Asus Zenfone Max Plus RAM 4 GB Rp500 Ribuan, Apakah Masih Layak Dibeli?

Revan Prasetya Irwansyah Putra • Dipublikasikan Rabu, 12 Agustus 2026 | 18:15 WIB
Asus Zenfone Max Plus RAM 4 GB Rp500 ribuan masih menarik, tetapi performanya terbatas untuk kebutuhan modern 2026 [BTV:AI]
Asus Zenfone Max Plus RAM 4 GB Rp500 ribuan masih menarik, tetapi performanya terbatas untuk kebutuhan modern 2026 [BTV:AI]

Durasi Baca: 8 menit

 

Ikhtisar: Asus Zenfone Max Plus lawas menawarkan layar nyaman, kamera memadai, tetapi performanya terbatas untuk kebutuhan 2026.

 

Balikpapan TV - Hai Ces! Asus Zenfone Max Plus yang meluncur pada 2017 kembali menarik perhatian setelah unit bekas RAM 4 GB dan penyimpanan 64 GB ditemukan sekitar Rp500 ribuan.Pengujian dalam video Gadget Max menunjukkan ponsel lawas ini masih dapat menjalankan fungsi dasar, tetapi keterbatasan perangkat mulai terasa saat digunakan menjalankan aplikasi modern.

Asus Zenfone Max Plus Kembali Diuji dengan Harga Rp500 Ribuan

Kebutuhan smartphone murah membuat perangkat lawas kembali menarik perhatian sebagian pengguna.

Unit yang diuji merupakan Asus Zenfone Max Plus dengan RAM 4 GB dan penyimpanan 64 GB.

Kondisinya disebut masih mulus, lengkap dengan kotak, buku panduan, kartu garansi, adaptor charger, kabel micro USB, serta OTG.

Perangkat tersebut menggunakan bodi aluminium dengan ketebalan sekitar 8,8 milimeter dan bobot sekitar 160 gram.

Saat pertama dinyalakan, perangkat berhasil masuk sistem dan dapat digunakan secara normal.

Namun, pengujian juga menemukan masalah boot loop setelah perangkat diisi daya selama satu hari.

Pengujian kemudian dilakukan melalui reset perangkat agar smartphone dapat kembali digunakan.

Asus Zenfone Max Plus RAM 4 GB masih menarik, tetapi berisiko boot loop setelah pengisian daya satu hari [BTV:AI]
Asus Zenfone Max Plus RAM 4 GB masih menarik, tetapi berisiko boot loop setelah pengisian daya satu hari [BTV:AI]

 Baca Juga: Samsung Galaxy Z Fold8 Hadir dengan Desain Lebar, Ini Pengalaman Pakainya

Bagaimana Kemampuan Jaringannya di Tahun 2026?

Salah satu hal menarik dari unit bekas tersebut adalah kartu SIM masih dapat digunakan.

Penguji memasang kartu Telkomsel dan perangkat berhasil memperoleh jaringan 4G.

Pengujian kecepatan internet menghasilkan kecepatan sekitar 50 Mbps berdasarkan hasil yang ditampilkan dalam video.

Perangkat juga memiliki slot yang mendukung dua kartu SIM serta satu kartu microSD.

Kemampuan tersebut membuat kapasitas penyimpanan masih dapat diperluas sesuai kebutuhan pengguna.

Namun, performa jaringan bukan satu-satunya pertimbangan ketika memilih smartphone lawas.

Kondisi perangkat, usia baterai, dukungan aplikasi, serta pembaruan sistem menjadi faktor penting.

Layar Full HD Masih Menjadi Salah Satu Daya Tariknya

Asus Zenfone Max Plus menggunakan layar IPS LCD berukuran 5,7 inci dengan resolusi Full HD.

Panel tersebut memiliki refresh rate 60 Hz dan kepadatan sekitar 424 piksel per inci.

Dalam pengujian, layar dinilai memiliki detail gambar yang nyaman untuk ukuran perangkat lawas.

Kemampuan multitouch juga mencapai 10 sentuhan sehingga navigasi terasa cukup responsif.

Daya tarik layar menjadi salah satu alasan perangkat tersebut masih terasa menarik untuk penggunaan sederhana.

