6 Cara Merawat Sepatu agar Awet dan Tidak Cepat Rusak, Mudah Dilakukan di Rumah

Amellinda Nur Aini • Dipublikasikan Rabu, 19 Agustus 2026 | 16:58 WIB
Sneakers dan perlengkapan perawatan di rumah untuk menjaga kebersihan, bentuk, serta ketahanan sepatu tetap optimal (BTV/AI)
Sneakers dan perlengkapan perawatan di rumah untuk menjaga kebersihan, bentuk, serta ketahanan sepatu tetap optimal (BTV/AI)

Durasi Baca: 5 Menit

Ikhtisar:
Merawat sepatu secara tepat membantu menjaga bentuk, bahan, kebersihan, dan kenyamanan sehingga koleksi favorit lebih siap digunakan dalam berbagai aktivitas.

 

Balikpapan TV - Hai Ces! Sepatu yang sering dipakai membutuhkan perawatan berbeda sesuai bahan, frekuensi penggunaan, dan kondisi lingkungan agar bentuk serta materialnya tetap terjaga.

Masalahnya, banyak sepatu cepat terlihat kusam atau rusak bukan karena usia pemakaian, melainkan kebiasaan perawatan yang kurang tepat. Yuk, cek enam langkah sederhananya.

Bersihkan Sepatu Sesuai Jenis Bahannya

Membersihkan sepatu secara rutin membantu mengurangi penumpukan kotoran yang dapat membuat permukaan material cepat berubah. Namun, setiap bahan membutuhkan perlakuan berbeda.

1. Sepatu berbahan kanvas

Gunakan sikat lembut atau kain dengan larutan pembersih ringan. Hindari menggosok terlalu keras karena permukaan kain dapat berubah tekstur atau warnanya.

Setelah dibersihkan, keringkan secara alami di tempat yang memiliki sirkulasi udara baik. Jangan langsung menjemurnya di bawah panas matahari yang intens.

2. Sepatu kulit

Material kulit membutuhkan pembersihan lembut agar permukaannya tidak mudah tergores. Gunakan kain lembut dan produk yang memang diperuntukkan bagi kulit.

Hindari penggunaan air secara berlebihan. Perawatan yang tepat membantu mempertahankan tampilan permukaan sekaligus menjaga fleksibilitas material.

3. Sepatu suede

Suede termasuk material yang sensitif terhadap air dan noda. Nike menyarankan penggunaan sikat khusus suede untuk mengangkat kotoran permukaan sebelum menangani noda yang lebih sulit.

Jangan memasukkan sepatu suede ke mesin cuci. Kelembapan berlebihan dapat membuat noda semakin sulit ditangani dan mengubah tampilan seratnya.

Kenali material sepatu agar pembersihan tepat, menjaga tekstur, warna, dan ketahanan permukaan tetap optimal (BTV/AI)
Kenali material sepatu agar pembersihan tepat, menjaga tekstur, warna, dan ketahanan permukaan tetap optimal (BTV/AI)

Jangan Langsung Menyimpan Sepatu Setelah Dipakai

Sepatu yang baru digunakan sebaiknya tidak langsung dimasukkan ke kotak tertutup. Berikan waktu agar bagian dalam dan permukaannya mendapatkan sirkulasi udara.

Kebiasaan ini terutama berguna setelah sepatu digunakan dalam aktivitas panjang. Pastikan sepatu benar-benar kering sebelum disimpan untuk mencegah kondisi lembap berkepanjangan.

Untuk menjaga bentuk, bagian dalam sepatu dapat diberi shoe tree atau bahan pengisi yang bersih. Cara tersebut juga membantu mempertahankan struktur ketika sepatu sedang tidak digunakan.

Setelah Dipakai, Beri Sepatu Waktu Bernapas Sebelum Disimpan agar Tetap Kering dan Bentuknya Terjaga (BTV/AI)
Setelah Dipakai, Beri Sepatu Waktu Bernapas Sebelum Disimpan agar Tetap Kering dan Bentuknya Terjaga (BTV/AI)

Hindari Mencuci Semua Sepatu dengan Cara yang Sama

Tidak semua sepatu cocok dicuci menggunakan air dalam jumlah banyak. Material seperti kulit dan suede memerlukan penanganan yang lebih hati-hati dibandingkan kanvas atau beberapa bahan sintetis.

Karena itu, periksa material sepatu sebelum memilih metode pembersihan. Jangan menjadikan mesin cuci sebagai solusi otomatis untuk semua jenis sepatu.

Untuk sneakers berbahan tertentu, pembersihan manual dengan larutan ringan dapat menjadi pilihan. Fokuskan pembersihan pada bagian yang benar-benar kotor agar material tidak terkena perlakuan berlebihan.

