Sunscreen Harian Sering Salah Pakai? Ini 7 Hal Penting yang Sering Terlewat

Amellinda Nur Aini • Dipublikasikan Senin, 24 Agustus 2026 | 06:10 WIB
Sunscreen harian penting untuk melindungi kulit dari UVA dan UVB selama beraktivitas setiap hari (BTV/AI)
Sunscreen harian penting untuk melindungi kulit dari UVA dan UVB selama beraktivitas setiap hari (BTV/AI)

Durasi Baca: 8 Menit

Ikhtisar: Sunscreen harian membantu melindungi kulit dari UVA dan UVB, namun pemilihan SPF, jumlah, waktu aplikasi, dan reapply sering kali terlewat.

 

Balikpapan TV - Hai Ces! Sunscreen untuk aktivitas harian penting bagi pembaca yang rutin bekerja, berkendara, berolahraga, atau beraktivitas luar ruang karena paparan ultraviolet dapat berdampak pada kesehatan kulit.

Sering memakai sunscreen belum tentu berarti perlindungan sudah optimal. Ada beberapa detail sederhana yang kerap luput, mulai dari jumlah pemakaian sampai area wajah yang sering terabaikan.

Mengapa sunscreen harian perlu menjadi bagian dari rutinitas?

Paparan ultraviolet berasal dari matahari dan dapat mengenai kulit selama aktivitas sehari-hari. WHO menyebut perlindungan terhadap UV perlu diperhatikan ketika indeks UV mencapai 3 atau lebih.

Bagi masyarakat Kalimantan Timur yang banyak menjalani aktivitas luar ruang, perlindungan kulit sebaiknya dipandang sebagai kebiasaan harian, bukan hanya kebutuhan ketika berlibur ke pantai.

Sunscreen juga bukan satu-satunya pelindung. WHO menempatkan pakaian, topi, kacamata, dan tempat teduh sebagai bagian penting dalam perlindungan dari paparan UV.

1. Pilih sunscreen berdasarkan SPF dan perlindungan broad-spectrum

Sunscreen untuk aktivitas harian idealnya menawarkan perlindungan broad-spectrum, sehingga mampu membantu melindungi kulit dari UVA dan UVB. AAD merekomendasikan produk dengan SPF 30 atau lebih.

SPF terutama menggambarkan perlindungan terhadap UVB, sementara broad-spectrum menunjukkan perlindungan terhadap UVA dan UVB. Karena itu, angka SPF saja belum cukup menjadi pertimbangan utama ketika memilih produk.

Pilih sunscreen broad-spectrum dengan SPF 30 atau lebih untuk membantu melindungi kulit dari UVA dan UVB (BTV/AI)
Pilih sunscreen broad-spectrum dengan SPF 30 atau lebih untuk membantu melindungi kulit dari UVA dan UVB (BTV/AI)

2. Perhatikan kebutuhan aktivitas, bukan sekadar tekstur produk

Sunscreen untuk bekerja di dalam ruangan dapat terasa berbeda kebutuhannya dengan produk untuk olahraga, perjalanan, atau aktivitas luar ruang. Saat berkeringat atau berenang, formulasi tahan air menjadi pertimbangan penting.

Namun, label water resistant bukan berarti sunscreen akan bertahan tanpa batas. FDA dan AAD sama-sama menekankan perlunya pemakaian ulang sesuai petunjuk, terutama setelah berkeringat atau berenang.

Memilih sunscreen sesuai aktivitas membantu perlindungan kulit tetap optimal saat bekerja maupun beraktivitas luar ruang (BTV/AI)
Memilih sunscreen sesuai aktivitas membantu perlindungan kulit tetap optimal saat bekerja maupun beraktivitas luar ruang (BTV/AI)

3. Jangan mengandalkan pemakaian tipis

Salah satu bagian yang sering terlewat adalah jumlah sunscreen. Produk yang memiliki SPF tinggi tetap membutuhkan pemakaian dalam jumlah memadai agar perlindungan pada label dapat dicapai secara optimal.

WHO menyebut sekitar 35 mililiter diperlukan untuk seluruh permukaan tubuh orang dewasa ketika mengikuti nilai SPF yang tercantum. Untuk wajah, ikuti petunjuk produk dan gunakan jumlah yang cukup merata.

