Bukan Cuma Eyeliner, Ini Rahasia Makeup “Anime Eyes” agar Tetap Natural

istikhomah • Dipublikasikan Jumat, 2 Oktober 2026 | 08:36 WIB
ilustrasi Close-up makeup mata bergaya anime-inspired dengan eyeliner tipis, bulu mata lentik, dan sedikit highlight di sudut dalam mata, menampilkan hasil yang tetap natural untuk penggunaan sehari-hari. (BTV/AI)
ilustrasi Close-up makeup mata bergaya anime-inspired dengan eyeliner tipis, bulu mata lentik, dan sedikit highlight di sudut dalam mata, menampilkan hasil yang tetap natural untuk penggunaan sehari-hari. (BTV/AI)

Durasi Baca: 7 menit

Ikhtisar: Teknik eyeliner, bulu mata, highlight, dan garis bawah mata dapat menciptakan ilusi mata lebih terbuka tanpa makeup berlebihan.

 

Balikpapan TV - Hai Ces! Makeup mata bergaya anime makin menarik perhatian karena mampu membuat tatapan terlihat lebih terbuka, segar, dan ekspresif melalui permainan eyeliner, bulu mata, serta highlight.

Yang menarik, efek tersebut sebenarnya bukan soal membuat ukuran mata berubah, melainkan mengatur titik fokus dan ilusi visual. Buat kamu yang ingin mencoba gaya ini tanpa terlihat seperti sedang cosplay, ada beberapa teknik yang bisa dibuat jauh lebih wearable.

Anime Eyes Itu Sebenarnya Makeup Ilusi

Mata karakter anime biasanya digambarkan dengan ukuran besar, iris mencolok, garis mata tegas, serta bulu mata yang terlihat lebih panjang dan lentik. Dalam dunia nyata, bentuk tersebut tentu tidak bisa disalin secara harfiah.

Makeup justru bekerja dengan cara mengubah kesan visual di sekitar mata.

Garis eyeliner dapat menentukan apakah mata terlihat lebih panjang atau lebih bulat. Bulu mata yang diarahkan ke atas memberi kesan ruang mata lebih terbuka. Sementara itu, highlight dapat menarik perhatian ke area tertentu.

Prinsip ini juga digunakan dalam makeup profesional.

Makeup artist Tasha Reiko Brown menjelaskan kepada Vogue bahwa, “dark shadows recede, and highlights bring features forward.” Artinya, area gelap cenderung terlihat mundur, sedangkan bagian yang diberi cahaya tampak lebih menonjol.

Jadi, kalau targetnya adalah mata yang terlihat lebih “anime”, kuncinya bukan menambahkan makeup sebanyak mungkin. Justru penempatan produk menjadi bagian paling penting.

Eyeliner: Bentuk Garis Bisa Mengubah Kesan Mata

Eyeliner mungkin menjadi bagian paling mudah dikenali dari makeup anime.

Namun, menggambar garis hitam tebal dari sudut dalam sampai ujung luar belum tentu membuat mata terlihat lebih besar. Pada sebagian bentuk mata, garis yang terlalu tebal justru mengambil ruang kelopak dan membuat mata terlihat lebih tertutup.

Untuk tampilan yang lebih natural, eyeliner dapat difokuskan pada bagian luar mata.

Salah satu pendekatan yang digunakan Tasha Reiko Brown adalah membuat garis tipis pada sepertiga bagian luar garis mata atas, kemudian mengakhirinya dengan sedikit tarikan ke atas.

Efeknya bukan sekadar membuat mata lebih panjang. Arah ujung eyeliner juga memberikan kesan mata lebih terangkat.

Kalau ingin nuansa anime yang lebih lembut, warna cokelat tua atau abu-abu dapat menjadi pilihan dibanding hitam pekat. Hasilnya tetap memberikan definisi, tetapi tidak terlalu berat untuk penggunaan sehari-hari.

Bagaimana dengan eyeliner bawah?

Di sinilah teknik anime eyes mulai terasa berbeda.

Daripada membuat garis bawah mata mengikuti seluruh bentuk mata secara penuh, garis dapat dibuat lebih pendek atau sedikit diturunkan pada bagian tertentu. Tujuannya menciptakan ilusi bahwa area mata lebih luas.

Tetapi garis tersebut sebaiknya tetap mengikuti struktur wajah.

Kalau dibuat terlalu jauh dari garis mata asli, hasilnya bisa terlihat seperti garis gambar, bukan bayangan alami.

