Durasi Baca: 7 menit
Topik: Ulasan menyeluruh tablet Poco Pad C1 resmi Indonesia untuk kebutuhan hiburan dan produktivitas ringan
Ikhtisar: Artikel ini membahas hasil unboxing, spesifikasi, performa, kelebihan, serta sejumlah catatan penggunaan Poco Pad C1 berdasarkan pengujian awal dari sumber transkrip video.
Balikpapan TV - Hai Ces! Poco Pad C1 resmi hadir sebagai tablet baru yang menyasar kelas terjangkau dengan membawa layar 2K 120Hz, baterai berkapasitas besar, dan performa yang dirancang untuk aktivitas harian maupun hiburan.
Penasaran apakah tablet ini layak masuk daftar pilihan? Simak terus ulasan lengkapnya sampai habis. Banyak poin menarik yang sayang dilewatkan, Ces!
Artikel ini disusun berdasarkan sumber transkrip video unboxing dan pengujian awal dari kanal Review Gadget. Seluruh informasi mengacu pada hasil pembukaan kotak, pengujian perangkat, benchmark, serta pengalaman penggunaan yang ditampilkan dalam video tersebut tanpa menambahkan klaim di luar materi sumber.
Baca Juga: Galaxy A27 5G Resmi Hadir, Snapdragon 6 Gen 3 dan Fitur AI Jadi Andalan
Apa saja isi kotak penjualan Poco Pad C1?
Kelengkapan penjualan Poco Pad C1 tergolong sederhana. Di dalam kotak tersedia unit tablet, stiker khas Poco Beraksi, charger 15 watt dengan konektor USB-C, serta SIM ejector yang digunakan untuk membuka slot MicroSD.
Dari hasil unboxing terlihat belum tersedia casing pelindung maupun screen protector bawaan. Layar juga masih polos sehingga pengguna perlu menambahkan aksesori sendiri bila ingin perlindungan tambahan sejak awal penggunaan.
Menariknya, desain aksesori pelindung diperkirakan akan serupa dengan Redmi Pad 2. Hal tersebut disampaikan saat proses unboxing karena bentuk fisik kedua perangkat memiliki kemiripan.
Varian warna Grey yang diuji memberikan kesan sederhana tetapi tetap modern. Permukaan belakangnya juga tidak mudah dipenuhi bekas sidik jari sehingga tampil lebih bersih ketika digunakan dalam waktu lama.
Posisi kamera depan ditempatkan pada sisi panjang tablet. Penempatan seperti ini membuat penggunaan saat video meeting maupun kelas daring dalam posisi landscape terasa lebih alami.
Mengapa desain Poco Pad C1 terasa nyaman digunakan setiap hari?
Ukuran layar 9,7 inci menjadi salah satu daya tarik utama perangkat ini. Dibanding banyak tablet masa kini yang semakin besar, dimensi tersebut terasa lebih ringkas saat digenggam ataupun dibawa bepergian.
Bentuk bodinya juga mendukung penggunaan satu maupun dua tangan ketika membaca dokumen, menonton video, hingga menggambar menggunakan stylus universal.
Di sektor layar, Poco Pad C1 membawa resolusi 2K dengan refresh rate hingga 120Hz dan aspek rasio 16:10. Kombinasi tersebut membuat navigasi antarmuka terasa mulus sekaligus memberikan ruang pandang yang lega saat membuka beberapa aplikasi.
Tablet ini juga mendukung multitouch hingga 10 titik sentuhan. Kemampuan tersebut membantu ketika digunakan untuk menggambar, melakukan gestur cepat, maupun memainkan gim yang membutuhkan beberapa sentuhan sekaligus.
Bagian audio juga mendapat perhatian melalui kehadiran empat speaker stereo. Kehadiran audio jack 3,5 mm menjadi nilai tambah karena masih memberi pilihan menggunakan earphone kabel tanpa adaptor tambahan.
Baterai berkapasitas 7.600 mAh dipadukan dengan pengisian daya 15 watt. Kombinasi tersebut ditujukan untuk penggunaan harian dengan waktu pakai yang panjang berdasarkan spesifikasi perangkat.
Sistem operasinya sudah menggunakan Xiaomi HyperOS 3 berbasis Android 16 dengan patch keamanan per 1 April 2026 sebagaimana ditampilkan saat proses pengujian awal dalam video.
Pada bagian konektivitas, Poco Pad C1 merupakan tablet Wi-Fi Only. Perangkat mendukung Bluetooth 5.1, USB OTG, serta ekspansi penyimpanan melalui kartu MicroSD, tetapi belum menyediakan slot kartu SIM maupun fitur NFC.
"Storage-nya sudah UFS 2.2 dan masih bisa ditambah MicroSD."
