Info Lokal InfoScope Gaya Hidup Infotainment Iptek Bisnis & UMKM Religi

Huawei Pura XMAX dan Bocoran iPhone Fold Picu Tren Baru HP Lipat

Bayu Actaviansyah Ramadhani • Kamis, 28 Mei 2026 | 09:17 WIB
Huawei Pura XMAX warna oranye dengan desain layar lipat melebar yang mulai dibandingkan dengan iPhone Fold (BTV/Ai)
Huawei Pura XMAX warna oranye dengan desain layar lipat melebar yang mulai dibandingkan dengan iPhone Fold (BTV/Ai)

Topik: Huawei Pura XMAX menghadirkan desain ponsel lipat baru yang mulai dikaitkan dengan iPhone Fold

Durasi Baca: 7 menit

Ikhtisar: Huawei Pura XMAX mencuri perhatian lewat desain layar lipat melebar yang berbeda dari tren foldable saat ini. Bentuknya disebut mirip bocoran dummy iPhone Fold, lengkap dengan layar luas, performa gaming mulus, dan fitur AI kamera yang mulai dilirik pengguna premium.

 

Balikpapan TV - Hai Ces! Persaingan ponsel lipat mulai masuk fase baru. Bukan lagi soal siapa paling tipis atau paling mahal, tapi siapa yang paling nyaman dipakai harian. Huawei Pura XMAX muncul dengan desain mengotak melebar seperti buku kecil, lalu langsung dibandingkan dengan dummy iPhone Fold yang ramai beredar dari China.

Bentuknya beda. Cara pakainya juga terasa beda. Nah, di sinilah menariknya. Artikel ini bakal kupas kenapa desain model begini mulai dianggap calon standar baru HP lipat premium. Simak sampai habis pang, ada beberapa detail yang ternyata bikin penasaran juga Ces!

Baca Juga: RedMagic 11 Pro Hadir dengan Pendingin Aktif dan Gaming Stabil

Kenapa desain Huawei Pura XMAX langsung dibandingkan dengan iPhone Fold?

Jawabannya ada di bentuk fisiknya. Huawei Pura XMAX memakai konsep layar lipat horizontal dengan bodi mengotak rounded, bukan model tinggi memanjang seperti foldable generasi awal. Saat dilipat, bentuknya terasa seperti buku saku modern.

Dummy iPhone Fold yang bocor dari China ternyata punya pendekatan desain hampir serupa. Ini memunculkan spekulasi bahwa Apple kemungkinan juga melihat format melebar sebagai desain yang paling nyaman dipakai sehari-hari.

Saat dibuka, Huawei Pura XMAX berubah menjadi layar mini tablet 7,7 inci dengan ketebalan hanya 5,2 mm. Efeknya langsung terasa saat browsing, mengetik, atau menonton video. Layarnya lega tanpa terasa terlalu tinggi di tangan.

Apa yang bikin layar Huawei Pura XMAX terasa nyaman dipakai?

Huawei memakai panel LTPO 2 OLED 120Hz di layar luar dan dalam. Warna tampil pekat, transisi animasi halus, dan respons sentuhan terasa cepat. Layar luarnya berukuran 5,4 inci, cukup lega untuk mengetik dua jempol tanpa terasa sesak.

Di sisi lain, layar dalamnya punya resolusi 1828 x 2584 piksel dengan dukungan 1 miliar warna. Saat dibuka penuh, tampilannya mirip tablet kecil premium. Cocok buat multitasking ringan sampai nonton serial panjang.

Menariknya lagi, bentuk melebar ini bikin aplikasi terasa proporsional. Tidak terlalu sempit. Tidak terlalu memanjang. Jadi ada kesan “pas” yang jarang terasa di foldable generasi lama.

Seberapa kuat performa Huawei Pura XMAX untuk gaming dan multitasking?

Huawei menyematkan chipset Kirin 9030 Pro fabrikasi 6nm dengan RAM 12 GB dan penyimpanan internal 512 GB. Walau secara arsitektur belum setara chipset Snapdragon flagship terbaru, performanya tetap tergolong kencang untuk penggunaan berat.

Genshin Impact disebut bisa berjalan di pengaturan grafis rata kanan 60 FPS dengan stabil. Delta Force juga lancar di setting Exquisite dengan FPS Ultimate. Ini menunjukkan optimasi HarmonyOS 6.1 cukup matang.

Ada satu detail kecil yang justru mencuri perhatian. Saat ponsel ditutup ketika bermain gim, tampilan langsung berpindah dari layar dalam ke layar luar secara rapi dan presisi. Transisinya cepat. Tidak berantakan.

Fitur seperti ini kelihatannya sepele, tapi justru menentukan pengalaman harian pengguna foldable premium.

Apakah Huawei Pura XMAX masih terkendala layanan Google?

Masalah Google Mobile Services ternyata mulai bisa diakali pengguna. Huawei Pura XMAX memang tidak membawa layanan Google bawaan, tetapi aplikasi pihak ketiga bernama Easy Abroad disebut mampu memasang Play Store dan aplikasi Google lain dengan cukup lancar.

