Krim Mata Tidak Perlu Setebal Itu, Ini Cara Pakai yang Lebih Tepat

Tania Putri Nuraini • Dipublikasikan Selasa, 8 September 2026 | 13:31 WIB
tangan mengaplikasikan sedikit krim mata secara lembut untuk merawat area bawah mata tanpa penggunaan berlebihan. (BTV/AI)
tangan mengaplikasikan sedikit krim mata secara lembut untuk merawat area bawah mata tanpa penggunaan berlebihan. (BTV/AI)

Durasi Baca: 6 menit

Ikhtisar: Pemakaian krim mata tidak perlu berlebihan, tetapi takaran ideal bergantung formula dan petunjuk produk.

 

Balikpapan TV - Hai Ces! Krim mata digunakan untuk merawat kulit tipis di sekitar mata, tetapi pemakaian terlalu banyak bukan berarti hasilnya semakin cepat terlihat.

Takaran kecil memang terasa lebih masuk akal karena area yang dirawat relatif sempit. Namun, ukuran “sebesar butir beras untuk kedua mata” sebaiknya dipahami sebagai patokan praktis, bukan aturan universal untuk semua produk.

Mengapa krim mata tidak perlu dipakai banyak?

Kulit di sekitar mata lebih tipis dan sensitif dibandingkan banyak area wajah lainnya. Karena itu, penggunaan produk di bagian tersebut membutuhkan sentuhan yang lembut dan jumlah secukupnya.

Cleveland Clinic menyarankan penggunaan krim mata dalam jumlah kecil dan mengaplikasikannya dengan lembut menggunakan jari, tanpa menarik atau menggosok kulit.

Jadi, menambahkan krim terus-menerus sampai terasa sangat tebal bukan strategi yang otomatis membuat kandungan aktif bekerja lebih baik.

American Academy of Dermatology juga mengingatkan bahwa penggunaan produk lebih banyak dari petunjuk dapat meningkatkan risiko masalah seperti kulit terlalu kering, pori tersumbat, atau iritasi. Pada produk anti-aging, iritasi justru dapat membuat tanda penuaan terlihat lebih jelas.

Krim mata cukup digunakan secukupnya, diaplikasikan lembut untuk menjaga area sensitif tetap nyaman dan terawat. (BTV/AI)
Krim mata cukup digunakan secukupnya, diaplikasikan lembut untuk menjaga area sensitif tetap nyaman dan terawat. (BTV/AI)

Benarkah satu butir beras cukup untuk kedua mata?

Jawabannya: bisa menjadi patokan praktis, tetapi bukan ukuran wajib untuk semua krim mata.

Tekstur, konsentrasi bahan aktif, ukuran aplikator, serta petunjuk setiap produk dapat berbeda. Karena itu, instruksi pada kemasan tetap menjadi acuan pertama.

Jika sebuah produk secara khusus mencantumkan takaran tertentu, ikuti petunjuk tersebut. Jangan menggandakan takaran hanya karena ingin mendapatkan hasil lebih cepat.

Untuk penggunaan sehari-hari, prinsip sederhananya adalah mengambil sedikit produk, membaginya untuk area bawah kedua mata, kemudian menepuknya perlahan hingga merata.

Krim mata digunakan secukupnya, mengikuti formula produk dan petunjuk kemasan agar pemakaian tetap tepat dan merata. (BTV/AI)
Krim mata digunakan secukupnya, mengikuti formula produk dan petunjuk kemasan agar pemakaian tetap tepat dan merata. (BTV/AI)

Cara membaginya agar tidak kebanyakan

Ambil sedikit krim terlebih dahulu, kemudian bagi menjadi dua bagian kecil.

Satu bagian digunakan untuk area sekitar mata kanan dan bagian lainnya untuk mata kiri. Aplikasikan secara tipis, terutama di area yang memang ditujukan oleh produk.

Tidak perlu membuat lapisan tebal sampai kulit terasa berat atau licin berlebihan.

Cara memakai krim mata tanpa menarik kulit

Area mata sebaiknya diperlakukan dengan lembut. Cleveland Clinic menyarankan penggunaan jari manis untuk menepuk produk secara perlahan di sekitar mata dan menghindari gerakan menarik kulit.

