Durasi Baca: 8 Menit
Topik: Menilai kelayakan Axioo Pongo 535 sebagai laptop gaming entry-level dengan performa tinggi dan fitur modern.
Ikhtisar: Artikel ini membahas performa, desain, sistem pendingin, pengalaman penggunaan, serta nilai beli Axioo Pongo 535 di tengah kenaikan harga laptop gaming.
Balikpapan TV - Hai Ces! Axioo Pongo 535 hadir sebagai laptop gaming di kisaran Rp15 jutaan dengan Intel Core i5-13420H dan NVIDIA GeForce RTX 3050 75 Watt. Kombinasi ini menarik perhatian karena harganya justru lebih tinggi dibanding Pongo 735 yang memiliki spesifikasi lebih tinggi menurut ulasan sumber.
Harga memang penting. Tapi apakah selisih tersebut sebanding dengan pengalaman yang ditawarkan? Nah, di sinilah pembahasannya mulai menarik. Simak terus, Ces!
Mengapa Harga Axioo Pongo 535 Justru Lebih Mahal?
Pertanyaan pertama yang langsung muncul adalah alasan di balik harga Pongo 535 yang menyentuh sekitar Rp15 juta. Padahal, masih ada Pongo 735 yang menawarkan prosesor dan kartu grafis lebih tinggi dengan harga lebih rendah menurut pengulas.
Dalam ulasan disebutkan kemungkinan kondisi tersebut dipengaruhi kenaikan harga chip memori yang sedang terjadi di industri komputer. Hal itu diduga membuat biaya produksi laptop generasi terbaru ikut meningkat, meski belum ada konfirmasi resmi dari produsen.
Situasi ini menunjukkan bahwa pasar laptop saat ini memang belum memiliki standar harga yang benar-benar stabil. Laptop dengan spesifikasi serupa bisa memiliki harga berbeda tergantung waktu produksi dan biaya komponen.
Desain Gaming yang Fungsional, Bukan Sekadar Tampil Garang
Dari sisi desain, Pongo 535 mendapat penilaian positif. Laptop ini menggunakan empat jalur pembuangan udara sehingga sistem pendingin memiliki ruang kerja yang lebih optimal ketika prosesor dan GPU bekerja maksimal.
Penempatan port juga menjadi nilai tambah. Port daya, HDMI, Mini DisplayPort, dan USB Type-C berada di bagian belakang sehingga kabel tidak mengganggu area kerja saat laptop digunakan sebagai desktop replacement. Sementara sisi kiri dan kanan tetap menyediakan USB Type-A, LAN, microSD, serta audio terpisah.
Material bodinya memang masih menggunakan polikarbonat. Namun konstruksinya dinilai kokoh dan cukup rigid untuk kelas laptop gaming entry-level. Bobot sekitar dua kilogram juga masih tergolong wajar meski kurang ideal bagi pengguna dengan mobilitas tinggi.
Keyboard full-size lengkap dengan RGB backlit single zone menjadi pelengkap yang membuat pengalaman bermain game terasa lebih nyaman. Warna pencahayaan pun masih bisa diatur melalui aplikasi bawaan.
Baca Juga: Infinix XBook 15 Layak Dibeli? Review Laptop AMD Ryzen dengan Fitur yang Jarang Dimiliki
Bagaimana Performa Intel Core i5-13420H dan RTX 3050 75 Watt?
Bagian inilah yang menjadi daya tarik utama Pongo 535.
Laptop ini mengandalkan Intel Core i5-13420H dengan konfigurasi delapan inti dan dua belas thread. Dipadukan dengan RTX 3050 versi 4 GB yang memperoleh TGP hingga 75 Watt, performanya mampu melampaui beberapa laptop lain yang memakai RTX 3050 dengan batas daya lebih rendah.
Saat dilakukan stress test selama sepuluh menit, prosesor mampu mempertahankan konsumsi daya sekitar 64 Watt dengan suhu stabil di kisaran 94 derajat Celsius tanpa mengalami throttling. Hal tersebut menunjukkan sistem pendinginnya bekerja sesuai harapan.
Keberhasilan itu didukung empat heatpipe, dua kipas, serta empat lubang pembuangan panas. Menariknya lagi, putaran kipas tetap relatif senyap dibanding beberapa kompetitor ketika laptop bekerja dalam beban tinggi.
Dari sisi penyimpanan, laptop ini menggunakan SSD PCIe Gen4 berkapasitas 512 GB dengan kecepatan baca mendekati 6.000 MB/s. Pengguna juga masih memperoleh dua slot M.2 sehingga kapasitas penyimpanan dapat ditingkatkan sewaktu-waktu.
Walaupun demikian, penggunaan RAM DDR4 menjadi salah satu catatan karena prosesor sebenarnya sudah mendukung DDR5, sementara beberapa pesaing telah menggunakannya.
Apakah Masih Layak untuk Gaming, Editing, dan AI?
Dalam pengujian gaming, RTX 3050 4 GB dengan TGP 75 Watt masih mampu memberikan performa yang kompetitif di berbagai judul populer. Walaupun kapasitas VRAM hanya 4 GB, batas daya yang lebih tinggi membantu kartu grafis ini bekerja lebih optimal dibanding beberapa implementasi RTX 3050 yang memiliki TGP lebih rendah.
Pada Cyberpunk 2077, pengaturan low hingga medium dengan ray tracing aktif dan DLSS Performance menghasilkan rata-rata sekitar 85 FPS. Sementara Black Myth: Wukong masih berada di kisaran 65 FPS menggunakan preset medium.
