Info Lokal InfoScope Gaya Hidup Infotainment Iptek Bisnis & UMKM Religi

POCO X8 Pro vs Honor 600, Duel Kamera Mid-Range yang Bikin Bingung Pilih

Bayu Actaviansyah Ramadhani • Rabu, 27 Mei 2026 | 06:05 WIB
Perbandingan Honor 600 dan POCO X8 Pro saat dipakai foto malam dengan hasil warna dan detail berbeda (BTV/Ai)
Perbandingan Honor 600 dan POCO X8 Pro saat dipakai foto malam dengan hasil warna dan detail berbeda (BTV/Ai)

Topik: Perbandingan kamera Honor 600 dan POCO X8 Pro menyorot kualitas foto malam hingga fitur AI modern

Durasi Baca: 7 Menit

Ikhtisar: Honor 600 dan POCO X8 Pro hadir di kelas menengah dengan pendekatan kamera yang berbeda. Honor unggul di fitur AI, video selfie, dan ultrawide, sementara POCO tampil mengejutkan lewat performa low light yang lebih stabil dan detail natural.

 

Balikpapan TV - Hai Ces! Persaingan HP mid-range makin panas setelah Honor 600 dan POCO X8 Pro sama-sama tampil membawa desain premium dan fokus besar di sektor kamera. Meski Honor datang dengan sensor 200 MP dan fitur AI modern, POCO X8 Pro justru memberi perlawanan kuat lewat hasil foto malam yang lebih matang dan natural.

Masih bingung pilih yang mana? Tenang pang. Artikel ini ngebedah hasil kamera dua HP ini dari siang sampai malam, lengkap dengan karakter warna, video selfie, sampai fitur AI yang lagi ramai dibahas. Simak sampai habis nah, biar kada salah pilih Ces!

Baca Juga: RedMagic 11 Pro Hadir dengan Pendingin Aktif dan Gaming Stabil

Kenapa Honor 600 dan POCO X8 Pro langsung dibandingkan banyak orang?

Jawabannya karena dua ponsel ini sama-sama bermain di kelas menengah premium dengan desain yang mirip flagship. Modul kameranya sekilas mengingatkan pada gaya iPhone, bikin tampilannya terasa mahal meski harga masih di level mid-range.

Honor 600 tampil agresif lewat kamera utama 200 MP, ultrawide 12 MP, dan kamera depan 50 MP. Sementara POCO X8 Pro memilih konfigurasi lebih sederhana dengan kamera utama 50 MP, ultrawide 8 MP, serta selfie 20 MP.

Di atas kertas, Honor memang tampak lebih unggul. Tapi saat dipakai langsung di lapangan, hasil akhirnya ternyata kada sesederhana angka megapiksel.

POCO X8 Pro memperlihatkan hasil kamera low light dengan detail lebih stabil dan minim noise (BTV/Ai)
POCO X8 Pro memperlihatkan hasil kamera low light dengan detail lebih stabil dan minim noise (BTV/Ai)

Bagaimana hasil foto siang hari dari dua HP ini?

Untuk pemotretan daylight, Honor 600 menghasilkan foto yang lebih cerah dengan nuansa warna hangat. White balance-nya cenderung warm tone, cocok buat yang suka hasil foto langsung “cling” tanpa edit tambahan.

Lensa ultrawide 12 MP milik Honor juga terasa lebih unggul. Detail bangunan, langit, dan area bayangan masih cukup rapi saat dipakai foto outdoor.

POCO X8 Pro justru mengambil pendekatan berbeda. Warna yang keluar lebih netral dan mendekati kondisi asli mata manusia. Menariknya, saat zoom maksimal dan gambar di-crop, detail objek di POCO masih bertahan cukup baik walau resolusinya lebih kecil.

Buat sebagian pengguna, hasil natural seperti ini justru terasa lebih nyaman dipakai upload tanpa efek berlebihan.

Baca Juga: Nubia Neo 5 GT 5G Bawa Fitur Gaming Flagship Harga Terjangkau

Mana yang lebih enak buat selfie dan portrait?

Honor 600 unggul di sisi fitur dan fleksibilitas portrait. HP ini punya tiga pilihan focal length serta AI beautification yang otomatis membuat wajah tampak lebih cerah dan halus.

Efeknya memang menarik untuk media sosial. Kulit terlihat bersih, tone wajah lebih terang, dan hasil selfie terasa siap upload.

Namun POCO X8 Pro punya karakter berbeda. Detail tekstur wajah lebih tajam dan kontrasnya kuat. Jadi buat yang suka hasil natural tanpa terlalu banyak efek pemutih wajah, POCO terasa lebih realistis.

Di malam hari, selfie POCO juga dinilai lebih natural dibanding Honor. Warna kulit tetap aman dan tidak terlalu pucat.

Apakah fitur AI Honor 600 benar-benar menarik dipakai?

