Seberapa Kencang Asus Gaming V16 dengan RTX 3050? Ini Hasil Pengujiannya

Riafandi • Dipublikasikan Senin, 17 Agustus 2026 | 12:25 WIB
ASUS Gaming V16 RTX 3050 tawarkan performa gaming dan baterai hingga 12 jam 42 menit, tetapi RAM 8 GB masih jadi catatan. (BTV/AI)
ASUS Gaming V16 RTX 3050 tawarkan performa gaming dan baterai hingga 12 jam 42 menit, tetapi RAM 8 GB masih jadi catatan. (BTV/AI)

Durasi Baca: 5 Menit

Ikhtisar: Asus Gaming V16 dengan RTX 3050 menawarkan performa gaming dan produktivitas yang cukup, tetapi RAM serta layar menjadi catatan.

 

Balikpapan TV - Hai Ces! Setelah membahas desain, fitur, dan layar Asus Gaming V16 pada bagian pertama, kini pengujian berlanjut ke bagian performa. Fokus utamanya adalah melihat kemampuan RTX 3050, prosesor, baterai, hingga performa laptop untuk gaming dan pekerjaan kreatif.

Spesifikasi dan Sistem Pendingin

Asus Gaming V16 dalam pengujian menggunakan Intel Core 5210H, RAM 8 GB, SSD 512 GB, serta GPU RTX 3050 dengan harga yang disebut Rp14,99 juta.

Bagian dalam laptop menggunakan sistem pendingin IceCool Technology dengan dual fan dan dua jalur pembuangan udara. RAM juga masih dapat di-upgrade, sehingga pengguna bisa menambah kapasitas ketika membutuhkan kemampuan multitasking yang lebih besar.

Hal tersebut menjadi salah satu nilai tambah karena kebutuhan penyimpanan game dan aplikasi saat ini semakin besar.

Baterai Mencapai 12 Jam 42 Menit

Salah satu hasil yang cukup menarik adalah pengujian baterai. Asus Gaming V16 mampu bertahan sekitar 12 jam 42 menit dalam pengujian menggunakan PCMark 10 dengan mode Modern Office.

Namun, hasil tersebut bukan berarti laptop dapat digunakan bermain game selama 12 jam. Pengujian dilakukan dalam mode penggunaan ringan dan hemat daya.

Performa CPU Masih Cukup untuk Harian

Pada pengujian CPU, laptop memperoleh 153 poin untuk single-core dan 1.252 poin untuk multi-core.

Hasil tersebut dinilai masih cukup untuk penggunaan sehari-hari dan pekerjaan multitasking. Laptop juga masih dapat digunakan untuk editing atau rendering, meski lebih cocok untuk pekerjaan yang tidak terlalu berat.

Pada pengujian Cinebench R20 sebanyak 10 kali, skor pertama mencapai 3.168 poin dengan suhu rata-rata 53 derajat Celsius. Pengujian keenam menghasilkan 3.254 poin pada 55 derajat, sedangkan pengujian ke-10 mencapai 3.239 poin dengan suhu rata-rata 56 derajat.

Performa yang relatif konsisten tersebut menunjukkan sistem pendingin mampu menjaga suhu CPU tetap stabil.

Pada Cinebench R23, laptop memperoleh 751 poin single-core dan 8.590 poin multi-core.

Baca Juga: 7 Prinsip Arsitektur Ramah Lingkungan untuk Rumah Nyaman dan Berkelanjutan

RTX 3050 Tetap Konsisten

Masuk ke pengujian GPU, Asus Gaming V16 mendapatkan 10.738 poin pada 3DMark Fire Strike dengan suhu tertinggi 74 derajat Celsius.

Pada 3DMark Time Spy, laptop memperoleh 4.879 poin, dengan suhu tertinggi 76 derajat Celsius.

Kemudian pada Steel Nomad, hasilnya mencapai 928 poin dengan suhu tertinggi 74 derajat Celsius.

Selain skor, suhu menjadi salah satu hal yang menarik. Dalam berbagai pengujian, temperatur GPU tetap berada di kisaran 70-an derajat Celsius.

Hasil Fire Strike Stress Test juga menunjukkan tingkat kelulusan 98,9 persen, yang menunjukkan performa GPU cukup mampu dipertahankan ketika mendapatkan beban berulang.

Editing Video Masih Aman

Asus Gaming V16 juga diuji untuk pekerjaan editing menggunakan Adobe Premiere Pro. File yang digunakan berupa video 4K berdurasi satu menit tanpa efek.

Hasilnya, proses rendering selesai dalam waktu 4 menit 31 detik.

Dengan RAM bawaan 8 GB, laptop ini dinilai masih cocok untuk editing video pendek, konten TikTok, atau proyek yang tidak menggunakan terlalu banyak efek.

Rendering 3D Lebih Cepat dengan GPU

Pengujian berikutnya dilakukan menggunakan Blender dengan model BMW.

Ketika rendering dilakukan menggunakan CPU, proses membutuhkan waktu 4 menit 57 detik.

