Durasi Baca: 8 menit
Ikhtisar: SPF bukan sekadar angka pada kemasan sunscreen. Pemilihannya perlu disesuaikan dengan aktivitas, lama berada di luar ruangan, paparan air atau keringat, serta perlindungan broad spectrum agar kulit tetap terlindungi dari UVA dan UVB.
Balikpapan TV – Hai Ces! Pernah bingung saat berdiri di depan rak skincare: pilih SPF 30, SPF 50, atau langsung yang SPF-nya lebih tinggi? Angka yang lebih besar memang terlihat seperti menawarkan perlindungan ekstra, tetapi kebutuhan sunscreen sehari-hari tidak hanya ditentukan oleh angka SPF.
Buat yang aktivitasnya banyak di luar rumah, berkendara, berolahraga, bekerja di lapangan, atau sekadar menikmati akhir pekan di pantai, cara memilih sunscreen perlu sedikit berbeda. Yang dicari bukan hanya SPF tinggi, tetapi juga perlindungan broad spectrum, ketahanan terhadap air atau keringat, serta kebiasaan mengaplikasikan ulang.
American Academy of Dermatology (AAD) merekomendasikan sunscreen dengan SPF 30 atau lebih tinggi, broad spectrum, dan water resistant.
Sebenarnya, Apa Arti SPF 30 dan SPF 50?
SPF atau Sun Protection Factor terutama menunjukkan kemampuan sunscreen dalam membantu melindungi kulit dari UVB, yaitu sinar ultraviolet yang berperan besar menyebabkan kulit terbakar.
Sebagai gambaran, SPF 30 menyaring sekitar 97 persen sinar UVB. SPF yang lebih tinggi memberikan perlindungan UVB sedikit lebih besar, tetapi tidak berarti kulit terlindungi 100 persen.
Karena itu, perbedaan SPF sebaiknya tidak dipahami sebagai "SPF 50 bisa dipakai lebih lama daripada SPF 30". Sunscreen dengan SPF tinggi tetap perlu diaplikasikan ulang sesuai petunjuk, terutama ketika berada di luar ruangan, berkeringat, atau berenang. AAD merekomendasikan pemakaian ulang sekitar setiap dua jam ketika berada di luar ruangan.
Ada satu hal yang sering lebih penting daripada sekadar mengejar angka tinggi: broad spectrum. Label ini menunjukkan bahwa sunscreen memberikan perlindungan terhadap UVA dan UVB.
Untuk Aktivitas Harian, SPF 30 Bisa Menjadi Pilihan Praktis
Jika aktivitas lebih banyak berlangsung di dalam ruangan dan hanya sesekali keluar, sunscreen SPF 30 sudah memenuhi batas minimal yang direkomendasikan AAD.
Misalnya, rutinitas pagi seperti berangkat kerja, mengantar anak, pergi ke minimarket, makan siang di luar, atau berkendara dalam kota tetap membuat kulit terpapar sinar matahari.
Pada kondisi seperti ini, perhatikan tiga hal ketika memilih produk: SPF 30 atau lebih, broad spectrum, dan water resistant.
Yang juga perlu diperhatikan adalah area pemakaian. Sunscreen sebaiknya diaplikasikan pada kulit yang tidak tertutup pakaian, termasuk area yang sering terlupakan seperti telinga, leher, tangan, dan bagian kaki yang terbuka.
Kapan SPF 50 Lebih Masuk Akal?
SPF 50 dapat dipertimbangkan ketika aktivitas membuat kulit lebih sering atau lebih lama terpapar matahari.
Contohnya:
-
Berjalan kaki cukup lama di luar ruangan.
-
Berkendara menggunakan sepeda motor.
-
Menghadiri acara outdoor.
-
Berolahraga di luar ruangan.
-
Beraktivitas di pantai atau area terbuka.
-
Bekerja dengan banyak kegiatan di luar gedung.
SPF yang lebih tinggi memang memberikan perlindungan UVB sedikit lebih besar daripada SPF 30. Namun, angka tersebut tidak menggantikan kebiasaan memakai sunscreen dengan jumlah yang memadai dan mengaplikasikan ulang.
Bahkan, AAD mencatat bahwa banyak orang menggunakan sunscreen lebih sedikit daripada jumlah yang digunakan saat pengujian SPF. Karena itu, sunscreen dengan SPF lebih tinggi dapat memberikan sedikit ruang tambahan ketika pemakaian kurang optimal, tetapi tetap bukan alasan untuk mengabaikan cara penggunaan.
Kalau Sering Berkeringat, Jangan Hanya Melihat SPF
Bagi orang yang rutin berolahraga, bekerja di luar ruangan, atau tinggal di lingkungan dengan cuaca panas, pertanyaan pentingnya bukan hanya "SPF berapa?"
