Infinix GT vs POCO X Series: Mana yang Lebih Layak untuk Gamer di 2026?

Amellinda Nur Aini • Dipublikasikan Rabu, 9 September 2026 | 09:19 WIB
Infinix GT 30 Pro dan POCO X8 Pro menawarkan performa gaming, layar responsif, baterai besar, serta fitur unggulan kompetitif (BTV/AI)
Infinix GT 30 Pro dan POCO X8 Pro menawarkan performa gaming, layar responsif, baterai besar, serta fitur unggulan kompetitif (BTV/AI)

Durasi Baca: 8 Menit

Ikhtisar: Infinix GT mengandalkan fitur gaming khusus, sementara POCO X menawarkan performa chipset dan baterai besar untuk bermain lebih lama.

 

Balikpapan TV - Hai Ces! Infinix GT dan POCO X sama-sama membidik gamer yang menginginkan performa tinggi tanpa harus membeli smartphone flagship. Perbedaannya terletak pada cara keduanya mengejar pengalaman gaming.

Buat yang sedang memilih HP gaming, angka chipset saja belum cukup. Kontrol, pendinginan, layar, baterai, software, hingga harga akhirnya ikut menentukan apakah sebuah ponsel benar-benar nyaman dipakai bermain.

Infinix GT punya pendekatan gaming yang lebih spesifik

Infinix GT 30 Pro dirancang dengan identitas yang sangat kuat sebagai smartphone gaming. Perangkat ini membawa MediaTek Dimensity 8350 Ultimate, layar AMOLED 1,5K 144Hz, RAM LPDDR5X, serta penyimpanan UFS 4.0.

Yang membuatnya berbeda adalah GT Trigger. Tombol fisik tersebut dapat digunakan seperti tombol L1 dan R1 pada kontroler sehingga gamer tidak perlu sepenuhnya mengandalkan sentuhan layar.

Untuk game seperti shooter atau MOBA, keberadaan tombol tambahan bisa membuat kontrol terasa lebih natural. Gamer juga dapat mengatur beberapa fungsi melalui sistem gaming yang disediakan Infinix.

GT 30 Pro turut membawa XBoost dan fitur gaming berbasis AI. Infinix memosisikannya sebagai bagian dari ekosistem gaming yang dirancang untuk menjaga performa selama bermain.

Ada pula Bypass Charging. Ketika bermain sambil mengisi daya, sistem dapat menyalurkan daya langsung ke perangkat sehingga beban terhadap baterai dapat dikurangi.

POCO X Series bermain dengan kekuatan chipset

Karakter POCO X berbeda. Fokus utamanya adalah memberikan performa chipset yang agresif dengan harga yang masih berada di kelas menengah.

Generasi terbaru yang relevan pada 2026 adalah POCO X8 Pro. Smartphone ini menggunakan Dimensity 8500-Ultra 4nm dengan CPU hingga 3,4GHz dan GPU Mali-G720. POCO juga menawarkan RAM LPDDR5X serta penyimpanan UFS 4.1.

Di atas kertas, X8 Pro berada pada kelas performa yang lebih tinggi dibanding GT 30 Pro. POCO mengklaim skor AnTuTu V11 mencapai 2.283.558 dalam pengujian internalnya, meski hasil aktual dapat berbeda menurut kondisi pengujian.

Ini menjadi poin penting untuk gamer yang memainkan game berat. Chipset yang lebih kuat memberi ruang performa lebih besar ketika game membutuhkan CPU dan GPU secara bersamaan.

POCO juga membekali X8 Pro dengan WildBoost Optimization. Sistem tersebut mengatur frekuensi CPU, GPU, dan memori secara dinamis untuk membantu menjaga frame rate sekaligus mengendalikan konsumsi daya.

Kalau mengejar kontrol, Infinix GT punya keunggulan

Spesifikasi performa bukan satu-satunya alasan seseorang membeli HP gaming.

GT 30 Pro memiliki GT Trigger yang menjadi pembeda paling mudah dirasakan. Tombol fisik tersebut cocok bagi gamer yang terbiasa menggunakan kontroler atau membutuhkan tambahan tombol ketika bermain.

Pada game FPS, tombol tambahan dapat digunakan untuk aksi tertentu seperti menembak atau membidik. Pada game MOBA, tombol fisik juga dapat dipetakan sesuai kebutuhan pemain.

POCO X8 Pro tidak menawarkan konsep tombol trigger fisik yang sama. Sebagai gantinya, POCO mengandalkan layar dengan touch sampling rate hingga 480Hz dan instant touch sampling 2560Hz ketika Game Turbo aktif.

Jadi, pilihannya cukup jelas.

