Telkomsel Orbit N3 Diuji untuk Internet Rumahan, Tembus 34 Mbps dan Tanpa Kabel Fiber

Riafandi • Dipublikasikan Jumat, 28 Agustus 2026 | 15:49 WIB
Telkomsel Orbit N3 menjadi alternatif internet rumahan tanpa instalasi kabel fiber. Dalam pengujian, modem berbasis jaringan 4G LTE ini mencatat kecepatan unduh sekitar 34 Mbps dan unggah 24 Mbps, serta mampu digunakan untuk streaming hingga 2160p dan bermain Mobile Legends dengan lancar di lokasi pengujian. (BTV/AI)
Telkomsel Orbit N3 menjadi alternatif internet rumahan tanpa instalasi kabel fiber. Dalam pengujian, modem berbasis jaringan 4G LTE ini mencatat kecepatan unduh sekitar 34 Mbps dan unggah 24 Mbps, serta mampu digunakan untuk streaming hingga 2160p dan bermain Mobile Legends dengan lancar di lokasi pengujian. (BTV/AI)

Durasi Baca: 5 menit

Ikhtisar: Telkomsel Orbit N3 dalam video pengujian ditujukan bagi pengguna yang membutuhkan internet berbasis jaringan seluler tanpa instalasi kabel. Modem cukup mendapatkan daya listrik dan koneksi jaringan Telkomsel. Pengujian menunjukkan kecepatan unduh sekitar 34 Mbps dan unggah 24 Mbps, sementara streaming YouTube hingga 2160p serta Mobile Legends masih dapat digunakan dengan lancar di lokasi pengujian.

 

Internet Rumahan Tanpa Menunggu Kabel Fiber

Ketersediaan internet kabel belum merata di setiap wilayah. Kondisi tersebut membuat modem berbasis jaringan seluler menjadi salah satu alternatif bagi pengguna yang membutuhkan koneksi internet di rumah, tetapi belum memiliki akses layanan fixed broadband.

Telkomsel Orbit sendiri merupakan layanan internet berbasis modem WiFi yang menggunakan jaringan seluler Telkomsel. Pengguna tidak perlu melakukan pemasangan kabel internet ke rumah seperti pada layanan fixed broadband.

Dalam video pengujian, Orbit N3 diperkenalkan sebagai modem yang cukup membutuhkan colokan listrik dan paket data untuk dapat digunakan.

Melihat Isi Kotak Orbit N3

Pada bagian unboxing, perangkat diperlihatkan menggunakan desain yang relatif ringkas dengan dua antena eksternal yang terpasang permanen.

Bagian perangkat yang ditunjukkan dalam video mencakup slot SIM, port USB Type-C untuk daya, tombol reset, port LAN, serta indikator untuk power, WiFi, jaringan seluler, dan LAN.

Modem tersebut juga menggunakan WiFi 2,4 GHz dan koneksi 4G LTE. Tidak terdapat dukungan 5G pada perangkat yang diuji dalam video.

Hal ini menjadi poin penting karena Orbit memiliki sejumlah model dengan spesifikasi berbeda. Di halaman resmi Telkomsel saat ini, misalnya, Orbit Star G1 dan Orbit Star Z2 menggunakan 4G, sedangkan Orbit 5G Z2 mendukung jaringan 5G.

Baca Juga: Kenapa Suara Speaker Terdengar Berbeda di Setiap Ruangan? Ini Penjelasannya

Aktivasi Menggunakan Identitas Pengguna

Setelah membuka kemasan, penguji melakukan proses aktivasi modem. Dalam video disebutkan proses registrasi membutuhkan data identitas dan foto selfie.

Setelah registrasi selesai, modem dapat digunakan untuk mengakses jaringan seluler.

Proses seperti ini menjadi bagian penting dari layanan modem berbasis SIM karena perangkat tidak sekadar berfungsi sebagai router WiFi, tetapi juga menggunakan koneksi seluler yang membutuhkan aktivasi layanan.

Pengujian Telkomsel Orbit N3 menunjukkan kecepatan unduh sekitar 34 Mbps dan unggah 24 Mbps. Namun, performa internet seluler dapat berubah tergantung lokasi, kualitas sinyal, waktu, serta kepadatan jaringan. Hasil pengujian tersebut merupakan gambaran pada lokasi dan waktu tertentu, bukan jaminan kecepatan untuk semua pengguna. (BTV/AI)
Pengujian Telkomsel Orbit N3 menunjukkan kecepatan unduh sekitar 34 Mbps dan unggah 24 Mbps. Namun, performa internet seluler dapat berubah tergantung lokasi, kualitas sinyal, waktu, serta kepadatan jaringan. Hasil pengujian tersebut merupakan gambaran pada lokasi dan waktu tertentu, bukan jaminan kecepatan untuk semua pengguna. (BTV/AI)

Pengujian Kecepatan Internet

Bagian yang paling menarik dari video adalah pengujian kecepatan.

