Info Lokal InfoScope Gaya Hidup Infotainment Bisnis & UMKM Iptek Mimbar Opini

Perlukah Double Cleansing Setiap Hari? Kenali Waktu yang Tepat agar Kulit Tetap Sehat

kholiefatul Jannah • Jumat, 17 Juli 2026 | 13:42 WIB
Double cleansing membantu membersihkan wajah lebih menyeluruh sesuai kondisi kulit dan aktivitas harian setiap hari bersama. (BTV/AI)
Double cleansing membantu membersihkan wajah lebih menyeluruh sesuai kondisi kulit dan aktivitas harian setiap hari bersama. (BTV/AI)

Durasi Baca: 9 Menit

Topik: Panduan memahami manfaat double cleansing sesuai kondisi kulit dan aktivitas harian

Ikhtisar: Artikel ini membahas kapan double cleansing diperlukan, siapa yang membutuhkannya, manfaat, risiko, serta cara menerapkannya agar kesehatan skin barrier tetap terjaga.

 

Balikpapan TV - Hai Ces! Double cleansing menjadi salah satu langkah perawatan wajah yang semakin populer karena dinilai membantu mengangkat kotoran, minyak, tabir surya, dan sisa makeup secara menyeluruh. Namun, kebiasaan ini tidak selalu harus dilakukan setiap hari oleh semua orang.

Masih banyak yang mengira semakin sering membersihkan wajah maka hasilnya akan semakin baik. Padahal, kondisi kulit setiap orang berbeda. Yuk pahami faktanya sampai selesai, Ces!

Perawatan kulit yang tepat bukan sekadar mengikuti tren. Memahami kebutuhan kulit sendiri justru menjadi langkah paling penting, Ces!

Apakah Semua Orang Membutuhkan Double Cleansing?

Double cleansing bukan aturan wajib yang berlaku untuk semua orang. Rutinitas ini lebih tepat dipilih berdasarkan aktivitas harian, jenis kulit, dan produk yang digunakan.

Berikut beberapa kondisi yang dapat menjadi panduan.

1. Menggunakan Sunscreen Setiap Hari

Tabir surya dengan formula water resistant umumnya lebih sulit dibersihkan hanya menggunakan facial wash biasa.

Membersihkannya menggunakan pembersih berbahan minyak atau cleansing balm sebelum facial wash dapat membantu mengurangi sisa produk yang masih menempel di permukaan kulit.

Rutinitas double cleansing yang tepat membantu mengangkat kotoran sekaligus menjaga keseimbangan kulit wajah setiap hari. (BTV/AI)
Rutinitas double cleansing yang tepat membantu mengangkat kotoran sekaligus menjaga keseimbangan kulit wajah setiap hari. (BTV/AI)

2. Menggunakan Makeup Tebal

Foundation, concealer, maskara tahan air, hingga lip tint umumnya meninggalkan residu jika hanya dibersihkan satu kali.

Double cleansing membantu proses pembersihan menjadi lebih optimal tanpa harus menggosok wajah terlalu keras.

Penerapan double cleansing sesuai kondisi kulit membantu menjaga skin barrier tetap sehat dan terawat bersama keluarga. (BTV/AI)
Penerapan double cleansing sesuai kondisi kulit membantu menjaga skin barrier tetap sehat dan terawat bersama keluarga. (BTV/AI)

3. Memiliki Kulit Berminyak

Produksi minyak berlebih dapat bercampur dengan kotoran sehingga menyumbat pori-pori.

Double cleansing dapat menjadi pilihan apabila dilakukan dengan produk yang lembut dan tidak membuat kulit terasa tertarik.

Double cleansing membantu membersihkan kulit berminyak dari minyak berlebih dan kotoran tanpa membuatnya kering bersama. (BTV/AI)
Double cleansing membantu membersihkan kulit berminyak dari minyak berlebih dan kotoran tanpa membuatnya kering bersama. (BTV/AI

4. Kulit Sensitif atau Sangat Kering

Tidak semua kulit sensitif cocok melakukan double cleansing setiap malam.

Jika kulit mudah iritasi atau terasa kering setelah mencuci wajah, satu kali pembersihan menggunakan cleanser lembut sering kali sudah cukup.

Penerapan double cleansing sesuai kondisi kulit membantu menjaga skin barrier tetap sehat dan terawat bersama keluarga. (BTV/AI)
Penerapan double cleansing sesuai kondisi kulit membantu menjaga skin barrier tetap sehat dan terawat bersama keluarga. (BTV/AI)

Mengapa Double Cleansing Menjadi Tren Perawatan Kulit?

Popularitas double cleansing meningkat karena banyak orang mulai menggunakan sunscreen setiap hari. Produk pelindung matahari memang penting untuk melindungi kulit dari paparan sinar ultraviolet, tetapi sebagian formulanya membutuhkan pembersihan yang lebih maksimal.

Langkah pertama biasanya menggunakan cleansing oil, cleansing balm, atau micellar water untuk melarutkan minyak, makeup, serta sunscreen.

Langkah kedua dilakukan menggunakan facial wash berbahan dasar air agar sisa kotoran dan keringat dapat terangkat.

Pendekatan ini membuat proses pembersihan terasa lebih menyeluruh dibanding hanya mencuci wajah satu kali.

