Info Lokal InfoScope Gaya Hidup Infotainment Bisnis & UMKM Iptek Mimbar Opini

Bingung Pilih Laptop ASUS? Ini Bedanya Vivobook, Zenbook, TUF dan ROG

istikhomah • Rabu, 15 Juli 2026 | 18:24 WIB
podcast Jagad Review dengan ASUS. (BTV/AI)
podcast Jagad Review dengan ASUS. (BTV/AI)
Durasi Baca: 8 menit

Topik: Peta segmentasi laptop ASUS dan manfaat nyata teknologi AI lokal

Ikhtisar: Artikel ini membahas pembagian lini laptop ASUS, fungsi AI lokal, manfaat bagi gamer, hingga rekomendasi perangkat sesuai kebutuhan pengguna.

 

Balikpapan TV - Hai Ces! ASUS mengakui banyaknya lini laptop mereka sering membuat calon pembeli bingung menentukan pilihan. Melalui podcast bersama Jagat Review, ASUS menjelaskan pembagian produknya mulai dari laptop harian, kreator konten, gaming, hingga perangkat AI terbaru yang kini semakin terjangkau.

Mau cari laptop kuliah, kerja kreatif, atau gaming berat? Ternyata jawabannya bukan soal spesifikasi tertinggi saja. Ada strategi segmentasi yang dibuat sangat spesifik. Menarik pang ini, Ces!

Bagaimana ASUS membagi lini laptopnya agar tidak membingungkan pengguna?

Bagi pengguna umum, lini Vivobook menjadi pintu masuk paling ramah kantong. Seri ini ditujukan untuk kebutuhan sehari-hari seperti mengerjakan dokumen, belajar daring, hingga konsumsi hiburan ringan.

Naik satu tingkat terdapat Vivobook S yang menawarkan desain lebih tipis, bobot lebih ringan, serta material bodi yang terasa lebih premium dibanding seri reguler.

Untuk kelas premium konsumen, ASUS menempatkan Zenbook sebagai ujung tombak. Seri Zenbook S mengedepankan material eksklusif seperti Ceraluminum, desain tipis, dan bobot ringan untuk mobilitas tinggi.

Ada pula Zenbook Duo yang membawa dua layar fisik sekaligus. Konsep ini menyasar pengguna yang membutuhkan ruang kerja luas tanpa harus membawa monitor tambahan.

Di luar itu, ASUS juga memiliki lini ProArt yang ditujukan bagi editor video, fotografer, programmer, pengembang game, hingga kebutuhan pengembangan AI.

Kenapa lini gaming ASUS punya karakter yang sangat berbeda?

Pada segmen gaming, ASUS memisahkan produknya berdasarkan kebutuhan pengguna, bukan sekadar harga.

TUF Gaming menjadi pilihan entry-level dengan fokus utama pada rasio harga dan performa. Filosofinya sederhana, fitur penting gaming tersedia tanpa membebani harga dengan ornamen yang tidak terlalu diperlukan.

Di atasnya ada ROG Zephyrus G14 dan G16 yang menggabungkan performa tinggi dengan bodi tipis dan ringan. Laptop ini menggunakan material metal CNC dan layar OLED premium.

ASUS juga memiliki ROG Flow Z13 yang tampil unik dalam format tablet gaming dengan performa setara laptop konvensional.

Sementara itu, ROG Strix dan Strix SCAR menjadi mesin performa ekstrem yang mengorbankan portabilitas demi kemampuan pendinginan dan tenaga maksimal.

Menariknya, ASUS juga memiliki lini crossover bernama ASUS Gaming. Produk ini cocok untuk pelajar yang membutuhkan laptop sekolah namun tetap mampu menjalankan game kasual tanpa harus masuk ke kelas TUF Gaming.

Apa sebenarnya manfaat laptop AI dengan NPU 45+ TOPS?

Pertanyaan terbesar yang sering muncul adalah apakah AI di laptop dapat meningkatkan FPS game secara langsung.

Menurut ASUS, untuk saat ini manfaat terbesar AI bukan pada peningkatan frame rate, melainkan efisiensi kerja dan produktivitas sehari-hari.

Salah satu fitur yang paling sering digunakan adalah Windows Studio Effects dengan filter watercolor. Efek ini mampu menyamarkan kondisi wajah ketika harus mengikuti panggilan video mendadak setelah perjalanan panjang atau kurang istirahat.

Fitur background blur berbasis NPU juga mampu memisahkan objek manusia dan latar belakang secara lebih rapi dibanding pemrosesan tradisional berbasis CPU.

Fitur lain yang cukup menarik adalah Live Translation dan Custom Captions yang mampu menerjemahkan percakapan secara real time ke dalam subtitle bahasa lain.

Bagi pekerja lintas negara atau lingkungan multibahasa, kemampuan ini dapat memangkas hambatan komunikasi secara signifikan.

Baca Juga: Setahun Pemakaian Samsung Galaxy Z Fold 7, Ini Kondisi Asli Layar Lipatnya!

Ilustrasi fitur AI lokal ASUS seperti Story Cube dan Live Translation yang berjalan tanpa cloud. (BTV/AI)
Ilustrasi fitur AI lokal ASUS seperti Story Cube dan Live Translation yang berjalan tanpa cloud. (BTV/AI)

Mengapa ASUS memilih menghadirkan AI lokal dibanding cloud?

ASUS memahami sebagian pengguna masih skeptis terhadap software bawaan pabrikan.

Karena itu mereka menghadirkan aplikasi AI yang berjalan sepenuhnya secara lokal tanpa mengirim data ke server eksternal.

