Durasi Baca: 7 menit
Ikhtisar: Alas bedak tipis, skincare tepat, dan teknik touch-up membantu riasan siang tetap nyaman saat kulit mudah berkeringat.
Balikpapan TV - Hai Ces! Alas bedak yang terlalu tebal saat dipakai beraktivitas pada siang hari bisa membuat wajah terasa berat, lebih mudah terlihat berminyak, dan pada sebagian orang berkontribusi terhadap pori tersumbat atau munculnya jerawat.
Cuaca panas dan aktivitas yang membuat tubuh berkeringat memang menjadi tantangan tersendiri untuk riasan. Supaya makeup tidak cepat bergeser tanpa harus melapisi wajah berulang kali, ada beberapa kebiasaan sederhana yang bisa diterapkan.
Kenapa alas bedak tebal sering terasa kurang nyaman saat siang?
Alas bedak atau foundation sebenarnya bukan musuh kulit. Orang dengan kulit yang mudah berjerawat pun tetap dapat menggunakan makeup, asalkan memilih produk yang sesuai dan menjaga kebersihan kulit.
American Academy of Dermatology (AAD) menyarankan pemilik kulit rentan berjerawat memilih kosmetik dengan label seperti oil-free, non-comedogenic, atau won’t clog pores. Produk dengan keterangan tersebut dirancang agar lebih kecil kemungkinannya menyumbat pori.
Masalahnya sering muncul ketika coverage tinggi digunakan terlalu tebal, kemudian wajah terkena panas, keringat, minyak, dan gesekan sepanjang hari.
Kondisi tersebut tidak otomatis berarti foundation akan “menutup pori”. Pori merupakan bagian normal dari kulit dan tidak bekerja seperti lubang yang bisa dibuka-tutup. Namun, minyak, sel kulit mati, dan produk tertentu dapat menumpuk sehingga pori tampak lebih tersumbat dan memicu masalah seperti komedo atau jerawat pada kulit yang rentan.
Karena itu, fokusnya bukan sekadar mencari foundation paling ringan, melainkan membuat seluruh rutinitas sebelum dan sesudah makeup lebih sesuai dengan kondisi kulit.
Kulit berkeringat bukan berarti harus terus dipoles ulang
Ketika wajah mulai berkeringat, reaksi pertama yang sering dilakukan adalah menambahkan foundation atau bedak supaya wajah kembali terlihat matte.
Padahal, cara tersebut dapat membuat lapisan makeup semakin bertumpuk.
AAD justru menyarankan agar keringat pada wajah ditepuk secara lembut menggunakan handuk bersih, bukan digosok. Menggosok kulit dapat menimbulkan iritasi, terutama pada kulit yang mudah berjerawat.
Jadi, ketika wajah mulai mengilap pada siang hari, tidak selalu berarti foundation harus ditambah.
Jika menggunakan kertas minyak atau blotting paper, tekan perlahan pada area yang berminyak. AAD menyarankan tidak menggosokkannya ke wajah karena tindakan tersebut dapat menyebarkan minyak ke area lain.
Setelah minyak berlebih berkurang, barulah lakukan touch-up seperlunya.
Rutinitas sebelum makeup justru menentukan hasil akhirnya
Makeup yang tahan lebih lama tidak selalu membutuhkan lapisan foundation yang semakin tebal.
Persiapan kulit menjadi bagian penting karena foundation akan berada di atas kondisi kulit yang sudah ada sebelumnya. Jika kulit terlalu kering, terlalu berminyak, atau sedang teriritasi, hasil riasan bisa lebih sulit terlihat merata.
Rutinitas pagi dapat dibuat sederhana: bersihkan wajah dengan lembut, gunakan pelembap sesuai kondisi kulit, kemudian aplikasikan sunscreen sebelum makeup.
AAD merekomendasikan sunscreen broad-spectrum dengan SPF 30 atau lebih ketika beraktivitas pada siang hari. Sunscreen digunakan setelah produk perawatan kulit lainnya dan sebelum makeup. Untuk kulit berminyak atau rentan berjerawat, produk berlabel non-comedogenic dapat menjadi pilihan.
Tidak perlu membuat rutinitas skincare pagi terlalu panjang hanya demi mendapatkan hasil makeup yang lebih bagus. Terlalu banyak lapisan produk juga bisa membuat wajah terasa kurang nyaman, terutama ketika harus beraktivitas di tempat panas.
