Durasi Baca: 5 Menit
Ikhtisar: Galaxy Z Fold 8 Ultra membawa baterai lebih besar dan charging lebih cepat, tetapi fitur Ultra masih terbatas.
Balikpapan TV - Hai Ces! Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra membawa sejumlah peningkatan dari generasi sebelumnya, terutama baterai, pengisian daya, layar, kamera, dan performa yang membuatnya lebih menarik sebagai perangkat harian.
Tetapi, embel-embel Ultra juga menghadirkan pertanyaan. Sejumlah fitur yang diharapkan justru belum tersedia, sehingga menarik melihat bagian mana yang benar-benar berubah dan mana yang masih menjadi kompromi.
Baterai 5.000 mAh Jadi Upgrade yang Paling Terasa
Salah satu perubahan terbesar Galaxy Z Fold 8 Ultra ada pada baterainya. Samsung meningkatkan kapasitas dari 4.400 mAh pada Fold 7 menjadi 5.000 mAh, atau naik sekitar 13 persen.
Peningkatan tersebut tidak membuat perangkat menjadi lebih berat atau lebih tebal. Samsung menggunakan teknologi baterai silikon-karbon untuk meningkatkan kepadatan penyimpanan energi.
Dalam pengujian Google Maps selama 2,5 jam, Fold 7 menggunakan sekitar 25 persen baterai, sedangkan Fold 8 Ultra sekitar 21 persen.
Perbedaan juga terlihat ketika digunakan streaming YouTube selama 1,5 jam dan bermain Mobile Legends selama 40 menit. Dari beberapa pengujian tersebut, daya tahan Fold 8 Ultra diperkirakan sekitar 20 persen lebih baik dibandingkan Fold 7 yang telah digunakan selama setahun.
Baca Juga: Send Help, Kisah Survival Sam Raimi dengan Ego Bos dan Karyawan yang Berbalik
Charging 45 Watt Mempercepat Pengisian
Peningkatan berikutnya datang dari sistem pengisian daya. Galaxy Z Fold 8 Ultra kini mendukung charging 45 Watt, meningkat dari 25 Watt pada Fold 7.
Dalam pengujian, pengisian selama 10 menit mencapai sekitar 30 persen. Setelah 15 menit berada di sekitar 48 persen, sementara 30 menit mencapai sekitar 70 persen. Fold 7 sebagai pembanding hanya mencapai sekitar 45 persen dalam 30 menit.
Untuk mencapai 100 persen, perbedaannya tidak sebesar pengisian awal. Fold 8 Ultra membutuhkan sekitar 1 jam 10 menit, sedangkan Fold 7 sekitar 1 jam 20 menit.
Namun, charger 45 Watt tidak termasuk dalam paket penjualan sehingga pengguna perlu membelinya secara terpisah.
Layar Lebih Nyaman, Bekas Lipatan Tetap Ada
Samsung memberikan lapisan anti-reflektif pada layar utama Fold 8 Ultra. Lapisan tersebut membantu mengurangi pantulan cahaya sehingga tampilan layar lebih nyaman ketika digunakan di lingkungan terang.
Layar lipatnya juga menggunakan lapisan titanium yang ditujukan untuk membantu meningkatkan ketahanan terhadap benturan.
Namun, teknologi layar lipat tetap memiliki kompromi. Setelah digunakan sekitar dua minggu, bekas lipatan di bagian tengah layar disebut semakin terlihat dibandingkan ketika perangkat masih baru.
Kamera Ultra-Wide Naik Menjadi 50 MP
Samsung meningkatkan kamera ultra-wide dari 12 MP menjadi 50 MP. Sementara itu, kamera utama tetap 200 MP dan kamera telefoto masih 10 MP dengan 3x optical zoom.
Secara spesifikasi, peningkatan resolusi ultra-wide cukup besar. Namun dalam penggunaan sehari-hari, perbedaannya disebut belum terlalu mudah dirasakan.