Story Cube menjadi salah satu contoh paling menarik. Aplikasi ini memungkinkan pencarian foto berdasarkan lokasi pemandangan, kamera yang digunakan, hingga identifikasi wajah tertentu.

Pengguna bahkan dapat mencari foto dengan kombinasi sangat spesifik seperti seseorang tertentu pada tahun tertentu di lokasi tertentu.

Seluruh proses tersebut berjalan di perangkat menggunakan NPU sehingga privasi pengguna tetap terjaga.

ASUS juga menghadirkan MuseTree yang memungkinkan pembuatan gambar berbasis AI secara lokal tanpa biaya langganan tambahan.

Untuk keluarga, terdapat Omni Chatbot berbasis Large Language Model yang berjalan langsung di perangkat tanpa mengirim percakapan anak ke server pihak ketiga.

Pendekatan ini menjadi salah satu pembeda terbesar dibanding layanan AI berbasis cloud.

Laptop AI cocok untuk gamer atau hanya untuk pekerja kreatif?

Meski belum meningkatkan FPS secara langsung, laptop AI ternyata memiliki manfaat besar bagi streamer dan kreator gaming.

Saat melakukan siaran langsung, fitur seperti background blur biasanya memakan sumber daya CPU atau GPU yang cukup besar.

Dalam game kompetitif, kehilangan sebagian kecil performa dapat memunculkan stuttering atau penurunan kestabilan frame.

Dengan kehadiran NPU, seluruh proses pemrosesan kamera dipindahkan ke prosesor AI khusus sehingga CPU dan GPU dapat fokus menjalankan game secara maksimal.

Bagi streamer, hal ini memberikan pengalaman bermain yang lebih stabil sekaligus kualitas siaran yang tetap terjaga.

Baca Juga: Deretan Gawai AI 2026 yang Menawarkan Solusi Nyata, Bukan Sekadar Teknologi Futuristis

Laptop ASUS ROG Zephyrus dan ProArt generasi terbaru menampilkan perpaduan performa tinggi, teknologi AI, dan desain portabel untuk kebutuhan gaming maupun kreator konten. (BTV/AI)
Laptop ASUS ROG Zephyrus dan ProArt generasi terbaru menampilkan perpaduan performa tinggi, teknologi AI, dan desain portabel untuk kebutuhan gaming maupun kreator konten. (BTV/AI)

Laptop ASUS mana yang paling menarik pada 2026?

ASUS membagi rekomendasi laptop AI mereka berdasarkan kekuatan masing-masing platform prosesor.

Kubu Intel diwakili Zenbook S14 dan ROG Strix SCAR 16 maupun 18 yang mengedepankan performa tinggi dan desain premium.

AMD menjadi rumah bagi ROG Zephyrus G14, G16, serta ProArt PX13 yang menawarkan keseimbangan performa dan portabilitas.

Sementara Qualcomm menghadirkan Zenbook A14 berbasis Snapdragon dengan efisiensi baterai yang sangat impresif serta fitur instant-on layaknya smartphone.

Yang menarik, ASUS menyebut laptop AI dengan kemampuan 45+ TOPS kini sudah tersedia pada harga di bawah Rp10 juta melalui beberapa varian Vivobook berbasis Snapdragon.

Angka ini membuat teknologi AI tidak lagi eksklusif untuk segmen premium.

Poin Penting:

Insight Redaksi: Perang laptop sekarang kada lagi sekadar soal prosesor paling kencang atau kartu grafis terbesar. Persaingan mulai bergeser ke pengalaman penggunaan sehari-hari dan bagaimana AI benar-benar membantu pekerjaan pengguna. ASUS membaca perubahan ini cukup cepat. Tantangannya tinggal satu, bagaimana membuat konsumen memahami segmentasi produknya yang sangat luas. Sebab kadada gunanya teknologi canggih kalau pembeli masih bingung memilih perangkat yang sesuai kebutuhan, Ces.

Bagikan artikel ini ke bubuhan ikam yang sedang berburu laptop baru supaya pilihan perangkatnya lebih tepat sasaran dan tidak sekadar mengikuti tren spesifikasi tinggi.

Masih banyak perkembangan menarik soal laptop AI, gaming, dan teknologi masa depan yang layak dikawal bersama. Selalu update info hanya di Balikpapan Tv teman update setia, bukan sekadar info biasa!

FAQ

1. Apakah laptop AI ASUS bisa meningkatkan FPS game?
Belum secara langsung. Manfaat utamanya saat ini adalah memindahkan beban kerja AI ke NPU agar CPU dan GPU fokus menjalankan game.

2. Apa fungsi aplikasi Story Cube?
Story Cube membantu mencari foto dan video berdasarkan lokasi, wajah, kamera, hingga tag tertentu secara lokal.

3. Laptop ASUS mana yang cocok untuk kreator konten?
Lini ProArt menjadi pilihan utama karena dirancang untuk kebutuhan editing, desain, coding, hingga AI.

4. Apa keunggulan laptop Snapdragon ASUS?
Efisiensi baterai tinggi dan kemampuan instant-on yang mirip pengalaman menggunakan smartphone.

Sumber Informasi: Informasi ini sudah tayang sebelumnya di Media Youtube @Jagat Review, dengan judul podcast bersama Director Technical Marketing System Division ASUS Headquarter Taiwan. Di-publikasikan kembali dengan angle dan style artikel balikpapantv.id.

my ride-or-die for updates
my ride-or-die for updates
Editor : Arya Kusuma
Laptop AI Laptop ASUS ASUS Zenbook ASUS ROG Asus Vivobook