Info Lokal InfoScope Gaya Hidup Infotainment Bisnis & UMKM Religi Iptek Mimbar Opini

Advan Sketsa 2 Bekas 2026, Masih Layak Dibeli? Ini Kelebihan dan Kekurangannya

Bayu Actaviansyah Ramadhani • Minggu, 28 Juni 2026 | 05:14 WIB
Advan Sketsa 2 bekas dengan layar 10 inci sedang menampilkan antarmuka Android 11, menggambarkan tablet murah yang masih layak digunakan pada 2026. (BTV/Ai)
Advan Sketsa 2 bekas dengan layar 10 inci sedang menampilkan antarmuka Android 11, menggambarkan tablet murah yang masih layak digunakan pada 2026. (BTV/Ai)

Durasi Baca: 7 Menit

Topik: Evaluasi kelayakan Advan Sketsa 2 bekas sebagai tablet produktivitas dan multimedia tahun 2026

Ikhtisar: Artikel ini membahas hasil ulasan terhadap Advan Sketsa 2 bekas berdasarkan transkrip video, mencakup spesifikasi, kelebihan, keterbatasan, serta penggunaan yang masih relevan pada 2026.

 

Balikpapan TV - Hai Ces! Tablet Advan Sketsa 2 yang semula dijual sekitar Rp2,5 juta kini dapat ditemukan di pasar bekas dengan kisaran Rp300 ribuan. Harga tersebut memunculkan pertanyaan menarik, masih layakkah perangkat ini digunakan pada 2026?

Penasaran apakah tablet murah ini masih sanggup menemani aktivitas harian tanpa bikin kecewa? Ikuti pembahasannya sampai selesai. Banyak fakta menarik yang mungkin belum pernah terpikirkan, jadi jangan sampai kada lanjut baca, Ces!

"Kondisinya memang ada retak sehelai di ujung layar, tapi touchscreennya masih normal." Kutipan tersebut menjadi gambaran awal bahwa fokus ulasan bukan mencari perangkat yang tampil sempurna, melainkan menilai apakah nilai yang diperoleh masih sepadan dengan harga yang dibayarkan.

Baca Juga: Galaxy A27 5G Resmi Hadir, Snapdragon 6 Gen 3 dan Fitur AI Jadi Andalan

Apa yang membuat Advan Sketsa 2 bekas masih menarik pada 2026?

Harga menjadi daya tarik paling kuat. Tablet yang diluncurkan pada 2022 dengan banderol sekitar Rp2,5 juta kini mengalami penurunan harga yang sangat drastis di pasar perangkat bekas.

Perubahan harga itu membuka peluang bagi pengguna yang membutuhkan tablet berlayar besar tanpa harus mengeluarkan biaya tinggi. Bagi pelajar, pekerja, maupun pengguna rumahan, selisih harga tersebut tentu menarik untuk dipertimbangkan.

Reviewer dalam video juga menilai bahwa perangkat ini masih mampu menjalankan berbagai aktivitas ringan dengan cukup nyaman. Pengalaman penggunaan sehari-hari menjadi fokus utama, bukan sekadar melihat angka spesifikasi di atas kertas.

Bagian belakang Advan Sketsa 2 dengan kamera 8 MP, port USB Type-C, serta desain yang mendukung penggunaan produktivitas. (BTV/Ai)
Bagian belakang Advan Sketsa 2 dengan kamera 8 MP, port USB Type-C, serta desain yang mendukung penggunaan produktivitas. (BTV/Ai)

Bagaimana desain Advan Sketsa 2 dan fitur fisiknya?

Advan Sketsa 2 hadir dengan bodi berukuran besar yang sejak awal dirancang untuk penggunaan horizontal atau landscape. Pendekatan desain ini berbeda dibanding banyak tablet modern yang lebih sering digunakan dalam posisi portrait.

Layar IPS berukuran 10 inci menjadi salah satu daya tariknya. Di bagian depan tersedia kamera 5 MP, sedangkan kamera belakang membawa sensor 8 MP lengkap dengan lampu flash.

Kelengkapan konektivitas juga cukup menarik untuk ukuran tablet keluaran 2022. Reviewer menjelaskan perangkat ini sudah memiliki beberapa fitur berikut.

1. Port USB Type-C untuk pengisian daya.

2. Slot SIM Card 4G sehingga tetap dapat terhubung tanpa Wi-Fi.

3. Slot MicroSD untuk memperluas kapasitas penyimpanan.

4. Jack audio 3,5 mm bagi pengguna earphone kabel.

5. Konektor pin keyboard di bagian bawah sebagai pendukung aksesori produktivitas.

Keberadaan konektor keyboard tersebut menunjukkan bahwa sejak awal Advan memang menyiapkan Sketsa 2 sebagai perangkat kerja ringan, bukan sekadar tablet hiburan.

"Tablet ini memang orientasi bawaannya landscape." Kalimat dalam transkrip itu mempertegas bahwa rancangan perangkat lebih diarahkan untuk mengetik dokumen maupun aktivitas produktivitas lainnya dibanding penggunaan vertikal.

