Jangan Asal Double Cleansing! Ini Tanda Kulitmu Cukup Dibersihkan dengan Satu Facial Wash

Wafiq Azizah Amru • Dipublikasikan Senin, 7 September 2026 | 16:35 WIB
Pembersihan wajah menggunakan cleansing balm secara lembut untuk menjaga kulit tetap bersih dan sehat alami. (BTV/Ai)
Pembersihan wajah menggunakan cleansing balm secara lembut untuk menjaga kulit tetap bersih dan sehat alami. (BTV/Ai)

Durasi Baca: 7 Menit

Ikhtisar: Double cleansing tidak selalu wajib; kenali kapan cleansing oil atau balm dibutuhkan dan kapan pembersih wajah sudah cukup.

 

Balikpapan TV - Hai Ces! Double cleansing menjadi rutinitas populer untuk membersihkan wajah, terutama setelah memakai makeup atau sunscreen, tetapi tidak semua orang membutuhkannya setiap hari.

Banyak orang mengira wajah belum benar-benar bersih kalau belum melewati dua tahap pembersihan. Padahal, terlalu sering mencuci wajah justru dapat membuat kulit kering, iritasi, dan mengganggu lapisan pelindung kulit. Jadi, kapan cleansing oil atau cleansing balm memang berguna, dan kapan satu pembersih wajah saja sudah cukup?

Double cleansing sebenarnya untuk apa?

Double cleansing adalah metode membersihkan wajah dalam dua tahap. Tahap pertama biasanya menggunakan pembersih berbasis minyak seperti cleansing oil atau cleansing balm, kemudian dilanjutkan dengan pembersih berbasis air.

Logikanya sederhana. Produk berbasis minyak dapat membantu mengangkat kotoran yang juga bersifat berminyak, termasuk residu makeup dan sunscreen tertentu. Setelah itu, pembersih berbasis air digunakan untuk membersihkan sisa keringat, kotoran, dan residu yang masih tertinggal.

Namun, adanya dua tahap bukan berarti kulit otomatis menjadi lebih sehat.

Dermatolog justru mengingatkan bahwa sebagian besar orang tidak perlu melakukan double cleansing. Membersihkan wajah satu kali dengan pembersih yang lembut sudah dapat memadai, sementara pencucian berlebihan dapat meningkatkan risiko kulit kering dan iritasi.

Artinya, double cleansing sebaiknya dipandang sebagai alat tambahan ketika memang dibutuhkan, bukan aturan wajib dalam rutinitas skincare.

Penerapan teknik double cleansing secara rutin efektif membersihkan sisa riasan serta tabur surya secara menyeluruh. (BTV/Ai)
Penerapan teknik double cleansing secara rutin efektif membersihkan sisa riasan serta tabur surya secara menyeluruh. (BTV/Ai)

Baca Juga: Bedak 2 Cm dari Hidung, Trik Aplikasi Tipis agar Makeup Terlihat Natural

Kapan cleansing oil atau balm mulai masuk akal?

Kebutuhan double cleansing lebih banyak ditentukan oleh apa yang menempel di wajah sepanjang hari, bukan semata-mata jenis kulit.

Setelah memakai makeup yang tahan lama

Foundation, concealer, maskara, eyeliner, dan produk makeup tahan air dapat lebih sulit diangkat hanya dengan satu kali pembersihan.

Pada kondisi seperti ini, cleansing oil atau balm dapat digunakan terlebih dahulu untuk membantu melarutkan makeup sebelum wajah dibersihkan menggunakan pembersih wajah yang lembut. Cleveland Clinic juga menyebut makeup, terutama yang waterproof, sebagai salah satu kondisi ketika double cleansing dapat membantu.

Ini bukan berarti setiap pemakai makeup otomatis harus double cleansing. Jika makeup mudah dibersihkan dengan satu produk pembersih yang sesuai dan tidak meninggalkan residu, langkah kedua belum tentu diperlukan.

Ketika menggunakan sunscreen yang sulit dibersihkan

Sunscreen menjadi alasan lain yang sering membuat orang mempertimbangkan cleansing oil atau balm.

Sunscreen memang penting digunakan untuk melindungi kulit dari paparan ultraviolet. American Academy of Dermatology merekomendasikan sunscreen spektrum luas dengan SPF 30 atau lebih, terutama ketika seseorang akan berada di luar ruangan.