Pelembap tetap dibutuhkan, termasuk untuk kulit berminyak
Salah satu kesalahpahaman yang cukup umum adalah kulit berminyak tidak membutuhkan pelembap.
AAD justru menyarankan pelembap tetap digunakan setelah membersihkan wajah. Untuk kulit berminyak, pilih formula yang sesuai dan tidak mudah menyumbat pori.
Tujuannya bukan membuat kulit semakin licin, tetapi menjaga rutinitas perawatan tetap seimbang sehingga kulit tidak perlu “dilawan” dengan produk yang terlalu keras.
Pilih coverage sesuai kebutuhan, bukan sebanyak mungkin
Kalau tujuan makeup hanya meratakan tampilan kulit, tidak selalu diperlukan foundation dengan coverage tinggi di seluruh wajah.
Salah satu pendekatan yang lebih praktis adalah menggunakan lapisan foundation tipis, kemudian menambahkan concealer hanya pada area yang memang ingin dirapikan.
Dengan cara tersebut, bagian wajah yang tidak membutuhkan coverage tinggi tidak perlu mendapatkan lapisan produk sebanyak area tertentu.
Hasilnya pun biasanya lebih mudah disesuaikan ketika memasuki siang hari.
Yang juga penting, jangan menjadikan makeup sebagai cara untuk mengejar standar kulit yang harus terlihat sempurna. Tekstur kulit adalah hal normal. Makeup seharusnya membantu seseorang merasa nyaman dengan penampilannya, bukan membuat seseorang merasa harus menutupi setiap pori atau tanda alami pada kulit.
Saat berkeringat, jangan buru-buru menggosok wajah
Keringat bercampur dengan minyak, debu, dan produk kosmetik dapat membuat kulit terasa tidak nyaman. Pada orang yang rentan berjerawat, aktivitas yang menghasilkan banyak keringat juga dapat memperburuk masalah kulit tertentu.
Namun, solusinya bukan menggosok wajah sampai terasa kesat.
Gunakan tisu atau handuk bersih untuk menepuk keringat. Jika memang sudah selesai beraktivitas dan memungkinkan untuk membersihkan wajah, gunakan pembersih yang lembut.
AAD menyarankan membersihkan wajah dua kali sehari dan setelah aktivitas yang membuat berkeringat, sembari menghindari scrub kasar.
Kebiasaan sederhana ini lebih masuk akal daripada terus menambahkan bedak untuk menutupi kilap yang muncul akibat aktivitas.
Touch-up siang hari: tipis saja, jangan menumpuk
Ada perbedaan antara memperbaiki makeup dan menimpa makeup lama dengan lapisan baru.
Jika wajah sudah berkeringat, bersihkan atau tepuk keringat terlebih dahulu. Setelah permukaan wajah lebih nyaman, perbaiki bagian yang benar-benar membutuhkan perhatian.
Tidak semua area wajah harus kembali terlihat seperti saat pertama kali berdandan.
Justru, mempertahankan sedikit tampilan natural sepanjang hari bisa membuat makeup terlihat lebih realistis dan tidak terlalu berat.
Untuk kulit berminyak, AAD juga menyebut makeup berbasis air atau oil-free sebagai pilihan yang dapat dipertimbangkan, sementara produk berlabel matte dapat membantu mengurangi tampilan kilap.
Kebiasaan kecil yang sering dilupakan: bersihkan alat makeup
Masalah kulit tidak selalu berasal dari foundation.
Brush, sponge, dan aplikator makeup juga perlu diperhatikan. AAD menyarankan membersihkan kuas makeup secara rutin, setidaknya setiap minggu, serta tidak berbagi makeup, kuas, atau aplikator dengan orang lain.
Minyak, sel kulit mati, dan kotoran dapat menempel pada alat makeup. Jika alat tersebut digunakan berulang kali tanpa dibersihkan, berbagai material yang menempel dapat kembali bersentuhan dengan kulit.
Karena itu, mengurangi ketebalan foundation saja belum cukup jika kebersihan aplikator diabaikan.
Baca Juga: Purging atau Breakout? Ini Cara Membedakan Jerawat Akibat Skincare Baru
Jangan tidur dengan makeup yang masih menempel
Bagian paling penting justru dilakukan setelah semua aktivitas selesai.