Meski demikian, reviewer juga mencatat satu karakteristik yang langsung terasa ketika pertama kali menggenggam perangkat ini. Bodinya tergolong bongsor dan memiliki bobot yang cukup berat dibanding tablet berukuran serupa.

Apakah spesifikasinya masih cukup untuk aktivitas harian?

Untuk kelas harga sekitar Rp300 ribuan, spesifikasi Advan Sketsa 2 masih memberikan nilai yang menarik. Tablet ini menggunakan chipset Unisoc Tiger T310 dengan prosesor Quad-Core hingga 2 GHz yang dipadukan bersama RAM 4 GB dan penyimpanan internal 64 GB.

Sistem operasinya masih memakai Android 11 versi Stock ROM. Pendekatan ini membuat antarmuka terasa sederhana karena minim aplikasi tambahan bawaan pabrik.

Reviewer juga memperlihatkan hasil pengujian AnTuTu v11 yang mencapai kisaran 160 ribuan poin. Angka tersebut menunjukkan perangkat masih mampu menangani navigasi harian seperti membuka media sosial, mengetik dokumen, maupun menikmati video tanpa hambatan berarti.

"Navigasinya masih responsif untuk dipakai sehari-hari." Pernyataan itu menjadi salah satu poin penting dalam transkrip karena pengalaman penggunaan nyata sering kali lebih menggambarkan kemampuan perangkat dibanding sekadar membaca spesifikasi.

Baca Juga: MacBook Neo vs Laptop Windows Rp10 Jutaan, Adu Performa dan Baterai

Apakah kualitas layar dan multimedia masih layak dinikmati?

Layar menjadi salah satu nilai jual utama Advan Sketsa 2. Dengan panel IPS berukuran 10 inci, tablet ini masih nyaman digunakan untuk membaca dokumen, menonton video, maupun membuka beberapa aplikasi secara bergantian.

Reviewer juga menemukan bahwa layarnya sudah mendukung multitouch hingga 10 titik sentuhan. Tingkat kecerahannya dinilai cukup untuk penggunaan di dalam ruangan maupun area yang memiliki pencahayaan normal.

Namun ada catatan yang cukup penting. Lapisan kaca layarnya sangat reflektif sehingga pantulan cahaya mudah terlihat, terutama saat digunakan di luar ruangan atau dekat jendela.

"Layarnya cukup terang, tapi kacanya memang reflektif." Kutipan dari transkrip tersebut menggambarkan bahwa kualitas panel masih memadai, meski kenyamanan penggunaan dapat berkurang ketika cahaya sekitar terlalu kuat.

Sudut pandang layar juga bukan yang terbaik di kelasnya. Saat dilihat dari sisi tertentu, kualitas warna mulai berubah sehingga posisi penggunaan paling nyaman tetap berada tepat di depan layar.

Untuk kebutuhan hiburan, reviewer turut menguji sertifikasi DRM perangkat. Hasilnya, Advan Sketsa 2 masih menggunakan Widevine L3, sehingga layanan streaming seperti Netflix hanya dapat memutar video hingga resolusi 480p.

Artinya, tablet ini masih cocok menikmati konten video kasual, tetapi belum mampu memberikan kualitas streaming beresolusi tinggi pada platform yang mendukung DRM.

Di sektor audio, speaker bawaan menghasilkan suara yang cukup keras untuk mendengarkan video atau panggilan daring. Meski demikian, karakter suaranya masih berada pada kategori standar tanpa detail yang terlalu menonjol.

Menariknya, tablet ini juga memiliki motor getar (vibration), fitur yang tidak selalu ditemukan pada tablet di kelas harga serupa.

Baca Juga: Valve Akui Harga Steam Machine Masih Lebih Mahal dari Target

Bagaimana performa baterai dan pengalaman pemakaian sehari-hari?

Daya tahan baterai menjadi salah satu kejutan positif dalam ulasan ini. Advan Sketsa 2 dibekali baterai berkapasitas 6.000 mAh yang menurut reviewer masih mampu bertahan cukup lama meski unit yang diuji merupakan perangkat bekas.

Selama penggunaan normal, Screen on Time atau SOT masih dapat mencapai sekitar tujuh jam. Angka tersebut menunjukkan kapasitas baterainya masih cukup sehat untuk menunjang aktivitas harian.

"Baterainya masih dapat sekitar tujuh jam Screen on Time." Kutipan tersebut menjadi salah satu poin yang paling menarik dalam keseluruhan ulasan karena kondisi baterai bekas sering menjadi perhatian calon pembeli.

Sayangnya, proses pengisian daya belum mengikuti standar tablet masa kini. Reviewer mencatat pengisian dari sekitar 20 persen hingga penuh membutuhkan waktu mendekati tiga jam.

Walau memerlukan waktu lebih lama saat mengisi daya, daya tahannya masih memberikan kenyamanan untuk penggunaan dalam satu hari kerja ringan tanpa harus terlalu sering mencari colokan listrik.