Tetapi, cara membersihkan sunscreen tidak harus selalu sama untuk setiap orang.

Jika sunscreen yang digunakan terasa sangat melekat, tahan air, atau sulit dibersihkan dengan pembersih wajah biasa, tahap berbasis minyak dapat menjadi pilihan praktis. Sebaliknya, jika pembersih yang digunakan sudah mampu membersihkan wajah tanpa meninggalkan rasa berminyak atau residu, menambahkan cleansing oil belum tentu memberikan manfaat tambahan.

Setelah banyak berkeringat dan menggunakan banyak produk

Kondisi kulit setelah aktivitas luar ruangan juga bisa berbeda.

Seseorang yang seharian memakai sunscreen, makeup, dan banyak produk wajah kemudian berkeringat mungkin merasa membutuhkan pembersihan yang lebih menyeluruh pada malam hari.

Tetapi solusinya bukan menggosok wajah berkali-kali. American Academy of Dermatology menyarankan pembersihan dengan cara lembut dan mengingatkan agar tidak melakukan scrub berlebihan karena iritasi dapat memperburuk sejumlah masalah kulit.

Jadi, kalau wajah terasa penuh residu, fokusnya adalah cara membersihkan yang tepat, bukan semakin banyak mengulang tahap pencucian.

Kapan satu pembersih wajah saja sudah cukup?

Justru inilah bagian yang sering terlupakan.

Kalau sepanjang hari seseorang tidak memakai makeup berat dan produk yang digunakan dapat dibersihkan dengan pembersih wajah lembut, satu tahap pembersihan sudah dapat menjadi pilihan yang masuk akal. Cleveland Clinic menyebut sebagian besar orang tidak perlu melakukan double cleansing.

Misalnya, rutinitas sederhana pada malam hari dapat berupa:

Pembersih wajah → bilas → keringkan dengan lembut → lanjutkan skincare malam.

Tidak ada kewajiban menambahkan cleansing oil hanya karena rutinitas skincare orang lain memiliki lebih banyak tahap.

American Academy of Dermatology juga menekankan pentingnya menggunakan pembersih yang lembut dan membatasi frekuensi mencuci wajah untuk membantu mengurangi risiko iritasi.

Langkah pembersihan wajah yang sederhana untuk menjaga kebersihan dan kesehatan kulit di malam hari. (BTV/Ai)
Langkah pembersihan wajah yang sederhana untuk menjaga kebersihan dan kesehatan kulit di malam hari. (BTV/Ai)

Baca Juga: Masker Wajah 15 Menit, Jangan Asal Lama agar Kulit Tetap Nyaman dan Terawat

Bagaimana dengan kulit kering dan sensitif?

Kulit kering atau sensitif justru perlu lebih berhati-hati terhadap rutinitas pembersihan yang terlalu agresif.

Double cleansing yang dilakukan tanpa kebutuhan dapat membuat kulit terasa tertarik, kering, atau tidak nyaman. Terlalu sering mencuci wajah juga dapat menghilangkan sebagian minyak alami kulit sehingga kulit menjadi semakin kering.

Untuk kondisi seperti ini, prinsipnya bukan mencari sebanyak mungkin produk pembersih, melainkan memilih produk yang lembut dan sesuai kebutuhan kulit.

Jika seseorang memakai makeup berat atau sunscreen yang sulit dibersihkan, cleansing oil atau balm masih bisa digunakan sebagai tahap pertama. Setelah itu, pilih pembersih wajah yang lembut dan tidak membuat kulit terasa kesat berlebihan.

Kalau tidak menggunakan makeup atau produk yang sulit dibersihkan, satu pembersih wajah yang lembut bisa menjadi pilihan yang lebih sederhana.

Penggunaan pembersih wajah berbahan lembut membantu menjaga kelembapan alami kulit sensitif dan kering. (BTV/Ai)
Penggunaan pembersih wajah berbahan lembut membantu menjaga kelembapan alami kulit sensitif dan kering. (BTV/Ai)

Lalu bagaimana dengan kulit berminyak?

Kulit berminyak sering dianggap sebagai alasan otomatis untuk melakukan double cleansing.