Bagi pengguna yang mengutamakan tablet untuk belajar, menikmati konten multimedia, membaca, atau aktivitas ringan setiap hari, kombinasi spesifikasi tersebut menjadi bekal yang cukup menarik untuk kelas harganya. Namun, sejumlah pengujian performa dan kemampuan gaming masih menjadi penentu utama. Pembahasan itu akan dibahas pada bagian berikutnya.
Baca Juga: MacBook Neo vs Laptop Windows Rp10 Jutaan, Adu Performa dan Baterai
Apakah Snapdragon 6S Gen 2 mampu menjalankan game populer dengan lancar?
Performa menjadi salah satu nilai jual Poco Pad C1. Berdasarkan pengujian pada sumber transkrip video Review Gadget, tablet ini menggunakan chipset Qualcomm Snapdragon 6S Gen 2 4G yang disebut sebagai pengembangan dari Snapdragon 685 dengan peningkatan clock speed.
Hasil benchmark AnTuTu menunjukkan skor di kisaran 453 ribu poin. Angka tersebut menempatkan Poco Pad C1 sebagai tablet yang kompetitif pada kelas harganya untuk penggunaan sehari-hari hingga bermain gim ringan.
Pengujian Mobile Legends memperlihatkan performa stabil pada pengaturan grafis Medium dengan frame rate High. Rata-rata frame rate berada di angka 58,8 FPS, meski sesekali terjadi fluktuasi ringan tanpa membuat suhu perangkat meningkat secara berlebihan.
PUBG Mobile juga dapat dijalankan pada pengaturan Smooth hingga Super Smooth dengan opsi frame rate Extreme. Selama pengujian, rata-rata performanya berada di kisaran 49,6 FPS sehingga pengalaman bermain tetap terasa nyaman.
Sementara itu, Free Fire menjadi gim yang berjalan paling mulus. Pada pengaturan grafis maksimal dengan frame rate High, tablet mampu mencatat rata-rata 59,6 FPS sehingga animasi permainan terlihat stabil.
Berdasarkan hasil tersebut, Poco Pad C1 memang belum ditujukan untuk bermain gim dengan pengaturan grafis paling tinggi pada semua judul. Namun, performanya sudah memadai bagi pengguna yang menginginkan tablet serbaguna untuk hiburan dan aktivitas harian.
Bagaimana kemampuan Poco Pad C1 untuk belajar dan bekerja?
Tablet ini tidak hanya difokuskan untuk hiburan. Pada pengujian produktivitas, layar Poco Pad C1 mampu merespons penggunaan stylus universal dengan cukup baik saat digunakan mencatat maupun membuat sketsa.
Sumber transkrip menjelaskan bahwa aplikasi Mi Canvas, ArtFlow, dan IbisPaint dapat berjalan dengan lancar. Masih terdapat sedikit jeda saat stylus digunakan, tetapi respons layar dinilai tetap nyaman untuk kebutuhan menggambar ringan.
Saat video dibuat, Poco belum menyediakan stylus resmi untuk pasar Indonesia. Meski demikian, penggunaan stylus universal dari merek lain tetap dapat dilakukan sebagai alternatif.
Antarmuka Xiaomi HyperOS 3 juga menyediakan docking aplikasi di bagian bawah sehingga perpindahan antar aplikasi terasa lebih praktis. Fitur interconnectivity atau Xiaomi Share turut mendukung pertukaran data dengan perangkat Xiaomi maupun Poco lain yang berada dalam satu ekosistem.
Untuk kebutuhan dokumen, tablet ini menggunakan WPS Office versi reguler atau mobile. Artinya, pengalaman pengolahan dokumen masih berbeda dibandingkan WPS Office PC-Level yang tersedia pada perangkat kelas lebih tinggi.
Beberapa poin penggunaan yang dapat menjadi pertimbangan:
-
Layar 2K 120Hz membuat navigasi dan aktivitas menggambar terasa responsif.
-
Stylus universal sudah dapat digunakan meski belum tersedia stylus resmi Poco.
-
Mi Canvas menjadi aplikasi bawaan yang siap dipakai tanpa perlu mengunduh aplikasi tambahan.
-
Docking aplikasi membantu berpindah antar pekerjaan dengan lebih cepat.
Baca Juga: Valve Akui Harga Steam Machine Masih Lebih Mahal dari Target
Apa saja catatan yang masih perlu diperhatikan?
Meski menawarkan banyak keunggulan, pengujian awal juga menemukan beberapa hal yang layak menjadi perhatian sebelum memutuskan membeli Poco Pad C1.
Salah satunya berkaitan dengan sertifikasi Netflix. Berdasarkan aplikasi DRM Info, perangkat telah terdeteksi menggunakan Widevine L1. Namun, aplikasi Netflix masih mengenali perangkat sebagai Widevine L3, sehingga pemutaran video masih terbatas pada resolusi standar (SD).