Untuk Hogwarts Legacy, rata-rata frame rate masih berada di bawah 60 FPS pada pengaturan tinggi tanpa ray tracing. Sedangkan Monster Hunter Wilds mencatat sekitar 50 FPS pada pengaturan grafis rendah. Menurut pengulas, salah satu penyebabnya adalah RTX 3050 belum mendukung teknologi Frame Generation yang tersedia pada seri RTX 40.
Hasil berbeda terlihat ketika memainkan game kompetitif.
Delta Force mampu berjalan di atas 120 FPS, Counter-Strike 2 mencapai sekitar 180 FPS, sedangkan Valorant menembus lebih dari 200 FPS. Dengan refresh rate layar 144 Hz, pengalaman bermain game esports terasa jauh lebih maksimal.
Untuk produktivitas, laptop ini masih sanggup menangani editing video Full HD dengan lancar. Proses scrubbing tetap nyaman dan video berdurasi sepuluh menit dapat dirender kurang dari dua menit.
Namun ketika beralih ke editing video 4K, performanya mulai terasa terbatas. Timeline menjadi kurang mulus dan waktu rendering meningkat hingga sekitar delapan menit dua puluh dua detik untuk durasi video yang sama.
Di bidang AI, Pongo 535 masih dapat menjalankan model bahasa maupun image generation sederhana. Akan tetapi, karena Core i5-13420H belum memiliki NPU dan RTX 3050 menggunakan Tensor Core generasi ketiga, kemampuannya masih terbatas untuk beban AI yang lebih berat.
Baterai, Garansi, dan Fitur Tambahan Jadi Nilai Tambah
Laptop ini membawa baterai berkapasitas 54 Wh.
Dalam pengujian yang dilakukan pengulas, daya tahannya mampu mencapai sekitar 5,5 jam. Angka tersebut tergolong baik untuk laptop gaming kelas entry-level yang menggunakan prosesor seri H.
Adaptor 150 Watt juga dinilai masih memiliki ruang daya yang cukup ketika laptop digunakan pada beban penuh sehingga tidak menunjukkan indikasi kekurangan suplai daya.
Dari sisi konektivitas tersedia Wi-Fi 6, Bluetooth 5.2, LAN, serta aplikasi Control Center yang memungkinkan pengguna mengatur mode performa, kecepatan kipas, hingga pencahayaan RGB keyboard.
Nilai tambah lainnya terdapat pada layanan purna jual.
Axioo memberikan garansi selama tiga tahun disertai perlindungan ADP (Accidental Damage Protection) selama tiga tahun serta jaringan sekitar 192 service center di Indonesia. Bagi pengguna yang mengutamakan keamanan investasi jangka panjang, aspek ini menjadi salah satu keunggulan yang cukup menarik.
Apa Saja Kelebihan dan Kekurangannya?
Kelebihan
- Desain gaming modern dengan empat exhaust.
- Sistem pendingin bekerja efektif tanpa throttling.
- RTX 3050 memperoleh TGP hingga 75 Watt.
- SSD PCIe Gen4 cepat dan mudah di-upgrade.
- Banyak pilihan port konektivitas.
- Garansi tiga tahun ditambah ADP tiga tahun.
- Performa prosesor cukup kuat di kelasnya.
Kekurangan
- Harga dinilai kurang kompetitif dibanding Pongo 735.
- RAM masih menggunakan DDR4.
- Panel layar masih standar untuk kelas entry-level.
- Webcam hanya beresolusi 720p.
- Speaker belum menjadi nilai unggulan.
Poin Penting:
- Intel Core i5-13420H menawarkan performa prosesor yang kompetitif.
- RTX 3050 75 Watt masih mampu memainkan banyak game AAA dan esports.
- Sistem pendingin menjadi salah satu keunggulan utama laptop ini.
- Editing Full HD masih nyaman, sedangkan editing 4K mulai terasa berat.
- Garansi tiga tahun dan ADP menjadi nilai tambah dibanding sejumlah pesaing.
- Harga menjadi faktor yang paling banyak dipertanyakan dalam ulasan.
Insight Redaksi: Harga memang menjadi perhatian utama ketika memilih laptop gaming. Namun dari sudut pandang kebutuhan sehari-hari, Pongo 535 menunjukkan bahwa keseimbangan pendinginan, performa stabil, dan layanan purna jual juga layak masuk pertimbangan. Bagi pengguna di Balikpapan yang membutuhkan laptop untuk bermain game sekaligus bekerja, layanan servis yang semakin luas bisa menjadi keuntungan tersendiri. Tapi pang tetap sesuaikan dengan kebutuhan dan anggaran. Kalau ada pilihan dengan spesifikasi lebih tinggi di harga serupa, kada salah jua membandingkan dulu sebelum membeli, Ces.
Bagikan artikel ini ke bubuhan ikam yang sedang mencari laptop gaming baru supaya makin banyak referensi sebelum menentukan pilihan.
Ikuti terus informasi teknologi terbaru hanya di Balikpapan TV, teman update setia, bukan sekadar info biasa!
FAQ
1. Apakah Axioo Pongo 535 masih kuat menjalankan game AAA?
Ya. Beberapa game AAA masih dapat dimainkan dengan pengaturan grafis menengah hingga rendah dengan performa yang tetap nyaman.
2. Apakah laptop ini cocok untuk editing video?
Cocok untuk editing Full HD, tetapi editing 4K masih terasa cukup berat.
3. Apa keunggulan utama Axioo Pongo 535?
Sistem pendingin yang baik, RTX 3050 dengan TGP 75 Watt, SSD Gen4, serta garansi tiga tahun beserta ADP.
Sumber Informasi: Informasi ini sudah tayang sebelumnya di media YouTube @MKuGam, dengan judul "15 Juta, Core i5-13420H + RTX 3050 75Watt! Review Axioo Pongo 535". Artikel ini disusun kembali dengan angle dan gaya penulisan Balikpapantv.id.