Padahal, minyak pada wajah bukan berarti harus dihilangkan sebanyak mungkin.

Cleveland Clinic mencatat cleansing berbasis minyak dapat membantu mengangkat sebum atau minyak berlebih sebagai tahap pertama pada sebagian orang dengan kulit berminyak. Namun, dokter juga mengingatkan bahwa double cleansing tidak diperlukan untuk kebanyakan orang dan penggunaan pembersih yang terlalu keras dapat memicu kekeringan serta iritasi.

Jadi, pemilik kulit berminyak tidak perlu berpikir, "Semakin kesat berarti semakin bersih."

Kulit yang selesai dibersihkan seharusnya terasa bersih dan nyaman, bukan sampai terasa tertarik atau kering.

Wajah segar berseri usai dibersihkan, membuktikan kulit bersih tetap terasa lembap dan nyaman alami. (BTV/Ai)
Wajah segar berseri usai dibersihkan, membuktikan kulit bersih tetap terasa lembap dan nyaman alami. (BTV/Ai)

Baca Juga: 7 Ide OOTD Prom Night Remaja Sesuai Dress Code, Stylish dan Nyaman Dipakai

Jangan memilih cleansing oil hanya karena sedang tren

Cleansing oil dan cleansing balm memang praktis, tetapi bukan berarti keduanya wajib dimiliki.

Pertimbangan yang lebih penting adalah:

Kondisi sehari-hari Pilihan yang masuk akal
Tidak memakai makeup dan produk sulit dibersihkan Pembersih wajah lembut
Makeup ringan dan mudah dibersihkan Pembersih wajah yang sesuai
Makeup waterproof atau tahan lama Cleansing oil/balm lalu pembersih lembut
Sunscreen sangat melekat atau tahan air Pertimbangkan cleansing oil/balm
Kulit mudah kering atau sensitif Utamakan pembersihan lembut dan hindari over-cleansing
Kulit berminyak tetapi tanpa residu berat Tidak otomatis membutuhkan double cleansing

Tabel tersebut bukan aturan mutlak. Respons kulit setiap orang berbeda sehingga efektivitas sebuah rutinitas perlu dilihat dari kondisi kulit setelah digunakan.

Baca Juga: Kenapa Kulit Terasa Kering Setelah Cuci Muka? Ini Penyebab dan Solusinya

Cara melakukan double cleansing tanpa membuat kulit tersiksa

Kalau memang membutuhkan dua tahap, teknik penggunaannya juga penting.

1. Gunakan cleansing oil atau balm terlebih dahulu

Aplikasikan produk sesuai petunjuk penggunaan, kemudian pijat lembut pada wajah untuk membantu meluruhkan makeup, sunscreen, dan minyak.

Tidak perlu menggosok wajah dengan tenaga besar.

2. Bilas menggunakan air suam-suam kuku

Air yang terlalu panas dapat membuat kulit semakin kering. Cleveland Clinic juga menyarankan menggunakan air suam-suam kuku ketika melakukan proses cleansing.

3. Lanjutkan dengan pembersih wajah

Setelah tahap pertama selesai, gunakan pembersih berbasis air yang sesuai dengan kondisi kulit.

Tujuannya bukan membuat wajah terasa "kesat maksimal", melainkan membersihkan sisa kotoran dengan tetap menjaga kenyamanan kulit.

4. Keringkan tanpa menggosok

Setelah membilas, tepuk-tepuk wajah secara lembut menggunakan handuk bersih.

Tidak perlu menggosok kulit sampai benar-benar kering.

Kesalahan double cleansing yang sering dilakukan

Masalahnya sering bukan pada konsep double cleansing, tetapi pada cara menerapkannya.

Pertama, melakukan double cleansing padahal tidak membutuhkannya. Jika wajah tidak menggunakan makeup atau produk yang sulit dibersihkan, dua tahap bisa menjadi tambahan yang tidak perlu.

Kedua, menggunakan dua pembersih yang sama-sama keras. Dua produk lembut tidak selalu menjadi masalah, tetapi dua produk yang membuat kulit kering dapat meningkatkan risiko iritasi.

Ketiga, menggosok wajah terlalu lama. Membersihkan wajah bukan berarti harus mengikis permukaannya.

Keempat, mengejar sensasi kesat. Rasa kesat bukan ukuran tunggal bahwa kulit sudah lebih sehat.