Pengujian video menunjukkan Netflix masih dapat dijalankan melalui perangkat tersebut.

Sebaliknya, YouTube mengalami keterbatasan karena aplikasi modern sulit dipasang atau digunakan secara optimal.

Pengguna kemudian mengakses YouTube melalui browser, meski pemutarannya mengalami lag.

Artinya, kualitas panel masih cukup menarik, tetapi kemampuan sistem menjadi batas utama.

Asus Zenfone Max Plus menawarkan layar Full HD nyaman, multitouch responsif, tetapi YouTube mengalami lag [BTV:AI]
Asus Zenfone Max Plus menawarkan layar Full HD nyaman, multitouch responsif, tetapi YouTube mengalami lag [BTV:AI]

Performa Mediatek MT6750 Mulai Terasa Berat

Bagian paling sulit dari smartphone lawas ini adalah kemampuan pemrosesannya.

Asus Zenfone Max Plus menggunakan MediaTek MT6750 dengan delapan inti dan fabrikasi 28 nanometer.

GPU yang digunakan adalah Mali-T860 MP2, sementara RAM berkapasitas 4 GB.

Penyimpanannya mencapai 64 GB dengan teknologi eMMC, sedangkan RAM menggunakan LPDDR3.

Kombinasi perangkat keras tersebut membuat aktivitas ringan masih memungkinkan dilakukan.

Namun, penggunaan aplikasi berat dapat membuat perangkat terasa lambat dan panas.

Penguji bahkan memilih menghindari pengujian game setelah perangkat mengalami boot loop sebelumnya.

Game PUBG dan Mobile Legends sempat dipasang dalam pengujian, kemudian perangkat mengalami boot loop.

Kondisi tersebut menunjukkan usia perangkat sudah menjadi pertimbangan serius bagi calon pembeli.

Untuk pemakaian dasar, kemampuan tersebut masih dapat diterima dengan ekspektasi yang realistis.

Untuk gaming modern, perangkat ini jelas membutuhkan toleransi tinggi terhadap keterbatasan performa.

Android 7 Membatasi Penggunaan Aplikasi Modern

Asus Zenfone Max Plus yang diuji masih menggunakan Android 7 dengan ZenUI 4.

Pembaruan perangkat lunak sudah berhenti dan security patch yang tercatat berada pada 2018.

Kondisi tersebut membuat kompatibilitas aplikasi modern menjadi persoalan tersendiri.

Dalam video, penguji juga mengalami kendala ketika mencoba mengakses Play Store.

Beberapa proses login akun Google harus dilakukan berulang sehingga pengalaman penggunaan terasa kurang praktis.

Kondisi tersebut menjadi pengingat bahwa spesifikasi hardware bukan satu-satunya ukuran kelayakan smartphone lawas.

Dukungan software memiliki peran besar terhadap usia pakai sebuah perangkat.

Bagi pengguna yang hanya membutuhkan fungsi dasar, keterbatasan tersebut mungkin masih dapat ditoleransi.

Namun, kebutuhan aplikasi yang terus berkembang membuat smartphone lawas semakin sulit mengikuti ekosistem modern.

Kamera 16 MP Masih Bisa Diandalkan untuk Kebutuhan Dasar

Asus Zenfone Max Plus menawarkan kamera belakang utama 16 MP dan kamera ultrawide 8 MP.

Kamera ultrawide memberikan bidang pandang yang lebih luas, meski hasilnya dinilai biasa saja.

Dalam pengujian video, kamera utama mampu merekam video Full HD dengan 30 frame per detik.

Kamera depan juga dinilai masih menghasilkan gambar yang cukup jernih untuk perangkat lawas.

Penguji menyebut kualitas kamera depan sebagai salah satu bagian yang masih menarik.

Namun, kemampuan kamera ultrawide memiliki keterbatasan pada detail dan hasil rekaman.

Pengambilan video juga masih menghasilkan gambar yang cukup bergetar karena belum memiliki stabilisasi memadai.

Untuk dokumentasi sederhana, kamera tersebut masih dapat digunakan dalam kondisi pencahayaan yang mendukung.

Jadi, kamera menjadi salah satu fitur yang membuat ponsel lawas ini belum kehilangan daya tarik sepenuhnya.