Sumber transkrip menyebut kondisi tersebut diperkirakan memerlukan pembaruan perangkat lunak dari Poco agar dukungan pemutaran video dapat berjalan sesuai kemampuan perangkat.
Kapasitas RAM 4 GB juga menjadi catatan lain. Untuk aktivitas ringan seperti belajar, menonton, atau membuka dokumen, kapasitas tersebut masih memadai. Namun, ketika digunakan menjalankan banyak aplikasi secara bersamaan dalam waktu lama, ruang memori yang tersedia terasa cukup terbatas.
Selain itu, Poco Pad C1 belum dibekali sensor giroskop, magnetometer, barometer, maupun GPS. Pengujian juga menunjukkan fitur Auto Brightness masih memerlukan penyempurnaan agar penyesuaian tingkat kecerahan layar menjadi lebih konsisten dalam berbagai kondisi pencahayaan.
Poin Penting:
-
Poco Pad C1 hadir dengan layar 9,7 inci beresolusi 2K dan refresh rate hingga 120Hz.
-
Tablet menggunakan chipset Qualcomm Snapdragon 6S Gen 2 4G dengan skor AnTuTu sekitar 453 ribu poin berdasarkan pengujian awal.
-
Baterai berkapasitas 7.600 mAh dipadukan dengan pengisian daya 15 watt untuk mendukung penggunaan harian.
-
Pengujian menunjukkan Mobile Legends, PUBG Mobile, dan Free Fire dapat dimainkan dengan performa yang stabil pada pengaturan yang sesuai.
-
Dukungan stylus universal, Mi Canvas, dan fitur Xiaomi HyperOS 3 menjadi nilai tambah untuk aktivitas mencatat maupun menggambar ringan.
-
Beberapa catatan meliputi RAM 4 GB, sertifikasi Netflix yang masih terbaca Widevine L3 pada aplikasi Netflix, serta belum tersedianya sensor giroskop dan NFC.
Insight Redaksi: Dari sudut pandang tim Balikpapan TV, Poco Pad C1 menarik karena memilih fokus yang jelas, yakni menghadirkan pengalaman layar dan hiburan yang biasanya ditemui pada kelas harga lebih tinggi. Strategi ini membuat tablet tersebut memiliki daya saing bagi pelajar, mahasiswa, hingga pengguna yang membutuhkan perangkat kedua untuk bekerja ringan. Di sisi lain, beberapa kekurangan seperti Widevine L3 di Netflix dan absennya giroskop menjadi catatan yang layak dipertimbangkan sebelum membeli. Nah, sebelum menentukan pilihan, cocokkan dulu dengan kebutuhan harian. Itu yang paling penting, Ces!
Jika kebutuhan utama adalah belajar, menikmati film, membaca dokumen, atau bermain gim kasual, Poco Pad C1 sudah menawarkan paket yang cukup seimbang. Namun apabila aktivitas sehari-hari melibatkan multitasking berat atau membutuhkan sensor tertentu, ada baiknya mempertimbangkan kebutuhan tersebut lebih dahulu.
Bagikan juga artikel ini ke bubuhan ikam agar semakin banyak yang memperoleh gambaran utuh mengenai Poco Pad C1 sebelum memutuskan membeli. Informasi yang tepat bisa membantu menentukan pilihan perangkat yang sesuai kebutuhan.
Ingin mengikuti perkembangan gadget terbaru dengan ulasan yang mudah dipahami dan langsung ke inti pembahasan? Pastikan selalu update info hanya di Balikpapan TV, teman update setia, bukan sekadar info biasa!
FAQ
1. Apakah Poco Pad C1 sudah resmi dijual di Indonesia?
Ya. Sumber transkrip menyebut unit yang diuji merupakan Poco Pad C1 versi resmi Indonesia.
2. Berapa ukuran layar Poco Pad C1?
Tablet ini menggunakan layar 9,7 inci dengan resolusi 2K, refresh rate hingga 120Hz, dan aspek rasio 16:10.
3. Apakah Poco Pad C1 mendukung stylus?
Ya, layar dapat digunakan dengan stylus universal. Namun saat pengujian dilakukan, stylus resmi Poco belum tersedia di Indonesia.
4. Bagaimana performa Poco Pad C1 untuk bermain gim?
Berdasarkan pengujian awal, Mobile Legends, PUBG Mobile, dan Free Fire dapat dijalankan dengan performa yang stabil sesuai pengaturan grafis yang digunakan.
5. Apa kekurangan Poco Pad C1 berdasarkan hasil pengujian?
Beberapa catatan meliputi RAM 4 GB yang terbatas untuk multitasking berat, Netflix yang masih terdeteksi Widevine L3 pada aplikasi Netflix, serta belum adanya giroskop, NFC, GPS, magnetometer, dan barometer.