Infinix GT unggul pada pengalaman kontrol gaming. POCO X lebih mengandalkan kekuatan hardware dan optimasi software.

Layar 144Hz belum otomatis mengalahkan 120Hz

Infinix GT 30 Pro memiliki layar AMOLED 6,78 inci dengan refresh rate hingga 144Hz dan resolusi 1,5K. Touch sampling instannya mencapai 2160Hz.

Angka 144Hz memang menarik bagi gamer kompetitif. Animasi dan perpindahan objek dapat terlihat sangat mulus ketika game benar-benar mendukung frame rate tinggi.

Namun, refresh rate harus dilihat bersama kemampuan chipset dan dukungan game.

POCO X8 Pro menggunakan layar AMOLED 6,59 inci beresolusi 1,5K dengan refresh rate 120Hz. Touch sampling instannya mencapai 2560Hz ketika Game Turbo digunakan.

Artinya, perbedaan 144Hz versus 120Hz tidak otomatis membuat GT 30 Pro menang dalam semua situasi.

Untuk penggunaan sehari-hari, keduanya sudah berada pada level yang sangat mulus. Gamer kompetitif yang memang memainkan judul dengan dukungan frame rate tinggi baru lebih mungkin merasakan manfaat refresh rate GT.

Baca Juga: HP Tecno Terbaik 2026: Pilihan Pova untuk Gaming, Camon untuk Kamera, Spark untuk Harian.

Baterai besar membuat POCO lebih menarik untuk sesi panjang

GT 30 Pro membawa baterai 5.500mAh dengan pengisian 45W dan wireless charging hingga 30W. Fitur Bypass Charging juga menjadi nilai tambah untuk gaming sambil tersambung ke charger.

POCO X8 Pro melangkah lebih jauh dengan baterai 6.500mAh dan pengisian 100W. POCO juga mengklaim perangkat dapat digunakan bermain game selama lebih dari sembilan jam dalam pengujian internalnya.

Kapasitas tersebut membuat X8 Pro lebih menarik untuk gamer yang sering bermain dalam sesi panjang.

Pengisian 100W juga membantu mengurangi waktu menunggu ketika baterai mulai habis. POCO menyebut pengisian dari 1 persen hingga penuh dapat mencapai sekitar 48 menit dalam kondisi pengujian tertentu.

Untuk gamer yang sering bermain di luar rumah, kapasitas 6.500mAh terasa lebih masuk akal.

Bagaimana dengan POCO X7 Pro?

POCO X7 Pro masih layak diperhitungkan jika ditemukan dengan harga menarik.

Perangkat ini menggunakan Dimensity 8400-Ultra, layar AMOLED 1,5K 120Hz, baterai 6.000mAh, dan pengisian 90W. Sistem pendinginnya menggunakan POCO 3D IceLoop dengan area hingga 5.000mm².

Dari sisi performa, X7 Pro juga sangat kuat untuk kelasnya. Dalam pengujian media teknologi, perangkat tersebut mencatat performa GPU lebih tinggi dibanding GT 30 Pro pada sejumlah benchmark.

Namun, GT 30 Pro memiliki kelebihan pada fitur gaming yang lebih khusus.

Dalam pengujian gaming tertentu, GT 30 Pro mampu menjalankan BGMI pada rata-rata sekitar 110 FPS selama 30 menit, sedangkan pengujian lain menunjukkan POCO X7 Pro unggul pada Genshin Impact dengan pengaturan grafis tinggi. Hasil semacam ini menunjukkan bahwa performa gaming sangat bergantung pada game dan konfigurasi pengujian.

Jadi, jangan menyimpulkan hanya dari satu angka benchmark.

Perbandingan Infinix GT 30 Pro dan POCO X Series

Aspek Infinix GT 30 Pro POCO X8 Pro
Chipset Dimensity 8350 Ultimate Dimensity 8500-Ultra
Fabrikasi 4nm 4nm
Layar 6,78 inci AMOLED 1,5K 6,59 inci AMOLED 1,5K
Refresh rate Hingga 144Hz Hingga 120Hz
RAM LPDDR5X LPDDR5X
Storage UFS 4.0 UFS 4.1
Baterai 5.500mAh 6.500mAh
Pengisian 45W + wireless 30W 100W
Kontrol gaming GT Trigger Game Turbo
Pendinginan Sistem pendingin gaming + bypass charging 3D dual-layer IceLoop
Kamera utama 108MP 50MP Sony IMX882 OIS
Ketahanan IP64 IP68
Karakter utama Gaming control Performa dan endurance

Spesifikasi GT 30 Pro berasal dari data produk Infinix, sedangkan spesifikasi X8 Pro mengacu pada halaman resmi POCO.

