Info Lokal InfoScope Gaya Hidup Infotainment Bisnis & UMKM Religi Iptek Mimbar Opini

Huawei Pura XMAX Hadir dengan Konsep Wide Foldable, Ini Hasil Ulasan GadgetIn

Bayu Actaviansyah Ramadhani • Selasa, 30 Juni 2026 | 15:12 WIB
Huawei Pura XMAX Collectors Edition menampilkan desain Wide Foldable dengan layar lipat berukuran lebar. (BTV/Ai)
Huawei Pura XMAX Collectors Edition menampilkan desain Wide Foldable dengan layar lipat berukuran lebar. (BTV/Ai)

Durasi Baca: 7 Menit

Topik: Ulasan Huawei Pura XMAX sebagai ponsel lipat layar lebar dengan pendekatan desain baru

Ikhtisar: Artikel ini membahas konsep Huawei Pura XMAX, desain wide foldable, pengalaman penggunaan, serta alasan perangkat ini menarik perhatian berdasarkan hasil unboxing dan pengujian GadgetIn.

 

Balikpapan TV - Hai Ces! Huawei Pura XMAX hadir membawa konsep baru di dunia ponsel lipat melalui desain layar lebar yang berbeda dari model foldable pada umumnya, sekaligus menjadi sorotan dalam ulasan GadgetIn.

Penasaran kenapa bentuknya langsung mencuri perhatian dan ramai diperbincangkan? Simak terus pembahasannya sampai selesai, supaya kada ketinggalan informasi menariknya, Ces!

Artikel ini disusun berdasarkan transkrip analitis video unboxing dan ulasan GadgetIn mengenai Huawei Pura XMAX Collectors Edition versi China. Seluruh pembahasan mengacu pada informasi yang disampaikan dalam video, mulai dari proses unboxing, desain, spesifikasi, pengalaman penggunaan, hingga penilaian reviewer terhadap perangkat tersebut tanpa menambahkan informasi di luar sumber yang tersedia.

Baca Juga: Huawei Pura XMAX wide foldable smartphone layar lipat 7,7 inci

Mengapa Huawei Pura XMAX disebut membawa konsep Wide Foldable?

Huawei langsung menawarkan pendekatan baru melalui bentuk perangkat yang pendek tetapi lebar. Desain ini menjadi pembeda paling mencolok dibandingkan mayoritas ponsel lipat yang beredar saat ini.

Dalam ulasan GadgetIn dijelaskan bahwa Huawei memperkenalkan kategori Wide Foldable, yaitu perangkat lipat dengan rasio bodi yang lebih melebar ketika dilipat. Bentuk tersebut membuatnya lebih menyerupai dompet kartu premium atau buku catatan kecil dibandingkan sebuah smartphone konvensional.

Reviewer juga menyebut konsep tersebut berpotensi menjadi arah baru industri. Bahkan, dalam pembahasannya disinggung adanya rumor bahwa produsen lain sedang mempertimbangkan rasio serupa pada perangkat generasi berikutnya.

Kutipan yang disampaikan dalam video berbunyi:

"Ini bukan foldable yang tinggi kurus, tapi wide foldable."

Kalimat tersebut menjadi penjelasan sederhana mengenai identitas utama Huawei Pura XMAX sejak pertama kali diperkenalkan.

Tampilan layar utama Huawei Pura XMAX berukuran 7,7 inci saat perangkat dibuka. (BTV/Ai)
Tampilan layar utama Huawei Pura XMAX berukuran 7,7 inci saat perangkat dibuka. (BTV/Ai)

Apa yang langsung terlihat saat proses unboxing Huawei Pura XMAX?

Paket penjualan langsung memperlihatkan bahwa perangkat ini berada di kelas premium. Isi kotaknya lengkap untuk penggunaan dasar, meski ada satu aksesori yang dijual terpisah.

Unit yang diuji merupakan Huawei Pura XMAX Collectors Edition dengan konfigurasi RAM 16 GB dan penyimpanan internal 1 TB, yang disebut sebagai varian tertinggi pada lini tersebut.

Di dalam kotak penjualan tersedia beberapa perlengkapan, yaitu:

Stylus M-Pen 3 tidak disertakan dalam paket penjualan sehingga harus diperoleh secara terpisah apabila diperlukan untuk menunjang produktivitas.

Perhatian berikutnya tertuju pada tampilan fisiknya. Varian oranye Collectors Edition menggunakan kombinasi tekstur garis horizontal dan vertikal yang memberikan karakter visual berbeda ketika terkena cahaya. Bagian rangkanya menggunakan material metal mengilap, sedangkan perlindungan layarnya memakai Kunlun Glass buatan Huawei.

Dimensi ketika perangkat dilipat juga menjadi sorotan. Bentuknya terasa ringkas dan lebar sehingga memberikan kesan seperti membawa dompet kartu premium atau buku saku kecil, bukan smartphone lipat yang tinggi seperti kebanyakan produk sekelasnya.