Kelima, menganggap cleansing oil pasti cocok untuk semua kulit. Produk harus tetap disesuaikan dengan kondisi kulit dan cara penggunaannya. Pada kulit yang rentan berjerawat, pemilihan produk juga perlu diperhatikan agar tidak memperburuk masalah penyumbatan pori.

Baca Juga: 6 Makeup Ala Belle Beauty and the Beast yang Elegan untuk Acara Bertema Disney

Jadi, apakah double cleansing wajib setiap hari?

Jawabannya: tidak.

Double cleansing bukan kewajiban harian untuk semua orang. Kebutuhannya lebih masuk akal ketika wajah memiliki residu yang memang sulit dibersihkan dengan satu tahap, terutama makeup tahan air atau sunscreen tertentu.

Sebaliknya, jika satu pembersih lembut sudah membuat wajah bersih dan nyaman, tidak ada alasan kuat untuk menambah tahap hanya karena double cleansing sedang populer.

Dalam skincare, rutinitas yang lebih panjang tidak otomatis menghasilkan kulit yang lebih sehat. Yang penting adalah menemukan jumlah langkah yang sesuai dengan kebutuhan kulit.

Buat yang tinggal di daerah dengan aktivitas luar ruangan cukup tinggi seperti Balikpapan, perhatian pada sunscreen dan pembersihan setelah beraktivitas memang penting. Namun, kebutuhan membersihkan wajah tetap perlu disesuaikan dengan apa yang benar-benar digunakan di kulit sepanjang hari, bukan sekadar mengikuti rutinitas orang lain.

Poin Penting

Insight Redaksi

Double cleansing sebaiknya dilihat sebagai strategi, bukan perlombaan jumlah skincare. Kalau wajah sudah bersih dengan satu cleanser, tidak perlu dipaksa dua tahap. Di cuaca tropis seperti Balikpapan, yang penting bukan rasa kesat, tetapi kulit tetap bersih, nyaman, dan tidak teriritasi.

Kalau wajahmu tidak memakai makeup berat atau sunscreen yang sulit dibersihkan, cukup pilih cleanser lembut yang benar-benar cocok dan jangan bikin rutinitas tambah ribet.

Kalau artikel ini terasa berguna, bagikan ke teman yang masih mengira wajah wajib dicuci dua kali setiap malam. Biar skincare nggak sekadar ikut tren, selalu update info hanya di Balikpapan TV, teman update setia, bukan sekadar info biasa!

FAQ

1. Apakah double cleansing harus dilakukan setiap malam?

Tidak. Double cleansing terutama berguna ketika ada makeup, sunscreen, atau residu lain yang sulit dibersihkan dengan satu pembersih.

2. Apakah cleansing balm bisa menggantikan facial wash?

Cleansing balm umumnya digunakan sebagai tahap pertama. Jika rutinitas membutuhkan dua tahap, tahap berikutnya menggunakan pembersih berbasis air.

3. Apakah kulit berminyak wajib memakai cleansing oil?

Tidak. Kulit berminyak tidak otomatis membutuhkan cleansing oil. Kebutuhannya bergantung pada produk yang digunakan dan seberapa mudah residu dibersihkan.

4. Apakah double cleansing bisa membuat kulit kering?

Bisa, terutama jika dilakukan berlebihan atau menggunakan produk yang terlalu keras. Over-cleansing dapat menyebabkan kekeringan dan iritasi.

5. Apakah cukup menggunakan facial wash setelah memakai sunscreen?

Bisa saja, selama pembersih tersebut mampu membersihkan sunscreen yang digunakan tanpa meninggalkan residu dan tidak membuat kulit iritasi. Jika produknya sulit dibersihkan, cleansing oil atau balm dapat dipertimbangkan.

6. Mana yang lebih penting, double cleansing atau sunscreen?

Keduanya memiliki fungsi berbeda. Double cleansing membantu membersihkan wajah, sedangkan sunscreen membantu melindungi kulit dari paparan ultraviolet. Sunscreen tetap menjadi bagian penting dari perlindungan kulit.

my ride-or-die for updates
my ride-or-die for updates
Editor : Arya Kusuma
Cleansing oil cleansing balm facial wash Double Cleansing