Harga juga mengubah siapa yang paling worth it

Infinix GT 30 Pro pertama kali hadir di Indonesia dengan harga Rp3.999.000 untuk 8GB/256GB dan Rp4.699.000 untuk 12GB/512GB, sementara harga flash sale saat peluncuran lebih rendah.

Ketersediaannya kini lebih terbatas dibanding ketika pertama meluncur. Karena itu, harga aktual di toko dapat berbeda dan perlu diperhatikan sebelum membeli.

POCO X8 Pro di Indonesia tercatat mulai Rp4.999.000 pada kanal resmi Xiaomi Indonesia.

Selisih harga tersebut penting.

Jika menemukan GT 30 Pro sekitar Rp3 jutaan, perangkat Infinix menjadi pilihan menarik untuk gamer yang ingin fitur gaming khusus dengan dana terbatas.

Tetapi jika anggaran mendekati Rp5 juta, POCO X8 Pro menawarkan generasi chipset yang lebih baru, baterai lebih besar, pengisian lebih cepat, penyimpanan UFS 4.1, serta ketahanan IP68.

Jadi, mana yang lebih layak untuk gamer?

Kalau pertanyaannya adalah HP mana yang paling menarik sebagai perangkat gaming khusus, Infinix GT 30 Pro masih punya alasan kuat.

GT Trigger, layar 144Hz, fitur gaming, Bypass Charging, dan desain yang memang dibuat dengan identitas gaming membuat pengalaman bermain terasa lebih spesifik.

Namun, jika pertanyaannya berubah menjadi mana yang lebih layak dibeli pada 2026 dengan mempertimbangkan performa jangka panjang, POCO X8 Pro lebih unggul.

Dimensity 8500-Ultra menawarkan kelas performa yang lebih tinggi, sementara baterai 6.500mAh dan pengisian 100W membuatnya lebih cocok untuk penggunaan berat. Sistem pendingin dan WildBoost juga memperkuat posisinya sebagai perangkat performa.

Untuk gamer kompetitif yang sangat menghargai tombol fisik, Infinix GT masih punya daya tarik unik.

Untuk gamer yang ingin satu perangkat untuk bermain, bekerja, menonton, dan dipakai lama, POCO X8 Pro menjadi pilihan yang lebih rasional.

Baca Juga: Samsung Galaxy A Series vs S Series: Mana yang Lebih Cocok untuk Kebutuhanmu?

Poin Penting

Insight Redaksi

Gaming HP bukan cuma soal chipset paling kencang. GT 30 Pro punya karakter yang terasa gamer banget, sedangkan POCO X8 Pro menawarkan paket performa yang lebih komplet. Kalau budget mepet, GT masih mantap. Tapi kalau dana aman, POCO lebih siap diajak gas panjang.

Kalau fokusmu kompetitif, ambil GT saat harganya miring; kalau mau performa panjang, POCO lebih aman buat dibawa gas.

Bagikan artikel ini ke teman mabar yang masih ribut menentukan HP gaming, biar pilihannya nggak cuma berdasarkan merek atau benchmark.

Mau HP gaming yang benar-benar pas dengan gaya mainmu? Pantau terus info terbaru hanya di Balikpapan TV teman update setia, bukan sekadar info biasa!

FAQ

1. Apakah Infinix GT 30 Pro masih layak dibeli pada 2026?

Masih, terutama jika mendapatkan harga yang menarik dan mengutamakan fitur GT Trigger serta pengalaman gaming khusus.

2. Apakah POCO X8 Pro lebih kencang daripada GT 30 Pro?

Secara kelas chipset, POCO X8 Pro menggunakan Dimensity 8500-Ultra yang lebih baru dan lebih tinggi dibanding Dimensity 8350 Ultimate pada GT 30 Pro.

3. Mana yang lebih cocok untuk game berat?

POCO X8 Pro lebih menarik untuk game berat karena menawarkan chipset lebih baru, sistem pendingin besar, serta baterai 6.500mAh.

4. Apa keunggulan GT 30 Pro dibanding POCO X8 Pro?

Keunggulan utamanya adalah GT Trigger, refresh rate 144Hz, fitur gaming khusus, serta dukungan wireless charging 30W.

5. Apakah POCO X7 Pro masih menarik?

Ya. X7 Pro masih memiliki Dimensity 8400-Ultra, baterai 6.000mAh, pengisian 90W, dan sistem pendingin 3D IceLoop sehingga tetap relevan jika harganya lebih rendah.

my ride-or-die for updates
my ride-or-die for updates

 

Editor : Arya Kusuma
POCO X8 Pro HP Gaming Infinix GT 30 Pro POCO X7 Pro smartphone gaming