Pemakaian sunscreen harus cukup merata agar perlindungan SPF bekerja optimal, bukan sekadar tipis. (BTV/AI)
Pemakaian sunscreen harus cukup merata agar perlindungan SPF bekerja optimal, bukan sekadar tipis. (BTV/AI)

4. Waktu aplikasi ikut menentukan perlindungan

Sunscreen sebaiknya diaplikasikan sebelum keluar rumah, bukan ketika kulit sudah lama terpapar matahari. FDA menyarankan penggunaan sekitar 15 menit sebelum paparan matahari.

Kebiasaan mengoleskan sunscreen ketika sudah sampai tujuan dapat membuat sebagian waktu awal aktivitas berlangsung tanpa perlindungan yang memadai. Jadikan penggunaannya bagian dari rutinitas sebelum berangkat.

Mengoleskan sunscreen sebelum beraktivitas membantu mempersiapkan kulit menghadapi paparan matahari sejak awal perjalanan (BTV/AI)
Mengoleskan sunscreen sebelum beraktivitas membantu mempersiapkan kulit menghadapi paparan matahari sejak awal perjalanan (BTV/AI)

5. Reapply bukan hanya untuk aktivitas pantai

Pemakaian ulang sering diasosiasikan dengan berenang atau liburan, padahal aktivitas harian juga dapat menyebabkan sunscreen berkurang akibat keringat, gesekan, atau aktivitas fisik.

AAD merekomendasikan penggunaan ulang sekitar setiap dua jam ketika berada di luar ruangan, serta setelah berenang atau berkeringat.

Reapply sunscreen secara rutin membantu menjaga perlindungan kulit selama beraktivitas di luar ruangan setiap hari (BTV/AI)
Reapply sunscreen secara rutin membantu menjaga perlindungan kulit selama beraktivitas di luar ruangan setiap hari (BTV/AI)

6. Area kecil justru sering terlupakan

Hidung, telinga, leher bagian belakang, garis rambut, tangan, dan bagian atas kaki termasuk area yang dapat terlewat ketika mengaplikasikan sunscreen. FDA secara khusus mencantumkan beberapa area tersebut sebagai bagian yang sering terlupakan.

Bibir juga membutuhkan perhatian tersendiri. Produk perawatan bibir dengan perlindungan SPF dapat digunakan ketika area tersebut terpapar matahari, terutama selama aktivitas luar ruang.

Hidung, telinga, leher, tangan, bibir, dan kaki sering terlewat saat memakai sunscreen, padahal tetap terpapar matahari (BTV/AI)
Hidung, telinga, leher, tangan, bibir, dan kaki sering terlewat saat memakai sunscreen, padahal tetap terpapar matahari (BTV/AI)

7. Jangan menganggap sunscreen sebagai izin berada lama di bawah matahari

Sunscreen membantu mengurangi paparan UV, tetapi penggunaannya bukan alasan untuk memperpanjang waktu berada di bawah sinar matahari. WHO menyarankan kombinasi sunscreen dengan teduh dan pakaian pelindung.

Saat indeks UV tinggi, strategi perlindungan sebaiknya diperkuat. Berteduh, menggunakan topi bertepi lebar, pakaian pelindung, dan kacamata UV dapat melengkapi penggunaan sunscreen.

Sunscreen melindungi kulit dari UV, tetapi tetap perlu diimbangi teduh, topi, pakaian, dan kacamata UV (BTV/AI)
Sunscreen melindungi kulit dari UV, tetapi tetap perlu diimbangi teduh, topi, pakaian, dan kacamata UV (BTV/AI)

Apakah sunscreen tetap perlu saat aktivitas sehari-hari?

Kebutuhan perlindungan bergantung pada durasi dan kondisi paparan UV. Aktivitas singkat di luar ruangan berbeda dengan perjalanan panjang menggunakan kendaraan, bekerja di area terbuka, atau olahraga pada siang hari.

Paparan UVA juga dapat melewati kaca jendela, menurut AAD, sehingga kebiasaan perlindungan kulit perlu disesuaikan dengan aktivitas dan lingkungan.

Untuk rutinitas harian, pembaca dapat menjadikan sunscreen sebagai langkah skincare pagi yang konsisten. Pilihan produk sebaiknya mempertimbangkan kenyamanan, jenis kulit, aktivitas, serta kebutuhan perlindungan.