Pada pengujian pertama yang dilakukan sekitar pukul 15.00, modem mendapatkan kecepatan unduh sekitar 34 Mbps dan unggah sekitar 24 Mbps.

Penguji kemudian melakukan pengujian kedua. Kecepatan pada awal proses sempat berada di sekitar 5 Mbps sebelum meningkat hingga kisaran 30 Mbps.

Hasil tersebut menunjukkan satu karakteristik penting internet seluler: performanya dapat berubah tergantung kondisi jaringan, lokasi, kepadatan trafik, serta kualitas sinyal.

Karena itu, angka 34 Mbps dalam video sebaiknya dipahami sebagai hasil pengujian pada lokasi dan waktu tertentu, bukan jaminan kecepatan yang akan diterima semua pengguna.

Telkomsel sendiri menjelaskan bahwa ketersediaan dan harga paket Orbit dapat menyesuaikan lokasi pengguna.

Streaming YouTube hingga 4K

Setelah speed test, penguji beralih ke penggunaan yang lebih nyata dengan menjalankan YouTube.

Video dicoba pada resolusi tinggi hingga 2160p 60fps. Dalam pengujian tersebut, video dapat diputar tanpa buffering yang berarti dan proses berpindah video masih terasa lancar.

Pengujian kemudian dilakukan kembali pada sejumlah video lain, termasuk video dengan resolusi tinggi. Hasilnya masih menunjukkan performa yang cukup baik pada koneksi saat itu.

Namun, streaming 4K membutuhkan bandwidth yang cukup besar. Karena Orbit menggunakan jaringan seluler, pengalaman pengguna dapat berubah ketika kondisi jaringan berubah atau trafik meningkat.

Artinya, hasil pengujian tersebut lebih tepat menjadi gambaran kemampuan koneksi pada saat pengujian, bukan kepastian bahwa streaming 4K akan selalu berjalan tanpa buffering.

Baca Juga: AC di Rumah Mulai Kurang Dingin? Ini 7 Tips Merawat AC agar Tetap Sejuk dan Tidak Cepat Rusak

Dipakai Bermain Mobile Legends

Pengujian kemudian dilanjutkan ke Mobile Legends.

Dalam video, modem digunakan untuk menghubungkan perangkat ke game dan hasilnya dinilai cukup lancar. Tidak terlihat kendala koneksi yang berarti selama pengujian tersebut.

Untuk gaming, angka download bukan satu-satunya faktor yang menentukan kenyamanan. Latensi dan kestabilan koneksi juga berpengaruh terhadap respons permainan.

Karena itu, hasil pengujian Mobile Legends menjadi indikator bahwa koneksi pada saat pengujian cukup layak untuk kebutuhan gaming tersebut, tetapi belum bisa dijadikan patokan untuk semua lokasi.

Masuk ke Dashboard Router

Penguji kemudian mencoba masuk ke antarmuka administrasi modem.

Dari dashboard, pengguna dapat melihat informasi perangkat dan koneksi. Menu yang diperlihatkan mencakup pengaturan internet seluler, wireless, SMS, serta advanced settings.

Pada pengaturan jaringan, perangkat yang diuji hanya menunjukkan opsi 4G, tanpa pilihan 5G.

Hal ini memperkuat bahwa perangkat dalam video merupakan modem yang berorientasi pada koneksi 4G LTE.

Telkomsel memang memiliki berbagai perangkat Orbit dengan kemampuan berbeda. Produk 4G seperti Orbit Star G1 dan Orbit Star Z2 saat ini tercantum mendukung hingga 32 perangkat secara bersamaan, sedangkan Orbit 5G Z2 mendukung hingga 64 perangkat.

Apakah Orbit Cocok untuk Daerah yang Belum Terjangkau Fiber?

Keunggulan utama modem seperti Orbit bukan terletak pada kecepatan absolut, melainkan kemudahan pemasangan.

Pengguna tidak perlu menunggu penarikan kabel internet ke rumah. Selama lokasi memiliki jaringan seluler Telkomsel yang memadai dan perangkat mendapatkan sumber listrik, modem dapat digunakan sebagai akses WiFi.