Perbedaan bentuk tersebut menjadi identitas yang langsung dikenali bahkan sebelum perangkat dinyalakan. Itulah alasan Huawei Pura XMAX cukup mudah mencuri perhatian sejak pertama kali dikeluarkan dari kotaknya.

Bagaimana pengalaman menggunakan dua layar Huawei Pura XMAX dalam aktivitas harian?

Huawei memanfaatkan desain baru ini untuk menghadirkan pengalaman visual yang berbeda sejak layar pertama kali dinyalakan. Fokusnya bukan sekadar ukuran, tetapi bagaimana ruang layar dimanfaatkan.

Layar depan berukuran 5,4 inci menggunakan panel LTPO OLED dengan refresh rate adaptif 1–120 Hz serta resolusi 1,5K (1264 × 1848 piksel). Rasio layarnya yang mendekati 3:2 membuat tampilan teks, dokumen, maupun halaman web terasa lebih lega.

Dalam ulasan GadgetIn dijelaskan bahwa ukuran tersebut memang nyaman dipakai membaca. Namun, karena bentuknya cukup lebar, penggunaan dengan satu tangan membutuhkan penyesuaian, terutama saat menjangkau sisi layar.

Begitu perangkat dibuka, pengalaman berubah cukup drastis. Layar utama berukuran 7,7 inci dengan resolusi 1800 × 2500 piksel dan rasio 14:10 memberikan kesan seperti menggunakan tablet mini yang dapat dilipat.

Perpindahan dari layar luar menuju layar dalam juga menjadi perhatian reviewer. Transisinya berlangsung mulus sehingga aktivitas yang sedang berjalan dapat diteruskan tanpa jeda yang mengganggu.

Kutipan dari transkrip menyebutkan:

"Continuity-nya mulus, buka tutup layar tetap lanjut tanpa jeda."

Hal tersebut menjadi salah satu nilai tambah karena pengalaman berpindah layar terasa alami dalam penggunaan sehari-hari.

Baca Juga: Logitech MX Keys Mini dan MX Anywhere 3S, Solusi Produktivitas Multidevice yang Efisien

Seperti apa performa Huawei Pura XMAX saat digunakan bermain game?

Huawei tidak hanya mengandalkan desain. Performa juga menjadi bagian yang diuji langsung dalam video melalui beberapa permainan dengan kebutuhan grafis tinggi.

Huawei Pura XMAX menggunakan chipset Kirin 9030 Pro yang dipadukan dengan Harmony OS 6.1 berbasis OpenHarmony. Sistem operasi ini berjalan tanpa Google Mobile Services (GMS) maupun Android sehingga ekosistem aplikasinya disesuaikan untuk pasar China.

Meski demikian, reviewer menilai pengalaman penggunaan tetap terasa lancar selama pengujian.

Game Mobile Legends dijalankan menggunakan pengaturan grafis Ultra. Selama pengujian, permainan berlangsung mulus dan perpindahan ketika layar dibuka maupun ditutup tetap berjalan tanpa gangguan.

Ada karakteristik menarik dari rasio layar bagian dalam. Area pandang vertikal menjadi lebih luas sehingga objek di bagian atas dan bawah arena permainan terlihat lebih banyak. Sebaliknya, ruang pada sisi kanan dan kiri sedikit berkurang dibandingkan rasio layar smartphone konvensional.

Pengalaman tersebut memberikan sensasi yang berbeda ketika bermain, terutama pada game yang memanfaatkan area pandang luas.

Mengapa sektor kamera menjadi salah satu daya tarik utama Huawei Pura XMAX?

Huawei tetap mempertahankan reputasinya pada sektor fotografi. Walaupun menggunakan desain lipat, konfigurasi kameranya berada di kelas flagship.

Perangkat ini membawa kamera utama 50 MP yang sudah dilengkapi Optical Image Stabilization (OIS) dan Variable Aperture, yaitu bukaan lensa yang dapat berubah secara fisik sesuai kebutuhan pencahayaan.

Konfigurasi tersebut didampingi kamera Periscope Telephoto 50 MP dengan 3,5x Optical Zoom, kamera Ultrawide 12,5 MP, serta Sensor Red Maple 2 yang berfungsi menjaga konsistensi reproduksi warna di seluruh lensa.

Dalam ulasannya, David memberikan apresiasi terhadap hasil fotografi perangkat ini.

"Warnanya hidup, berkarakter, konsisten. Salah satu kamera terbaik di ponsel lipat."

Menurut reviewer, karakter warna yang dihasilkan tetap konsisten ketika berpindah antar kamera. Hal ini menjadi nilai penting karena banyak perangkat lipat masih menunjukkan perbedaan warna pada setiap lensa.