Baca Juga: Wisuda di PPU Pakai Kebaya, Bagaimana Membawa Sentuhan Budaya Lokal Tanpa Berlebihan?

ilustrasi Detail eye makeup yang memperlihatkan perbedaan efek eyeliner dan bulu mata pada bentuk mata, dengan garis mata yang memanjang halus dan bulu mata terangkat untuk menciptakan kesan mata lebih terbuka. (BTV/AI)
ilustrasi Detail eye makeup yang memperlihatkan perbedaan efek eyeliner dan bulu mata pada bentuk mata, dengan garis mata yang memanjang halus dan bulu mata terangkat untuk menciptakan kesan mata lebih terbuka. (BTV/AI)

Bulu Mata: Jangan Selalu Mengejar yang Paling Tebal

Bulu mata panjang memang identik dengan mata besar. Namun, prinsipnya bukan sekadar panjang.

Arah lentik dan distribusi volume justru bisa mengubah kesan mata.

Untuk efek mata lebih terbuka, bulu mata dapat ditekuk dari dekat akar lalu diarahkan ke atas. Maskara kemudian difokuskan pada bagian akar agar bulu mata tetap terangkat.

Vogue juga mengutip makeup artist Kate Lee yang mengingatkan bahwa terlalu banyak maskara atau bulu mata palsu yang berat dapat membuat mata justru terlihat turun.

Ini penting untuk makeup anime versi sehari-hari.

Kalau ingin sedikit lebih dramatis, kamu bisa menggunakan individual lashes atau lash cluster di area tertentu. Misalnya, beberapa helai tambahan pada bagian tengah untuk memberikan kesan mata lebih terbuka, atau bagian luar untuk menciptakan efek lebih panjang.

Jadi, tidak harus langsung menggunakan strip lashes yang sangat tebal.

Kalau memilih eyelash extension, jangan abaikan keamanan

Untuk penggunaan rutin, eyelash extension membutuhkan perhatian berbeda karena bulu mata ditempelkan menggunakan perekat di dekat area mata.

American Academy of Ophthalmology mencatat risiko seperti iritasi, infeksi, reaksi alergi terhadap perekat, hingga kehilangan bulu mata sementara atau permanen.

Rebecca J. Taylor, MD, dokter mata sekaligus juru bicara American Academy of Ophthalmology, menekankan:

“To keep the eyes safe, lashes should be applied by an experienced aesthetician in a sanitary setting.”

Artinya, estetika tidak boleh mengalahkan keamanan. Kebersihan tempat, pengalaman teknisi, bahan perekat, dan kondisi mata perlu diperhatikan sebelum melakukan treatment.

Kalau muncul nyeri, kemerahan, bengkak, atau gangguan penglihatan setelah pemasangan, jangan mencoba melepasnya secara paksa sendiri.

Highlight: Sedikit Cahaya Bisa Mengubah Fokus

Kalau eyeliner bekerja dengan garis, highlight bekerja dengan cahaya.

Ini salah satu bagian yang membuat makeup anime terasa lebih hidup tanpa harus menggunakan warna-warna mencolok.

Area yang sering diberi sentuhan highlight adalah sudut dalam mata dan bagian kelopak tertentu. Tujuannya membuat area tersebut terlihat lebih terang sehingga mata tampak lebih segar.

Tasha Reiko Brown juga menyarankan penggunaan eyeshadow nude yang bercahaya dan shimmer dengan warna senada di area kelopak serta dekat iris.

Namun, kuncinya tetap pada jumlah.

Shimmer yang terlalu banyak di seluruh kelopak dapat membuat makeup terlihat berat. Untuk daily makeup, satu titik cahaya di sudut dalam mata atau sedikit shimmer di tengah kelopak sudah cukup memberikan perubahan.

Buat pembaca BTV yang ingin memakai gaya ini untuk kuliah, kerja, nongkrong, atau sekadar jalan sore, teknik one-point sparkle justru lebih mudah dipakai daripada membuat seluruh mata penuh glitter.

Garis Bawah Mata: Detail Kecil yang Bisa Mengubah Bentuk

Salah satu karakter visual makeup Jepang dan anime-inspired makeup adalah perhatian terhadap area bawah mata.

Namun, garis bawah mata tidak harus dibuat hitam.

Warna cokelat muda, taupe, atau eyeshadow matte yang tipis dapat digunakan untuk memberikan bayangan. Efeknya membantu membentuk dimensi tanpa membuat mata terlihat lelah.

Ada pula teknik membuat bayangan tipis di bawah mata untuk memberikan kesan aegyo-sal atau volume kecil di bawah mata.

Bedakan antara bayangan dan garis.

Bayangan seharusnya terlihat lembut dan menyatu dengan kulit. Jika garis terlalu tegas, efeknya bisa berubah menjadi tampilan seperti eyeliner bawah biasa.