YouTube, Google Maps, Chrome, sampai Gemini bisa berjalan normal. Bahkan aplikasi lokal seperti BCA, Mandiri, dan Gojek juga disebut tetap bisa dipakai tanpa masalah berarti.

Buat sebagian pengguna, ini jadi poin penting. Sebab selama beberapa tahun terakhir, banyak orang masih ragu memakai Huawei karena urusan aplikasi harian.

Sekarang situasinya mulai berubah. Walau belum sepenuhnya praktis seperti Android biasa, hambatannya sudah tidak sebesar dulu.

Tampilan Huawei Pura XMAX saat dibuka penuh menjadi mini tablet 7,7 inci premium (BTV/Ai)
Tampilan Huawei Pura XMAX saat dibuka penuh menjadi mini tablet 7,7 inci premium (BTV/Ai)

Bagaimana kualitas kamera dan fitur AI di Huawei Pura XMAX?

Huawei memasang tiga kamera belakang premium:

1. Kamera utama 50 MP F1.4
Hasil fotonya tajam dengan dynamic range luas dan warna natural.

2. Periskop telefoto 50 MP
Zoom hingga 10x masih terlihat detail dan stabil.

3. Ultrawide 12,5 MP
Cocok untuk foto lanskap atau ruang sempit.

Video 4K 60 FPS di kamera belakang juga terlihat stabil. Saturasi warnanya tidak berlebihan, khas kamera flagship Huawei yang biasanya fokus pada tone natural.

Yang unik justru fitur AI bernama Pose Ideas. Kamera dapat mendeteksi wajah dan gender pengguna lalu memberikan rekomendasi pose foto secara real-time. Jadi bukan sekadar filter tempelan biasa.

Apa kekurangan Huawei Pura XMAX yang masih terasa mengganjal?

Ada beberapa catatan kecil yang muncul dari pengujian perangkat ini. Salah satunya proses registrasi fingerprint di tombol power yang terasa lambat dan cukup panjang.

Kamera depan juga masih mentok di 4K atau 1080p 30 FPS. Buat pengguna yang sering bikin video selfie atau konten cepat, ini mungkin terasa kurang maksimal.

Masalah terbesar justru ada di distribusi. Sampai sekarang Huawei Pura XMAX belum menunjukkan tanda akan dirilis resmi secara global maupun masuk Indonesia. Artinya, pengguna lokal kemungkinan harus mengandalkan jalur impor jika ingin mencobanya.

Baca Juga: Nubia Neo 5 GT 5G Bawa Fitur Gaming Flagship Harga Terjangkau

Poin Penting:

Insight redaksi: Huawei Pura XMAX memperlihatkan satu hal menarik: pasar foldable mulai bergerak dari sekadar gaya futuristik menuju kenyamanan pakai harian. Bentuk melebar ternyata terasa lebih masuk akal dibanding desain tinggi sempit yang selama ini dominan. Kalau benar Apple ikut memakai konsep serupa di iPhone Fold nanti, berarti arah desain industri memang mulai bergeser. Bubuhan pengguna premium sekarang tampaknya mencari perangkat yang fleksibel tapi tetap praktis dipakai cepat. Kada cuma tampil beda pang, tapi juga harus nyaman dipakai tiap hari Ces!

Kalau lagi cari foldable dengan pengalaman paling dekat ke mini tablet premium, model seperti ini mulai layak dipantau. Tapi sebelum buru-buru impor, cek dulu dukungan aplikasi dan layanan harian yang dipakai. Nah itu sudah, jangan sampai mahal di ongkir tapi pemakaian malah kada cocok Ces!

Bagikan jua artikel ini ke kawalan ikam yang lagi ngikutin perkembangan HP lipat premium. Siapa tahu ada yang masih penasaran kenapa desain Huawei dan iPhone Fold sekarang mulai mirip arah konsepnya.

Ponsel lipat sekarang bukan lagi sekadar eksperimen desain. Persaingan baru mulai terasa panas, jadi pantau terus update teknologi terbaru hanya di Balikpapan Tv teman update setia, bukan sekadar info biasa!

FAQ

1. Apa keunggulan utama Huawei Pura XMAX?
Desain layar lipat melebar yang nyaman dipakai saat tertutup maupun terbuka.

2. Apakah Huawei Pura XMAX bisa memakai aplikasi Google?
Bisa, melalui aplikasi pihak ketiga Easy Abroad.

3. Berapa ukuran layar Huawei Pura XMAX?
Layar luar 5,4 inci dan layar dalam 7,7 inci.

4. Apakah Huawei Pura XMAX cocok untuk gaming?
Cocok. Genshin Impact dan Delta Force disebut berjalan lancar di setting tinggi.

5. Apakah Huawei Pura XMAX sudah masuk Indonesia?
Belum ada tanda peluncuran resmi untuk pasar Indonesia.

my ride-or-die for updates
my ride-or-die for updates
Editor : Arya Kusuma
#Huawei Pura XMAX #HarmonyOS 6.1 #iphone fold