Info Lokal InfoScope Gaya Hidup Infotainment Bisnis & UMKM Religi Iptek Mimbar Opini

Suunto Race S vs Galaxy Watch 8 Classic dan Huawei GT Runner 2, Mana Pilihan Terbaik?

Bayu Actaviansyah Ramadhani • Rabu, 24 Juni 2026 | 19:16 WIB
Perbandingan Suunto Race S, Samsung Galaxy Watch 8 Classic, dan Huawei GT Runner 2 dalam pengujian GPS dan baterai. (BTV/Ai)
Perbandingan Suunto Race S, Samsung Galaxy Watch 8 Classic, dan Huawei GT Runner 2 dalam pengujian GPS dan baterai. (BTV/Ai)

Durasi Baca: 7 Menit

Topik: Perbandingan Sportwatch dan Smartwatch Rp5 Jutaan untuk Aktivitas Harian dan Olahraga

Ikhtisar: Artikel ini membahas keunggulan, kekurangan, serta perbedaan utama Suunto Race S, Samsung Galaxy Watch 8 Classic, dan Huawei GT Runner 2 berdasarkan pengujian langsung dan pengalaman penggunaan.

 

Balikpapan TV - Hai Ces! Persaingan smartwatch dan sportwatch di kelas harga Rp5 jutaan semakin menarik setelah Suunto Race S mengalami penyesuaian harga dan mulai dilirik sebagai alternatif serius bagi Samsung Galaxy Watch 8 Classic serta Huawei GT Runner 2.

Mau tahu kenapa banyak pelari mulai melirik Suunto Race S meski fiturnya tidak sebanyak smartwatch modern? Simak sampai habis, karena ada beberapa temuan menarik yang patut jadi pertimbangan sebelum membeli, Ces!

Artikel ini disusun berdasarkan transkrip ulasan dari kanal YouTube Fredy Us yang melakukan pengujian langsung terhadap ketiga perangkat dalam berbagai skenario penggunaan.

Baca Juga: Xiaomi Pad 8 vs iPad 2025, Perbandingan Lengkap Setelah Pemakaian 1 Bulan

Suunto Race S, Apa yang Membuatnya Menarik di Tahun 2026?

Suunto Race S hadir sebagai sportwatch yang fokus pada performa olahraga. Ukuran bodinya relatif ringkas dengan diameter 44 mm sehingga nyaman digunakan pada pergelangan tangan kecil.

Bobot jam tanpa strap hanya sekitar 41 gram. Angka tersebut membuatnya terasa ringan saat digunakan untuk berlari maupun aktivitas harian.

Dalam transkrip video, narator mengungkapkan bahwa ketertarikannya membeli perangkat ini berawal dari reputasi GPS Suunto yang disebut mengalami peningkatan signifikan dibanding generasi sebelumnya.

Tampilan jalur GPS Suunto Race S yang menunjukkan akurasi tinggi saat pengujian lapangan. (BTV/Ai)
Tampilan jalur GPS Suunto Race S yang menunjukkan akurasi tinggi saat pengujian lapangan. (BTV/Ai)

Seberapa Akurat GPS Suunto Race S Dibanding Samsung dan Huawei?

Akurasi GPS menjadi alasan utama banyak orang mempertimbangkan Suunto Race S. Hasil pengujian menunjukkan perangkat ini mampu menjaga jalur rekaman tetap presisi meskipun digunakan selama lebih dari empat jam.

Bahkan ketika dibawa masuk ke area pusat perbelanjaan, sinyal GPS tetap terkunci tanpa terputus. Ini menjadi nilai jual yang sangat kuat bagi pelari dan pengguna aktivitas luar ruangan.

Samsung Galaxy Watch 8 Classic berada di posisi kedua. Rekaman jalurnya masih tergolong rapi dan jarang keluar lintasan.

Sementara Huawei GT Runner 2 menunjukkan hasil yang kurang konsisten. Jalur GPS beberapa kali terlihat bergeser dari rute sebenarnya meskipun pencatatan aktivitas tetap berjalan stabil.

Salah satu pernyataan yang disorot dalam ulasan tersebut adalah bahwa Suunto Race S menghasilkan jalur yang "sangat presisi tanpa keluar dari garis lintasan."

Baca Juga: Pertempuran Smartwatch 600 Ribuan 2026, Pilih GPS Outdoor atau Fitur Gaming?

Bagaimana Kualitas Layar dan Material Ketiganya?

Untuk urusan tampilan, ketiga perangkat memiliki pendekatan berbeda.

Suunto Race S menggunakan layar AMOLED yang tetap mudah dibaca di bawah sinar matahari langsung. Namun perlindungannya masih menggunakan Gorilla Glass.

Samsung Galaxy Watch 8 Classic menawarkan material paling premium dalam perbandingan ini. Kaca safir dan rotating bezel berbahan stainless steel memberikan kesan mewah sekaligus tangguh.

Huawei GT Runner 2 berada di tengah dengan penggunaan Kunlun Glass yang dikenal memiliki ketahanan baik terhadap goresan.

Jika fokus utama adalah material premium, Samsung unggul. Namun untuk kenyamanan penggunaan olahraga harian, Suunto tetap tampil kompetitif.

Apakah Fitur Pintarnya Mampu Menyaingi Samsung dan Huawei?

Di sinilah perbedaan filosofi ketiga perangkat terlihat jelas.