Untuk pemula, lebih aman mulai dari sedikit produk lalu dibaurkan menggunakan brush kecil.

Baca Juga: Tampil Aksi di Planet Foto Balikpapan Rapak Plaza, Ada Foto Studio hingga Video Cinematic

Ilustrasi proses makeup anime eyes secara sederhana, mulai dari eyeliner, lentik bulu mata, pemberian highlight, hingga pembentukan bayangan tipis di bawah mata untuk hasil yang wearable. (BTV/AI)
Ilustrasi proses makeup anime eyes secara sederhana, mulai dari eyeliner, lentik bulu mata, pemberian highlight, hingga pembentukan bayangan tipis di bawah mata untuk hasil yang wearable. (BTV/AI)

Sesuaikan dengan Bentuk Mata, Bukan Meniru Karakter Mentah-Mentah

Ini mungkin bagian terpenting dari seluruh teknik anime eyes.

Mata setiap orang memiliki bentuk berbeda. Ada yang hooded, round, deep-set, monolid, atau memiliki sudut luar yang berbeda.

Karena itu, meniru makeup karakter secara persis belum tentu menghasilkan efek yang sama.

Makeup artist Kate Lee menjelaskan bahwa membuat mata terlihat lebih besar merupakan proses yang perlu mempertimbangkan keseimbangan bentuk mata alami.

Artinya, referensi anime boleh digunakan untuk mencari inspirasi, tetapi tekniknya tetap perlu disesuaikan.

Misalnya:

Jadi, “anime eyes” bukan berarti semua orang harus mendapatkan bentuk mata yang sama.

Justru hasil yang paling menarik adalah ketika inspirasi anime diterjemahkan sesuai wajah masing-masing.

Formula Anime Eyes yang Masih Aman Dipakai Harian

Kalau ingin mencoba tanpa terlihat terlalu dramatis, gunakan formula sederhana berikut:

Langkah 1 — Rapikan area mata

Gunakan concealer tipis jika diperlukan untuk meratakan warna kulit di sekitar mata. Jangan membuat lapisan terlalu tebal.

Langkah 2 — Beri warna dasar

Pilih eyeshadow nude atau warna natural yang sedikit lebih terang dari kulit untuk memberikan kesan bersih pada kelopak.

Langkah 3 — Buat eyeliner tipis

Mulai dari bagian luar atau sepertiga luar mata. Bentuk ujung sesuai efek yang diinginkan, lalu hindari membuat garis terlalu tebal.

Langkah 4 — Lentikkan bulu mata

Jepit bulu mata dekat akar secara hati-hati, kemudian aplikasikan maskara secukupnya.

Langkah 5 — Tambahkan highlight

Letakkan shimmer tipis di sudut dalam atau area tengah kelopak. Tidak perlu memenuhi seluruh mata.

Langkah 6 — Bentuk bagian bawah

Gunakan eyeshadow cokelat muda atau taupe untuk memberikan bayangan tipis di bawah mata.

Langkah 7 — Evaluasi dari jarak normal

Ini sering dilupakan.

Jangan hanya melihat hasil dari jarak 10 sentimeter di depan kaca. Mundur sedikit dan lihat apakah mata masih terlihat natural ketika dilihat sebagai bagian dari keseluruhan wajah.

Kesalahan yang Sering Membuat Anime Eyes Terlihat “Terlalu Jadi”

Ada beberapa kesalahan yang cukup mudah terjadi ketika mencoba teknik ini.

1. Eyeliner terlalu tebal

Keinginan membuat mata lebih besar justru dapat menghasilkan garis yang mengambil ruang kelopak.

2. Bulu mata terlalu berat

Lash yang sangat tebal bisa membuat mata terlihat berat, terutama jika bentuk mata sebenarnya tidak membutuhkan tambahan volume sebesar itu.

3. Highlight terlalu putih

Warna putih pekat pada waterline atau sudut mata dapat terlihat kontras. Untuk hasil modern, warna nude atau warna terang yang lebih dekat dengan warna kulit biasanya lebih mudah menyatu.

4. Garis bawah mata terlalu keras

Kalau ingin menciptakan efek bayangan atau aegyo-sal, gunakan produk sedikit demi sedikit dan baurkan.

5. Semua teknik dipakai sekaligus

Eyeliner tebal, false lashes besar, shimmer penuh, garis bawah hitam, dan highlight putih dalam satu tampilan bisa membuat wajah kehilangan keseimbangan.

Anime-inspired makeup justru lebih menarik ketika ada satu atau dua elemen yang menjadi pusat perhatian.