Baterai 4.130 mAh dan Charger 10 Watt

Asus Zenfone Max Plus dibekali baterai berkapasitas 4.130 mAh.

Pengisian daya menggunakan adaptor dengan output 10 watt yang tersedia dalam paket penjualan.

Dalam kondisi perangkat bekas, kesehatan baterai menjadi faktor yang sulit dipastikan hanya melalui spesifikasi.

Usia perangkat sejak 2017 membuat kondisi baterai setiap unit dapat berbeda.

Karena itu, calon pembeli perlu memperhatikan perilaku baterai setelah mendapatkan perangkat.

Masalah boot loop yang muncul selama pengujian juga membuat proses pengisian daya perlu diperhatikan.

Penguji memilih menggunakan charger bawaan untuk mengurangi risiko masalah selama pengujian berlangsung.

Apakah Asus Zenfone Max Plus Layak Dibeli di 2026?

Dengan harga sekitar Rp500 ribuan, Asus Zenfone Max Plus menawarkan pengalaman smartphone lawas dengan sejumlah kompromi.

Layar Full HD, RAM 4 GB, penyimpanan 64 GB, kamera 16 MP, dan jaringan 4G menjadi daya tarik utamanya.

Namun, Android 7, chipset lawas, eMMC, baterai berusia panjang, serta potensi boot loop menjadi catatan besar.

Gadget Max menyampaikan penilaiannya dalam video tersebut melalui pernyataan, “Secara performa emang lemot. Nah, tapi kalau Asus ngeluarin HP ini di harga sejutaan sekarang dengan upgrade RAM-nya di 4 GB dan storage-nya mungkin 64 GB UFS, yah, HP ini itu bakal menarik banget.”

Pernyataan tersebut menggambarkan bahwa daya tarik perangkat bukan berada pada performa modernnya.

Nilainya justru muncul dari desain, layar, kamera, serta pengalaman penggunaan yang masih cukup nyaman.

Bagi pengguna yang mencari ponsel utama untuk aplikasi modern, perangkat ini membutuhkan banyak kompromi.

Sementara itu, bagi kolektor atau pengguna sekunder, harga Rp500 ribuan dapat menjadi alasan untuk meliriknya.

Tips Sebelum Membeli Smartphone Lawas Bekas

Poin Penting

Insight Redaksi

Smartphone lawas ini memperlihatkan satu realita penting: spesifikasi besar pada masanya belum tentu relevan sekarang. Layar dan kamera masih menarik, tetapi software menjadi titik paling berat. Harga murah memang menggoda, Ces. Namun, bubuhan pembeli perlu menghitung risiko perangkat bekas sebelum mengejar angka spesifikasi.

Kalau ikam handak beli, cek kondisi unit langsung, terutama baterai, boot loop, jaringan, layar, dan kemampuan aplikasi sebelum bayar.

Bagikan artikel ini ke bubuhan ikam yang masih doyan berburu smartphone lawas supaya pertimbangannya kada cuma soal harga.

Smartphone murah memang menarik, tetapi usia perangkat menentukan pengalaman harian; terus update info hanya di Balikpapan TV, teman update setia, bukan sekadar info biasa!

FAQ

1. Apakah Asus Zenfone Max Plus masih dapat memakai jaringan 4G?

Ya. Dalam pengujian, unit tersebut berhasil menggunakan kartu Telkomsel dan memperoleh jaringan 4G.

2. Berapa kapasitas RAM dan penyimpanannya?

Unit yang diuji memiliki RAM 4 GB dan penyimpanan internal 64 GB.

3. Apakah Asus Zenfone Max Plus masih cocok untuk gaming?

Kurang sesuai. Pengujian menunjukkan perangkat mengalami boot loop setelah aplikasi game dipasang.

4. Apakah YouTube masih dapat ditonton?

YouTube masih dapat dibuka melalui browser, tetapi pemutarannya mengalami lag.

5. Apa kelemahan terbesar perangkat tersebut?

Keterbatasan utama berada pada sistem operasi lawas, chipset lama, potensi boot loop, dan dukungan aplikasi.

my ride-or-die for updates
my ride-or-die for updates

 

Editor : Arya Kusuma
Asus Zenfone Max Plus Asus Zenfone Max Plus 2026 HP Asus Rp500 ribuan