Samsung Galaxy Watch 8 Classic dirancang sebagai smartwatch serba bisa. Ekosistem aplikasi yang luas, pengelolaan notifikasi yang lengkap, dan integrasi WearOS menjadi daya tarik utama.

Huawei GT Runner 2 juga menawarkan fitur gaya hidup yang cukup lengkap. Salah satunya dukungan NFC yang dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan tertentu seperti smart door lock.

Suunto Race S mengambil jalur berbeda. Fokusnya berada pada olahraga dan navigasi.

Jam ini memang menyediakan fitur Resources yang fungsinya mirip Body Battery milik Garmin. Selain itu tersedia juga dukungan offline maps yang berguna untuk aktivitas luar ruangan.

Sayangnya, fitur pintar sehari-hari masih terbatas. Speaker hanya menghasilkan bunyi notifikasi sehingga tidak dapat digunakan untuk menerima panggilan telepon secara langsung.

Pengelolaan notifikasi juga masih sederhana dengan jumlah karakter yang terbatas.

Baca Juga: Lenovo Yoga Tab Rp10,9 Juta, Tablet Produktivitas yang Siap Menantang Laptop

Bagaimana Ketahanan Baterainya dalam Penggunaan Nyata?

Daya tahan baterai menjadi salah satu keunggulan terbesar Suunto Race S.

Berdasarkan pengalaman penggunaan yang dijelaskan dalam video, baterai hanya berkurang sekitar 20 persen setelah dua hari pemakaian tanpa penggunaan GPS intensif dan tanpa Always-On Display aktif.

Dengan pola penggunaan normal, ketahanannya berpotensi mencapai lebih dari satu minggu.

Samsung Galaxy Watch 8 Classic menunjukkan karakter yang berbeda. Sistem WearOS memang menawarkan fitur melimpah, tetapi konsumsi dayanya juga lebih tinggi.

Dalam penggunaan umum, baterainya diperkirakan bertahan sekitar dua hari sebelum perlu diisi ulang.

Bagi pengguna yang sering beraktivitas di luar ruangan dan tidak ingin sering membawa charger, Suunto menawarkan keuntungan yang cukup terasa.

Baca Juga: ASUS ROG Zephyrus Duo GX651A Rp130 Juta, Dua Layar OLED dan RTX 5090 dalam Satu Laptop

Apa Saja Kekurangan Suunto Race S yang Perlu Diketahui?

Meski unggul dalam GPS dan baterai, bukan berarti Suunto Race S tanpa kekurangan.

Bezel layar masih terlihat cukup tebal untuk ukuran perangkat tahun 2026.

Data olahraga dan data tidur yang ditampilkan juga tergolong sederhana jika dibandingkan Samsung maupun Huawei.

Proses pengaturan watch face terasa kurang praktis. Pilihan tampilannya pun masih terbatas.

Selain itu, navigasi kembali ke tampilan utama membutuhkan beberapa langkah tambahan yang terasa kurang efisien dibanding kompetitornya.

Bagi pengguna yang gemar menganalisis data kesehatan secara detail, aspek ini bisa menjadi pertimbangan penting sebelum membeli.

Poin Penting:

Insight Redaksi: Dari sudut pandang kebutuhan pengguna di Balikpapan yang cukup sering beraktivitas luar ruangan, Suunto Race S menawarkan kombinasi yang menarik antara GPS presisi dan baterai tahan lama. Banyak pengguna sebenarnya tidak selalu membutuhkan puluhan aplikasi di pergelangan tangan. Yang dicari justru perangkat yang konsisten saat digunakan berlari, bersepeda, atau menjelajah area terbuka. Di titik itulah Suunto terlihat kuat. Namun bagi pengguna yang menginginkan smartwatch sebagai pusat aktivitas digital harian, Samsung masih menjadi pilihan yang sulit disaingi. Pilih sesuai kebutuhan, jangan sekadar ikut tren, nah itu sudah.

Kalau informasi ini dirasa bermanfaat, bagikan jua ke bubuhan ikam supaya makin banyak yang memahami perbedaan sportwatch dan smartwatch sebelum menentukan pilihan.

Mau perangkat yang fokus olahraga atau pendamping aktivitas digital harian? Pilihannya ada di kebutuhan masing-masing. Ikuti terus perkembangan teknologi wearable terbaru hanya di Balikpapan Tv teman update setia, bukan sekadar info biasa!

FAQ

1. Apakah Suunto Race S cocok untuk pelari?
Ya. Keunggulan utamanya adalah GPS yang sangat akurat dan baterai yang tahan lama.

2. Apakah Samsung Galaxy Watch 8 Classic memiliki fitur paling lengkap?
Ya. WearOS menyediakan dukungan aplikasi dan fitur pintar yang lebih luas.

3. Apakah Huawei GT Runner 2 memiliki NFC?
Ya. Dalam ulasan disebutkan tersedia dukungan NFC untuk kebutuhan tertentu.

4. Apakah Suunto Race S bisa menerima panggilan telepon?
Tidak. Speakernya hanya digunakan untuk bunyi notifikasi.

5. Mana yang paling awet baterainya?
Suunto Race S menjadi yang paling unggul dalam ketahanan baterai berdasarkan pengujian yang dibahas.

my ride-or-die for updates
my ride-or-die for updates
Editor : Arya Kusuma
#Suunto Race S #Samsung Galaxy Watch 8 Classic #Huawei GT Runner 2