Hindari Mencuci Semua Sepatu dengan Cara Sama, Kenali Material Sebelum Membersihkan agar Tidak Cepat Rusak (BTV/AI)
Hindari Mencuci Semua Sepatu dengan Cara Sama, Kenali Material Sebelum Membersihkan agar Tidak Cepat Rusak (BTV/AI)

Keringkan dengan Cara yang Aman

Sepatu basah perlu dikeringkan, tetapi panas berlebihan bukan pilihan yang tepat. Pengeringan yang terlalu agresif dapat memengaruhi material dan bentuk sepatu.

Nike menyarankan sepatu suede dikeringkan secara alami, misalnya dengan bantuan sirkulasi udara atau kipas, dan menghindari mesin pengering.

Untuk penggunaan sehari-hari, letakkan sepatu di area teduh dengan ventilasi cukup. Masukkan bahan penyerap yang bersih ke bagian dalam jika diperlukan untuk membantu mempertahankan bentuknya.

Keringkan sepatu secara alami, hindari panas berlebihan, dan gunakan ventilasi agar material tetap terjaga (BTV/AI)
Keringkan sepatu secara alami, hindari panas berlebihan, dan gunakan ventilasi agar material tetap terjaga (BTV/AI)

Simpan Sepatu di Tempat yang Bersih dan Tidak Terlalu Lembap

Cara penyimpanan ikut menentukan kondisi sepatu ketika kembali digunakan. Rak, kabinet, atau kotak dapat digunakan selama tempatnya bersih dan memiliki kondisi penyimpanan yang sesuai.

Nike juga menyarankan sistem penyimpanan yang mudah dirawat karena sepatu yang terus terpapar debu dapat mengalami keausan yang sebenarnya bisa dicegah.

Jika ruang penyimpanan terbatas, rak vertikal dapat membantu memanfaatkan ruang ke atas. Yang penting, sepatu tidak ditumpuk sembarangan hingga bentuknya tertekan.

Simpan sepatu di tempat bersih dan kering agar bentuknya tetap terjaga serta tidak cepat rusak. (BTV/AI)
Simpan sepatu di tempat bersih dan kering agar bentuknya tetap terjaga serta tidak cepat rusak. (BTV/AI)

Baca Juga: 7 Panduan Merawat Kulit Sensitif dan Memilih Produk yang Lebih Aman

Kesalahan Kecil yang Sering Membuat Sepatu Cepat Rusak

Beberapa kebiasaan terlihat praktis, tetapi justru dapat mempercepat kerusakan material.

Kuncinya bukan merawat sepatu sesering mungkin, melainkan menggunakan metode yang sesuai dengan material dan kondisi pemakaiannya.

Poin Penting

Insight Redaksi

Sepatu yang awet bukan selalu milik orang yang rajin membeli produk perawatan mahal. Kebiasaan sederhana justru paling menentukan: membersihkan sesuai material, mengeringkan dengan benar, dan menyimpannya secara teratur. Di daerah dengan aktivitas harian yang dinamis, perawatan semacam ini terasa sederhana, tapi dampaknya nyata.

Jangan tunggu sepatu mulai rusak. Rawat sejak pertama kali dipakai, supaya biaya mengganti pasangan favorit kada datang terlalu cepat.

Bagikan artikel ini ke bubuhan ikam yang sering punya sepatu favorit tapi jarang dirawat. Siapa tahu kebiasaan kecil ini bisa bikin koleksinya lebih awet.

Mau tahu tips lifestyle praktis lainnya yang dekat dengan keseharian? Selalu update info hanya di Balikpapan TV, teman update setia, bukan sekadar info biasa!

FAQ

1. Apakah semua sepatu boleh dicuci menggunakan mesin cuci?

Tidak. Metode pencucian perlu disesuaikan dengan material sepatu. Kulit dan suede membutuhkan penanganan lebih hati-hati dibandingkan beberapa bahan tekstil.

2. Bagaimana cara mengeringkan sepatu yang basah?

Letakkan di area dengan sirkulasi udara baik dan hindari panas berlebihan. Untuk suede, Nike secara khusus menyarankan pengeringan alami dan tidak menggunakan mesin pengering.

3. Apakah shoe tree penting untuk perawatan sepatu?

Shoe tree dapat membantu mempertahankan bentuk sepatu ketika disimpan. Alternatif sederhana juga dapat digunakan selama bersih dan tidak merusak bagian dalam sepatu.

my ride-or-die for updates
my ride-or-die for updates

 

Editor : Arya Kusuma
sneakers fashion Perawatan sepatu lifestyle