara lokal menggunakan kemampuan NPU perangkat, sehingga tidak selalu bergantung pada layanan cloud.
3. Berapa bobot ASUS ExpertBook Ultra?
Bobotnya dimulai dari 0,99 kilogram.
4. Berapa kemampuan NPU ExpertBook Ultra?
Konfigurasi tertentu menggunakan Intel AI Boost NPU hingga 50 TOPS.
5. Siapa target pengguna ExpertBook Ultra?
Perangkat ini ditujukan terutama bagi profesional, eksekutif, dan kebutuhan korporasi yang membutuhkan laptop berperforma tinggi dengan fitur keamanan dan AI.
Editor : Arya Kusuma