Baca Juga: Tanda Skincare Sudah Cocok dengan Kulit, Jangan Keliru Menilai Hasilnya Terlalu Cepat

Kapan Double Cleansing Sebaiknya Dilakukan?

Waktu terbaik melakukan double cleansing umumnya pada malam hari setelah seluruh aktivitas selesai.

Pada pagi hari, kulit umumnya hanya memiliki sisa minyak alami yang diproduksi selama tidur. Dalam banyak kondisi, membersihkan wajah menggunakan facial wash ringan sudah cukup.

Apabila tidak menggunakan makeup, sunscreen, atau beraktivitas di lingkungan yang relatif bersih, double cleansing setiap malam juga belum tentu diperlukan.

Yang terpenting bukan frekuensinya, melainkan apakah kulit benar-benar membutuhkan proses pembersihan tambahan.

Baca Juga: Bulu Mata Mudah Patah? Ini Penyebab yang Sering Terjadi Setiap Hari

Kesalahan yang Sering Dilakukan Saat Double Cleansing

Membersihkan wajah terlalu sering justru dapat mengganggu lapisan pelindung alami kulit atau skin barrier.

Beberapa kesalahan yang masih sering ditemukan antara lain:

1. Menggosok wajah terlalu kuat.

Gesekan berlebihan dapat memicu iritasi dan kemerahan.

2. Menggunakan air yang terlalu panas.

Air panas dapat menghilangkan minyak alami yang dibutuhkan kulit.

3. Memilih produk yang terlalu keras.

Pembersih dengan kandungan yang terlalu kuat dapat membuat kulit terasa kering setelah digunakan.

4. Membersihkan wajah berkali-kali dalam sehari.

Kulit yang terlalu sering dicuci dapat memproduksi minyak lebih banyak sebagai respons alami.

5. Mengabaikan pelembap setelah mencuci wajah.

Kulit membutuhkan hidrasi setelah proses pembersihan agar kelembapannya tetap terjaga.

Bagaimana Menentukan Apakah Kulit Membutuhkan Double Cleansing?

Tidak ada satu aturan yang berlaku untuk semua orang.

Perhatikan beberapa tanda berikut:

Sebaliknya, jika kulit mulai terasa kering, mengelupas, mudah perih, atau terasa tertarik setelah membersihkan wajah, frekuensi double cleansing mungkin perlu dikurangi.

Baca Juga: Beli Baru atau Thrifting? Hitungan Setahun Ini Bisa Mengubah Cara Belanja Pakaian

Tips Agar Double Cleansing Tetap Aman

1. Pilih pembersih pertama sesuai kebutuhan kulit.

Cleansing oil cocok untuk makeup berat, sedangkan micellar water dapat menjadi pilihan untuk riasan ringan.

2. Gunakan facial wash dengan formula lembut.

Hindari produk yang membuat kulit terasa sangat kering setelah dibilas.

3. Bilas menggunakan air suam-suam kuku.

Suhu air yang nyaman membantu menjaga kelembapan alami kulit.

4. Lanjutkan dengan pelembap.

Pelembap membantu menjaga skin barrier setelah proses pembersihan selesai.

5. Dengarkan respons kulit.

Rutinitas skincare terbaik adalah yang sesuai dengan kondisi kulit, bukan sekadar mengikuti tren.

Poin Penting:

Insight Redaksi: Double cleansing sering dianggap sebagai langkah yang harus dilakukan setiap malam. Padahal, inti dari perawatan kulit bukan banyaknya tahapan, melainkan kesesuaiannya dengan kebutuhan masing-masing. Di Balikpapan yang memiliki cuaca panas dan kelembapan tinggi, paparan debu serta keringat memang bisa membuat wajah cepat terasa berminyak. Namun, itu bukan berarti semua orang wajib membersihkan wajah dua kali setiap hari. Pilih rutinitas yang nyaman, konsisten, dan sesuai kondisi kulit. Kada perlu ikut tren kalau kulit sebenarnya sudah merasa cukup, Ces.

Bagikan artikel ini ke bubuhan ikam agar semakin banyak yang memahami bahwa skincare bukan soal banyaknya produk, melainkan cara menggunakannya dengan tepat.

Masih penasaran dengan berbagai fakta menarik seputar skincare dan gaya hidup sehat? Ikuti terus update terbaru hanya di Balikpapan TV, teman update setia, bukan sekadar info biasa!

FAQ

1. Apakah double cleansing harus dilakukan setiap hari?
Tidak. Frekuensinya bergantung pada aktivitas, penggunaan sunscreen, makeup, dan kondisi kulit.

2. Apakah kulit kering boleh melakukan double cleansing?
Boleh, tetapi tidak selalu diperlukan setiap hari. Gunakan produk yang lembut agar skin barrier tetap terjaga.

3. Kapan waktu terbaik melakukan double cleansing?
Umumnya pada malam hari setelah beraktivitas dan sebelum tidur.

4. Apakah micellar water termasuk tahap pertama double cleansing?
Ya. Micellar water dapat digunakan sebagai pembersih pertama sebelum facial wash.

5. Apa risiko jika terlalu sering melakukan double cleansing?
Kulit dapat menjadi lebih kering, mudah iritasi, dan lapisan pelindung alami kulit berpotensi terganggu.

my ride-or-die for updates
my ride-or-die for updates

 

Editor : Arya Kusuma
dokter kulit Double Cleansing Kamar mandi