Urutannya bisa dibuat sederhana:

  1. Bersihkan wajah terlebih dahulu. Pastikan kulit tidak dipenuhi sisa makeup atau kotoran.
  2. Ambil produk dalam jumlah kecil. Jangan langsung mengambil banyak krim.
  3. Bagi untuk kedua sisi. Dengan begitu, pemakaian lebih merata.
  4. Tepuk perlahan. Hindari menggosok atau menarik kulit.
  5. Jangan terlalu dekat dengan mata. Ikuti area pemakaian yang ditentukan pada kemasan.
  6. Biarkan produk meresap. Tidak perlu terus menambahkan krim ketika lapisan pertama sudah cukup.

Teknik ini lebih penting daripada mengejar jumlah produk sebanyak mungkin.

Baca Juga: Maskara Tak Perlu Tebal, Begini Teknik Tipis agar Bulu Mata Rapi Tanpa Gumpalan

Kelebihan memakai secukupnya

Pemakaian dalam jumlah yang sesuai membuat rutinitas skincare lebih praktis dan mengurangi pemborosan produk.

Ada manfaat lain yang tidak kalah penting: kulit lebih terhindar dari paparan bahan aktif secara berlebihan. American Academy of Dermatology menyarankan agar pengguna mengikuti petunjuk produk karena beberapa bahan aktif dapat menimbulkan masalah ketika digunakan lebih banyak dari yang dianjurkan.

Untuk produk yang mengandung bahan aktif seperti retinol, kehati-hatian menjadi semakin penting. Retinol dapat menyebabkan iritasi pada sebagian orang sehingga penggunaannya perlu dilakukan secara bertahap sesuai petunjuk produk atau rekomendasi tenaga kesehatan.

Apakah kebanyakan krim mata menyebabkan kerutan?

Bagian ini perlu diluruskan.

Tidak tepat mengatakan bahwa memakai krim mata lebih banyak secara langsung menyebabkan kerutan. Bukti yang tersedia lebih mendukung bahwa pemakaian produk secara berlebihan, terutama produk aktif yang mengiritasi, dapat menyebabkan kulit mengalami iritasi. Kulit yang mengalami iritasi dapat membuat tanda penuaan tampak lebih jelas.

Artinya, persoalannya bukan “krim berlebih pasti membuat kerutan”, melainkan pemakaian yang tidak sesuai dapat meningkatkan risiko iritasi, tergantung formulanya dan kondisi kulit.

Karena itu, klaim bahwa satu takaran tertentu merupakan batas mutlak untuk mencegah kerutan sebaiknya tidak dianggap sebagai aturan medis.

Kandungan juga menentukan cara pemakaian

Tidak semua krim mata memiliki tujuan yang sama.

Ada produk yang difokuskan untuk melembapkan, sementara produk lainnya mengandung bahan yang ditujukan untuk membantu mengatasi tampilan garis halus, lingkaran hitam, atau mata sembap.

Cleveland Clinic menyebut beberapa bahan yang umum digunakan dalam produk area mata, antara lain antioksidan, vitamin C, vitamin E, ferulic acid, retinol, dan peptide, tergantung tujuan formulanya.

Karena setiap bahan memiliki karakter berbeda, cara pemakaian tidak sebaiknya disamaratakan.

Produk yang terasa ringan belum tentu boleh digunakan sebanyak mungkin. Sebaliknya, produk yang teksturnya lebih pekat juga tidak otomatis harus digunakan sangat sedikit jika label produknya memberikan takaran berbeda.

Jangan lupa perlindungan dari sinar matahari

Kalau tujuan memakai krim mata adalah menjaga tampilan kulit tetap sehat dan membantu mengurangi tanda penuaan, perhatian tidak seharusnya hanya diberikan pada krim.

American Academy of Dermatology merekomendasikan perlindungan matahari dengan sunscreen spektrum luas SPF 30 atau lebih tinggi sebagai bagian penting dari perawatan untuk membantu mengurangi tanda penuaan akibat paparan sinar ultraviolet.

Jadi, memakai krim mata secara teratur tetapi mengabaikan perlindungan terhadap sinar matahari bukan pendekatan yang lengkap.

Kesalahan yang sering terjadi

1. Menganggap semakin banyak semakin efektif

Lapisan tebal tidak otomatis membuat bahan aktif bekerja lebih baik. Ikuti petunjuk pemakaian yang diberikan produsen.