Poin Penting

  1. Anime eyes di dunia nyata adalah ilusi visual, bukan perubahan ukuran mata sebenarnya.
  2. Ketebalan dan arah eyeliner dapat mengubah kesan mata secara signifikan.
  3. Bulu mata yang terangkat tidak selalu harus sangat tebal atau panjang.
  4. Highlight bekerja dengan menarik perhatian ke area tertentu.
  5. Garis bawah mata sebaiknya dibuat lembut agar tidak terlihat seperti garis tambahan.
  6. Teknik makeup perlu disesuaikan dengan bentuk mata masing-masing.
  7. Penggunaan eyelash extension membutuhkan perhatian khusus terhadap kebersihan dan keamanan area mata.
  8. Untuk daily makeup, pilih satu atau dua elemen anime sebagai aksen agar hasil tetap natural.

Insight Redaksi

Kalau tujuanmu adalah mendapatkan kesan mata seperti karakter anime tetapi tetap cocok untuk kehidupan sehari-hari, jangan mulai dari pertanyaan “Seberapa besar mata yang ingin dibuat?”

Mulailah dari pertanyaan “Bagian mana dari mata saya yang ingin ditonjolkan?”

Bisa jadi jawabannya adalah sudut luar, bagian tengah iris, bulu mata, atau area bawah mata.

Dari sana, makeup menjadi lebih personal. Kamu tidak sedang menyalin wajah karakter, tetapi mengambil bahasa visual anime lalu menerjemahkannya ke wajah sendiri.

Untuk pembaca di Balikpapan dan wilayah Kaltim, pendekatan ini juga lebih praktis untuk makeup harian. Cuaca tropis membuat makeup yang terlalu tebal terasa kurang nyaman, sehingga teknik tipis dengan titik fokus yang jelas lebih mudah dipadukan dengan aktivitas sehari-hari.

Yang paling penting, jangan mengejar hasil hanya karena terlihat bagus di kamera. Makeup mata tetap harus nyaman ketika digunakan untuk beraktivitas.

Kalau menggunakan produk baru di area mata, perhatikan reaksi kulit. Untuk treatment seperti eyelash extension, pilih tenaga profesional dengan prosedur kebersihan yang baik.

Dan kalau mata mengalami iritasi atau gangguan setelah penggunaan produk maupun treatment, hentikan pemakaian dan pertimbangkan pemeriksaan oleh tenaga medis.

Jadi, seberapa jauh makeup bisa mengubah kesan mata? Cukup jauh secara visual, tetapi tetap ada batasnya. Eyeliner, lash, highlight, dan bayangan bawah mata dapat mengubah bagaimana mata terlihat tanpa harus membuat makeup menjadi berat.

Kalau artikel ini terasa berguna, bagikan ke teman yang juga suka bereksperimen dengan makeup Jepang, anime-inspired look, atau sekadar ingin menemukan gaya eye makeup yang lebih cocok dengan bentuk matanya sendiri.

Karena urusan beauty bukan cuma soal mengikuti tren. Ada banyak detail kecil yang bisa membuat penampilan terasa lebih personal. Terus ikuti Balikpapantv.id sebagai teman update setia yang bukan sekadar membawa berita, tetapi juga cerita dan inspirasi yang dekat dengan keseharianmu.

FAQ

1. Apakah anime eyes benar-benar bisa membuat mata menjadi lebih besar?
Tidak secara fisik. Makeup menciptakan ilusi visual melalui eyeliner, bulu mata, highlight, dan permainan warna.

2. Apakah harus menggunakan eyeliner hitam?
Tidak. Cokelat tua atau abu-abu dapat memberikan definisi yang lebih lembut dan tetap membuat bentuk mata terlihat jelas.

3. Apakah bulu mata palsu wajib untuk mendapatkan anime eyes?
Tidak. Bulu mata asli yang dilentikkan dan diberi maskara sudah dapat memberikan efek mata lebih terbuka.

4. Bagaimana agar makeup anime tetap terlihat natural?
Pilih satu atau dua elemen utama, misalnya eyeliner tipis dan highlight, kemudian hindari menebalkan semua bagian mata sekaligus.

5. Apakah eyelash extension aman untuk semua orang?
Tidak selalu. American Academy of Ophthalmology mencatat adanya risiko iritasi, infeksi, reaksi alergi, dan kehilangan bulu mata sehingga prosedurnya perlu dilakukan dengan memperhatikan kebersihan dan keamanan.

6. Apa yang paling penting saat mencoba anime eyes untuk pertama kali?
Sesuaikan teknik dengan bentuk mata sendiri. Jangan langsung meniru garis dan proporsi karakter anime secara mentah.

my ride-or-die for updates
my ride-or-die for updates
Editor : Arya Kusuma
beauty anime eyes makeup mata balikpapan