Fold 8 Ultra juga membawa mode kamera 50 MP, perekaman APV, horizontal lock, serta kemampuan video selfie hingga 4K 60 fps.
Snapdragon 8 Elite Gen 5 Belum Selalu Stabil untuk Gaming
Untuk performa, Galaxy Z Fold 8 Ultra menggunakan Snapdragon 8 Elite Gen 5. Chipset tersebut menawarkan performa tinggi, tetapi pengujian gaming dengan pengaturan maksimal masih menunjukkan penurunan frame rate.
Frame rate terkadang turun ke kisaran 50 FPS dan sempat menyentuh sekitar 40 FPS. Salah satu dugaan dalam ulasan adalah Samsung tidak mendorong performa terlalu agresif karena mempertimbangkan suhu pada desain perangkat yang tipis.
Dari sisi software, Fold 8 Ultra hadir dengan One UI 9 berbasis Android 17. Salah satu fitur yang dibahas adalah My Fan Cam untuk membantu melakukan auto-framing terhadap seseorang ketika merekam video.
Baca Juga: Kekurangan Dokter Spesialis, Pasien RSUD RAPB PPU Masih Harus Dirujuk ke Luar Daerah
Mengapa Fitur “Ultra” Masih Dipertanyakan?
Peningkatan Galaxy Z Fold 8 Ultra ternyata juga disertai sejumlah pengurangan.
Perangkat ini hanya memiliki satu slot SIM fisik, sementara Fold 7 sebelumnya mempunyai dua slot. Perubahan tersebut dapat menjadi pertimbangan bagi pengguna yang terbiasa menggunakan dua nomor.
Kemudian, beberapa fitur yang identik dengan lini Ultra Samsung juga belum hadir. Cover screen belum mendapatkan lapisan anti-reflektif seperti layar utama, kamera telefoto masih 10 MP dan belum menggunakan periskop.
Yang paling mencolok, Galaxy Z Fold 8 Ultra tidak mendukung S Pen. Dalam ulasan disebutkan, lapisan digitizer untuk menangkap sinyal S Pen dihilangkan ketika Samsung membuat desain perangkat menjadi lebih tipis.
Fold 8 Ultra Lebih Matang, tetapi Tetap Punya Kompromi
Galaxy Z Fold 8 Ultra menunjukkan peningkatan yang cukup terasa untuk penggunaan harian, terutama melalui baterai 5.000 mAh dan charging 45 Watt. Layar, kamera, prosesor, serta software juga mendapatkan pembaruan yang membuat perangkat semakin matang.
Namun, perangkat ini belum membawa seluruh fitur yang biasanya diasosiasikan dengan label Ultra. Karena itu, nilai utamanya tetap berada pada pengalaman menggunakan layar foldable dalam perangkat premium, bukan sekadar pada nama Ultra.
Poin Penting
- Baterai meningkat menjadi 5.000 mAh.
- Charging meningkat menjadi 45 Watt.
- Layar utama mendapatkan lapisan anti-reflektif.
- Kamera ultra-wide meningkat menjadi 50 MP.
- Menggunakan Snapdragon 8 Elite Gen 5.
- Hadir dengan One UI 9 berbasis Android 17.
- Hanya menyediakan satu slot SIM fisik.
- Tidak mendukung S Pen.
- Kamera telefoto masih 10 MP dengan 3x optical zoom.
Insight Redaksi: Galaxy Z Fold 8 Ultra lebih menonjolkan peningkatan pengalaman harian melalui baterai dan charging. Namun, label Ultra belum berarti seluruh fitur premium Samsung hadir. Calon pengguna sebaiknya melihat kebutuhan layar foldable terlebih dahulu, bukan hanya mengejar embel-embel Ultra pada perangkat ini.
Bagikan artikel ini kepada bubuhan yang sedang mempertimbangkan ponsel foldable premium agar bisa melihat peningkatan dan komprominya sebelum memilih.