Di sisi konektivitas, Advan Sketsa 2 sudah mendukung jaringan 4G LTE serta GPS. Kombinasi ini membuat perangkat tetap dapat digunakan secara mandiri tanpa selalu bergantung pada jaringan Wi-Fi.

Untuk aktivitas apa saja tablet ini masih cocok digunakan?

Berdasarkan pengalaman reviewer, Advan Sketsa 2 masih memiliki banyak fungsi meski usianya sudah beberapa tahun. Perangkat ini tidak hanya sekadar menjadi tablet untuk menonton video.

Beberapa penggunaan yang dinilai masih relevan antara lain:

1. Produktivitas ringan

Tablet masih nyaman dipakai mengetik dokumen atau menggambar apabila memiliki aksesori keyboard dan stylus bawaan.

2. Belajar dan multimedia

Layar 10 inci memberikan ruang yang cukup lega untuk mengikuti kelas daring, membaca materi, hingga menikmati video di YouTube maupun media sosial.

3. Head unit kendaraan

Dukungan GPS dan jaringan 4G memungkinkan tablet dimanfaatkan sebagai perangkat navigasi sekaligus pemutar multimedia di mobil.

4. Bermain game kasual

Reviewer menyebut tablet ini masih mampu menjalankan Mobile Legends pada pengaturan grafis rendah serta emulator PSP untuk game-game ringan.

Meski demikian, ada beberapa keterbatasan yang juga disampaikan dalam transkrip. Chipset Unisoc Tiger T310 belum mendukung fitur USB HDMI Capture, sementara komunitas modifikasi sistem atau oprek perangkat ini juga tergolong sangat minim.

Kondisi tersebut membuat Advan Sketsa 2 lebih cocok digunakan dalam konfigurasi bawaan dibanding dijadikan perangkat eksperimen bagi pengguna yang gemar melakukan modifikasi sistem operasi.

Apakah Advan Sketsa 2 bekas masih layak dipilih pada 2026?

Jika melihat seluruh hasil pengujian dalam video, Advan Sketsa 2 masih menawarkan nilai yang menarik di kelas harga sekitar Rp300 ribuan. RAM 4 GB, penyimpanan 64 GB, layar 10 inci, baterai 6.000 mAh, serta dukungan 4G menjadi kombinasi yang kini cukup sulit ditemukan pada tablet dengan harga serupa.

Di sisi lain, ada beberapa keterbatasan yang tetap perlu dipahami sebelum membeli. Layar yang reflektif, sertifikasi Widevine L3, pengisian daya yang memerlukan waktu cukup lama, serta minimnya komunitas modifikasi menjadi beberapa catatan yang disampaikan reviewer.

Melalui pengalaman penggunaan tersebut, reviewer menunjukkan bahwa nilai sebuah tablet bekas tidak hanya ditentukan oleh usia perangkat, tetapi juga kesesuaiannya dengan kebutuhan pengguna.

Baca Juga: Laptop Terbaik 2026: Strategi Memilih Saat Harga Komponen Melonjak

Poin Penting:

Insight Redaksi: Harga perangkat bekas sering kali membuat banyak orang langsung tertarik, tetapi nilai sebenarnya tetap ditentukan oleh fungsi yang masih dapat diberikan. Dari ulasan ini terlihat bahwa Advan Sketsa 2 masih mampu menjalankan pekerjaan ringan, hiburan, hingga navigasi dengan cukup baik meski usianya tidak lagi muda. Bagi masyarakat yang membutuhkan tablet berlayar besar dengan dana terbatas, pilihan seperti ini layak dipertimbangkan. Yang penting, cek kondisi fisik, baterai, dan seluruh fungsi sebelum membeli. Jangan asal tergiur harga murah, nah itu sudah. Kalau dirasa cocok, bagikan jua informasi ini ke bubuhan ikam supaya makin banyak yang memperoleh gambaran sebelum berburu tablet bekas, Ces!

Terus ikuti informasi teknologi terbaru yang dibahas dari berbagai sudut menarik hanya di Balikpapan TV, teman update setia, bukan sekadar info biasa!

FAQ

1. Berapa harga Advan Sketsa 2 saat pertama kali dirilis?
Sekitar Rp2,5 juta pada tahun 2022.

2. Berapa harga Advan Sketsa 2 bekas dalam ulasan ini?
Sekitar Rp300 ribuan untuk unit batangan dengan kabel data.

3. Apakah Advan Sketsa 2 masih mendukung jaringan seluler?
Ya. Tablet ini masih mendukung SIM Card 4G LTE serta GPS.

4. Apakah tablet ini masih cocok untuk bermain game?
Masih dapat digunakan untuk game kasual seperti Mobile Legends dengan pengaturan grafis rendah dan emulator PSP ringan.

5. Apa kekurangan utama Advan Sketsa 2?
Layar cukup reflektif, DRM masih Widevine L3, pengisian daya relatif lama, dan komunitas modifikasi sistem sangat minim.

my ride-or-die for updates
my ride-or-die for updates
Editor : Arya Kusuma
#Advan Sketsa 2 #Unisoc Tiger T310 #Tablet bekas Rp300 ribuan