Perhatikan juga keterangan water resistant.
Sunscreen yang memiliki klaim water resistant telah diuji untuk mempertahankan perlindungan selama periode tertentu ketika terkena air atau keringat. Pada label, durasinya dapat tercantum 40 atau 80 menit.
Namun, istilah waterproof bukanlah klaim yang tepat untuk sunscreen. Tidak ada sunscreen yang benar-benar tahan air selamanya. Produk tetap dapat hilang akibat air, keringat, gesekan, atau aktivitas lainnya.
Jadi, untuk olahraga atau aktivitas outdoor, cari kombinasi SPF 30 atau lebih + broad spectrum + water resistant, lalu aplikasikan kembali setelah berenang atau berkeringat sesuai petunjuk produk.
Baca Juga: Bukan Cuma Facial Wash, Air Sadah Juga Bisa Bikin Kulit Kesat dan Kusam Setelah Cuci Muka
Bagaimana dengan Pantai atau Aktivitas Outdoor Lama
Aktivitas seperti bermain di pantai, hiking, bersepeda, atau menghadiri acara outdoor membuat strategi perlindungan matahari menjadi lebih penting.
SPF 50 atau lebih tinggi dapat menjadi pilihan, terutama jika paparan matahari berlangsung lama. Tetapi sunscreen bukan satu-satunya perlindungan.
AAD juga menyarankan mencari tempat teduh dan menggunakan pakaian pelindung matahari, topi bertepi lebar, serta kacamata dengan perlindungan UV ketika memungkinkan.
Untuk aktivitas di dekat air atau pasir, kewaspadaan juga perlu ditingkatkan karena permukaan tersebut dapat memantulkan radiasi matahari.
Artinya, SPF tinggi akan lebih berguna jika menjadi bagian dari perlindungan matahari yang lebih lengkap.
Jangan Lupa Waktu Pemakaian dan Reapply
Sunscreen tidak cukup hanya dipakai sekali pada pagi hari lalu dianggap bertahan sepanjang hari.
AAD menyarankan mengaplikasikan sunscreen sekitar 15 menit sebelum keluar ruangan. Ketika berada di luar ruangan, aplikasikan ulang sekitar setiap dua jam dan lebih cepat setelah berenang atau berkeringat.
Ini juga menjelaskan mengapa memilih SPF 100, misalnya, tidak otomatis berarti seseorang bisa berada di bawah matahari jauh lebih lama tanpa mengaplikasikan ulang.
SPF yang lebih tinggi tidak memberikan izin untuk memperpanjang waktu paparan matahari tanpa batas.
Cara Memilih Sunscreen Berdasarkan Aktivitas
| Aktivitas | SPF yang dapat dipertimbangkan | Hal yang perlu diperhatikan |
|---|---|---|
| Aktivitas harian ringan | SPF 30+ | Broad spectrum |
| Bekerja atau banyak berkendara di luar | SPF 30–50+ | Broad spectrum, reapply |
| Olahraga outdoor | SPF 50 atau lebih | Water resistant |
| Pantai | SPF 50 atau lebih | Water resistant, pakaian pelindung, teduh |
| Berenang | SPF 30+ hingga SPF 50+ | Water resistant dan reapply |
| Aktivitas outdoor dalam waktu lama | SPF 50+ | Broad spectrum, pakaian pelindung, reapply |
Tabel tersebut bukan berarti SPF 50 selalu wajib untuk aktivitas tertentu. SPF 30 sudah menjadi rekomendasi minimal AAD, sementara kondisi aktivitas, lama paparan, air, keringat, dan kemampuan melakukan reapply ikut menentukan pilihan yang praktis.
Kesalahan yang Sering Terjadi Saat Memakai Sunscreen
Memilih SPF tinggi tetapi menggunakannya secara tidak tepat bisa membuat perlindungan yang diperoleh tidak maksimal.
Beberapa kebiasaan yang perlu dihindari antara lain:
1. Hanya melihat angka SPF
SPF bukan satu-satunya informasi penting. Pastikan produk juga memberikan perlindungan broad spectrum.
2. Menganggap SPF tinggi tidak perlu reapply
SPF tinggi tetap membutuhkan pemakaian ulang. Aktivitas seperti berenang dan berkeringat dapat membuat sunscreen berkurang dari permukaan kulit.
3. Memakai sunscreen hanya ketika liburan
Paparan matahari juga terjadi dalam aktivitas sehari-hari, termasuk perjalanan, berjalan kaki, atau kegiatan singkat di luar ruangan.