2. Menggosok area mata terlalu keras

Kulit sekitar mata membutuhkan gerakan yang lembut. Cleveland Clinic secara khusus menyarankan agar krim ditepuk perlahan dan tidak digunakan dengan gerakan menarik kulit.

3. Menggunakan banyak produk aktif sekaligus

American Academy of Dermatology mengingatkan bahwa penggunaan beberapa produk anti-aging secara bersamaan dapat meningkatkan risiko iritasi.

4. Mengabaikan rasa perih atau terbakar

Jika suatu produk menyebabkan rasa menyengat, terbakar, kemerahan, atau reaksi yang tidak biasa, pemakaian sebaiknya dihentikan dan pertimbangkan berkonsultasi dengan dokter kulit, terutama jika gejalanya menetap.

Jadi, berapa banyak yang sebaiknya dipakai?

Tidak ada satu ukuran universal yang dapat diberlakukan untuk seluruh krim mata.

Patokan praktisnya adalah gunakan sedikit dan ratakan tipis pada area yang dituju, sambil tetap mengikuti petunjuk pada kemasan. Ukuran sebesar butir beras untuk kedua mata dapat digunakan sebagai gambaran sederhana dalam rutinitas tertentu, tetapi bukan standar medis yang wajib untuk semua produk.

Yang lebih penting adalah cara mengaplikasikan produk, kandungan di dalamnya, kondisi kulit, serta aturan pemakaian dari produsen.

Ringkasan praktis

Hal yang diperhatikan Panduan
Takaran Sedikit, sesuai petunjuk produk
Area Sekitar mata sesuai arahan produk
Cara aplikasi Tepuk lembut
Tekanan Hindari menarik kulit
Produk aktif Gunakan sesuai petunjuk
Jika iritasi Hentikan dan evaluasi
Perlindungan siang hari Gunakan sunscreen SPF 30 atau lebih sesuai kebutuhan

Poin Penting

  1. Krim mata tidak perlu digunakan dalam jumlah banyak.
  2. Ukuran butir beras dapat menjadi patokan praktis, tetapi bukan aturan universal.
  3. Petunjuk pada kemasan tetap menjadi acuan utama.
  4. Pemakaian berlebihan tidak terbukti secara langsung menyebabkan kerutan.
  5. Produk yang mengiritasi dapat membuat tanda penuaan terlihat lebih jelas.
  6. Aplikasikan dengan gerakan lembut dan hindari menarik kulit.
  7. Perlindungan dari sinar matahari tetap penting dalam perawatan kulit.

Insight Redaksi

Perawatan area mata bukan soal seberapa banyak krim yang bisa ditempelkan, melainkan bagaimana produk digunakan dengan tepat. Takaran kecil, aplikasi lembut, dan konsistensi justru lebih masuk akal daripada menumpuk produk dengan harapan hasilnya semakin cepat.

FAQ

Apakah satu butir beras cukup untuk kedua mata?

Bisa menjadi patokan praktis, tetapi bukan standar universal. Jumlah yang tepat tetap bergantung pada produk dan petunjuk penggunaannya.

Apakah memakai terlalu banyak krim mata membuat kerutan?

Tidak ada dasar yang cukup untuk menyatakan bahwa kelebihan krim mata secara langsung menyebabkan kerutan. Namun, pemakaian produk secara berlebihan dapat meningkatkan risiko iritasi, terutama jika mengandung bahan aktif tertentu.

Apakah krim mata wajib digunakan?

Tidak selalu. Kebutuhan skincare setiap orang berbeda. Cleveland Clinic mencatat bahwa pemilihan krim mata sebaiknya disesuaikan dengan masalah kulit yang ingin ditangani.

Bolehkah krim mata digosok?

Sebaiknya tidak. Gunakan gerakan lembut dan tepuk perlahan agar tidak menarik kulit sekitar mata.

Apa yang paling penting untuk mencegah tanda penuaan?

Perlindungan dari sinar matahari dan pelembap merupakan bagian penting dari perawatan kulit menurut American Academy of Dermatology.

my ride-or-die for updates
my ride-or-die for updates
Editor : Arya Kusuma
eye cream Skincare Krim Mata