Durasi Baca: 6 Menit
Topik: Analisis ADVAN Ultra Watch dengan Fokus Fitur Outdoor dan Navigasi Mandiri
Ikhtisar: Artikel ini membahas kemampuan ADVAN Ultra Watch sebagai smartwatch outdoor dengan GPS multiband, peta luring, daya tahan baterai panjang, serta sejumlah catatan dari hasil pengujian lapangan.
Balikpapan TV - Hai Ces! ADVAN Ultra Watch hadir sebagai smartwatch premium terbaru dari ADVAN yang membawa fitur navigasi outdoor yang jarang ditemukan pada kelas harga sekitar Rp1,5 jutaan.
Punya GPS multiband, peta luring, sampai koneksi TWS tanpa ponsel, perangkat ini menarik perhatian sejak pertama diuji. Simak sampai habis, ada beberapa temuan penting yang menarik dicermati, Ces!
Artikel ini disusun berdasarkan hasil pengujian dan ulasan tim Jagat Review terhadap ADVAN Ultra Watch. Pengujian mencakup penggunaan harian, aktivitas olahraga, fitur navigasi, hingga pengujian daya tahan baterai dalam berbagai skenario penggunaan.
Baca Juga: Xiaomi Pad 8 vs iPad 2025, Perbandingan Lengkap Setelah Pemakaian 1 Bulan
Apa yang Membuat ADVAN Ultra Watch Berbeda dari Seri Sebelumnya?
ADVAN Ultra Watch menjadi langkah baru bagi ADVAN di segmen wearable. Jika seri Startos sebelumnya menyasar pengguna pemula, model Ultra dirancang untuk pengguna yang membutuhkan fitur outdoor yang lebih lengkap.
Perangkat ini hadir dengan layar AMOLED, GPS multiband, sensor kompas, barometer, altimeter, serta dukungan peta luring. Kombinasi tersebut membuat posisinya berbeda dibanding smartwatch lokal pada rentang harga yang sama.
Dalam pengujian, perangkat ini juga diposisikan sebagai jam tangan yang mampu bekerja lebih mandiri tanpa harus terus bergantung pada smartphone.
Bagaimana Kualitas Desain dan Layarnya?
ADVAN Ultra Watch menggunakan desain bundar dengan karakter sporty yang cukup kuat. Diameter bodinya mencapai 49,5 mm dengan ketebalan 13,7 mm dan bobot sekitar 77 gram.
Terdapat tiga tombol fisik yang memudahkan navigasi menu saat beraktivitas di luar ruangan. Strap silikon 22 mm yang digunakan juga mendukung mekanisme quick release sehingga mudah diganti.
Sektor layar menjadi salah satu nilai jual utama. Panel AMOLED berukuran 1,43 inci dengan resolusi 486 x 466 piksel menghasilkan tampilan yang tajam dan tetap mudah dibaca di bawah sinar matahari.
Tim penguji mencatat visibilitas layar outdoor berjalan baik. Namun terdapat catatan awal terkait menu tambahan watch face pada aplikasi Glory Fit Pro yang sempat mengalami kendala perangkat lunak.
Baca Juga: Pertempuran Smartwatch 600 Ribuan 2026, Pilih GPS Outdoor atau Fitur Gaming?
Seakurat Apa GPS dan Fitur Olahraganya?
Kemampuan GPS menjadi salah satu sorotan utama. Saat digunakan untuk pengujian berjalan atau berlari sejauh 2 kilometer, perangkat mencatat jarak 1,95 kilometer.
Deviasi tersebut berada pada kisaran sekitar 2,5 persen dan masih tergolong wajar untuk perangkat di kelasnya. Jalur yang direkam memang belum sepenuhnya rapi, tetapi arah pergerakan tetap konsisten.
Data aktivitas juga dapat disinkronkan langsung ke Strava. Ini menjadi nilai tambah bagi pelari yang rutin mencatat dan membagikan aktivitas olahraga.
Untuk aktivitas renang, ADVAN Ultra Watch membawa sertifikasi ketahanan air 5 ATM. Perangkat mampu membaca kalori, detak jantung, durasi olahraga, serta mengenali beberapa gaya renang dasar.
Namun ada catatan penting dari hasil pengujian.
"Uji coba 4 putaran (4 x 25 meter) terbaca secara berlebih menjadi 5 hingga 7 putaran."
Temuan tersebut menunjukkan masih adanya optimasi yang diperlukan pada algoritma pendeteksian lap renang melalui pembaruan perangkat lunak di masa mendatang.
Mengapa Fitur Offline Maps Menjadi Nilai Jual Utama?
Fitur peta luring menjadi pembeda terbesar ADVAN Ultra Watch dibanding banyak pesaing di kelas harga serupa.
Pengguna dapat mengunduh peta melalui aplikasi Glory Fit Pro lalu mentransfernya ke jam tangan menggunakan koneksi Bluetooth. Setelah tersimpan di perangkat, peta tetap dapat digunakan meskipun berada di area dengan sinyal seluler terbatas.
Fitur ini diperkuat oleh kehadiran sensor barometer dan altimeter yang membantu membaca tekanan udara serta perubahan elevasi saat aktivitas hiking.
Bagi pendaki pemula atau pelari lintas alam, kombinasi fitur tersebut memberikan manfaat praktis tanpa harus membawa perangkat navigasi tambahan.