Iya, ini salah satu pembeda paling menonjol dari Honor 600. Ponsel ini membawa fitur bawaan Image-to-Video AI yang bisa mengubah foto statis menjadi video animasi pendek berdurasi lima detik.

Menariknya lagi, fitur itu berjalan langsung dari sistem bawaan tanpa perlu aplikasi tambahan. Pengguna cukup memasukkan deskripsi teks sederhana, lalu AI akan membuat foto tampak bergerak.

Buat kreator konten pemula atau pengguna yang aktif bikin story media sosial, fitur seperti ini terasa praktis. Tinggal pilih foto, kasih prompt singkat, selesai.

Di kelas mid-range, fitur seperti ini masih belum banyak ditemukan. Itu sebabnya Honor 600 punya daya tarik sendiri walau harga lebih tinggi.

Siapa yang menang saat dipakai foto malam hari?

Nah, di sinilah kejutan muncul.

POCO X8 Pro justru tampil dominan saat kondisi low light. Foto malam dari kamera utama maupun ultrawide terlihat lebih terang, noise lebih minim, dan eksposurnya lebih seimbang.

Area gelap masih punya detail yang cukup jelas. Lampu kota juga tidak terlalu over exposure.

Sementara Honor 600 terlihat mulai kewalahan di kondisi sangat gelap. Noise mulai muncul dan beberapa area bayangan tampak pecah.

Meski begitu, Honor masih punya satu keunggulan di video malam menggunakan kamera utama. Rekaman 4K 30fps miliknya mampu menangkap cahaya lebih terang dibanding POCO yang kadang membuat area shadow terlalu gelap.

Jadi hasil akhirnya tergantung kebutuhan. Mau foto malam yang stabil atau video malam yang lebih terang?

Baca Juga: Ekosistem Gadget Kreator 2026, MagSafe Multifungsi dan Solusi Kamera Overheat

Mana yang lebih cocok buat vlogging harian?

Honor 600 terasa lebih siap untuk kebutuhan vlogging. Kamera depannya sudah mendukung 4K 30fps dan kualitas mikrofon terdengar lebih keras saat merekam suara.

Buat yang sering bikin video jalan-jalan, review makanan, atau konten singkat outdoor, hasil audionya cukup membantu karena suara lebih jelas tertangkap.

POCO X8 Pro masih tertahan di 1080p 30fps untuk kamera depan. Walau begitu, efek wajahnya lebih smooth dan natural saat dipakai rekam selfie video.

Pilihan akhirnya kembali ke karakter konten yang diinginkan. Mau detail video lebih tinggi atau tampilan wajah yang lebih natural.

Poin Penting:

Insight redaksi: Persaingan kamera HP mid-range sekarang kada lagi cuma soal megapiksel besar pang. Honor 600 membuktikan fitur AI dan video mulai jadi senjata utama, sementara POCO X8 Pro fokus di hasil kamera yang matang dipakai harian. Menariknya, banyak pengguna sekarang lebih mencari warna natural dan performa malam stabil dibanding angka kamera tinggi. Nah, pola ini bisa jadi arah baru pasar smartphone kelas menengah beberapa tahun ke depan Ces!

Kalau lagi cari HP buat foto malam, POCO X8 Pro masih aman dipilih. Tapi kalau suka eksplor fitur AI dan sering bikin konten selfie video, Honor 600 terasa lebih seru dipakai harian. Sesuaikan kebutuhan pang, jangan cuma lihat angka spesifikasi nah.

Bagikan jua artikel ini ke bubuhan ikam yang lagi galau pilih HP kamera mid-range. Siapa tahu ada yang selama ini cuma lihat megapiksel tanpa cek hasil aslinya Ces!

Masih banyak duel gadget menarik dengan sudut pandang beda dan pembahasan yang kada ngebosenin. Pantau terus update terbaru cuma di Balikpapan Tv teman update setia, bukan sekadar info biasa!

FAQ

  1. Apakah Honor 600 lebih bagus karena memakai kamera 200 MP?
    Belum tentu. Hasil akhir tetap dipengaruhi software, pemrosesan gambar, dan kondisi cahaya.

  2. Mana yang lebih bagus untuk foto malam?
    POCO X8 Pro lebih unggul untuk low light karena noise lebih minim dan eksposur lebih stabil.

  3. Apakah Honor 600 mendukung video selfie 4K?
    Iya. Kamera depan Honor 600 sudah mendukung perekaman 4K 30fps.

  4. Apa fungsi fitur Image-to-Video AI di Honor 600?
    Fitur itu mengubah foto biasa menjadi video animasi pendek menggunakan AI berbasis teks.

  5. POCO X8 Pro cocok untuk siapa?
    Cocok untuk pengguna yang mencari HP kamera dengan harga lebih ramah dan hasil natural.

my ride-or-die for updates
my ride-or-die for updates
Editor : Arya Kusuma
#POCO X8 Pro #HONOR 600 #fitur Image-to-Video AI