Makeup perlu dibersihkan sebelum tidur. Bahkan produk yang berlabel non-comedogenic tetap tidak sebaiknya dibiarkan menempel semalaman. AAD menyarankan makeup dihapus sebelum tidur kemudian wajah dibersihkan dengan pembersih yang lembut.
Hindari pula menggosok wajah terlalu keras saat menghapus makeup. Kulit yang sedang mengalami iritasi justru dapat menjadi semakin sensitif.
Poin Penting
- Foundation tebal bukan otomatis penyebab pori “tertutup”. Namun produk tertentu dapat berkontribusi pada penyumbatan pori dan jerawat pada kulit yang rentan.
- Pilih makeup dengan label non-comedogenic atau oil-free jika kulit mudah bermasalah.
- Jangan menambah lapisan foundation setiap kali wajah berkeringat.
- Tepuk keringat dengan lembut, bukan menggosok wajah.
- Gunakan sunscreen SPF 30 atau lebih untuk aktivitas siang hari.
- Bersihkan wajah setelah berkeringat dan hindari scrub kasar.
- Bersihkan brush dan aplikator makeup secara rutin.
- Hapus makeup sebelum tidur.
Insight Redaksi
Untuk makeup siang, prinsip “lebih banyak supaya lebih tahan lama” tidak selalu bekerja.
Ketika wajah harus menghadapi panas, keringat, minyak, dan aktivitas, lapisan yang terlalu banyak justru dapat membuat proses touch-up menjadi lebih rumit. Pendekatan yang lebih praktis adalah menyiapkan kulit dengan baik, memilih produk yang sesuai, menggunakan foundation secukupnya, lalu melakukan perbaikan secara selektif ketika dibutuhkan.
Yang tidak kalah penting, jangan menjadikan tampilan pori, tekstur, atau kilap alami kulit sebagai sesuatu yang harus selalu dihilangkan. Kulit manusia memang memiliki tekstur.
Jika muncul jerawat yang menetap, semakin banyak, terasa nyeri, atau masalah kulit tidak membaik meski sudah mengganti produk, konsultasi dengan dokter kulit dapat membantu menentukan penyebab dan perawatan yang sesuai. AAD juga menyarankan berkonsultasi dengan dokter kulit ketika sulit menentukan produk mana yang memicu masalah.
Jadi, sebelum menyalahkan panas atau foundation karena makeup cepat rusak, coba lihat kembali seluruh rutinitasnya. Bisa jadi yang dibutuhkan bukan alas bedak lebih tebal, melainkan lapisan yang lebih sederhana dan cara touch-up yang lebih tepat.
Kalau tips ini terasa berguna, bagikan kepada teman yang sering berjuang mempertahankan makeup saat aktivitas siang. Karena urusan makeup bukan hanya soal tampil rapi, tetapi juga bagaimana tetap nyaman menjalani hari.
FAQ
Apakah foundation tebal benar-benar menutup pori?
Tidak secara harfiah. Pori tidak dapat ditutup seperti pintu. Namun, produk kosmetik tertentu dapat berkontribusi pada penyumbatan pori dan munculnya jerawat, terutama pada kulit yang rentan.
Apakah kulit berminyak boleh memakai foundation?
Boleh. Pilih produk yang sesuai kondisi kulit, terutama yang berlabel oil-free atau non-comedogenic jika kulit mudah berjerawat.
Apa yang harus dilakukan ketika wajah berkeringat setelah memakai makeup?
Tepuk keringat dengan lembut menggunakan handuk bersih. Hindari menggosok wajah dan jangan langsung menumpuk foundation atau bedak dalam jumlah banyak.
Apakah makeup harus dihentikan jika kulit berjerawat?
Tidak selalu. AAD menyebut orang dengan acne tetap dapat menggunakan makeup, selama memilih produk yang tidak mudah menyebabkan masalah dan menjaga rutinitas perawatan kulit.
Apakah sunscreen tetap diperlukan jika memakai foundation?
Ya. Sunscreen tetap menjadi bagian penting perlindungan kulit pada aktivitas siang hari. AAD merekomendasikan sunscreen broad-spectrum SPF 30 atau lebih untuk paparan siang hari.
Kapan sebaiknya mencari bantuan dokter kulit?
Jika masalah jerawat atau iritasi menetap, memburuk, terasa nyeri, atau sulit diketahui penyebabnya, dokter kulit dapat membantu menentukan kondisi dan perawatan yang tepat.