4. Melupakan bagian tubuh tertentu
Telinga, leher, tangan, kaki, dan area lain yang tidak tertutup pakaian juga perlu diperhatikan.
5. Mengandalkan sunscreen saja
Perlindungan matahari akan lebih lengkap jika dipadukan dengan teduh, pakaian pelindung, topi, dan kacamata UV.
Jadi, Harus Pilih SPF 30 atau SPF 50?
Jawabannya kembali pada aktivitas.
Untuk penggunaan rutin, SPF 30 atau lebih tinggi sudah menjadi titik awal yang direkomendasikan dermatolog. Jika aktivitas membuat kulit lebih lama terpapar matahari, SPF 50 atau lebih tinggi dapat menjadi pilihan yang praktis.
Yang tidak kalah penting, jangan berhenti pada angka SPF. Cari produk dengan broad spectrum, pertimbangkan water resistant untuk aktivitas yang melibatkan keringat atau air, gunakan dengan benar, dan lakukan reapply.
Buat Ces yang tinggal di wilayah panas seperti Balikpapan dan sering menjalani aktivitas luar ruangan, kebiasaan memakai sunscreen secara konsisten justru menjadi bagian penting dari perlindungan kulit sehari-hari. Tidak harus selalu memilih angka SPF tertinggi; yang penting adalah produk sesuai kebutuhan dan digunakan dengan benar.
Baca Juga: Cara Memadukan Batik agar Terlihat Modern untuk Gaya Anak Muda, Simpel tapi Tetap Stylish
Poin Penting
-
AAD merekomendasikan sunscreen SPF 30 atau lebih tinggi.
-
Pilih broad spectrum untuk perlindungan UVA dan UVB.
-
SPF 30 menyaring sekitar 97 persen UVB; SPF lebih tinggi memberikan perlindungan sedikit lebih besar, tetapi tidak 100 persen.
-
Untuk aktivitas yang banyak berkeringat atau terkena air, perhatikan label water resistant.
-
Reapply sekitar setiap dua jam saat berada di luar ruangan dan setelah berenang atau berkeringat.
-
SPF tinggi bukan berarti bisa berada di bawah matahari lebih lama tanpa perlindungan tambahan.
Insight Redaksi
Memilih sunscreen sebaiknya tidak dimulai dari pertanyaan "SPF paling tinggi berapa?" tetapi dari kebiasaan sehari-hari. Jika aktivitas hanya sebentar di luar, SPF 30+ yang nyaman digunakan secara konsisten sudah menjadi dasar yang masuk akal. Ketika paparan matahari lebih lama, aktivitas melibatkan keringat atau air, perhatian perlu bergeser pada kombinasi SPF, broad spectrum, water resistance, jumlah pemakaian, dan reapply.
Perlindungan matahari juga tidak berhenti pada sunscreen. Teduh, pakaian yang menutup kulit, topi, dan kacamata UV tetap menjadi bagian penting dari strategi perlindungan.
Jadi, Ces, tidak perlu mengejar angka SPF setinggi mungkin. Pilih perlindungan yang sesuai dengan aktivitas, gunakan dengan benar, dan jadikan sunscreen bagian dari rutinitas harian.
Kalau artikel ini terasa bermanfaat, bagikan ke teman atau keluarga yang masih bingung memilih SPF untuk aktivitas sehari-hari. Ikuti terus Balikpapan TV untuk informasi lifestyle yang dekat dengan keseharian.
FAQ
Apakah SPF 50 jauh lebih baik daripada SPF 30?
SPF 50 memberikan perlindungan UVB sedikit lebih tinggi daripada SPF 30. Namun, SPF 30 atau lebih sudah menjadi rekomendasi AAD, dan efektivitas sunscreen tetap dipengaruhi cara pemakaian serta reapply.
Apakah SPF 50 bisa dipakai setiap hari?
Bisa, selama produknya sesuai dengan kulit dan digunakan sesuai petunjuk. Yang penting bukan hanya angka SPF, tetapi juga broad spectrum dan cara pemakaiannya.
Apakah SPF tinggi berarti tidak perlu reapply?
Tidak. Sunscreen dengan SPF tinggi tetap perlu diaplikasikan ulang, terutama ketika berada di luar ruangan, berenang, atau berkeringat.
Apa arti broad spectrum?
Broad spectrum berarti sunscreen memberikan perlindungan terhadap UVA dan UVB.
Apakah sunscreen water resistant benar-benar tahan air?
Tidak sepenuhnya. Klaim water resistant menunjukkan kemampuan mempertahankan perlindungan selama waktu tertentu ketika terkena air atau keringat, umumnya 40 atau 80 menit sesuai label.
Editor : Arya Kusuma