Saat menggunakan GPU, waktu rendering turun drastis menjadi 55 detik.

Perbedaan tersebut menunjukkan RTX 3050 tidak hanya berguna untuk gaming, tetapi juga dapat membantu mempercepat pekerjaan kreatif yang memanfaatkan GPU.

ASUS Gaming V16 dengan RTX 3050 mampu menjalankan game dengan nyaman, tetapi RAM 8 GB dan layar masih menjadi catatan. (BTV/AI)
ASUS Gaming V16 dengan RTX 3050 mampu menjalankan game dengan nyaman, tetapi RAM 8 GB dan layar masih menjadi catatan. (BTV/AI)

Bagaimana Performa Gaming-nya?

Setelah berbagai benchmark, pengujian dilanjutkan dengan beberapa game untuk melihat kemampuan RTX 3050 secara langsung.

Dari keseluruhan pengujian, RTX 3050 dinilai bukan menjadi masalah utama pada Asus Gaming V16. Laptop masih mampu menjalankan game dengan nyaman selama pengguna tidak mengejar pengaturan grafis Ultra.

Karakter laptop ini lebih cocok untuk pengguna yang membutuhkan perangkat kerja dan kuliah, tetapi tetap ingin memiliki kemampuan gaming.

RAM dan Layar Jadi Catatan

Kekurangan yang paling jelas adalah RAM 8 GB dan penyimpanan 512 GB.

Dengan ukuran game dan proyek yang semakin besar, kapasitas tersebut bisa terasa terbatas. Untungnya, RAM masih dapat di-upgrade.

Catatan lainnya adalah klaim layar 100 persen Adobe Color Gamut yang sebelumnya menjadi pembahasan pada bagian pertama. Dalam transkrip, klaim tersebut kembali dipertanyakan dan dianggap belum jelas.

Karena itu, Asus Gaming V16 lebih tepat dilihat sebagai laptop serbaguna untuk kerja, tugas, dan gaming, bukan perangkat yang ditujukan khusus untuk mengejar spesifikasi gaming tertinggi.

Baca Juga: Semarak HUT ke-81 RI di Bukit Pinang Samarinda, Warga dan Mahasiswa UINSI Kompak Berlomba

Poin Penting

  1. Menggunakan Intel Core 5210H dan RTX 3050.
  2. RAM bawaan 8 GB dan SSD 512 GB.
  3. RAM masih bisa di-upgrade.
  4. Baterai bertahan 12 jam 42 menit dalam pengujian Modern Office.
  5. Fire Strike memperoleh 10.738 poin.
  6. Time Spy memperoleh 4.879 poin.
  7. Steel Nomad memperoleh 928 poin.
  8. Fire Strike Stress Test mencapai 98,9 persen.
  9. Rendering Premiere Pro 4K berdurasi satu menit membutuhkan 4 menit 31 detik.
  10. Rendering Blender menggunakan GPU hanya membutuhkan 55 detik.

Insight Redaksi: Asus Gaming V16 dengan RTX 3050 punya posisi yang cukup jelas: bukan laptop gaming kelas ekstrem, tetapi perangkat serbaguna untuk kerja, tugas, editing ringan, dan gaming dengan pengaturan yang wajar. Keunggulan performa dan kemampuan upgrade RAM menjadi nilai tambah, sementara RAM 8 GB, SSD 512 GB, serta persoalan klaim layar menjadi hal yang perlu diperhatikan sebelum membeli.

FAQ

1. Berapa kapasitas RAM Asus Gaming V16?

RAM bawaan laptop ini adalah 8 GB dan masih dapat di-upgrade.

2. Berapa kapasitas SSD Asus Gaming V16?

Laptop menggunakan SSD berkapasitas 512 GB.

3. Berapa lama daya tahan baterai Asus Gaming V16?

Dalam pengujian Modern Office menggunakan PCMark 10, baterai bertahan sekitar 12 jam 42 menit.

4. Berapa skor RTX 3050 di 3DMark Fire Strike?

RTX 3050 memperoleh skor 10.738 poin dengan suhu tertinggi 74 derajat Celsius.

5. Apakah Asus Gaming V16 cocok untuk editing?

Laptop masih cocok untuk editing video dan rendering, terutama proyek yang tidak terlalu berat. Rendering video 4K satu menit tanpa efek di Premiere Pro membutuhkan 4 menit 31 detik.

Sumber Informasi: Informasi ini telah tayang sebelumnya di Media Youtube @Calosa Gadget dengan judul video mengenai TEST LAPTOP GAMING MURAH ! GIMANA BUAT RENDER & MAIN GAME ? ASUS GAMING V16 V3607VJ I535K1T HMDi-publikasikan kembali dengan angle dan style artikel Balikpapantv.id.

my ride-or-die for updates
my ride-or-die for updates

 

Editor : Arya Kusuma
Asus V16 RTX 3050 Laptop Gaming ASUS ASUS Gaming V16