Baca Juga: 6 Cara Merawat Sepatu agar Awet dan Tidak Cepat Rusak, Mudah Dilakukan di Rumah

Bagaimana menyesuaikan sunscreen dengan aktivitas di Kalimantan Timur?

Cuaca panas dan aktivitas luar ruang membuat kebiasaan perlindungan UV relevan bagi masyarakat Balikpapan dan wilayah Kalimantan Timur. Namun, kebutuhan perlindungan sebaiknya tetap mengikuti kondisi paparan dan indeks UV.

Ketika aktivitas berlangsung di luar ruangan dalam waktu lama, sunscreen sebaiknya dipadukan dengan pakaian yang menutup kulit, topi, kacamata, serta tempat teduh. Pendekatan berlapis memberikan perlindungan yang lebih menyeluruh.

Untuk pekerja lapangan, pengendara, pelari, pesepeda, maupun orang yang sering berpindah tempat, jadwal reapply juga perlu dipertimbangkan sejak awal agar kebiasaan tersebut mudah dilakukan.

Kesalahan kecil yang sering membuat perlindungan sunscreen kurang optimal

Beberapa kebiasaan berikut terlihat sederhana, tetapi dapat mengurangi konsistensi perlindungan:

  1. Menggunakan sunscreen hanya ketika cuaca terlihat sangat cerah.

  2. Mengoleskan produk terlalu tipis.

  3. Melupakan telinga, leher, tangan, atau garis rambut.

  4. Tidak melakukan reapply ketika banyak berkeringat.

  5. Mengandalkan sunscreen tanpa perlindungan fisik lainnya.

  6. Memilih produk hanya berdasarkan tekstur tanpa melihat SPF dan broad-spectrum.

  7. Menganggap sunscreen tahan air berarti tidak perlu digunakan ulang.

Kuncinya bukan mencari produk paling mahal, melainkan memilih produk yang sesuai kebutuhan lalu menggunakannya secara konsisten. AAD menekankan sunscreen broad-spectrum, SPF 30 atau lebih, dan water resistant untuk aktivitas luar ruang.

Poin Penting:

Insight Redaksi

Sunscreen sering diperlakukan sebagai produk kecantikan, padahal fungsinya berkaitan langsung dengan perlindungan kulit dari paparan UV. Di Balikpapan, rutinitas ini relevan bagi aktivitas luar ruang yang padat. Produk mahal kada otomatis paling tepat; konsistensi pemakaian justru menentukan kebiasaan perlindungan sehari-hari. Sederhana, tapi penting pang.

Pilih sunscreen yang nyaman dipakai, lalu jadikan bagian rutin sebelum beraktivitas supaya kada gampang terlewat.

Bagikan artikel ini ke kawalan ikam yang masih menganggap sunscreen cuma perlu saat jalan-jalan atau ke pantai.

Jangan tunggu kulit terasa panas untuk mulai peduli paparan UV. Selalu Update info hanya di Balikpapan TV, teman update setia, bukan sekadar info biasa!

FAQ

1. Berapa SPF yang cocok untuk sunscreen harian?

AAD merekomendasikan sunscreen broad-spectrum dengan SPF 30 atau lebih, terutama ketika beraktivitas di luar ruangan.

2. Kapan sunscreen perlu digunakan ulang?

Saat berada di luar ruangan, sunscreen umumnya perlu digunakan ulang sekitar setiap dua jam, serta setelah berenang atau berkeringat.

3. Apakah sunscreen saja sudah cukup melindungi kulit?

Belum. Perlindungan sebaiknya dilengkapi dengan tempat teduh, pakaian pelindung, topi, dan kacamata yang memberikan perlindungan UV.

4. Apakah sunscreen perlu digunakan ketika berada di dalam kendaraan?

Perlindungan tetap perlu dipertimbangkan karena UVA dapat melewati kaca jendela. Kebutuhannya bergantung pada paparan, durasi perjalanan, dan kondisi lingkungan.

5. Apa bagian tubuh yang sering terlupakan saat memakai sunscreen?

FDA mencatat telinga, hidung, bibir, belakang leher, tangan, bagian atas kaki, garis rambut, dan kulit kepala yang terpapar sebagai area yang sering terlewat.

my ride-or-die for updates
my ride-or-die for updates

 

Editor : Arya Kusuma
Skincare Sunscreen perlindungan UV Perawatan kulit