Konsep tersebut membuat modem seluler menarik bagi beberapa kondisi:

Telkomsel sendiri menyarankan calon pelanggan mengecek jangkauan terlebih dahulu sebelum menggunakan layanan Orbit.

Poin Penting

Insight Redaksi

Orbit N3 lebih menarik dilihat sebagai alternatif fixed broadband, bukan sebagai pengganti mutlak internet fiber.

Kelebihan utamanya adalah fleksibilitas. Pengguna cukup menyiapkan modem, SIM, paket data, dan sumber listrik. Tidak ada kebutuhan penarikan kabel dari jaringan operator menuju rumah.

Namun, ada konsekuensi yang perlu diperhatikan. Kecepatan jaringan seluler tidak selalu konsisten. Hasil 34 Mbps dalam video dapat berubah ketika modem ditempatkan di lokasi berbeda, digunakan pada jam sibuk, atau mendapatkan kualitas sinyal yang lebih rendah.

Selain itu, biaya internet perlu dihitung berdasarkan kebutuhan data. Telkomsel menyediakan berbagai pilihan paket Orbit dengan kuota dan masa aktif yang berbeda, sehingga pengguna sebaiknya memilih paket berdasarkan jumlah perangkat dan pola pemakaian.

Saat ini, halaman resmi Telkomsel menampilkan sejumlah perangkat Orbit, termasuk Orbit Star G1 seharga Rp445.000 dan Orbit Star Z2 seharga Rp495.000, sementara paket bundling 4G tertentu mencakup total 150 GB selama enam bulan. Karena halaman resmi yang tersedia saat ini tidak menampilkan Orbit N3, harga sekitar Rp400 ribuan–Rp500 ribuan yang disebut dalam video sebaiknya tidak dianggap sebagai harga resmi Orbit N3 tanpa konfirmasi lebih lanjut.

Pertimbangan Sebelum Memilih

Orbit berbasis 4G seperti perangkat yang diuji dalam video paling masuk akal untuk pengguna yang memiliki sinyal Telkomsel kuat tetapi belum mendapatkan akses internet kabel.

Sebelum membeli, hal terpenting bukan hanya melihat angka speed test. Periksa kualitas jaringan Telkomsel di titik pemasangan, terutama pada jam ketika internet paling sering digunakan.

Jika kebutuhan utama adalah browsing, media sosial, belajar, streaming, dan gaming ringan, hasil pengujian dalam video menunjukkan koneksi tersebut mampu menjalankan berbagai aktivitas tersebut.

Namun, jika kebutuhan meliputi penggunaan data sangat besar setiap hari atau menginginkan koneksi yang lebih konsisten, layanan fixed broadband tetap layak dipertimbangkan apabila tersedia di lokasi.

FAQ

1. Apakah Telkomsel Orbit membutuhkan kabel fiber?

Tidak. Orbit menggunakan modem WiFi berbasis jaringan seluler Telkomsel.

2. Apakah Orbit N3 dalam video mendukung 5G?

Tidak. Berdasarkan tampilan pengaturan dalam video, perangkat yang diuji menggunakan koneksi 4G dan tidak memiliki opsi 5G.

3. Berapa kecepatan Orbit N3 berdasarkan video?

Pengujian pertama menunjukkan sekitar 34 Mbps download dan 24 Mbps upload. Hasil tersebut merupakan pengujian pada lokasi dan waktu tertentu.

4. Apakah bisa digunakan untuk gaming?

Dalam video, Mobile Legends diuji dan koneksi dinilai lancar. Namun, performa gaming juga dipengaruhi latensi dan kestabilan jaringan.

5. Apakah bisa digunakan untuk streaming 4K?

Dalam video, YouTube hingga resolusi 2160p diuji dan dapat diputar dengan lancar pada saat pengujian. Kondisi tersebut dapat berbeda di lokasi lain.

Sumber Informasi: Informasi ini telah tayang sebelumnya di Media Youtube @Gadget Max dengan judul video mengenai "WIFI MURAH MERIAH TANPA KABEL !! BUAT DIRUMAH DENGAN ORBIT N3" Di-publikasikan kembali dengan angle dan style artikel Balikpapantv.id.

my ride-or-die for updates
my ride-or-die for updates

 

Editor : Arya Kusuma
Telkomsel Orbit N3 Telkomsel Orbit modem Orbit internet rumahan modem 4G