Keunggulan lain berasal dari bentuk perangkatnya sendiri. Ketika dilipat sebagian, kamera belakang dapat dimanfaatkan sebagai kamera swafoto dengan bantuan layar depan sebagai pratinjau. Video hingga 4K 60 fps juga dapat direkam menggunakan kamera utama sehingga kualitas selfie maupun vlogging memperoleh peningkatan dibandingkan penggunaan kamera depan biasa.

Baca Juga: 5 Laptop AMD Ryzen 7 Terbaik Pertengahan 2026, Pilihan Sesuai Budget dan Kebutuhan

Apakah Huawei Pura XMAX hanya menawarkan desain unik atau juga fitur premium?

Huawei melengkapi perangkat ini dengan sejumlah fitur yang menunjukkan bahwa Pura XMAX memang diposisikan sebagai ponsel kelas atas. Nilainya bukan hanya pada desain, tetapi juga pada kemampuan yang dibawanya.

Salah satu fitur yang diperkenalkan adalah Satellite Connection. Berdasarkan penjelasan dalam transkrip, fitur ini memungkinkan panggilan darurat melalui satelit ketika perangkat berada di area tanpa jaringan seluler maupun Wi-Fi.

Huawei juga menghadirkan dukungan Nearlink untuk koneksi stylus pintar. Meski M-Pen 3 tidak tersedia di dalam kotak penjualan, perangkat ini memang telah disiapkan untuk mendukung kebutuhan produktivitas melalui aksesori tersebut.

Di sisi lain, reviewer mengingatkan bahwa unit yang diuji merupakan versi China dengan Harmony OS 6.1, sehingga ekosistem aplikasinya memang disesuaikan untuk pasar domestik China.

Pada bagian akhir video, David memberikan penilaian yang cukup seimbang. Ia mengapresiasi inovasi yang dibawa Huawei, tetapi juga menyampaikan catatan mengenai ergonomi layar depan.

"Lucu, unik, menarik perhatian. Tapi untuk layar depan, model tinggi masih lebih nyaman dipakai satu tangan."

Komentar tersebut memperlihatkan bahwa Huawei Pura XMAX menghadirkan pengalaman baru, meski belum tentu menjadi pilihan paling ergonomis bagi semua pengguna.

Baca Juga: Motorola Signature vs Xiaomi 17T Pro, Perbandingan Lengkap Flagship Killer 2026 Sebelum Membeli

Poin Penting:

Insight redaksi: Dari sudut pandang Redaksi Balikpapan TV, Huawei Pura XMAX menarik bukan semata karena spesifikasinya, melainkan karena keberaniannya memperkenalkan bentuk baru ketika pasar ponsel lipat mulai terlihat seragam. Pendekatan seperti ini sering memunculkan diskusi baru mengenai kenyamanan dan cara memakai perangkat, bukan sekadar adu angka spesifikasi. Bagi masyarakat yang mengikuti perkembangan teknologi, inovasi seperti ini layak dicermati sebelum akhirnya menjadi tren. Nah, itu sudah. Setiap desain baru selalu membawa kompromi yang menarik untuk dipertimbangkan.

Kalau konsep Wide Foldable terasa menarik, ada baiknya menunggu pengujian penggunaan harian dalam waktu lebih panjang, terutama ketika versi global mulai tersedia. Dengan begitu, gambaran pengalaman pengguna akan semakin lengkap. Bagikan juga artikel ini ke bubuhan ikam supaya semakin banyak yang mengikuti perkembangan teknologi terbaru dengan informasi yang utuh.

Masih penasaran apakah konsep Wide Foldable bakal menjadi arah baru industri smartphone? Ikuti terus informasi terbaru hanya di Balikpapan TV teman update setia, bukan sekadar info biasa!

FAQ

1. Apa yang dimaksud Wide Foldable pada Huawei Pura XMAX?
Wide Foldable adalah konsep ponsel lipat dengan bodi lebih pendek dan lebar dibandingkan model foldable konvensional.

2. Berapa ukuran layar Huawei Pura XMAX?
Layar depan berukuran 5,4 inci, sedangkan layar utama mencapai 7,7 inci saat dibuka.

3. Apakah Huawei Pura XMAX menggunakan Android?
Tidak. Unit yang dibahas pada transkrip menggunakan Harmony OS 6.1 berbasis OpenHarmony tanpa Google Mobile Services.

4. Apa keunggulan kamera Huawei Pura XMAX?
Perangkat ini membawa kamera utama 50 MP dengan Variable Aperture, telephoto periscope 50 MP, ultrawide 12,5 MP, dan Sensor Red Maple 2.

5. Apa catatan reviewer terhadap Huawei Pura XMAX?
Reviewer menilai perangkat ini sangat unik dan inovatif, tetapi layar depan model foldable klasik masih terasa lebih nyaman untuk penggunaan satu tangan.

my ride-or-die for updates
my ride-or-die for updates
Editor : Arya Kusuma
#Huawei Pura XMAX #Wide Foldable #GadgetIn