Baca Juga: Lenovo Yoga Tab Rp10,9 Juta, Tablet Produktivitas yang Siap Menantang Laptop
Bisakah Digunakan Tanpa Membawa Smartphone?
ADVAN Ultra Watch dirancang untuk memberikan pengalaman penggunaan yang lebih mandiri.
Perangkat mendukung penyimpanan file MP3 di memori internal. Musik tersebut kemudian dapat diputar langsung melalui earphone TWS yang terhubung menggunakan Bluetooth.
Fitur Bluetooth Call juga tersedia melalui mikrofon dan speaker bawaan. Pengguna dapat menerima panggilan telepon langsung dari pergelangan tangan.
Meski demikian, terdapat batasan kompatibilitas pada WhatsApp Call. Berdasarkan hasil pengujian, fitur tersebut bekerja optimal ketika terhubung dengan iPhone atau smartphone Samsung tertentu.
Sementara itu, notifikasi pesan dapat ditampilkan pada layar jam. Namun fitur balas cepat masih terbatas untuk SMS.
Bagaimana Performa Baterainya dalam Penggunaan Nyata?
ADVAN membekali Ultra Watch dengan baterai berkapasitas 500 mAh.
Dalam penggunaan dengan Always-on Display aktif, konsumsi daya berada di kisaran 20 hingga 25 persen per hari. Dengan pola tersebut, perangkat mampu bertahan sekitar empat sampai lima hari.
Saat Always-on Display dinonaktifkan, konsumsi daya turun menjadi sekitar 10 persen per hari. Hasilnya, daya tahan baterai dapat mencapai sekitar sepuluh hari dalam penggunaan normal.
Waktu pengisian daya dari kondisi kosong hingga penuh tercatat sekitar dua jam menggunakan kabel magnetik bawaan.
Apakah ADVAN Ultra Watch Layak Dipertimbangkan?
ADVAN Ultra Watch menawarkan kombinasi fitur yang cukup jarang ditemukan pada kelas harga Rp1.499.000. GPS multiband, peta luring, integrasi Strava, sensor outdoor, serta kemampuan memutar musik mandiri menjadi daya tarik utamanya.
Masih ada beberapa kekurangan yang ditemukan selama pengujian, terutama pada akurasi hitungan lap renang dan kompatibilitas WhatsApp Call di sebagian perangkat Android.
Namun secara keseluruhan, hasil pengujian menunjukkan ADVAN Ultra Watch mampu memberikan nilai yang kompetitif bagi pengguna yang aktif berolahraga, mendaki, atau membutuhkan smartwatch dengan fitur navigasi yang lebih lengkap.
Baca Juga: ASUS ROG Zephyrus Duo GX651A Rp130 Juta, Dua Layar OLED dan RTX 5090 dalam Satu Laptop
Poin Penting:
-
ADVAN Ultra Watch dibanderol sekitar Rp1.499.000.
-
Menggunakan layar AMOLED 1,43 inci beresolusi 486 x 466 piksel.
-
Dilengkapi GPS multiband, kompas, barometer, dan altimeter.
-
Mendukung fitur Offline Maps melalui aplikasi Glory Fit Pro.
-
Sinkronisasi aktivitas olahraga dapat dilakukan ke Strava.
-
Baterai 500 mAh mampu bertahan hingga sekitar 10 hari pada penggunaan standar.
-
Ditemukan kendala pada akurasi perhitungan lap saat berenang.
Insight redaksi: Dari sudut pandang pengguna di Balikpapan yang cukup dekat dengan aktivitas luar ruang seperti jogging, trail running, hingga wisata alam, ADVAN Ultra Watch hadir pada momen yang menarik. Fitur Offline Maps dan GPS multiband menjadi nilai yang terasa nyata dalam penggunaan sehari-hari. Catatan pada fitur renang memang masih ada, tetapi fitur inti justru tampil cukup kuat. Ini yang membuat perangkat tersebut layak masuk daftar pertimbangan. Nah, kalau fokus utama ada pada navigasi dan aktivitas luar ruang, pilihan ini patut dilirik, Ces. Bagikan jua informasi ini ke bubuhan ikam supaya makin banyak yang paham sebelum membeli smartwatch.
Masih mencari smartwatch outdoor dengan fitur navigasi lengkap tanpa menguras anggaran? Ikuti terus perkembangan teknologi terbaru hanya di Balikpapan Tv teman update setia, bukan sekadar info biasa!
FAQ
1. Berapa harga ADVAN Ultra Watch?
Harga yang disebutkan dalam pengujian adalah Rp1.499.000.
2. Apakah ADVAN Ultra Watch memiliki GPS mandiri?
Ya. Perangkat sudah menggunakan GPS multiband untuk pelacakan aktivitas.
3. Apakah smartwatch ini mendukung peta tanpa internet?
Ya. Tersedia fitur Offline Maps setelah peta diunduh dan ditransfer ke jam tangan.
4. Berapa lama daya tahan baterainya?
Sekitar 4–5 hari dengan AOD aktif dan hingga 10 hari pada penggunaan standar.
5. Apakah bisa mendengarkan musik tanpa smartphone?
Bisa. Pengguna dapat menyimpan file MP3 di jam dan menghubungkannya ke TWS.